Terverifikasi Dewan Pers
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:55:45
Internasional

Korban Tewas Ledakan Pabrik Kimia di China Jadi 64 Orang

Sebarkan:
Dok: Reuters
Ledakan dahsyat di pabrik kimia di Yancheng, China turut menghancurkan gedung-gedung di sekitarnya
BEIJING - Korban tewas akibat ledakan pabrik kimia di China bertambah menjadi 64 orang pada Sabtu (23/3) waktu setempat. Tim penyelamat menemukan satu korban selamat yang tertimbun reruntuhan pabrik selama 40 jam sejak ledakan terjadi.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (23/3/2019), ledakan yang mengguncang pabrik kimia di kota Yancheng pada Kamis (21/3) lalu melukai ratusan orang dan meratakan kawasan industri setempat. Penyebab ledakan ini masih dalam penyelidikan otoritas setempat.

Upaya pencarian korban yang tertimbun reruntuhan bangunan terus dilanjutkan. Pada Sabtu (23/3) dini hari waktu setempat, tim pemadam kebakaran setempat berhasil mengevakuasi seorang pria berusia 40-an tahun dari balik reruntuhan bangunan pabrik.

Pria itu ditemukan dalam keadaan masih hidup dan segera dilarikan ke rumah sakit setempat untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut luka-luka yang diderita maupun kondisi terkini pria tersebut.

Dilaporkan televisi nasional China, CCTV, yang mengutip Wali Kota Yancheng, Cao Lubao, bahwa tim penyelamat saat ini masih mencari 28 orang yang masih hilang.

"Identitas korban tewas dan korban hilang sedang dikonfirmasi melalui wawancara dengan anggota keluarga mereka, kunjungan ke rumah-rumah dan tes DNA," sebut Cao kepada CCTV.

Ledakan dahsyat yang mengguncang pabrik kimia itu membuat beberapa bangunan lain di kawasan tersebut, ikut ambruk. Pemerintah kota Yancheng menyebut 89 rumah warga rusak dan tidak bisa diperbaiki. Sebuah kebakaran besar juga sempat muncul usai ledakan terjadi.

Begitu dahsyatnya kekuatan ledakan hingga dilaporkan memicu gempa kecil. Bahkan berdampak pada sejumlah gedung yang berjarak hingga 4 kilometer dari lokasi, dengan kaca-kaca jendela pecah dan pintu garasi penyok.

Lebih dari 600 orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis usai ledakan terjadi. Di antara jumlah itu, sebanyak 21 orang di antaranya dalam kondisi kritis dan 73 orang lainnya mengalami luka serius.

Otoritas setempat menyatakan ratusan petugas penyelamat dikerahkan ke lokasi ledakan. Setidaknya 4 ribu orang telah dievakuasi dari lokasi. Penyelidikan terus berlanjut, terutama untuk mencari tahu penyebab ledakan tersebut. Disebutkan otoritas setempat bahwa sejumlah orang telah ditahan polisi pada Jumat (22/3) waktu setempat, terkait insiden ini.

Pabrik yang mengalami ledakan dilaporkan merupakan milik Tianjiayi Chemical, sebuah perusahaan dengan 195 pegawai yang berdiri tahun 2007 dan banyak memproduksi material kimia mentah termasuk anisole, senyawa yang mudah terbakar.

Sebelum insiden ini terjadi, menurut catatan online dari Biro Lingkungan dan Ekologi Yancheng, Tianjiayi Chemical memiliki riwayat melanggar aturan lingkungan. Tahun 2015 dan 2017, perusahaan itu dihukum denda karena melanggar aturan pengelolaan limbah solid dan cair.



