Kamis, 11 Oktober 2018 | 14:26:16
Internasional

Badai Titli Terjang Timur India, 300 Ribu Warga Dievakuasi

Sebarkan:
okezone.com
Badai Titli meningkat menjadi badai siklon yang parah di Teluk Bengala.

NEW DELHI ? Topan dengan kecepatan angin mencapai 125 kilometer per jam dan membawa hujan deras menerjang wilayah timur India pada Kamis pagi. Media lokal melaporkan, lebih dari 300.000 orang terpaksa dievakuasi dari area dataran rendah mengantisipasi badai itu.

Kantor berita Press Trust of India (PTI) melaporkan, Topan Titli, yang telah meningkat menjadi "badai siklon yang sangat parah" di Teluk Benggala, mendarat dekat Gopalpur di pantai timur India.

Pemerintah Negara Bagian Odisha mengevakuasi lebih dari 300.000 dari lima distrik tepi pantai pada Sabtu. Sekolah-sekolah, universitas dan pusat penitipan anak diperintahkan untuk tutup dan nelayan tidak diizinkan untuk melaut.

"Kami telah mengevakuasi tiga lakh (300.000) orang dan lebih banyak lagi mungkin dipindahkan ke tempat yang lebih aman mengingat siklon yang sangat parah," kata Menteri Kepala Odisha, Naveen Patnaik yang dikutip PTI sebagaimana dilansir AFP, Kamis (11/10/2018).

Sejauh ini belum ada laporan mengenai korban jiwa, tetapi pohon-pohon dan tiang-tiang listrik tercerabut akibat badai, dengan jalan-jalan dan rumah-rumah yang terbuat dari lumpur bata juga rusak. Biro cuaca India memperkirakan badai akan berbelok ke timur laut dan melemah secara bertahap.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 21 Oktober 2018 | 01:23:09

Persiapan Rampung, Besok Konferkab PWI Bengkalis Akan dibuka

BENGKALIS - Persiapan Konfrennsi Kabupaten (Konferkab) PWI Bengkalis rampung seratus persen sehari menjelang hari Pelaksanaaan besok, Minggu (21/10/2018) malam. Seluruh persiapan non teknis dan teknis sudah mat
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 21:16:07

Kematian Pemuda Parit 6 Teluk Pinang, Keterangan Keluarga Berbeda dengan Pihak Kepolisian

TELUKPINANG - Terkait dengan pemberitaan sebelumnya yang dilakukan oleh spiritriau.com tentang ditemukannya seorang pemuda yang gantung diri di pohon kelapa, Sabtu (15/10/18). Sekira pukul 14:30 wib di Parit 6
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 20:35:51

Goro Bersihkan Kota, Camat Bagan Sinembah Ajak Warga Jaga Kebersihan

ROKANHILIR-Camat Bagan Sinembah Sakinah SSTP MSI bersama jajaran dan Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Bagan Sinembah menggelar gotong royong membersihkan trotoar dan median jalan.Dalam kegiatan itu, camat bersa
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 17:33:18

Geger...! Pemuda Parit 6 Kelurahan Teluk Pinang Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Kelapa

TELUKPINANG - Masyarakat Parit 6 Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) digegerkan dengan salah seorang pemuda yang gantung diri di pohon kelapa, Sabtu (15/1
 
Berita Lainnya
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 14:45:33

Trump: Pernyataan Arab Saudi Soal Kematian Khashoggi Dapat Dipercaya

GLENDALE ? Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa penjelasan Arab Saudi terkait kematian jurnalis Jamal Khashoggi di dalam konsulatnya di Istanbul, Turki dapat dipercaya. Riyadh menga
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 14:33:46

JK: Asia-Eropa Harus Perkuat Kerjasama Atasi Terorisme

BRUSSEL - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendorong penguatan kerjasama antarnegara-negara Asia dan Eropa untuk mengatasi terorisme dan radikalisme yang menjadi ancaman nyata bagi dunia saat ini. Aksi ter
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:20:52

Kereta Tabrak Kerumunan di India, 50 Orang Tewas

Punjab - Kecelakaan kereta menabrak kerumunan terjadi di Kota Amritsar, sisi utara Punjab, India. Sebanyak 50 orang dilaporkan tewas akibat insiden ini. "Ada lebih dari 50 orang korban meninggal," kat
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:52:24

