Iklan Sosial
 
Kamis, 9 Agustus 2018 | 16:39:22
Internasional

Kesepakatan Program Nuklir Dilanggar, Iran Ingatkan Korea Utara Jangan Percaya Pada AS

Sebarkan:
Dok: Reuters
Presiden Iran, Hassan Rouhani.

TEHERAN - Presiden Iran, Hassan Rouhani memperingatkan menteri luar negeri Korea Utara bahwa Amerika Serikat (AS) bukanlah pihak yang bisa dipercaya. Hal itu disampaikan Rouhani di saat Washington berusaha membuat sebuah kesepakatan untuk menghentikan program nuklir dan rudal balistik Pyongyang.

"Kinerja administrasi AS dalam tahun-tahun ini telah menyebabkan negara itu dianggap tidak dapat dipercaya dan tidak dapat diandalkan di seluruh dunia karena tidak memenuhi kewajibannya," kata Rouhani kepada Ri Yong Ho di tengah kunjungan Menlu Korea Utara itu ke Teheran sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (9/8/2018).

Iran menolak ajakan AS untuk berunding menjelang diberlakukannya sanksi baru terhadap Teheran oleh Washington pekan ini. Teheran mengatakan, tidak akan bernegosiasi setelah AS keluar dari kesepakatan yang ditandatangani pada 2015 untuk mencabut sanksi terhadap Iran sebagai ganti penghentian program nuklir.

"Dalam situasi saat ini, negara-negara sahabat harus mengembangkan hubungan dan kerja sama mereka di (masyarakat internasional)," tambah Rouhani yang mengatakan, Iran dan Korea Utara selalu memiliki hubungan yang dekat.

Menlu Ri berkunjung ke Iran setelah menghadiri pertemuan ASEAN di Singapura di mana dia bertemu dengan Menlu AS, Mike Pompeo. AS dan Iran berjanji untuk bekerjasama mewujudukan denuklirisasi di Semenanjung Korea, namun belum bisa mencapai kesepakatan mengenai bagaiaman cara melakukannya.

Dia mengatakan bahwa keputusan AS menjatuhkan kembali sanksi kepada Iran adalah sebuah pelanggaran terhadap aturan internasional. Ri juga menyatakan keinginan Korea Utara menjalin kerja sama lebih erat dengan Iran untuk menghadapi unilateralisme AS.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 20 Februari 2019 | 10:24:07

Bobotoh Persib Dalam Pusaran Politik Pilpres 2019

BANDUNG - Terseretnya bobotoh ke dalam dunia politik bukanlah hal baru. Dalam pesta demokrasi bobotoh sebagai pendukung Persib Bandung kerap didekati oleh para elite politik untuk meraih dukunga
Rabu, 20 Februari 2019 | 10:04:40

Bupati Inhil Prihatin Atas Musibah Kebakaran Yang Menimpa Warga Sungai Guntung

GUNTUNG - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan mengungkapkan keprihatinannya saat meninjau musibah kebakaran yang menimpa 13 unit rumah warga di Sungai Guntung, Kecamatan Kateman pada minggu 17 Februari 2019
Rabu, 20 Februari 2019 | 09:59:16

Bupati Inhil Resmikan Gedung Baru PAUD Mutiara Hati Desa Sungai Ambat, Enok

ENOK - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan meresmikan bangunan gedung baru PAUD Mutiara Hati Desa Sungai Ambat, Kecamatan Enok, Senin (18/2) siang. Peresmian PAUD ditandai dengan pembukaan tirai plan
Rabu, 20 Februari 2019 | 09:57:29

Ketika Petani Pekanbaru Curhat ke Hary Tanoe

PEKANBARU - Sejumlah petani kecil di Jalan Inpres Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau berkeluh kesah dengan hasil pertanian kepada Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, pada Selasa 19 Febru
 
Berita Lainnya
Selasa, 19 Februari 2019 | 15:19:17

Pimpin Demo Lawan Presiden Ortega, Petani Nikaragua Divonis 216 Tahun Bui

MANAGUA - Seorang petani di Nikaragua yang membantu memimpin unjuk rasa besar-besaran melawan Presiden Daniel Ortega tahun lalu, dijatuhi vonis 216 tahun penjara. Vonis dijatuhkan setelah para pemimpin bi
 
Selasa, 19 Februari 2019 | 14:31:36

Israel Tahan Uang Pajak Palestina Rp 1,9 T, Aktivis: Perampokan Siang Bolong

RAMALLAH - Warga Palestina mengecam pemerintah Israel yang menahan uang pajak sebesar US$ 138 juta (Rp 1,9 triliun) yang seharusnya dibayarkan kepada Otoritas Palestina (PA). pemerintahan Perd
 
