Terverifikasi Dewan Pers
 
Sabtu, 12 Januari 2019 | 15:23:40
Internasional

Sudan Bergolak, Imam Masjid Dilarikan dari Amuk Massa Antipemerintah

Sebarkan:
Dok: Reuters
Massa antipemerintah Sudan berunjuk rasa di jalanan kota Khartoum setelah ibadah salat Jumat, (11/01) waktu setempat
KHARTOUM - Pemuka agama terkemuka Sudan,Abdul HaiYousuf, dilarikan keluar masjid setelah ibadah salat Jumat (11/01), waktu setempat, berakhir ricuh.

Pada kejadian di ibu kota Sudan, Khartoum, jemaah masjid Khatim al-Mursaleen memprotes Yousuf yang disebut kerap mendukung kebijakan pemerintah.

Ulama yang sempat menempuh pendidikan di Arab Saudi itu dianggap tak bersedia memimpin protes masyarakat terhadap Omar al-Bashir, presiden Sudan selama 30 tahun terakhir.

Dalam sebuah video yang tersebar di media sosial, seorang jemaah laki-laki terlihat berteriak kepada Yousuf, "Berdiri dan pimpin kami dari masjid ini."

Massa yang semakin beringas lantas terdengar meneriakkan yel, "Jatuhkan rezim ini."

Aparat kepolisian lantas menembakkan gas air mata kepada para jemaah masjid yang turun ke jalan untuk berdemonstrasi.

Selama tiga pekan terakhir, demonstrasi antipemerintah di Sudan telah menewaskan setidaknya 22 orang.

Para demonstran, yang menentang kenaikan harga bahan bakar minyak dan bahan makanan, mendesak Presiden Bashir segera mengakhiri jabatannya.

Apa yang terjadi di Khartoum?

Sebuah video yang muncul di Facebook memperlihatkan seorang umat di masjid Khatim al-Mursaleen menentang Yousuf.

Yousuf, yang selama ini dikenal mendorong umatnya melakukan aksi solidaritas untuk Gaza dan Suriah, kemudian dilarikan keluar masjid melalui pintu terdekat dari mimbar.

Sebuah video lain menunjukkan jemaah yang terus-menerus menyanyikan yel di depan masjid.

Keaslian video itu belum dapat diverifikasi secara cepat. Namun sebelum ini, Yousuf diketahui meminta pemerintah Sudan mengendalikan kekisruhan yang terjadi.

Merujuk laporan kantor berita Reuters, Jumat kemarin demonstrasi di Khartoum dan Omdurman lebih besar dibandingkan hari-hari sebelumnya. Gelombang protes disebut telah membesar.

Aparat keamanan terlihat mengejar para pengunjuk rasa. Namun belum ada laporan tentang korban luka maupun tewas.

Mengapa protes terjadi di Sudan?

Unjuk rasa dimulai sejak 19 Desember lalu, tak lama setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga minyak dan roti.

Gelombang protes bereskalasi menjadi desakan agar Presiden Bashir mengundurkan diri. Bashir yang naik ke tampuk kepresidenan melalui kudeta tahun 1989 dinilai keliru mengelola perekonomian Sudan.

Selama 2018 harga sejumlah bahan pokok di Sudan naik dua kali lipat. Di saat yang sama, nilai mata uang negara itu anjlok.

Tiga perempat pendapatan Sudan dari sektor minyak lenyap setelah masyarakat kawasan selatan negara itu memutuskan memisahkan diri dan membentuk Republik Sudan Selatan tahun 2011.

Perekonomian Sudan selama 20 tahun terakhir juga tertekan akibat sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat.

Sanksi yang dicabut Oktober 2017 itu muncul karena AS menuduh Sudan mendukung kelompok teror.

Bagaimanapun, pada 10 Januari lalu, Bashir menyatakan tidak akan mengundurkan diri dari jabatan presiden.

Merujuk konstitusi Sudan, masa kepemimpinan Bashir baru akan berakhir tahun 2020.

"Bagi mereka yang mendambakan kekuasaan, satu-satunya cara adalah melalui kotak suara serta pemilu yang adil dan bebas," kata Bashir dalam pidato resminya.

Rezim pemerintahan Bashir kerap dituding melanggar hak asasi manusia. Pada tahun 2009 dan 2010, Pengadilan Kriminal Internasional menuduhnya melakukan genosida, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Saat itu, surat perintah penangkapan terhadap Bashir telah diterbitkan.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 23 Maret 2019 | 23:10:25

3 Wartawan PWI Siak Dinyatakan Lulus Berkompeten, Ini Pesan Zulmansyah

SIAK - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau melakukan UJI Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-12, peserta yang ikut di dalam tes tersebut sebanyak 34 orang, dari jumlah tersebut 3 diantaranya wartawan
Sabtu, 23 Maret 2019 | 17:05:13

Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis Di RSUD Puri Husada

TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menghadiri acara pembukaan Operasi Katarak Gratis dalam rangka merealisasikan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Inhil periode 2018-2023 di R
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:55:45

Korban Tewas Ledakan Pabrik Kimia di China Jadi 64 Orang

BEIJING - Korban tewas akibat ledakan pabrik kimia di China bertambah menjadi 64 orang pada Sabtu (23/3) waktu setempat. Tim penyelamat menemukan satu korban selamat yang tertimbun reruntuhan
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:52:50

Peduli Satwa, Puslatpur TNI Lepaskan Kembali Ular Piton Sepanjang 8 Meter

JAKARTA - Sebagai bentuk komitmen dalam pelestarian alam dan Satwa liar, Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad melepas kembali Ular Piton dengan panjang 8 meter dan berat 150 kg ke alam habitatnya.
 