Sumber: detik.com
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 23 April 2019 | 15:29:10

Komparasi Spesifikasi Realme 3 Pro vs Redmi Note 7 Pro

JAKARTA - Jelang peluncuran, Realme 3 Pro terindikasi menyindir Redmi Note 7 Pro. Bagaimana sebenarnya komparasi spek Realme 3 Pro dengan rivalnya itu?Realme 3 Pro sudah resmi diluncurkan di India. Paling tid
Selasa, 23 April 2019 | 15:27:33

Anji Unggah Video Berjudul Deddy Corbuzier & Lucinta Luna Settingan, Netizen: Nyesel Gua Nonton

JAKARTA Kejadian perseteruan antara Deddy Corbuzier dan Lucinta Luna yang diunggah oleh pelantun Jom Jom Manjalita di Instagram Live serta diposting kembali oleh Deddy di YouTube, rupanya berakhir dengan kecu
Selasa, 23 April 2019 | 15:21:52

Redmi 7 Resmi Dirilis di Indonesia, Ini Harganya

JAKARTA - Setelah dinyatakan lolos TKDN, Redmi 7 akhirnya resmi diluncurkan Xiaomi di Indonesia. Lantas berapa harga ponsel ini saat dijual di Tanah Air?Sebelum menjawab hal tersebut, mari kita ulas kembali spe
Selasa, 23 April 2019 | 15:17:53

Huawei Mate 30 Bakal Miliki Dua Layar?

JAKARTA- Huawei dikabarkan akan kembali merilis ponsel seri Mate-nya pada tahun ini. Ponsel ini dijuluki Mate 30. Ponsel diklaim akan menawarkan fitur-fitur baru dan spesifikasi yang lebih kuat untuk mena
 
Berita Lainnya
Selasa, 23 April 2019 | 14:38:39

Tokoh Muslim Sri Lanka Serukan Hukuman Maksimum untuk Pelaku Bom Paskah

Colombo - Para tokoh muslim di Sri Lanka mengucapkan belasungkawa kepada para korban serangan bom saat perayaan Paskah. Mereka juga menyerukan agar 'hukuman maksimum' dijatuhkan terhadap siapa saja
 
Selasa, 23 April 2019 | 13:55:00

Korban Tewas Rangkaian Bom Sri Lanka Menjadi 310 Orang, 40 Terduga Pelaku Telah Ditangkap

COLOMBO - Jumlah korban tewas akibat serangkaian serangan bom bunuh diri di Sri Lanka telah bertambah menjadi 310 orang, Selasa (23/4/2019). Juru bicara Kepolisian Sri Lanka mengutip Channel News Asia, Ruwan
 
Selasa, 23 April 2019 | 13:40:05

Momen Pasukan Khusus Sri Lanka Meledakkan Bom Mobil

KOLOMBO - Sebuah mobil van berisi bom yang diparkir dekat sebuah gereja di Kolombo, Sri Lanka diledakan oleh pasukan penjinak bom. Peledakan dipilih karena ptugas tidak mau mengambil resiko. Namun seorang sa
 
Selasa, 23 April 2019 | 11:06:26

Sri Lanka Sebut Militan Lokal NTJ Ada di Balik Serangan Bom Paskah

Colombo - Pemerintah Sri Lanka meyakini militan lokal bernama National Thowheeth Jama'ath (NTJ) bertanggung jawab atas serangan bom yang menewaskan 290 orang. Meskipun hingga kini belum ada kelompok ma
 
Selasa, 23 April 2019 | 09:15:24

Pesawat Kecil Jatuh di Texas, 6 Orang Tewas

TEXAS - Sebuah pesawat bermesin ganda jatuh di Texas. Akibat kecelakaan ini, enam orang dinyatakan tewas.Dilansir CNN, Selasa (23/4/2019), peristiwa itu terjadi pada Senin (22/4) sebelum pukul 0
 
Selasa, 23 April 2019 | 08:58:48

Korban Tewas Gempa Filipina Jadi 8 Orang, 20 Orang Terluka

JAKARTA - Pemerintah Filipina masih mengevakuasi korban gempa bumi magnitudo 6,3 di Provinsi Pampanga, Filipina. Sampai saat ini, ditemukan 8 orang tewas dan dua puluh orang mengalami luka. Dilansir dari Re
 
Senin, 22 April 2019 | 13:56:57

Pihak Keamanan Temukan Bom Kesembilan di Bandara Internasional Sri Lanka

COLOMBO - Pihak keamanan Sri Lanka dilaporkan telah menemukan dan menjinakkan bom kesembilan dalam serangkaian serangan bom yang terjadi di Ibu Kota Kolombo pada Minggu. Bom berupa pipa sepanjang sekira 1
 
