Terverifikasi Dewan Pers
 
Rabu, 7 November 2018 | 16:34:59
Internasional

PBB Menuntut Pemulangan Warga Rohingya ke Myanmar Dibatalkan

Sebarkan:
Dok: Reuters

PELAPOR khusus hak asasi manusia PBB untuk Myanmar meminta agar pemerintah Bangladesh membatalkan proposal untuk memulangkan ratusan ribu pengungsi Rohingya ke Myanmar.

PBB memperingatkan pengungsi Rohingya menghadapi "risiko tinggi penganiayaan" apabila mereka pulang ke negara bagian Rakhine, Myanmar.

Informasi dipercaya yang didapatkan PBB menyebutkan bahwa para pengungsi Rohingya di Bangladesh mengaku sangat khawatir apabila dikembalikan ke Myanmar.

"Mereka berada dalam situasi ketakutan apabila terdaftar dalam rombongan yang akan dipulangkan," kata Yanghee Lee, pelapor khusus HAM PBB untuk Myanmar, dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan Kantor berita AFP.

Dikatakan pula bahwa pihaknya tidak mendapatkan jaminan dari pihak berwenang Myanmar bahwa orang-orang Rohingya itu akan hidup aman setelah meninggalkan lokasi pengungsian di Bangladesh.

"Mereka tidak dapat memberikan jaminan bahwa orang-orang Rohingya itu tidak akan dianiaya kembali," kata Lee.

Menurutnya, akar penyebab krisis Rohingya harus ditangani terlebih dahulu, seperti hak kewarganegaraan dan kebebasan bergerak.

Lebih dari 700.000 orang Rohingya meninggalkan Myanmar pada tahun lalu setelah pemerintah negara itu memerangi kelompok-kelompok pemberontak di wilayah tersebut.

Kedua negara, yaitu Myanmar dan Bangladesh, bersepakat pada 30 Oktober lalu untuk memulangkan kembali warga Rohingya ke kampung halamannya di Rakhine, Myanmar, pada pertengahan November ini.

Walaupun demikian, para pegiat kemanusiaan mempertanyakan rencana itu, karena mereka menganggap kondisi di negara bagian Rakhine "belum kondusif untuk pengembalian" warga Rohingya.

Sejauh ini Myanmar tidak menganggap Rohingya sebagai kelompok etnis pribumi.

Tidak sedikit warga Myanmar, yang penduduknya mayoritas menganut Buddha, menyebut orang-orang Rohingya sebagai "Bengali", sebuah sebutan yang tersirat mereka adalah warga Bangladesh.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 23 Maret 2019 | 23:10:25

3 Wartawan PWI Siak Dinyatakan Lulus Berkompeten, Ini Pesan Zulmansyah

SIAK - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau melakukan UJI Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-12, peserta yang ikut di dalam tes tersebut sebanyak 34 orang, dari jumlah tersebut 3 diantaranya wartawan
Sabtu, 23 Maret 2019 | 17:05:13

Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis Di RSUD Puri Husada

TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menghadiri acara pembukaan Operasi Katarak Gratis dalam rangka merealisasikan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Inhil periode 2018-2023 di R
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:55:45

Korban Tewas Ledakan Pabrik Kimia di China Jadi 64 Orang

BEIJING - Korban tewas akibat ledakan pabrik kimia di China bertambah menjadi 64 orang pada Sabtu (23/3) waktu setempat. Tim penyelamat menemukan satu korban selamat yang tertimbun reruntuhan
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:52:50

Peduli Satwa, Puslatpur TNI Lepaskan Kembali Ular Piton Sepanjang 8 Meter

JAKARTA - Sebagai bentuk komitmen dalam pelestarian alam dan Satwa liar, Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad melepas kembali Ular Piton dengan panjang 8 meter dan berat 150 kg ke alam habitatnya.
 
Berita Lainnya
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:55:45

Korban Tewas Ledakan Pabrik Kimia di China Jadi 64 Orang

BEIJING - Korban tewas akibat ledakan pabrik kimia di China bertambah menjadi 64 orang pada Sabtu (23/3) waktu setempat. Tim penyelamat menemukan satu korban selamat yang tertimbun reruntuhan
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:07:52

Pasukan Demokratik Suriah Nyatakan ISIS Telah Dikalahkan Total

DAMASKUS - Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung Amerika Serikat (AS) menyatakan (ISIS) telah dikalahkan total. Pengumuman ini disampaikan setelah wilayah BaghouzIslamic State of Iraq and Sy
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 14:18:10

