Iklan Sosial
 
Kamis, 13 September 2018 | 14:20:19
Internasional

2 Nelayan RI Kapal Malaysia Diculik Kelompok Bersenjata di Sabah

Sebarkan:
Detik.com
Ilustrasi nelayan
Jakarta - Dua nelayan Warga Negara Indonesia (WNI) diculik oleh kelompok bersenjata di perairan Sabah, Malaysia. Dua nelayan itu bekerja di kapal berbendera Malaysia.

Penculikan tersebut terjadi di Perairan Pulau Gaya, Semporna, Sabah, Malaysia, pada Selasa 11 September 2019 sekitar pukul 01.00 waktu setempat.
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan penculikan dilakukan oleh kelompok bersenjata.

"Pada tanggal 11 September 2018, sekitar pukul 01.00, telah terjadi penculikan oleh kelompok bersenjata terhadap 2 nelayan WNI yang bekerja di kapal penangkap ikan berbendera Malaysia, Dwi Jaya I," kata Iqbal dalam keterangannya kepada detikcom, Kamis (13/9/2018).

Kedua WNI tersebut adalah Samsul Saguni (40) dan Usman Yunus (35). "Keduanya adalah WNI asal Sulawesi Barat," kata Iqbal.

Iqbal menjelaskan pihaknya telah melakukan upaya penyelamatan dua WNI tersebut. Pertama, pada Selasa, 11 September 2018, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi telah memerintahkan Konsulat RI berkunjung ke Semporna guna bertemu otoritas keamanan setempat, pemilik kapal dan saksi pelapor, untuk memverifikasi informasi tersebut dan meminta keterangan tambahan.

"Kemlu telah menyampaikan berita tersebut kepada keluarga di Sulawesi Barat dan memberikan pendampingan bagi keluarga, berkoordinasi dengan pemda setempat," kata Iqbal.

Iqbal menambahkan Menlu Retno juga telah melakukan komunikasi dengan Menlu Malaysia untuk menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kejadian tersebut. "Dan meminta jaminan keamanan bagi WNI yang bekerja di wilayah Sabah, khususnya yang bekerja sebagai nelayan," katanya.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 16 November 2018 | 10:34:22

Sandiaga Ungkap Kampanyenya Selama 3 Bulan Habiskan Rp 30 M

Sleman - Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno mengungkapkan besaran biaya kampanye Pilpres 2019 yang sudah dikeluarkan paslon Prabowo-Sandi. Sandi menyebut dalam 2-3 bulan ini tim kampanyenya sudah mengel
Jumat, 16 November 2018 | 10:28:56

Mencekamnya Mamasa Sulbar, 61 Kali Gempa dalam 10 Jam

Mamasa - Rentetan gempa bumi terus mengguncang Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Setidaknya, sepanjang hari ini, gempa bumi telah mengguncang Mamasa sebanyak 61 kali. BMKG dalam tabel Distribusi
Jumat, 16 November 2018 | 10:25:15

Mandi di Lokasi Banjir, Bocah 7 Tahun Tewas Diterkam Buaya

RokanHulu - Rahmad (7) warga Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau tewas diterkam buaya. Korban hanya mandi di depan teras rumahnya yang lagi banjir."Korban a
Jumat, 16 November 2018 | 10:23:17

Kalah dari Kroasia, Enrique: Sepakbola Tidak Adil bagi Spanyol

ZAGREB - Tim Nasional (Timnas) Spanyol kalah dramatis 2-3 dari Kroasia pada laga lanjutan Grup 4 UEFA Nations League (UNL) A, di Stadion Maksimir, Zagreb, Jumat (16/11/2018), dini hari WIB. Akibat kekalah
 
Berita Lainnya
Kamis, 15 November 2018 | 15:58:27

Hamas : Pengunduran Diri Menhan Israel Adalah Kemenangan Bagi Palestina

GAZA - Hamas menyambut gembira mundurnya Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Tel Aviv dengan kelompok bersejata di Gaza yang di mediasi ol
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:55:42

Jokowi Yakini Two State Solution Jadi Jalan Perdamaian Israel-Palestina

JAKARTA - Indonesia meyakini bahwa two state solution atau solusi dua negara menjadi satu-satunya cara untuk merealisasikan perdamaian sekaligus meredam konflik yang terjadi di Palestina dan Israel. Pres
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:39:47

Lewatkan Pertemuan KTT ASEAN Demi Tidur Siang, Duterte Membela Diri

Singapura - Presiden Filipina Rodrigo Duterte lebih memilih tidur siang dan melewatkan sejumlah pertemuan penting dalam KTT ASEAN di Singapura. Saat ditanya soal hal ini, Duterte membela diri."Apa
 