Senin, 22 April 2019 | 11:16:11

Sudah 290 Orang Tewas Akibat Bom Paskah di Sri Lanka, 24 Orang Ditangkap

Colombo - Jumlah korban jiwa akibat serangan bom saat Hari Paskah di Sri Lanka terus bertambah. Sejauh ini, korban jiwa telah mencapai 290 orang.Juru bicara kepolisian Ruwan Gunasekera mengatakan se
 
Senin, 22 April 2019 | 11:03:25

Presiden Ukraina Akui Kekalahannya di Pilpres

UKRAINA - Presiden Ukraina Petro Poroshenko menerima kekalahannya dalam pemilu presiden. Pernyataan tersebut tak lama setelah exit poll menunjukkan bahwa Poroshenko hanya meraih seperempat suara dalam pem
 
Senin, 22 April 2019 | 10:30:26

Aparat Sri Lanka Sudah Dapat Info Serangan 10 Hari Sebelum Bom Paskah

Colombo - Perdana Menteri SriLanka, Ranil Wickremesinghe, mengatakan aparat keamanan telah "mengetahui informasi" adanya kemungkinan rangkaian serangan.Perkataan tersebut dikemukakan dalam jumpa pers Ming
 
Senin, 22 April 2019 | 09:08:17

7 Orang Ditangkap Usai Serangan Bom di Gereja dan Hotel Sri Lanka

KOLOMBO - Ledakan bom pada Minggu Paskah di sejumlah gereja dan hotel mewah di Sri Lanka telah menewaskan sedikitnya ratusan orang dan melukai lebih dari 400 orang.Fakta terkait serangan bom diSriLanka:Seba
 
Senin, 22 April 2019 | 08:54:19

Serang Pasukan Keamanan Saudi, Empat Militan Tewas

RIYADH- Empat militan tewas usai menyerang pangkalan keamanan di sebuah kota di utara Riyadh, Arab Saudi. Tiga polisi juga terluka akibat serangan dari militan tersebut."Sekelompok teroris meluncurkan ser
 
Senin, 22 April 2019 | 08:48:44

Korban Tewas Bom Gereja dan Hotel Sri Lanka Bertambah Jadi 207 Orang

KOLOMBO - Jumlah korban meninggal dunia akibat serangan bom di tiga gereja dan empat hotel di SriLanka bersamaan dengan perayaan Paskah terus bertambah.Data terbaru dari pihak berwenang setempat
 
Senin, 22 April 2019 | 08:41:15

Majelis Hubbul Wathon: Bom Sri Lanka Pembantaian, Tak Dibenarkan Agama

JAKARTA - Majelis Dzikir Hubbul Wathon mengutuk keras teror bom yang terjadi di Sri Lanka. Majelis Dzikir ini menegaskan teror bom tersebut sangat tidak dibenarkan oleh ajaran agama manapun."Men
 
Sabtu, 20 April 2019 | 15:41:32

Serangan ISIS Tewaskan 27 Petempur Pro-Rezim Suriah

DAMASKUS - Kelompok radikal ISIS dilaporkan telah menewaskan 27 petempur pro-rezim Suriah di kawasan gurun pasir Suriah. Ini disebut sebagai serangan ISIS paling mematikan sejak tumbangnya "kekhal
 
 
 
Terpopuler

1

20 Apr 2019 15:41 | 173 views
Internasional

Serangan ISIS Tewaskan 27 Petempur Pro-Rezim Suriah

2

18 Apr 2019 14:23 | 149 views
Internasional

Bus Turis Jerman Terjun di Madeira Portugal, 29 Orang Meninggal

3

22 Apr 2019 11:03 | 131 views
Internasional

Presiden Ukraina Akui Kekalahannya di Pilpres

4

20 Apr 2019 13:33 | 116 views
Internasional

Penembakan Brutal di Pesta Meksiko, 13 Orang Tewas Termasuk 1 Bocah

5

18 Apr 2019 11:56 | 112 views
Internasional

Perusahaan Israel Ubah Masjid Bersejarah Palestina Jadi Klab Malam

 
 
 
 
 
 
Top