Iklan Sosial
 
Jumat, 11 Januari 2019 | 15:17:13
Internasional

Serangga Serbu Masjidil Haram, Warga Mekah: Ini Belum Pernah Terjadi!

Sebarkan:
Detik.com
Petugas membersihkan serangga yang menyerbu Masjidil Haram di Mekah
MEKAH - Serbuan serangga dalam jumlah besar di kompleks Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi membuat warga setempat heran. Fenomena semacam ini disebut belum pernah terjadi sebelumnya.

Seperti dilansir Gulf Business dan The National, Jumat (11/1/2018), serbuan jangkrik hitam di Masjidil Haram membuat publik bertanya-tanya. Sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial menunjukkan kawanan jangkrik menempel di dinding, lantai hingga pada pakaian para jemaah di kompleks Masjidil Haram.

Para pengguna media sosial yang memakai tagar #jangkrik dalam bahasa Arab menyatakan rasa jijik pada pemandangan tak biasa itu. Mereka meminta penjelasan soal pemicu serbuan serangga ini.

"Pada Sabtu (5/1) malam, saya sedang salat di Masjidil Haram dan serangga ada di mana-mana, masjid dimasuki serangga-serangga, tidak hanya di halaman, tapi juga di sekitar Kakbah," tutur Abdulwhab Soro (64) kepada media Uni Emirat Arab, The National.

"Saya sudah tinggal di Mekah seumur hidup saya dan saya tidak pernah melihat sesuatu seperti ini sebelumnya," ucapnya.

Fenomena semacam ini juga membuat heran pakar satwa liar. Dr Jacky Judas yang menjabat sebagai manajer dan penasihat ilmiah untuk keberagaman hewan dan tumbuhan di Bumi pada WWF dan Emirates Nature, menyatakan fenomena ini merupakan yang pertama dilihatnya. Dr Judas menyebut dirinya terkejut saat melihat begitu banyak jangkrik hitam di satu lokasi.

"Ini merupakan kali pertama bagi saya untuk melihat spesies ini dalam jumlah besar. Saya tidak terkejut jika orang-orang mengatakan hal yang sama. Saya tidak pernah melihat spesies ini dalam jumlah sebanyak ini," ucapnya kepada The National.

Menurut Dr Judas, sumber dari fenomena ini bisa saja datang dari area-area bisnis di Semenanjung Arab yang membiakkan jangkrik untuk pakan burung. Beberapa ekor jangkrik bisa saja kabur dari penangkaran dan menyebar ke Mekah. Dr Judas menyatakan dirinya sedang meneliti lebih lanjut spesies jangkrik yang menyerbu Masjidil Haram. Namun dia menyebut jangkrik itu bisa saja berkaitan dengan jangkrik spesies Gryllus campestris.

"Ini bisa jadi sebuah insiden di mana satu pengembangbiakan dalam penangkaran kabur dan menyebar dalam jumlah besar, atau mungkin juga ada kondisi khusus yang membantu perkembangan dan pembiakan spesies ini. Tapi saya tidak tahu apa itu," tandasnya.

Untuk menangani insiden ini, Emirat Provinsi Mekah mengerahkan 22 tim beranggotakan 138 petugas untuk membasmi jangkrik-jangkrik itu. Para petugas melakukan pembersihan juga pengasapan desinfeksi pada saluran-saluran air di kompleks Masjidil Haram juga di jalanan kota Mekah, yang disinyalir menjadi area reproduksi dan pembiakan serangga-serangga itu.


(detik.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 20 Januari 2019 | 17:07:00

KBRI Beirut Siap Mendukung Pelaksanaan Umroh Personel Konga XXIII-M

LEBANON-Kesempatan untuk melaksanakan Ibadah Umroh bagi personel yang sedang melaksanakan tugas misi perdamaian seakan terbuka lebar,  terlebih bagi personel TNI yang sedang melaksanakan tugas misi perdama
Minggu, 20 Januari 2019 | 10:06:52

Jelajah Vihara Tertua di Jakarta yang Ditemukan Pelaut Secara Tak Sengaja

Bak permata tersembunyi, begitu pula kehadiran Vihara Lalitavistara di Cilincing, Jakarta Utara. Vihara yang berlokasi di Jalan Krematorium Cilincing ini memiliki sejarah panjang karena dibangun sejak abad 11.A
Minggu, 20 Januari 2019 | 10:00:32

Di Balik 80 Juta Bisa Apa

Kalimat 80 juta bisa dapat apa seketiga me­nyebar bak se­rangan fajar. Semua din­ding-dinding akun media sosial apa­pun itu dibanjiri oleh kalimat tersebut. Kalimat ta­nya yang se­mua orang akhirnya tahu m
Minggu, 20 Januari 2019 | 09:44:00

Bandara Changi Singapura Segera Miliki Air Terjun Dalam Ruang Tertinggi di Dunia

Singapura mungkin satu-satunya kota di dunia di mana penduduk setempat bepergian ke bandara untuk menghabiskan akhir pekan mereka. Pada 2019 ini, bangunan yang menghubungkan Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Ch
 
Berita Lainnya
Minggu, 20 Januari 2019 | 17:07:00

KBRI Beirut Siap Mendukung Pelaksanaan Umroh Personel Konga XXIII-M

LEBANON-Kesempatan untuk melaksanakan Ibadah Umroh bagi personel yang sedang melaksanakan tugas misi perdamaian seakan terbuka lebar,  terlebih bagi personel TNI yang sedang melaksanakan tugas misi perdama
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 14:07:41

Jamilah Dibunuh di Malaysia, 4 Teman Serumah yang Ditahan Semuanya WNI

MALAYSIA - Empat orang yang ditahan terkait pembunuhan seorang wanita Indonesia bernama Jamilah Mat Shaari di Seri Kembangan, Malaysia, diketahui semuanya berkewarganegaraan Indonesia. Keempat WNI i
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:47:37

Apa Kata Media Internasional tentang Debat Capres dan Cawapres?

