Iklan Sosial
 
Jumat, 9 November 2018 | 11:42:14
Internasional

Bamsoet: Indonesia Mampu Pegang Peran Penting Perdamaian Dunia

Sebarkan:
Detik.com
Jakarta - Setelah terpilih kembali menjadi Dewan Keamanan PBB, Indonesia akan mulai menjalankan perannya awal 2019 hingga akhir 2020. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyebut hal tersebut merupakan bentuk nyata kepercayaan komunitas internasional atas peran Indonesia menjaga perdamaian dunia.

"Dipercayanya Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB merupakan salah satu prestasi besar Indonesia di kancah internasional. Pemerintahan Presiden Jokowi berhasil meyakinkan kepada negara-negara di dunia, bahwa Indonesia mampu memegang peran penting dalam menjaga perdamaian dunia," kata Bamsoet dalam keterangan tertulis, Jumat (9/11/2018).

Saat berdiskusi dengan para akademisi dari Victoria University of Wellington, dirinya menegaskan politik luar negeri Indonesia diabdikan untuk membangun dunia yang damai, bebas dari konflik dan permusuhan. Selain itu juga untuk mewujudkan dunia yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip kemanusiaan dan perdamaian.

"Sejarah mencatat bahwa Indonesia selalu menampilkan citra bangsa yang cinta damai. Karena itulah Indonesia selalu bersedia berperan aktif menjaga perdamaian dunia, sejalan dengan kebijakan politik luar negeri yang bebas aktif," ujarnya.

Menurutnya Indonesia merupakan negara yang sangat peduli dengan perdamaian. Sebagai bangsa yang heterogen, terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan kepercayaan, Indonesia telah terbukti mampu menjadi bangsa yang toleran dan penuh kedamaian.

"Indonesia yang sangat majemuk dapat tumbuh menjadi negara demokrasi dan terhindar dari perpecahan, karena mempunyai platform bersama yang bernama Pancasila. Pancasila menjadi payung dalam melindungi kemajemukan masyarakat Indonesia. Sehingga, kelompok mayoritas dan minoritas dapat hidup berdampingan secara rukun dan damai," urainya.

Lebih jauh, dirinya juga menuturkan setelah 20 tahun mengalami reformasi, Indonesia tumbuh menjadi negara demokrasi terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan India.

Indonesia berhasil menyelenggarakan empat kali pemilu legislatif, tiga kali pemilihan presiden langsung, dan ratusan kali pemilihan kepala daerah langsung secara demokratis, damai, dan tanpa gejolak yang berarti.

"Dengan pemilu yang demokratis terbentuk pemerintahan yang legitimate dan stabil, sehingga agenda pembangunan dapat dijalankan. Ekonomi Indonesia tumbuh rata-rata di atas 5 persen pertahun, kesejahteraan masyarakat meningkat, jumlah penduduk miskin turun setiap tahun, kini tinggal sekitar 26 juta orang atau 10 persen dari jumlah penduduk Indonesia," ungkapnya.

Bamsoet menjelaskan salah satu unsur penting dalam demokrasi adalah kebebasan dan kesetaraan dalam masyarakat. Di Indonesia, kebebasan menyampaikan pendapat dijamin oleh undang-undang.

"Pers sebagai pilar keempat demokrasi tumbuh menjadi saluran yang efektif bagi penyampaian kritik kepada pemerintah, lembaga perwakilan dan lembaga-lembaga lainnya. Kelompok-kelompok sipil berkembang pesat dan berperan dalam setiap penyusunan kebijakan pemerintah, termasuk dalam penyusunan undang-undang," ujarnya.

Tak hanya itu, menurutnya pengangkatan pejabat publik semuanya dipilih oleh masyarakat, baik langsung maupun tidak langsung.

Di Indonesia terdapat lembaga semi pemerintah untuk meningkatkan pengawasan dan pelayanan bagi masyarakat, antara lain Komisi Yudisial, Komisi Pemberantasan Korupsi, Komisi Hak Asasi Manusia, Komisi Penyiaran, Komisi Informasi Publik, Ombusman, Komisi Perlindungan Saksi dan Korban, Komisi Perlindungan Anak, Komisi Kepolisian, serta Komisi Kejaksaan.

"Indonesia juga berhasil melaksanakan otonomi daerah. Dulu pertumbuhan ekonomi hanya ada di Jakarta dan sekitarnya, sekarang banyak daerah yang berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Otonomi daerah menjadi solusi bagi ancaman perpecahan, sekaligus dapat menciptakan pemerataan pembangunan," jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa dengan demokrasi dan ekonomi yang stabil, Indonesia tampil di dunia internasional dengan penuh percaya diri. Banyak prakarsa yang dilakukan Indonesia dalam berbagai forum internasional.

