Iklan Sosial
 
Kamis, 11 Oktober 2018 | 16:56:30
Internasional

Protes Gaji dan Standar Hidup Rendah, Ratusan Tentara Ethiopia Gelar Demonstrasi

Sebarkan:
okezone.com

ADDIS ABABA ? Ratusan tentara Ethiopia menggelar demonstrasi di kantor perdana menteri di Ibu Kota Addis Ababa pada Rabu untuk menyampaikan keluhan mereka atas gaji dan standar hidup yang rendah. Mereka ditemui oleh Perdana Menteri (PM) Abiy Ahmed yang berjanji akan kembali bertemu dengan para tentara untuk mempertimbangkan tuntutan tersebut.

"Pasukan keamanan khusus yang berbasis di sekitar Addis Ababa, yang baru saja kembali dari tugas di tempat lain, ingin bertemu dengan saya," kata Abiy kepada stasiun ETV sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (11/10/2018).

"Mereka mengatakan mereka berdarah dan mati untuk negara mereka tetapi mereka dilihat sebagai tentara musuh. Mereka mengatakan gaji dan standar hidup mereka rendah. Kecuali masyarakat mendukung mereka, mereka mengatakan mereka akan terus kesulitan."

ETV melaporkan, pertemuan antara para tentara dengan PM Abiy diakhiri dengan "sebuah kesepakatan", tetapi tidak memberikan penjelasan lebih detail. Selain meminta kenaikan gaji, para tentara itu juga meminta sang PM untuk "mengkaji ulang struktur dan cara-cara kerja militer".

Stasiun televisi itu juga melaporkan bahwa para tentara tengah menjalankan sebuah misi di Burayu, sebuah kota di wilayah Oromiya yang berbatasan dengan ibu kota Addis Ababa, selama beberapa pekan terakhir menyusul terjadinya kekerasan etnis di sana bulan lalu.

Aksi para tentara itu sempat menyebabkan pemerintah mematikan sambungan internet selama tiga jam pada Rabu siang guna mencegah beredarnya berita-berita palsu melalui media sosial.

PM Abiy yang menjabat sejak April lalu telah menjanjikan reformasi di tubuh pasukan keamanan Ethiopia. Politikus muda itu juga menyatakan akan mendorong demokrasi dan sistem multi partai.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 20 Februari 2019 | 11:10:42

Petani Ini Tolak Bantuan Rp15 Juta dari Pemerintah, Alasannya Bikin Salut

GRESIK - Bakri (69) petani di Desa Karangsemanding, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menorehkan kisah inspiratif karena menolak bantuan pemugaran rumah dalam program Bantuan Stimula
Rabu, 20 Februari 2019 | 11:08:01

India-Pakistan Makin Panas, Wilayah Kashmir Kian Mencekam

INDIA - Militan Kashmir kembali melancarkan serangan dua hari lalu, menewaskan seorang mayor tentara India dan sedikitnya tiga prajurit. Kejadian ini hanya berselang beberapa hari dari serangan bom yang m
Rabu, 20 Februari 2019 | 11:03:52

Tolak Ultimatum Trump, Militer Venezuela Tegaskan Kesetiaan Kepada Maduro

CARACAS Militer Venezuela menyatakan kesetiaannya kepada Presiden Nicolas Maduro dan menolak ancaman yang disampaikan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Menteri Pertahanan Venezuela mengatakan,
Rabu, 20 Februari 2019 | 10:58:48

Jokowi Lantik Syamsuar-Edy Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali melantik Gubernur dan Wakil Gubernur yang terpilih dari Pilkada serentak 2018. Kali ini, Jokowi melantik Syamsuar-Edy Natar Nasution menjadi Gubernur dan Wakil Gu
 
Berita Lainnya
Rabu, 20 Februari 2019 | 11:08:01

India-Pakistan Makin Panas, Wilayah Kashmir Kian Mencekam

INDIA - Militan Kashmir kembali melancarkan serangan dua hari lalu, menewaskan seorang mayor tentara India dan sedikitnya tiga prajurit. Kejadian ini hanya berselang beberapa hari dari serangan bom yang m
 
Rabu, 20 Februari 2019 | 11:03:52

Tolak Ultimatum Trump, Militer Venezuela Tegaskan Kesetiaan Kepada Maduro

CARACAS Militer Venezuela menyatakan kesetiaannya kepada Presiden Nicolas Maduro dan menolak ancaman yang disampaikan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Menteri Pertahanan Venezuela mengatakan,
 