Putin: Rusia Tidak Mau Rusak Hubungan dengan Saudi Karena Kasus Khashoggi

SOCHI ? Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan pada Kamis bahwa Moskow tidak memiliki informasi yang cukup mengenai kasus hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi untuk mengambil tindakan yang dapat merusak
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 10:41:55

Trump Yakin Khashoggi Tewas, Akan Ada Konsekuensi Berat Bagi Saudi

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan keyakinannya jika wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi telah tewas. Trump menjanjikan konsekuensi 'sangat berat' jika terbukti ot
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:12:01

6 Anak Tewas Tersambar Petir di Sekolah, 25 Lainnya Luka-luka

Jakarta - Setidaknya enam anak-anak tewas akibat tersambar petir di sebuah Sekolah Dasar (SD) di Tanzania utara. Sebanyak 25 murid lainnya luka-luka.Serangan petir tersebut mengenai SD Emaco Vision yang berad
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:04:41

Terkait ISIS, WNI Dinyatakan Bersalah oleh Pengadilan Malaysia

Kuala Lumpur Mohd Al-Arsyi bin Mus Budiono -- seorang warga Indonesia yang menjadi tenaga kerja di Malaysia -- dinyatakan bersalah oleh pengadilan terkait dakwaan teror, dan dijatuhi hukuman penjara selama
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:47:33

Krisis Venezuela: Warga Makan Daging Busuk untuk Bertahan

KRISIS berkepanjangan di Venezuela menyebabkan sejumlah penduduk makan daging busuk dan mengais makanan dari tempat sampah untuk bertahan. Kekurangan pangan dan kebutuhan pokok sehari-hari akibat resesi
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:12:50

Masyarakat Inggris Galang Dana Rp 300 M untuk Korban Gempa Palu

London -Foto bocah dengan perban di pipi yang sedang mendapat perawatan dari tim medis terpampang di berbagai tempat di Inggris sejak 4 Oktober lalu.Bocah laki-laki berusia tujuh tahun itu merupakan korban
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 09:13:55

Israel Ingin Buka Hubungan Diplomatik dengan Indonesia, Ini Saran DPR

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira angkat bicara terkait pernyataan Perdana Menteri (PM) Israel Benyamin Netanyahu yang berminat menjalin hubungan baik dengan Ind
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 15:23:52

Ancaman Sanksi AS Tak Halangi Negara-Negara Berbisnis dengan Rusia

JAKARTA ? Ancaman sanksi yang dilontarkan Amerika Serikat (AS) terhadap negara-negara yang berencana membeli perlengkapan militer dari Rusia tidak dapat diterima, demikian disampaikan Duta Besar Rusia unt
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:07:41

Iran Klaim Telah Tewaskan Dalang Serangan Parade Miiliter yang Tewaskan 25 Orang

TEHERAN ? Garda Revolusi Iran mengatakan pada Selasa bahwa mereka telah berhasil membunuh "dalang" di balik serangan pada parade militer di Kota Ahvaz bulan lalu yang menewaskan 25 korban, hampir setengah
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:01:28

Kediamannya Akan Digeledah, Konjen Arab Saudi Tinggalkan Turki

Istanbul - Konsul Jenderal (Konjen) Arab Saudi di Istanbul, Turki telah meninggalkan kota itu untuk menuju ke Riyadh, Arab Saudi. Ini dilakukan seiring otoritas Turki akan melakukan penggeledahan
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 10:02:13

2 WNI Diculik di Malaysia, Indonesia Tak Akan Bayar Uang Tebusan

Jakarta - Pemerintah Indonesia mengatakan tidak akan memenuhi permintaan uang tebusan sebesar empat juta ringgit atau sekitar Rp14,3 miliar yang dituntut kelompok penculik dua WNI di PerairanSemporna, Sab
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 09:15:40

Indonesia Kecam Australia yang Pertimbangkan Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

PEMERINTAH Indonesia menyatakan Australia akan mengganggu stabilitas keamanan, jika memindahkan kantor kedutaan mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pihaknya mend
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top