Sejak 2008 Indonesia memelopori Bali Democracy Forum yang diikuti 20 negara guna memperkuat kapasitas dan institusi demokrasi di negara-negara Asia. Indonesia juga aktif mengambil peran dalam isu-isu perdamaian dan kemanusiaan, seperti penyelesaian konflik di Mindanau Pilipina Selatan, Myanmar, Afganistan, serta Palestina.

"Selain itu, Indonesia aktif dalam forum-forum ekonomi internasional, seperti IMF, World Bank, APEC, World Economic Forum, AFTA, NAFTA. Baru-baru ini Indonesia berhasil menjadi tuan rumah Annual Meetings IMF-World Bank Group 2018 yang dikuti 4.000 orang lebih dari 189 negara di seluruh dunia," ungkapnya.

Bamsoet menambahkan, DPR RI ikut aktif memperkuat peran diplomasi Indonesia di berbagai forum internasional, baik bilateral maupun multilateral. DPR berhasil membangun hubungan yang baik dengan parlemen negara-negara di dunia.

Menurutnya hubungan yang baik itu sangat penting guna membangun saling pengertian terutama terkait dengan isu-isu seputar keamanan, perdamaian, kelautan, dan lingkungan.

"Sebagai komitmen menjalankan idelogi Pancasila dan amanat pembukaan UUD 1945, DPR selalu aktif di berbagai organisasi internasional untuk menyuarakan toleransi dan perdamaian dunia. Antara lain dalam forum Inter Parliamentary Union (IPU), Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC), Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF), Asian Parliamentary Assembly (APA), ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), serta masih banyak lagi forum parlemen dunia lainnya," pungkasnya.

Sebagai informasi, turut hadir dalam acara ini Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia Tantowi Yahya, Dewi Fortuna Anwar, Anggota Partai Golkar DPR RI Mukhamad Misbakun dan Ahmadi Noor Supit, Anggota Fraksi Nasdem DPR RI Akbar Faisal, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Masinton Pasaribu, serta Staf Khusus Ketua DPR RI Yahya Zaini dan Yorrys Raweyai.

Sementara dari Victoria University of Wellington hadir antara lain David Capie, Malcolm McKinnon, Roberto Rabel, Manjeet Pardesi, Terrence O'Brien, Jim Rolfe, Peter Rider, serta Eva Nisa.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:57:00

2 Hari Berturut-turut, Puluhan Pelajar SMP di Sumbar Kesurupan

BATUSANGKAR - Puluhan pelajar SMP Negeri 2 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, kesurupan, Rabu (16/1) pagi. Aktivitas belajar-mengajar di sekolah terpaksa dihentikan karena selur
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:53:53

Google Hapus Aplikasi yang Minta Izin Akses SMS

JAKARTA - Ketika Anda meng-install sebuah aplikasi, maka aplikasi Android itu bisa saja meminta izin kepada Anda. Misalnya, meminta izin untuk mengakses pesan atau foto di ponsel Anda. Hal yang mencuri
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:45:30

Mayat Pria Ditemukan Tergantung di Dalam Mobil di Banyumas

BANYUMAS - Warga Desa Kemutug Kidul, Kecamatan Baturraden, Banyumas, Jateng, dikagetkan dengan penemuan mayat di dalam mobil. Leher mayat tersebut terikat dan tergantung di dalam mobil.Menurut K
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:39:59

Berulangkali Tertunda, Thailand Batal Gelar Pemilu pada Februari 2019

BANGKOK - Pemilihan umum untuk mengakhiri pemerintahan militer di Thailand yang telah lama tertunda akan kembali mundur dari jadwal pelaksanaan semula. Pejabat Komisi Pemilihan Umum Thailand mengatakan, p
 
Berita Lainnya
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:39:59

Berulangkali Tertunda, Thailand Batal Gelar Pemilu pada Februari 2019

BANGKOK - Pemilihan umum untuk mengakhiri pemerintahan militer di Thailand yang telah lama tertunda akan kembali mundur dari jadwal pelaksanaan semula. Pejabat Komisi Pemilihan Umum Thailand mengatakan, p
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:18:43

Mantan Presiden Meksiko Disebut Terima Suap Rp1,4 Triliun dari Raja Narkoba El Chapo

MANTAN Presiden Meksiko, Enrique Peņa Nieto, disebut telah menerima suap sebesar US$100 juta atau setara dengan Rp1,4 triliun dari gembong narkotika Joaquin 'El Chapo' Guzman. Klaim itu diungka
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 10:43:00

Hotel di Kenya Diserbu Pria-Pria Bersenjata, Sejumlah Orang Tewas

BEBERAPA pria yang diduga anggota kelompok milisi menyerang sebuah hotel mewah di Nairobi, Kenya, sehingga menewaskan sedikitnya enam orang. Suara tembakan dan letusan terdengar dari kompleks yang menampun
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 14:48:50