Selasa, 19 Februari 2019 | 15:19:17

Pimpin Demo Lawan Presiden Ortega, Petani Nikaragua Divonis 216 Tahun Bui

MANAGUA - Seorang petani di Nikaragua yang membantu memimpin unjuk rasa besar-besaran melawan Presiden Daniel Ortega tahun lalu, dijatuhi vonis 216 tahun penjara. Vonis dijatuhkan setelah para pemimpin bi
 
Selasa, 19 Februari 2019 | 14:31:36

Israel Tahan Uang Pajak Palestina Rp 1,9 T, Aktivis: Perampokan Siang Bolong

RAMALLAH - Warga Palestina mengecam pemerintah Israel yang menahan uang pajak sebesar US$ 138 juta (Rp 1,9 triliun) yang seharusnya dibayarkan kepada Otoritas Palestina (PA). pemerintahan Perd
 
Selasa, 19 Februari 2019 | 11:20:28

Universitas Monash Australia Bahas Fenomena Ustaz Abdul Somad

MELBOURNE - Fenomena munculnya para dai populer seperti Ustadz Abdul Somad menandai pergeseran media dakwah di Indonesia dengan memanfaatkan media sosial. Adanya pasar untuk pesan-pesan konservatif semakin
 
Selasa, 19 Februari 2019 | 09:34:51

Banjir di Tambang Emas Zimbabwe, 24 Mayat Ditemukan

ZIMBABWE - Sebanyak 24 mayat penambang emas berhasil ditemukan di lubang tambang emas tradisional di Zimbabwe yang kebanjiran. Delapan di antaranya telah berhasil dikeluarkan dari lubang tambang
 
Senin, 18 Februari 2019 | 20:12:45

Warga Ex-Combatan Serahkan Senjata Pada Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO di Republik Demokratik Kongo

KONGO-Tiga warga ex-combatan menyerahkan senjata kepada Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga)  XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de l'Organisation des Nations Unies pour
 
Senin, 18 Februari 2019 | 15:48:14

1.000 Militan ISIS Kabur dari Suriah Bawa Uang Tunai Rp 2,7 T

DAMASKUS - Lebih dari 1.000 militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dilaporkan kabur dari Suriah ke Irak dalam enam bulan terakhir. Militan-militan ISIS itu diduga membawa uang tunai seba
 
Senin, 18 Februari 2019 | 13:09:35

Menlu Iran: Israel Mengharapkan Terjadinya Perang di Timur Tengah

MUNICH Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menuduh Israel sedang berusaha mengobarkan perang dan memperingatkan bahwa tindakan negara Zionis itu dan sekutunya, Amerika Serikat (AS) semakin me
 
Sabtu, 16 Februari 2019 | 15:44:09

Tetapkan Kondisi Darurat Nasional Demi Tembok Meksiko, Trump Digugat

NEWYORK  - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggunakan wewenang eksekutifnya untuk menetapkan kondisi darurat nasional demi membangun tembok di perbatasan AS-Meksiko, yang ditolak
 
Sabtu, 16 Februari 2019 | 11:32:22

Kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi ke Indonesia Ditunda

JAKARTA - Kunjungan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia ditunda pelaksanaannya. Mengutip laman resmi Kementarian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta, Sabtu (16/2/2019), k
 
Sabtu, 16 Februari 2019 | 11:26:38

Gunung Everest Menjelma Jadi Tempat Sampah Tertinggi di Dunia

TIBET Pemerintah China menutup base camp Gunung Everest melalui Tibet sampai waktu yang belum ditentukan. Keputusan diambil untuk membersihkan sampah yang menumpuk di puncak Gunung Everest. Saking ba
 
Sabtu, 16 Februari 2019 | 09:54:51

Polisi Nigeria Temukan 66 Mayat Korban Pembunuhan di Kaduna

JAKARTA - Pihak Kepolisian Nigeria menemukan 66 mayat korban pembunuhan di daerah yang dikenal dengan bentrokan etnis dan agama. 22 diantaranya merupakan mayat anak-anak dan 12 wanita.Gubernur n
 
Sabtu, 16 Februari 2019 | 09:37:55

Indonesia-Rusia Tingkatkan Kerja Sama Dalam Pemberantasan Terorisme

JAKARTA - Indonesia dan Rusia sepakat memperkuat kerja sama di bidang keamanan, khususnya pemberantasan terorisme, kejahatan siber dan penanggulangan bencana. Kesepakatan itu merupakan salah s
 
Jumat, 15 Februari 2019 | 10:08:22

Bom Kashmir Tewaskan 40 Polisi, India Salahkan Milisi di Pakistan

INDIA  - Pemerintah India menyerukan penjatuhan sanksi internasional terhadap pemimpin kelompok milisi di Pakistan yang dituduh berada di balik serangan bunuh diri di Kashmir yang menewaska
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top