Iklan Sosial
 
Kamis, 9 Agustus 2018 | 14:19:34
Internasional

Pemerintah Baru Kolombia Mungkin Tarik Pengakuan Terhadap Negara Palestina

Sebarkan:
Okezone.com
Presiden Kolombia, Ivan Duque.

BOGOTA Pemerintah baru Kolombia mengatakan akan mengkaji ulang pengakuan dari presiden terdahulu, Juan Manuel Santos terhadap Palestina setelah keputusan itu dipublikasikan pada Rabu.

Presiden Ivan Duque yang dilantik pada Selasa diinformasikan mengenai keputusan Santos yang dirinci dalam surat kepada perwakilan Palestina di Kolombia mengenai pengakuan Kolombia terhadap Palestina beberapa hari lalu.

"Mengingat kemungkinan kealpaan yang dapat mengungkap tentang cara keputusan ini diambil oleh presiden yang digantikan, pemerintah akan dengan hati-hati memeriksa implikasinya dan akan bertindak sesuai dengan hukum internasional," kata Menteri Luar Negeri baru Kolombia, Carlos Holmes sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (9/8/2018).

Dalam surat yang disebarkan kepada reporter oleh kementerian luar negeri itu, Santos memutuskan mengakui Palestina sebagai "Negara bebas, merdeka dan berdaulat".

"Sama seperti rakyat Palestina memiliki hak untuk membentuk negara merdeka, Israel memiliki hak untuk hidup damai bersama tetangganya," demikian ditulis Santos dalam suratnya.

Kedutaan Israel di Bogota mengungkapkan keterkejutan dan kekecewaannya terhadap surat dari Santos tersebut.

"Kami meminta pemerintah Kolombia untuk menarik keputusan yang dibuat oleh pemerintahan sebelumnya di hari-hari terakhirnya, yang bertentangan dengan hubungan dekat, kerja sama luas di bidang vital dan kepentingan kedua negara," kata Kedutaan Besar Israel dalam pernyataan yang di-posting melalui Twitter.

Keputusan Santos untuk mengakui Palestina diungkapkan oleh Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley yang menghadiri pelantikan Duque pada Selasa. Sejauh ini, AS yang merupakan sekutu dekat Israel, belum memberikan komentar mengenai surat Santos tersebut.

"Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kolombia atas keputusan ini dan kami yakin itu akan berkontribusi secara signifikan untuk menghasilkan kondisi yang diperlukan dalam pencarian perdamaian di Timur Tengah," kata Perwakilan Palestina dalam pernyataan yang disampaikan pada Rabu.

Palestina telah diakui sebagai negara berdaulat oleh Majelis Umum PBB, Mahkamah Pidana Internasional dan setidaknya 136 negara. Palestina berusaha menciptakan sebuah negara di Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem Timur, tanah yang direbut Israel dalam perang 1967.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 19:17:16

Kwarcab Pramuka Inhil Gelar Apel Besar Peringatan Hari Pramuka Ke - 57

TEMBILAHAN - Kwartir Cabang 04.02 Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil menggelar Apel Besar Peringatan Hari Pramuka Ke - 57 di lapangan upacara Gajah Mada, Tembilahan, Sabtu (18/8/2018) pagi.Apel besar tersebut dipi
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 19:14:14

HM Wardan : Kemerdekaan Adalah Sebuah Anugerah Bagi Bangsa Indonesia

TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menyebut, kemerdekaan sebagai sebuah anugerah yang diberikan Allah SWT bagi segenap bangsa Indonesia.Pernyataan itu dikemukakan Bupati Inhil, HM Wardan pada acara
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 19:05:45

Turun Langsung Padamkan Api di Balai Jaya, Kompol Vera : Kasus ini sedang kita Selidiki

ROKANHILIR-Kebakaran lahan yang menghanguskan sekitar 2 hektar lahan gambut di Dusun Rumbia II Rt 17 Rw 03 Kepenghuluan Balam Sempurna Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir berhasil dipadamkan.Pada proses
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 17:35:11

Meriahkan HUT RI Ke - 73, KNPI Rohul Gelar Open Tournament Futsal

ROKANHULU - Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke - 73 Tahun 2018 Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, menggelar Open Tournament Futsal.Open tourname
 
Berita Lainnya
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 16:25:23

Pasukan Israel Usir Jamaah yang Hendak Salat di Masjid Al-Aqsa

YERUSALEM - Pasukan Israel menutup kompleks Masjid Al-Aqsa dan mengusir para jamaah muslim yang hendak salat pada Jumat 17 Agustus 2018 sebagai buntut insiden seorang warga Palestina yang mencoba menikam
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:52:34

