Jumat, 21 September 2018 | 11:47:24
Internasional

Tindakan Keras Pemerintah China, Gereja Independen Terbesar Ditutup

Sebarkan:

PENUTUPAN salah satu gereja independen terbesar di Beijing baru-baru ini dan tindakan keras terhadap jemaat di tempat lain di China, adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk menempatkan agama di bawah kendali Partai Komunis yang berkuasa, menurut para pemimpin Kristen, cendekiawan dan aktivis HAM.

Dalam beberapa pekan terakhir, pihak berwenang menggunakan razia, sensus keagamaan untuk melakukan hal itu, menurut laporan dari warga Kristen, kelompok hak asasi manusia, dan unggahan di sosial media.

Pihak berwenang mengatakan upaya tersebut sebagai gerakan untuk melindungi masyarakat dan menggunakan nilai-nilai sosialis untuk membimbing agama dan membantu orang-orang dengan keyakinan tertentu untuk tetap bersatu di bawah pimpinan negara.

Awal tahun ini, amandemen yang lebih ketat ditambahkan pada Peraturan Urusan Agama, sebuah pedoman yang tujuan utamanya adalah untuk melindungi kebebasan beragama. Amandemen itu, kata pengamat, telah membantu membuka jalan untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap gereja yang tidak diatur pemerintah dan pengetatan umum pada agama.

Awal bulan ini di provinsi Henan tengah, pihak berwenang merazia empat gereja, membuang salib dan membakar Alkitab. Baru-baru ini, di Sichuan, pihak berwenang menghentikan acara di sebuah gereja di Chengdu, menahan dua pendetanya. Salah satu pendeta masih ditahan, menurut kelompok Pembela Hak Asasi Manusia China.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 22 Oktober 2018 | 21:27:31

Sebelum Ditemukan Tewas Tergantung, Keluarga Beberkan Ada 6 Polisi Mencari Korban ke Rumah

GAS ? Keluarga korban Erizun alias Al Gunggut, membeberkan adanya ancaman terhadap korban oleh pihak kepolisian dari Polsek Gaung Anak Serka (GAS).Yanto, abang kandung korban menuturkan, 6 orang polisi sempat d
Senin, 22 Oktober 2018 | 21:22:51

Polres Inhil Segera Selidiki Kejanggalan Kematian Ayi Pemuda Parit 6 Teluk Pinang

GAS ? Wakapolres Inhil Kompol Afrizal Asri, S.IK langsung mendatangi Polsek Gaung Anak Serka (GAS) untuk menenangkan masyarakat yang telah berkumpul di depan Polsek GAS, Minggu (21/10/2018) petang.Sebelumnya, s
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:58:12

Indonesia Minta Arab Saudi Transparan Usut Kematian Jamal Khashoggi

BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyoroti kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Ia meminta agar investigasi kasus pembunuhan tersebut dilakukan secara transparan karena perkaranya m
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:55:17

Ketika Anak Betawi Bicara Bahasa Indonesia di Parlemen Inggris

Jakarta -Seorang politikus Inggris, Richard Graham menyelipkan kalimat dalam bahasa Indonesia saat berbicara di depan sidang parlemen Inggris, 10 Oktober 2018 lalu. Dalam pidatonya, Graham meminta kepada
 
Berita Lainnya
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:58:12

Indonesia Minta Arab Saudi Transparan Usut Kematian Jamal Khashoggi

BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyoroti kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Ia meminta agar investigasi kasus pembunuhan tersebut dilakukan secara transparan karena perkaranya m
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:55:17

Ketika Anak Betawi Bicara Bahasa Indonesia di Parlemen Inggris

Jakarta -Seorang politikus Inggris, Richard Graham menyelipkan kalimat dalam bahasa Indonesia saat berbicara di depan sidang parlemen Inggris, 10 Oktober 2018 lalu. Dalam pidatonya, Graham meminta kepada
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 14:20:39

Pejabat Saudi Sebut Jasad Khashoggi Dibuang, ke Mana?