Selasa, 19 Februari 2019 | 11:20:28

Universitas Monash Australia Bahas Fenomena Ustaz Abdul Somad

MELBOURNE - Fenomena munculnya para dai populer seperti Ustadz Abdul Somad menandai pergeseran media dakwah di Indonesia dengan memanfaatkan media sosial. Adanya pasar untuk pesan-pesan konservatif semakin
 
Selasa, 19 Februari 2019 | 09:34:51

Banjir di Tambang Emas Zimbabwe, 24 Mayat Ditemukan

ZIMBABWE - Sebanyak 24 mayat penambang emas berhasil ditemukan di lubang tambang emas tradisional di Zimbabwe yang kebanjiran. Delapan di antaranya telah berhasil dikeluarkan dari lubang tambang
 
Senin, 18 Februari 2019 | 20:12:45

Warga Ex-Combatan Serahkan Senjata Pada Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO di Republik Demokratik Kongo

KONGO-Tiga warga ex-combatan menyerahkan senjata kepada Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga)  XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de l'Organisation des Nations Unies pour
 
Senin, 18 Februari 2019 | 15:48:14

1.000 Militan ISIS Kabur dari Suriah Bawa Uang Tunai Rp 2,7 T

DAMASKUS - Lebih dari 1.000 militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dilaporkan kabur dari Suriah ke Irak dalam enam bulan terakhir. Militan-militan ISIS itu diduga membawa uang tunai seba
 
Senin, 18 Februari 2019 | 13:09:35

Menlu Iran: Israel Mengharapkan Terjadinya Perang di Timur Tengah

MUNICH Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menuduh Israel sedang berusaha mengobarkan perang dan memperingatkan bahwa tindakan negara Zionis itu dan sekutunya, Amerika Serikat (AS) semakin me
 
Sabtu, 16 Februari 2019 | 15:44:09

Tetapkan Kondisi Darurat Nasional Demi Tembok Meksiko, Trump Digugat

NEWYORK  - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggunakan wewenang eksekutifnya untuk menetapkan kondisi darurat nasional demi membangun tembok di perbatasan AS-Meksiko, yang ditolak
 
Sabtu, 16 Februari 2019 | 11:32:22

Kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi ke Indonesia Ditunda

JAKARTA - Kunjungan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia ditunda pelaksanaannya. Mengutip laman resmi Kementarian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta, Sabtu (16/2/2019), k
 
Sabtu, 16 Februari 2019 | 11:26:38

Gunung Everest Menjelma Jadi Tempat Sampah Tertinggi di Dunia

TIBET Pemerintah China menutup base camp Gunung Everest melalui Tibet sampai waktu yang belum ditentukan. Keputusan diambil untuk membersihkan sampah yang menumpuk di puncak Gunung Everest. Saking ba
 
Sabtu, 16 Februari 2019 | 09:54:51

Polisi Nigeria Temukan 66 Mayat Korban Pembunuhan di Kaduna

JAKARTA - Pihak Kepolisian Nigeria menemukan 66 mayat korban pembunuhan di daerah yang dikenal dengan bentrokan etnis dan agama. 22 diantaranya merupakan mayat anak-anak dan 12 wanita.Gubernur n
 
Sabtu, 16 Februari 2019 | 09:37:55

Indonesia-Rusia Tingkatkan Kerja Sama Dalam Pemberantasan Terorisme

JAKARTA - Indonesia dan Rusia sepakat memperkuat kerja sama di bidang keamanan, khususnya pemberantasan terorisme, kejahatan siber dan penanggulangan bencana. Kesepakatan itu merupakan salah s
 
Jumat, 15 Februari 2019 | 10:08:22

Bom Kashmir Tewaskan 40 Polisi, India Salahkan Milisi di Pakistan

INDIA  - Pemerintah India menyerukan penjatuhan sanksi internasional terhadap pemimpin kelompok milisi di Pakistan yang dituduh berada di balik serangan bunuh diri di Kashmir yang menewaska
 
Kamis, 14 Februari 2019 | 16:06:31

Pemimpin Oposisi Venezuela Nyatakan Akan Pulihkan Hubungan dengan Israel

CARACAS Pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido mengatakan bahwa dirinya tengah berusaha untuk memulihkan hubungan diplomatik negara Amerika Latin itu dengan Israel, salah satu negara pendukungnya. Cara
 
Kamis, 14 Februari 2019 | 15:54:09

Erdogan Ibaratkan Kenaikan Harga Bahan Makanan Sama dengan Serangan Teroris

TURKI - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengibaratkan kenaikan harga bahan makanan sama dengan serangan teroris. Kenaikan harga bahan makanan ini menurutnya dilakukan oleh kekuataan yang tak terjamah
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top