Polisi Israel Tutup Seluruh Gerbang Masjid Al-Aqsa

Yerusalem - Kepolisian Israel menutup seluruh gerbang masuk kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Penutupan dilakukan setelah terjadi upaya serangan pisau di salah satu gerbang. Seperti dilansir kantor berita
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:00:38

Perayaan HUT Ke-73 RI di Vatikan Diwarnai Suasana Keberagaman

LONDON - Wajah keragaman terpancar dalam upacara memperingatan HUT Ke-73 RI yang diadakan KBRI Vatikan dan KBRI Roma di halaman Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan, Jumat 17 Agustu
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 10:51:30

Peringati HUT Ke-73 RI, 3 Pendaki Indonesia Capai Puncak Elbrus

LONDON - Tiga pendaki Indonesia Faldi Riswandi, Riza Husin dan Riki Andriansyah berhasil menaklukan puncak Gunung Elbrus, Rusia, pada 14 Agustus 2018. Mereka mengenakan songket Sriwijaya di puncak gunung
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 10:35:54

Militer China Berlatih untuk Menyerang AS di Pasifik

PENTAGON - Kementerian Pertahanan Pentagon melaporkan, kemungkinan militer China sedang berlatih melakukan penyerangan terhadap Amerika Serikat dan sasaran-sasaran sekutu di Pasifik. Laporan tahunan ke
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:38:39

8 Tahun Ditahan Israel, Paket Kiriman untuk Warga Palestina Akhirnya Disalurkan

PALESTINA - Paket kiriman, surat dan bahkan sebuah kursi roda untuk warga Palestina tiba di daerah pendudukan Tepi Barat setelah Israel menyerahkan pos yang sudah bertahun-tahun tidak dikirimkan. Surat
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:52:49

Pemilu Sela Amerika Serikat: Waria pertama, Muslim Pertama, Muslimat Pertama

WASHINGTON - Seorang mantan eksekutif bidang energi tinggal selangkah lagi untuk menjadi waria atau perempuan transgender pertama yang menjabat sebagai gubernur sebuah negara bagian di Amerika Serikat. C
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:31:23

Trump Frustasi Turki Tak Juga Bebaskan Pastor AS

WASHINGTON Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan merasa frustrasi karena Turki tidak juga melepaskan pastor Andrew Brunson meski Washington telah menjatuhkan sanksi terhadap Ankara. AS t
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:27:54

Politisi Australia Dituduh Pidato Rasis, Serukan Pelarangan terhadap Migran Muslim

CANBERRA - Dalam pidato pertamanya sejak diangkat menjadi senator di Majelis Tinggi Parlemen Australia, Senator asal Queensland Fraser Anning menyerukan agar Australia kembali menggunakan sistem penerimaan
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:10:18

Jembatan Layang Ambruk di Italia, Pencarian Korban Terus Dilakukan

ROMA - Upaya pencarian korban dalam insiden ambruknya jembatan layang di Genoa, Italia masih berlangsung. Para petugas pemadam kebakaran terus berjuang mencari korban selamat dan menyisir jenazah korban t
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 16:43:39

PM Netanyahu Diam-diam Kunjungi Mesir untuk Bahas Gaza

Tel Aviv - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu melakukan kunjungan rahasia dan langka ke Mesir. Dalam kunjungan itu, Netanyahu berbicara langsung dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi untuk me
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 10:43:05

Pemimpin Tertinggi Iran Tolak Tawaran Trump untuk Adakan Pembicaraan

ANKARA Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Senin 13 Agustus menolak tawaran Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengadakan pembicaraan tanpa syarat guna memperbaiki hubungan bila
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 10:16:08

Remaja Penyembah Setan Bakar Gereja Kayu Unik di Rusia

KONDOPOGA - Sebuah gereja kayu bersejarah era abad 18 di Karelia, Rusia, ludes dibakar seorang remaja 15 tahun. Penduduk setempat menyebut remaja itu merupakan penyembah setan. Gereja The Assumption of Our
 
Senin, 13 Agustus 2018 | 15:11:54

Presiden Mesir: Selamat Merayakan Hari Kemerdekaan Ke-73 Indonesia

JAKARTA - Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengucapkan selamat hari kemerdekaan ke 73 Republik Indonesia yang secara khusus disampaikan oleh Kepala Rumah Tangga dan Protokol Kepresidenan Mesir Mohamed
 
Senin, 13 Agustus 2018 | 15:04:40

Pria Indiana Bunuh dan Makan Mayat Mantan Kekasih

Indiana - Seorang pria di Indiana, Amerika Serikat, membunuh dan memakan bagian dari potongan mayat mantan kekasihnya. Pria bernama Joseph Oberhansley (36) diduga mengalami gangguan mental. Dikutip
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top