Berita Lainnya
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:55:45

Korban Tewas Ledakan Pabrik Kimia di China Jadi 64 Orang

BEIJING - Korban tewas akibat ledakan pabrik kimia di China bertambah menjadi 64 orang pada Sabtu (23/3) waktu setempat. Tim penyelamat menemukan satu korban selamat yang tertimbun reruntuhan
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:07:52

Pasukan Demokratik Suriah Nyatakan ISIS Telah Dikalahkan Total

DAMASKUS - Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung Amerika Serikat (AS) menyatakan (ISIS) telah dikalahkan total. Pengumuman ini disampaikan setelah wilayah BaghouzIslamic State of Iraq and Sy
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 14:18:10

Pastor Kanada Ditikam Saat Siaran Langsung, Jemaat Berteriak

MONTREAL - Penikaman yang dilakukan terhadap seorang pastor di Montreal, Kanada terjadi di depan puluhan jemaat saat misa pagi. Para jemaat berhamburan dari tempat duduk di dalam gereja, dengan
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 13:47:26

Sering Main HP Sebelum Tidur, Mama Muda Ditemukan Tewas di Kasur

ZHEJIANG - Seorang mama muda bernama Dong (27) ditemukan tewas di atas kasur dengan kondisi tangan menggenggam handphone. Diduga mama dua anak di Zhejiang, Tiongkok itu tewas karena terkena serangan jantu
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 13:29:17

Air Kotor Menyebabkan Anak-Anak Lebih Banyak Meninggal Dibanding Kekerasan di Zona Perang

NEW YORK Anak-anak di bawah usia 15 tahun tiga kali beresiko meninggal karena penyakit yang dibawa air kotor dan sanitasi buruk daripada dari kekerasan di negara-negara yang sedang berperang. Laporan B
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 09:55:34

Perang dengan Taliban, 2 Tentara AS dan 1 Pasukan Khusus Afghanistan Tewas

OPERASI bersama menghadapi Taliban di Afghanistan Utara, Jumat (22/3/2019), menewaskan dua tentara Amerika Serikat dan seorang Afghanistan mitra mereka. Kelompok pemberontak itu menya
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 14:19:50

Kapal Nelayan Tenggelam di Laut China Selatan, Vietnam Marah ke China

HANOI - Sebuah kapal nelayan berbendera Vietnam tenggelam setelah dikejar kapal pengintai maritim China di perairan Laut China Selatan yang menjadi sengketa. Pemerintah Vietnam pun marah atas insiden itu dan
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 11:23:26

44 Orang Tewas Akibat Ledakan Dahsyat Pabrik Kimia di China

BEIJING - Korban tewas akibat ledakan berskala besar di pabrik kimia di wilayah Cina bagian timur bertambah menjadi 44 orang, dan 90 lainnya terluka, lapor media pemerintah.Ledakan itu terjadi s
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 10:46:18

Mobil Tiba-tiba Tabrak Kerumunan Orang di China, 6 Orang Tewas

BEIJING - Sebuah mobil tiba-tiba menabrak kerumunan orang di China, hari ini. Akibatnya enam orang tewas dan tujuh orang lainnya luka-luka dalam insiden tersebut.Media pemerintah China, CCTV melapor
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 10:38:09

Solidaritas Korban Teror, Wanita New Zealand Ramai-ramai Berkerudung

WELLINGTON - Kaum wanita New Zealand ramai-ramai mengenakan kerudung sebagai aksi solidaritas dan pernyataan sikap damai untuk umat muslim menyusul teror dua masjid di Christchurch. Aksi solidaritas
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 10:23:46

Azan Berkumandang di Seantero Selandia Baru

WELLINGTON - Tepat pukul 1:30 siang waktu setempat, azan salat Jumat (22/3/2019) berkumandang di lapangan Hagley Park, Kota Christchurch. Stasiun TV dan radio nasional TVNZ dan RNZ menyiarkannya secara lang
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 09:46:09

Pabrik Bahan Kimia di China Meledak, 6 Orang Tewas

JIANGSU - Pabrik bahan kimia di China Timur meledak dan terbakar. Peristiwa itu mengakibatkan 6 orang tewas dan melukai 30 orang. Seperti dilansir AFP, peristiwa itu terj
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 09:39:10

Ledakan di Afghanistan: 6 Orang Tewas, 23 Luka-luka

KABUL - Terjadi ledakan di Kabul, Afghanistan. Ledakan ini mengakibatkan 6 orang tewas dan 23 orang mengalami luka-luka.Dilansir AFP, ledakan di Kabul terjadi pada Kamis (21/3) saat perayaan Tahun B
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 08:42:26

Jumlah Korban Tewas Kapal Feri Tenggelam di Irak Jadi 71 Orang

MOSUL - Korban kecelakaan Kapal Feri di Sungai Tigris, Mosul, Irak bertambah. Sebanyak 71 orang tewas. Seperti dilansir AFP, Kamis (21/3/2019), kapal Feri yang tenggelam diduga kelebihan muatan.
 
Kamis, 21 Maret 2019 | 14:31:27

Pria Ini Lempar Istri dari Lantai 4 Bandara Usai Bertengkar

TAIPEI Seorang pria melempar istrinya setelah keduanya terlibat pertengkaran sengit. Peristiwa itu terjadi pada Senin 18 Marer 2019 pagi, saat seorang pria keturunan China-Amerika bernama Wan (32) bertengk
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top