Riyadh - Seorang pejabat senior Arab Saudi mengungkapkan jenazah wartawan Jamal Khashoggi dibungkus dengan karpet usai tewas dicekik di dalam Konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Ada seorang warga lokal yan
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 14:45:33

Trump: Pernyataan Arab Saudi Soal Kematian Khashoggi Dapat Dipercaya

GLENDALE ? Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa penjelasan Arab Saudi terkait kematian jurnalis Jamal Khashoggi di dalam konsulatnya di Istanbul, Turki dapat dipercaya. Riyadh menga
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 14:33:46

JK: Asia-Eropa Harus Perkuat Kerjasama Atasi Terorisme

BRUSSEL - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendorong penguatan kerjasama antarnegara-negara Asia dan Eropa untuk mengatasi terorisme dan radikalisme yang menjadi ancaman nyata bagi dunia saat ini. Aksi ter
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:20:52

Kereta Tabrak Kerumunan di India, 50 Orang Tewas

Punjab - Kecelakaan kereta menabrak kerumunan terjadi di Kota Amritsar, sisi utara Punjab, India. Sebanyak 50 orang dilaporkan tewas akibat insiden ini. "Ada lebih dari 50 orang korban meninggal," kat
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:52:24

Putin: Rusia Tidak Mau Rusak Hubungan dengan Saudi Karena Kasus Khashoggi

SOCHI ? Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan pada Kamis bahwa Moskow tidak memiliki informasi yang cukup mengenai kasus hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi untuk mengambil tindakan yang dapat merusak
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 10:41:55

Trump Yakin Khashoggi Tewas, Akan Ada Konsekuensi Berat Bagi Saudi

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan keyakinannya jika wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi telah tewas. Trump menjanjikan konsekuensi 'sangat berat' jika terbukti ot
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:12:01

6 Anak Tewas Tersambar Petir di Sekolah, 25 Lainnya Luka-luka

Jakarta - Setidaknya enam anak-anak tewas akibat tersambar petir di sebuah Sekolah Dasar (SD) di Tanzania utara. Sebanyak 25 murid lainnya luka-luka.Serangan petir tersebut mengenai SD Emaco Vision yang berad
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:04:41

Terkait ISIS, WNI Dinyatakan Bersalah oleh Pengadilan Malaysia

Kuala Lumpur Mohd Al-Arsyi bin Mus Budiono -- seorang warga Indonesia yang menjadi tenaga kerja di Malaysia -- dinyatakan bersalah oleh pengadilan terkait dakwaan teror, dan dijatuhi hukuman penjara selama
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:47:33

Krisis Venezuela: Warga Makan Daging Busuk untuk Bertahan

KRISIS berkepanjangan di Venezuela menyebabkan sejumlah penduduk makan daging busuk dan mengais makanan dari tempat sampah untuk bertahan. Kekurangan pangan dan kebutuhan pokok sehari-hari akibat resesi
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:12:50

Masyarakat Inggris Galang Dana Rp 300 M untuk Korban Gempa Palu

London -Foto bocah dengan perban di pipi yang sedang mendapat perawatan dari tim medis terpampang di berbagai tempat di Inggris sejak 4 Oktober lalu.Bocah laki-laki berusia tujuh tahun itu merupakan korban
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 09:13:55

Israel Ingin Buka Hubungan Diplomatik dengan Indonesia, Ini Saran DPR

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira angkat bicara terkait pernyataan Perdana Menteri (PM) Israel Benyamin Netanyahu yang berminat menjalin hubungan baik dengan Ind
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 15:23:52

Ancaman Sanksi AS Tak Halangi Negara-Negara Berbisnis dengan Rusia

JAKARTA ? Ancaman sanksi yang dilontarkan Amerika Serikat (AS) terhadap negara-negara yang berencana membeli perlengkapan militer dari Rusia tidak dapat diterima, demikian disampaikan Duta Besar Rusia unt
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:07:41

Iran Klaim Telah Tewaskan Dalang Serangan Parade Miiliter yang Tewaskan 25 Orang

TEHERAN ? Garda Revolusi Iran mengatakan pada Selasa bahwa mereka telah berhasil membunuh "dalang" di balik serangan pada parade militer di Kota Ahvaz bulan lalu yang menewaskan 25 korban, hampir setengah
 
 
 
Terpopuler

2

22 Okt 2018 16:55 | 138 views
Internasional
Ketika Anak Betawi Bicara Bahasa Indonesia di Parlemen Inggris

5

20 Okt 2018 10:20 | 87 views
Internasional
Kereta Tabrak Kerumunan di India, 50 Orang Tewas
 
 
 
 
 
 
Top