Terverifikasi Dewan Pers
 
Selasa, 14 Mei 2019 | 13:16:01
Internasional

Bentrokan di Universitas Teheran Saat Demo Memprotes Aturan Berhijab

Sebarkan:
Situasi saat unjuk rasa memprotes aturan wajib berhijab di Iran (Twitter via radiofarda.com)
TEHERAN - Bentrokan pecah di Universitas Teheran, Iran saat digelarnya unjuk rasa memprotes aturan wajib berhijab di kampus tersebut. Bentrokan terjadi antara mahasiswa yang memprotes aturan itu dengan mahasiswa yang mendukung.

Seperti dilaporkan kantor berita ISNA dan dilansir AFP, Selasa (14/5/2019), bentrokan antar mahasiswa Iran itu terjadi pada Senin (13/5) waktu setempat. Laporan ISNA menyebut polisi moral sempat masuk kampus Universitas Teheran untuk memperingatkan para mahasiswi agar mematuhi aturan wajib berhijab.

"Sejumlah mahasiswa berkumpul... mengklaim bahwa polisi moral dan pasukan keamanan telah masuk ke dalam universitas," sebut ISNA dalam laporannya.

ISNA dalam laporannya menyebut bahwa wakil presiden urusan budaya di kampus tersebut sempat berusaha untuk berbicara kepada para mahasiswa yang bentrok, namun dihalang-halangi.

Dalam pernyataannya, Majid Sarsangi selaku wakil presiden urusan budaya, menyangkal adanya polisi moral atau pasukan keamanan yang masuk ke kompleks Universitas Teheran. Dia menegaskan bentrokan terjadi antara dua kelompok mahasiswa yang berbeda pandangan soal aturan wajib berhijab.

"Dua kelompok mahasiswa dengan pandangan dan gagasan yang saling bertentangan, sangat disayangkan saling bentrok saat kami berusaha menenangkan para mahasiswa yang marah," tutur Sarsangi dalam pernyataannya.

Pernyataan para mahasiswa yang dirilis ISNA menyebut unjuk rasa itu dimaksudkan untuk memprotes metode pemaksaan yang diterapkan terkait aturan berhijab. Para mahasiswi setempat disebut menjalani 'pemeriksaan ketat saat masuk ke dalam universitas'.

"Penerapan satu jenis pakaian pada para mahasiswa... jelas merupakan pelanggaran hak asasi mereka," demikian pernyataan para mahasiswa Universitas Teheran.

Laporan terpisah kantor berita Iran lainnya, Fars News Agency, menyebut bentrokan pecah saat mahasiswa yang berunjuk rasa meneriakkan slogan yang disebut sebagai 'slogan yang melanggar hukum' oleh kelompok mahasiswa yang mendukung aturan berhijab itu.

"Mereka meneriakkan slogan-slogan menentang aturan berpakaian dan kewajiban berhijab," sebut Ali Tolouie selaku Kepala Organisasi Mahasiswa Basij pada Universitas Teheran, kepada Fars News Agency. Tolouie menilai pernyataan para mahasiswa yang berunjuk rasa 'menunjukkan bahwa mereka menentang Islam'.

Tidak ada laporan korban jiwa maupun penangkapan dalam bentrokan ini.

Aturan wajib berhijab diberlakukan di seluruh wilayah Iran usai revolusi tahun 1979 silam. Setiap wanita Iran wajib berpakaian sopan dan menutup diri dengan hijab. Setiap tahun, khususnya saat bulan suci Ramadhan, otoritas Iran semakin tegas dalam menerapkan aturan wajib berhijab.



Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:43:59

Babinsa Koramil 02/TP Bersama Warga Melaksanakan Karya Bhakti Semenisasi Jalan

TANAH PUTIH- Babinsa Koramil/02 Tanah Putih (TP), Kabupaten Rohil Riau, melaksanakan Gotong Royong Karya Bhakti semenisasi Jalan Teguh, RT 001/RW 001 Kelurahan Cempedak Rahuk, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten R
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:36:33

BPN Sebut Massa Demo Ricuh Bukan Pendukung Prabowo-Sandiaga

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut massa aksi demo ricuh 22 Mei bukanlah dari pendukungnya. BPN menilai massa merupakan masyarakat umum."Saya kira itu masyara
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:33:17

Pasca Demo Mahasiswa, Aktifitas di Kantor DPRD Provinsi Riau Berjalan Normal

PEKANBARU- Pasca aksi demonstrasi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang terdiri beberapa perguruan tinggi di Pekanbaru, selasa sore (21/5). Hari ini, aktifitas di kantor DP
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:26:13

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia Contoh Demokrasi

Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia atas suksesnya pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) tahun 2019. Dal
 
Berita Lainnya
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:26:13

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia Contoh Demokrasi

Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia atas suksesnya pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) tahun 2019. Dal
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 10:17:18

PM Australia Ucapkan Selamat ke Jokowi Atas Kemenangan Pilpres 2019

Canberra - Ucapan selamat untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas kemenangan dalam pilpres 2019 datang dari Perdana Menteri (PM) Australia, Scott Morrison. PM Morrison mengharapkan hubungan Australia dan Ind
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 15:45:08

