Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 16 Mei 2019 | 13:20:05
Internasional

Kedubes Saudi Beri 100 Ton Kurma, Kemensos Siap Bagi-bagi ke Panti

Sebarkan:
Detik.com
Penyerahan Kurma dari Kedubes Arab Saudi ke Kemensos
JAKARTA - Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi menghibahkan 100 ton kurma ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Nantinya, kurma itu akan dibagi-bagi ke panti asuhan hingga pesantren.

"Kurma ini merupakan ungkapan yang sangat simpel dari bangsa Arab Saudi terhadap bangsa Indonesia dengan diberikannya kurma tersebut. Jadi ini adalah bentuk persahabatan yang sangat erat antara kedua negara dan kedua bangsa," kata Duta Besar Kerajaan Arab Saudi, Esam Ased Al Thagafi, di Kedubes Saudi, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2019)

Dia mengatakan selain jumlah 100 ton kurma yang diberikan ke Kemensos itu, Kedubes Saudi juga membagikan 100 ton kurma kepada berbagai lembaga, masjid, hingga pesantren se-Indonesia. Al Thagafi berharap tahun depan jumlahnya pemberian kurma itu akan bertambah tahun depan.

"Sebenarnya jadi kurma yang 100 ton ini adalah bentuk penyerahan yang secara resmi dari Pemerintahan Arab Saudi kepada Pemerintah Indonesia. Ada pun selain itu kita telah memberikan sekitar jumlah yang sama, 100 ton juga, diberikan kepada lembaga-lembaga, yayasan, masjid-masjid pesantren-pesantren di seluruh Indonesia dengan jumlah yang hampir sama," ucapnya.

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Pepen Nazaruddin, mengatakan pihaknya segera mendistribusikan kurma itu. Pendistribusian diutamakan untuk yayasan, organisasi sosial, panti asuhan, dan pesantren.

"Paling lambat hari Senin kita sudah langsung mendistribusikan. Ini karena sudah yang ketiga kali jadi kami sudah juga punya list-list siapa yang berhak menerima ini. Terutama, seperti yang dulu-dulu yayasan-yayasan, organisasi sosial, panti-panti asuhan, anak yatim, pesantren, dan lain sebagainya," jelasnya.

Pepen mengucapkan terima kasih atas hibah kurma tersebut. Dia menyebut pemberian ini sebagai bukti persaudaraan yang erat antara Indonesia dengan Arab Saudi.

"Tentunya atas nama kementerian sosial dan rakyat Indonesia sangat berterimakasih atas hibah kurma 100 ton dari Kerajaan Arab Saudi ini. Ini sebagai bukti persaudaraan yang erat antara Pemerintah Indonesia, rakyat Indonesia dan rakyat Kerajaan Arab Saudi," ujar Pepen.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 25 Agustus 2019 | 02:03:24

Alfedri Gendong Balita Korban Kebakaran di Pasar Sungai Apit, Siak

Siak - Usai meninjau kelokasi kebakaran  pasar pagi Sungai Apit, Bupati Siak Alfedri langsung  mengendong anak Bayi di Bawah Lima Tahun ( Balita), salahsatu  anak korban dari kebakaran, Sabtu (24
Minggu, 25 Agustus 2019 | 01:32:12

Alfedri Tinjau ke Lokasi Kebakaran di Pasar Sungai Apit, Siak

SIAK - Pasca terjadinya kebakaran di pasar  pagi Sungai Apit, Bupati Siak Alfedri beserta rombongan meninjau langsung ke lokasi kejadian kebakaran, sabtu (24/08/2019).Kejadian tersebut sekitar pukul 09.00
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 18:51:23

Polres Tanjungpinang Gelar Konfrensi Pers Tindak Pidana KARHUTLA

Tanjungpinang-Bertempat di lobi Mapolres Tanjungpinang digelar Konferensi Pers tindak pidana *Karhutla* yang dipimpin Kapolsek Bukit Bestari KOMPOL Marna, SE dan Kasat Reskrim AKP Efendri Ali, S.IP, MH, Sabtu (
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 18:38:08

Polres Tanjungpinang Gelar Konferensi Pers Tindak Pidana Pemerkosaan

Tanjungpinang-Bertempat di lobi Mapolres Tanjungpinang digelar Konferensi Pers tindak pidana *Pemerkosaan* yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Efendri Ali, S.IP, MH, Sabtu (24/8/2019).Korban adalah SW (36 tahun), p
 
Berita Lainnya
Selasa, 20 Agustus 2019 | 12:53:43

Panas Dingin Hubungan China-Australia karena Demo Hong Kong

Duta Besar China untuk Australia Cheng Jingye memperingatkan pemerintah Australia untuk tidak ikut campur urusan negaranya, dengan mendukung "kekerasan radikal" di Hong Kong. Peringatan ini dikemukakan seiring
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 16:15:41

Kecam Ulama Zakir Naik, Putri Mahathir: Memangnya Siapa Anda?