Pasangan di Argentina Terekam Indehoi di Atap Gedung di Siang Hari

BUENOS AIRES - Sepasang pasangan muda terekam melakukan hubungan seksual di atas atap sebuah bangunan di tengah kota Buenos Aires, Argentina pada siang hari bolong. Aktivitas tak senonoh itu mengejutkan p
 
Senin, 14 Januari 2019 | 14:20:00

Wali Kota Polandia Ditikam di Depan Ratusan Orang Saat Galang Dana

POLANDIA - Seorang pria bersenjata pisau tiba-tiba menikam seorang wali kota di Polandia di depan ratusan orang saat acara penggalangan dana. Wali kota tersebut saat ini dalam kondisi kritis usa
 
Senin, 14 Januari 2019 | 12:11:00

PM Israel Netanyahu Akui Lancarkan Serangan Udara di Suriah

PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan udara Israel baru-baru ini di Suriah menarget senjata-senjata Iran. Berbicara dalam rapat kabinet hari Minggu (13/1), Netanyahu mengatakan "dalam
 
Senin, 14 Januari 2019 | 11:53:09

Kunjungi Arab Saudi, Menlu AS Akan Minta Pertanggungjawaban Pembunuhan Khashoggi

RIYADH - Menteri Luar Negeri Mike Pompeo pada Minggu, 13 Januari mengatakan Amerika Serikat (AS) akan meminta Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman untuk memastikan agar mereka yang membunuh wartaw
 
Senin, 14 Januari 2019 | 10:41:59

Peluk Teman Pria, Mahasiswi Dikeluarkan dari Universitas Al-Azhar

KAIRO - Universitas Al-Azhar di Mesir mengeluarkan seorang mahasiswinya setelah mahasiswi itu terlihat memeluk seorang teman laki-lakinya dalam sebuah video yang viral. Mahasiswi itu dituduh merusak rep
 
Senin, 14 Januari 2019 | 09:59:10

Pangeran Arab Saudi Kritik Keputusan AS Tarik Tentara dari Suriah

RIYADH - Seorang pangeran senior kerajaan Arab Saudi Pangeran Turki al-Faisal mengatakan bahwa penarikan pasukan Amerika Serikat dari Suriah akan memperburuk situasi di negara yang masih dilanda perang ters
 
Sabtu, 12 Januari 2019 | 15:23:40

Sudan Bergolak, Imam Masjid Dilarikan dari Amuk Massa Antipemerintah

KHARTOUM - Pemuka agama terkemuka Sudan,Abdul HaiYousuf, dilarikan keluar masjid setelah ibadah salat Jumat (11/01), waktu setempat, berakhir ricuh.Pada kejadian di ibu kota Sudan, Khartoum, jemaah masjid
 
Sabtu, 12 Januari 2019 | 11:53:58

Pertahanan Udara Suriah Tembak Sejumlah Rudal Israel

SEJUMLAH peluru kendali Israel ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Suriah, Jumat 11 Januari malam. Kebanyakan rudal yang ditembakkan oleh pesawat-pesawat tempur Israel itu dicegat sekitar jam 11
 
Sabtu, 12 Januari 2019 | 10:50:33

Israel Temukan Mineral Langka yang Sebelumnya Cuma Ada di Luar Angkasa

TEL AVIV - Sebuah perusahaan pertambangan Israel telah menemukan mineral langka yang sebelumnya diketahui hanya ada di luar angkasa, lapor surat kabar Israel, Haaretz.Jenis mineral langka yang diberi nama
 
Jumat, 11 Januari 2019 | 15:17:13

Serangga Serbu Masjidil Haram, Warga Mekah: Ini Belum Pernah Terjadi!

MEKAH - Serbuan serangga dalam jumlah besar di kompleks Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi membuat warga setempat heran. Fenomena semacam ini disebut belum pernah terjadi sebelumnya. Seperti dilansir Gulf Bu
 
Jumat, 11 Januari 2019 | 14:45:18

Kemendikbud RI-Malaysia Buka Kerja Sama Populerkan Islam Moderat

JAKARTA - Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee Malik mengunjungi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Maszlee bertemu dengan Mendikbud Muhadjir Effendy membahas pendidikan Isla
 
Jumat, 11 Januari 2019 | 13:49:37

Israel Resmikan Tol dengan Tembok Pemisah Pengendara Israel-Palestina

YERUSALEM - Ruas jalan tol yang baru dibuka di Yerusalem memisahkan para pengendara Israel dan Palestina dengan sebuah tembok. Warga Palestina menjuluki ruas jalanan itu sebagai 'jalan apartheid'.Se
 
 
 
Terpopuler

2

12 Jan 2019 11:53 | 299 views
Internasional
Pertahanan Udara Suriah Tembak Sejumlah Rudal Israel

5

10 Jan 2019 16:08 | 191 views
Internasional
Jepang Bantu Indonesia Pulihkan Palu Pasca Tsunami
 
 
 
 
 
 
Top