Selamati Jokowi, Mahathir Harap Kerja Sama Malaysia-RI Makin Erat

Kuala Lumpur - Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad, menyelamati Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas kemenangan dalam pilpres 2019. Mahathir mendoakan hubungan Malaysia dan Indonesia semak
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 15:19:24

Diancam Trump, Menlu: Iran Telah Berdiri Tegak Selama Ribuan Tahun

TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif membalas ancaman Presiden Amerika Serikat yang mengejek genosida dengan mengatakan hal itu tidak akan mengakhiri Iran. "Iran telah berdiri tegak sela
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 14:38:13

Presiden Baru Dilantik, Perdana Menteri Ukraina Memilih Mundur

KIEV - Perdana Menteri Ukraina Volodymyr Groysman memilih mengundurkan diri sebagai sikap protes terhadap pembubaran parlemen oleh Presiden yang baru dilantik, Volodymyr Zelensky. Zelensky yang merupakan
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 11:46:42

Ketegangan AS dan Iran Meningkat, PBB Prihatin

New York - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan keprihatinan atas meningkatnya retorika perang antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua negara itu pun diserukan untuk menahan pernyataan-p
 
Senin, 20 Mei 2019 | 14:21:39

Napi Militan ISIS Bikin Rusuh di Penjara Tajikistan, 32 Orang Tewas

Dushanbe - Sebuah kerusuhan yang dipicu sejumlah narapidana (napi) militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) pecah di sebuah penjara dengan keamanan ketat di Tajikistan, Asia Tengah. Sedikitnya
 
Senin, 20 Mei 2019 | 11:28:25

Trump: Jika Iran Menyerang, Itu Akan Jadi Akhir bagi Mereka

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan peringatan terbaru untuk Iran di tengah ketegangan kedua negara. Trump menegaskan bahwa Iran akan dihancurkan jika menyerang ke
 
Senin, 20 Mei 2019 | 10:35:24

Bus Pariwisata di Mesir Dibom, 12 Turis Asing Terluka

KAIRO - Sebuah bus pariwisata di Mesir menjadi sasaran teror bom. Setidaknya 16 orang terluka akibat kejadian itu.Dilansir Reuters, Senin (20/5/2019), 16 orang tersebut terdiri dari 12 turis asing yang merupaka
 
Senin, 20 Mei 2019 | 09:57:39

Jokowi Jadi Cover Majalah Milenial Ar-Rajul di Arab Saudi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) jadi cover utama Majalah Milenial Ar-Rajul (Sang Tokoh) minggu ini. Majalah itu terbit di Arab Saudi.Dalam sampul berwarna cokelat itu, Jokowi tampak mengenakan setel
 
Sabtu, 18 Mei 2019 | 13:13:51

Kecelakaan Tragis, Serangan Udara AS Tewaskan 8 Polisi Afghanistan

KABUL - Setidaknya delapan polisi Afghanistan tewas dalam serangan udara Amerika Serikat di provinsi Helmand, Afghanistan selatan. Belasan polisi lainnya luka-luka dalam serangan yang disebut tak di
 
Sabtu, 18 Mei 2019 | 11:33:39

Iran Kutuk Serangan Arab Saudi ke Yaman yang Tewaskan 7 Warga Sipil

TEHERAN - Pemerintah Iran mengutuk serangan udara yang dilancarkan Arab Saudi ke kawasan permukiman di ibu kota Yaman, Sanaa. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan setidaknya tujuh warga sipil."Ka
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 20:04:03

ABK KN Tanjung Datu 301 Saksikan Demontrasi Pollution Response

INDIA-Puluhan ABK Tanjung Datu 301 yang dipimpin Ketua Delegasi Laksma Bakamla Eko Murwanto, S.Sos, berkesempatan untuk menyaksikan demontrasi penanganan polusi air laut oleh Indian Coast Guard di Pangkalan ICG
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 13:31:36

Terduga ISIS Ditangkap di Malaysia Berniat Serang Gereja di Yogyakarta

KUALA LUMPUR  - Kepolisian Malaysia menyebut dua warganya yang ditangkap terkait sel militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) merencanakan serangan terhadap gereja-gereja di Indonesia, khususny
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 11:48:50

10 Tewas dalam Insiden Bangunan Runtuh di Shanghai

SHANGHAI Sepuluh orang tewas di rumah sakit setelah pada Kamis sebuah dinding pabrik di Shanghai secara tiba-tiba roboh menyebabkan puluhan orang terperangkap di bawahnya. Biro manajemen darurat Shangh
 
 
 
Terpopuler

1

16 Mei 2019 11:02 | 632 views
Internasional

Presiden Putin Minta Iran Tetap Dalam Perjanjian Nuklir

2

16 Mei 2019 16:47 | 306 views
Internasional

Presiden Iran Sebut Sanksi AS Kejahatan terhadap Kemanusiaan

3

17 Mei 2019 20:04 | 273 views
Iternasional

ABK KN Tanjung Datu 301 Saksikan Demontrasi Pollution Response

4

18 Mei 2019 11:33 | 147 views
Internasional

Iran Kutuk Serangan Arab Saudi ke Yaman yang Tewaskan 7 Warga Sipil

5

21 Mei 2019 14:38 | 145 views
Internasional

Presiden Baru Dilantik, Perdana Menteri Ukraina Memilih Mundur

 
 
 
 
Top