Kamis, 15 November 2018 | 09:56:41

Sindir Balik Trump, Macron: Sekutu Bukan Berarti Negara Pengikut

Paris - Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam sebuah pidato sempat menyinggung dibentuknya militer bersama Uni Eropa untuk salah satunya mengantisipasi serangan Amerika Serikat (AS). Presiden AS Donald T
 
Kamis, 15 November 2018 | 09:53:09

Cerita Lie Terbang dari China untuk Menolong Korban Gempa Donggala

Palu - Bencana di Sulawesi Tengah mengundang empati tak berhingga. Tak cuma dari Indonesia, bahkan mancanegara. Gempa, tsunami dan lukuifaksi yang menghantam Palu, Sigi dan Donggala pada 28 Sept
 
Rabu, 14 November 2018 | 15:56:49

Mesir Serukan Israel Hentikan Aksi Militer di Gaza

Kairo - Pemerintah Mesir menyerukan Israel untuk menghentikan aksi militernya di wilayah Jalur Gaza. Seruan ini disampaikan setelah para milisi Palestina di Gaza menyetujui gencatan senjata yang d
 
Rabu, 14 November 2018 | 15:14:06

China: Australia Tiupkan Mentalitas Perang Dingin Untuk Perkuat Pengaruh di Pasifik

Beijing -Beberapa hari menjelang penyelenggaraan KTT APEC, China telah memperingatkan "mentalitas perang dingin" sedang bertiup ke arah Pasifik sebagai respon dari janji Australia untuk meningkatkan penga
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:57:55

Bantah Tuduhan Penculikan, PM Ceko Sebut Putranya Sakit Jiwa

PRAHA - Perdana Menteri (PM) Ceko, Andrej Babis menghadapi ancaman krisis politik setelah putranya mengatakan telah diculik dan ditahan di Krimea agar berhenti memberikan bukti-bukti kasus penipuan yang m
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:51:49

Indonesia Ajak Australia Berkontribusi dalam Perdamaian Palestina-Israel

JAKARTA - Pemerintah Indonesia berharap hubungan ASEAN-Australia akan semakin baik di bawah kepemimpinan PM Australia Scott Morrison. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Me
 
Rabu, 14 November 2018 | 10:48:48

Kesalahan Teknis, Buruh Pabrik Dapat Bonus Dadakan Rp 500 Juta

Brussels - Para buruh di sebuah pabrik baja di Belgia mendapat kejutan luar biasa saat rekening mereka mendadak bertambah 30 ribueuro atau setara Rp500 juta.Meskipun demikian, sebagian dari mere
 
Rabu, 14 November 2018 | 10:34:12

Komisi I Desak Kemlu Ajukan Resolusi ke PBB Setop Agresi Israel di Gaza

Jakarta - Israel kembali melakukan serangan udara di Jalur Gaza hingga menewaskan warga Palestina. Komisi I DPR RI mengutuk keras agresi Israel tersebut. "Kebiadaban dan apalagi kata yang tepat
 
Selasa, 13 November 2018 | 16:17:00

Konflik Israel-Palestina Memanas, Saling Ancam dan Saling Serang

Gaza - Serangan udara Israel ke Jalur Gaza menewaskan empat warga Palestina dan menghancurkan gedung TV Hamas. Rentetan tembakan roket dari Palestina menewaskan satu warga di Israel Selatan.Mili
 
Selasa, 13 November 2018 | 16:07:07

Tiba di Singapura, Jokowi Siap Hadiri KTT ke-33 ASEAN

Singapura - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana tiba di Bandara Internasional Changi, Singapura. Kehadiran Jokowi disambut oleh Menko Polhukam Wiranto dan Kapolri Jenderal Tito
 
Selasa, 13 November 2018 | 15:07:19

Turki dan Prancis Bertikai Soal Rekaman Pembunuhan Khashoggi

Ankara - Turki bertikai dengan Prancis terkait rekaman pembunuhan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi. Turki menyebut komentar Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian 'tak bisa diter
 
Selasa, 13 November 2018 | 15:00:03

Percakapan Telepon Pembunuh Khashoggi, Kuatkan Dugaan Keterlibatan Putra Mahkota Saudi

ANKARA ? Rekaman pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi memuat sebuah percakapan yang dapat menguatkan dugaan keterlibatan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dalam kasus tersebut. Laporan New York
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top