Kuala Lumpur - Seruan pengusiran ulama kontroversial Zakir Naik tengah ramai di Malaysia terkait pernyataannya yang menuai hujatan. Marina Mahathir, putri sulung Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Moh
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:36:17

Menpora Malaysia Dukung Pengusiran Ulama Kontroversial Zakir Naik

Kuala Lumpur - Bertambah lagi menteri Malaysia yang mendukung pengusiran ulama kontroversial Zakir Naik dari negeri Jiran itu. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahma
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:20:51

Kendaraan Tempur China Dikerahkan ke Perbatasan Hong Kong, AS Prihatin

Washington DC - Otoritas Amerika Serikat (AS) sangat prihatin atas pergerakan militer China di dekat perbatasan Hong Kong. AS mendorong China untuk menghormati otonomi wilayah Hong Kong yang terus d
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 10:44:07

Soal Kashmir, Pakistan: PBB Harus Tanggung Jawab Jika Perang dengan India

Islamabad - Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, menyatakan bahwa jika sampai pecah perang dengan India terkait dengan wilayah Kashmir yang diperebutkan, maka PBB harus bertanggung jawab karena gagal men
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 10:20:02

Di Jepang Ada Pendeta Buddha dari Robot Bisa Berkhotbah dan Berdoa

Tokyo - Sebuah kuil berusia 400 tahun di Jepang berusaha menarik minat masyarakat terhadap Buddhisme dengan menempatkan sebuah pendeta robot. Langkah ini diyakini dapat mengubah persepsi terhadap ajaran Bud
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:48:58

2 Polisi Disandera dalam Penembakan di Philadelphia

JAKARTA - Enam orang polisi Philadelphia terluka dalam baku tembak saat melakukan penggerebekan narkoba di sebuah rumah. Selain itu, dua orang polisi dilaporkan masih tersandera di dalam rumah
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:10:10

Rumah di Chile Ambruk, 6 Orang Tewas

Santiago - Sedikitnya enam orang tewas setelah dua rumah ambruk di kota bersejarah Valparaiso, Chile, Selasa malam waktu setempat. Seorang pejabat regional mengatakan jumlah korban tewas bisa be
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:03:31

270 Orang Tewas Akibat Banjir di India

MUMBAI - Banjir dan tanah longsor telah menewaskan lebih dari 270 orang di India. Selain itu, satu juta orang mengungsi dan ribuan rumah di enam negara bagian terendam.Dilansir Reuters, Kamis
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 16:47:16

Pakistan Desak DK PBB Gelar Pertemuan, Bahas Tindakan India di Kashmir

ISLAMABAD - Pakitsan telah meminta Dewan Keamanan PBB untuk menangani "aksi agresif" India setelah New Delhi mencabut status otonomi khusus di Kashmir dan memberlakukan sejumlah pembatasan di wilayah itu.
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 09:13:47

Korban Tewas Tanah Longsor Myanmar Bertambah Jadi 59 Orang

Myanmar - Korban jiwa akibat bencana tanah longsor di Myanmar bertambah menjadi 59 orang. Sementara itu, upaya pencarian terhadap korban hilang masih terus dilakukan.Dikutip dari BBC, Rabu (14
 
Selasa, 13 Agustus 2019 | 15:10:11

Ratusan Demonstran Kembali Datangi Bandara Internasional Hong Kong

Hong Kong - Ratusan demonstran kembali membanjiri Bandara Internasional Hong Kong hari ini. Ini merupakan aksi demo terbaru setelah ribuan demonstran menduduki bandara tersebut pada Senin (12/8) kemarin,
 
Selasa, 13 Agustus 2019 | 09:23:29

Demonstran Duduki Bandara Hong Kong, PM Kanada Serukan Perdamaian

KANADA - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mendesak China agar berhati-hati dalam merespons demonstran yang menduduki Bandara Internasional Hong Kong. Trudeau menyerukan perdamaian agar tidak terjadi kekera
 
Selasa, 13 Agustus 2019 | 09:17:08

KJRI Sisir Bandara Hong Kong, 40 WNI Dipastikan Aman

JAKARTA - Tim Satgas Perlindungan WNI dari KJRI Hong Kong menyisir Bandara Internasional Hong Kong. Mereka menemukan lebih dari 40 WNI di dalam area bandara."Ada, kami temui lebih dari 40 orang di dalam w
 
Senin, 12 Agustus 2019 | 16:07:01

Longsor di Myanmar Renggut 51 Jiwa

YANGON Longsor yang dipicu oleh hujan lebat di Myanmar telah merenggut 51 jiwa. Laporan Bangkok Post yang mengutip Departemen Layanan Kebakaran negara longsor terjadi di Mon State. Saat itu proses pencaria
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top