Pastor Kanada Ditikam Saat Siaran Langsung, Jemaat Berteriak

MONTREAL - Penikaman yang dilakukan terhadap seorang pastor di Montreal, Kanada terjadi di depan puluhan jemaat saat misa pagi. Para jemaat berhamburan dari tempat duduk di dalam gereja, dengan
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 13:47:26

Sering Main HP Sebelum Tidur, Mama Muda Ditemukan Tewas di Kasur

ZHEJIANG - Seorang mama muda bernama Dong (27) ditemukan tewas di atas kasur dengan kondisi tangan menggenggam handphone. Diduga mama dua anak di Zhejiang, Tiongkok itu tewas karena terkena serangan jantu
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 13:29:17

Air Kotor Menyebabkan Anak-Anak Lebih Banyak Meninggal Dibanding Kekerasan di Zona Perang

NEW YORK Anak-anak di bawah usia 15 tahun tiga kali beresiko meninggal karena penyakit yang dibawa air kotor dan sanitasi buruk daripada dari kekerasan di negara-negara yang sedang berperang. Laporan B
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 09:55:34

Perang dengan Taliban, 2 Tentara AS dan 1 Pasukan Khusus Afghanistan Tewas

OPERASI bersama menghadapi Taliban di Afghanistan Utara, Jumat (22/3/2019), menewaskan dua tentara Amerika Serikat dan seorang Afghanistan mitra mereka. Kelompok pemberontak itu menya
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 14:19:50

Kapal Nelayan Tenggelam di Laut China Selatan, Vietnam Marah ke China

HANOI - Sebuah kapal nelayan berbendera Vietnam tenggelam setelah dikejar kapal pengintai maritim China di perairan Laut China Selatan yang menjadi sengketa. Pemerintah Vietnam pun marah atas insiden itu dan
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 11:23:26

44 Orang Tewas Akibat Ledakan Dahsyat Pabrik Kimia di China

BEIJING - Korban tewas akibat ledakan berskala besar di pabrik kimia di wilayah Cina bagian timur bertambah menjadi 44 orang, dan 90 lainnya terluka, lapor media pemerintah.Ledakan itu terjadi s
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 10:46:18

Mobil Tiba-tiba Tabrak Kerumunan Orang di China, 6 Orang Tewas

BEIJING - Sebuah mobil tiba-tiba menabrak kerumunan orang di China, hari ini. Akibatnya enam orang tewas dan tujuh orang lainnya luka-luka dalam insiden tersebut.Media pemerintah China, CCTV melapor
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 10:38:09

Solidaritas Korban Teror, Wanita New Zealand Ramai-ramai Berkerudung

WELLINGTON - Kaum wanita New Zealand ramai-ramai mengenakan kerudung sebagai aksi solidaritas dan pernyataan sikap damai untuk umat muslim menyusul teror dua masjid di Christchurch. Aksi solidaritas
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 10:23:46

Azan Berkumandang di Seantero Selandia Baru

WELLINGTON - Tepat pukul 1:30 siang waktu setempat, azan salat Jumat (22/3/2019) berkumandang di lapangan Hagley Park, Kota Christchurch. Stasiun TV dan radio nasional TVNZ dan RNZ menyiarkannya secara lang
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 09:46:09

Pabrik Bahan Kimia di China Meledak, 6 Orang Tewas

JIANGSU - Pabrik bahan kimia di China Timur meledak dan terbakar. Peristiwa itu mengakibatkan 6 orang tewas dan melukai 30 orang. Seperti dilansir AFP, peristiwa itu terj
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 09:39:10

Ledakan di Afghanistan: 6 Orang Tewas, 23 Luka-luka

KABUL - Terjadi ledakan di Kabul, Afghanistan. Ledakan ini mengakibatkan 6 orang tewas dan 23 orang mengalami luka-luka.Dilansir AFP, ledakan di Kabul terjadi pada Kamis (21/3) saat perayaan Tahun B
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 08:42:26

Jumlah Korban Tewas Kapal Feri Tenggelam di Irak Jadi 71 Orang

MOSUL - Korban kecelakaan Kapal Feri di Sungai Tigris, Mosul, Irak bertambah. Sebanyak 71 orang tewas. Seperti dilansir AFP, Kamis (21/3/2019), kapal Feri yang tenggelam diduga kelebihan muatan.
 
Kamis, 21 Maret 2019 | 14:31:27

Pria Ini Lempar Istri dari Lantai 4 Bandara Usai Bertengkar

TAIPEI Seorang pria melempar istrinya setelah keduanya terlibat pertengkaran sengit. Peristiwa itu terjadi pada Senin 18 Marer 2019 pagi, saat seorang pria keturunan China-Amerika bernama Wan (32) bertengk
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top