JAKARTA - Sejumlah media asing mengikuti jalannya debat televisi pertama antara pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga, dan memberikan tanggapan.Sejumlah media asing mengamati jalannya
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 16:33:31

Kolombia Berkabung 3 Hari Usai Ledakan Bom Tewaskan 21 Orang

BOGOTA - Pemerintah Kolombia mengumumkan masa berkabung nasional selama tiga hari menyusul serangan bom mobil di Bogota, ibu kota Kolombia. Ledakan bom mobil di akademi pelatihan kadet kepolisian te
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 10:34:33

Serangan Bom Mobil di Ibu Kota Kolombia Tewaskan 10 Orang, Luka Puluhan Lainnya

BOGOTA - Sebuah bom mobil meledak di akademi kepolisian di Ibu Kota Kolombia, Bogota pada Kamis, 18 Januari waktu setempat. Ledakan itu menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai 50 lainnya serta membangk
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 10:25:20

Forum Ekonomi Dunia Prihatin dengan Mundurnya Kerjasama Internasional

DEVOS - Laporan Forum Ekonomi Dunia (WEF) menyatakan, tidak pernah sebelumnya ada begitu banyak risiko serius. WEF khawatir, ketegangan geopolitik mengurangi kemampuan komunitas internasional me
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 14:19:30

Takut Dipulangkan, 1.300 Warga Rohingya di India Pergi ke Bangladesh

DHAKA - Setidaknya 1.300 warga Rohingya telah angkat kaki dari India ke Bangladesh sejak awal tahun ini. Ketakutan akan dideportasi ke Myanmar telah menyebabkan eksodus tersebut.Pemerintah India telah menua
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 14:10:08

Upaya Dramatis Penyelamatan Bocah Dua Tahun yang Jatuh ke Sumur Sedalam 107 Meter

MALAGA - Sebuah operasi penyelamatan besar-besaran digelar untuk menyelamatkan bocah berusia dua tahun yang jatuh ke dalam sumur sedalam 107 meter di Malaga, Spanyol. Operasi penyelamatan telah memasuki h
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 09:30:25

Drama Penyanderaan di Hotel Kenya Berakhir, 21 Orang Tewas

NAIROBI - Drama penyanderaan diNairobi sudah berakhir setelah seluruh penyerang dibunuh, sebut Presiden KenyaUhuruKenyatta.Insiden itu dimulai pada Selasa (15/1) sore waktu setempat, ketika sejumlah pria
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:39:59

Berulangkali Tertunda, Thailand Batal Gelar Pemilu pada Februari 2019

BANGKOK - Pemilihan umum untuk mengakhiri pemerintahan militer di Thailand yang telah lama tertunda akan kembali mundur dari jadwal pelaksanaan semula. Pejabat Komisi Pemilihan Umum Thailand mengatakan, p
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:18:43

Mantan Presiden Meksiko Disebut Terima Suap Rp1,4 Triliun dari Raja Narkoba El Chapo

MANTAN Presiden Meksiko, Enrique Peña Nieto, disebut telah menerima suap sebesar US$100 juta atau setara dengan Rp1,4 triliun dari gembong narkotika Joaquin 'El Chapo' Guzman. Klaim itu diungka
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 10:43:00

Hotel di Kenya Diserbu Pria-Pria Bersenjata, Sejumlah Orang Tewas

BEBERAPA pria yang diduga anggota kelompok milisi menyerang sebuah hotel mewah di Nairobi, Kenya, sehingga menewaskan sedikitnya enam orang. Suara tembakan dan letusan terdengar dari kompleks yang menampun
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 14:48:50

Pasangan di Argentina Terekam Indehoi di Atap Gedung di Siang Hari

BUENOS AIRES - Sepasang pasangan muda terekam melakukan hubungan seksual di atas atap sebuah bangunan di tengah kota Buenos Aires, Argentina pada siang hari bolong. Aktivitas tak senonoh itu mengejutkan p
 
Senin, 14 Januari 2019 | 14:20:00

Wali Kota Polandia Ditikam di Depan Ratusan Orang Saat Galang Dana

POLANDIA - Seorang pria bersenjata pisau tiba-tiba menikam seorang wali kota di Polandia di depan ratusan orang saat acara penggalangan dana. Wali kota tersebut saat ini dalam kondisi kritis usa
 
Senin, 14 Januari 2019 | 12:11:00

PM Israel Netanyahu Akui Lancarkan Serangan Udara di Suriah

PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan udara Israel baru-baru ini di Suriah menarget senjata-senjata Iran. Berbicara dalam rapat kabinet hari Minggu (13/1), Netanyahu mengatakan "dalam
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top