Iklan Sosial
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 11:34:06
Internasional

Sebut Suriname Negara Multietnis yang Gagal, Menlu Belanda Dikecam

Sebarkan:
Dok: Reuters
Menteri Luar Negeri Belanda, Stef Blok.

AMSTERDAM – Menteri Luar Negeri Belanda, Stef Blok mendapat kecaman terkait pernyataannya yang menyebut Suriname sebagai "negara gagal" karena memiliki berbagai etnis yang berbeda. Kecaman itu muncul setelah komentar Blok dalam sebuah pertemuan di Den Haag pekan lalu muncul dalam program televisi Belanda pada Rabu.

Suriname adalah negara bekas koloni Belanda yang terletak di Samudera Atlantik, dekat dengan Amerika Selatan. Negara itu memiliki penduduk dari berbagai etnis mulai dari orang-orang keturunan Indonesia, Belanda, China, suku asli dan para keturunan budak yang melarikan diri semasa penjajahan.

"Beri saya contoh masyarakat multietnis dan multikultural, di mana penduduk pribumi masih hidup ... di mana mereka hidup dalam persatuan sosial yang damai," kata Blok dalam pertemuan pegawai organisasi internasional Belanda di Den Haag pada 10 Juli.

Saat salah seorang peserta yang hadir menyebutkan Suriname, Blok mengatakan bahwa Suriname adalah sebuah negara gagal, terutama dikarenakan memiliki banyak etnis dan multikultural.

"Saya mengagumi optimisme Anda," jawabnya. "Suriname adalah negara yang gagal dan itu sangat terkait dengan komposisi etnisnya."

Komentar Blok yang muncul dalam program Zembla yang disiarkan Dutch TV itu mendapat kecaman dari para politisi Belanda terutama yang berasal dari kalangan warga keturunan.

Andre Misiekaba, seorang anggota parlemen dan keturunan maroon mengatakan bahwa komentar Blok sangat salah karena Suriname memiliki masyarakat multikultural yang kuat. Dia mengatakan bahwa Blok sama sekali tidak tahu apa-apa mengenai Suriname.

"Menteri luar negeri Belanda ini tidak tahu apa-apa tentang seluk beluk Suriname," ujarnya sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (19/7/2018).

Sementara Chandrikapersad Santokhi, seorang anggota oposisi dari Partai Reformasi Progresif keturunan Hindia Belanda mengatakan, masalah yang dihadapi Suriname tidak ada hubungannya dengan masyarakat multikultural melainkan pada pemerintahnya.

"Bahwa Suriname di bawah pemerintahan ini telah menjadi negara yang disebut oleh beberapa orang sebagai 'negara gagal' bukan karena komposisi multikulturalnya," kata Chandrikapersad. "Suriname dihadapkan pada tidak adanya good governance dan korupsi yang tidak terkendali."

Anggota parlemen dari beberapa partai politik Belanda, termasuk semua anggota koalisi yang berkuasa, menuntut penjelasan atas pernyataan Blok itu.

BACA JUGA: Isu Keamanan, Narkoba Akan Jadi Bahasan Saat Menlu Belanda Kunjungi Indonesia

Melalui sebuah pernyataan melalui Twitter, Blok mengklarifikasi komentarnya dan meminta maaf karena telah menyinggung banyak pihak. Dia mengatakan, komentarnya itu hanya dimaksudkan untuk mendorong tukar pendapat antar peserta pertemuan, namun dia menyadari bahwa bahasa yang digunakan terlalu keras.

Dalam video yang sama, Blok juga membahas tentang suku-suku di Afrika dan kelompok-kelompok agama sebagai contoh dari ketidakmampuan orang-orang untuk hidup damai berdampingan dengan damai.

"Saya tidak dapat melihat perbedaan antara Hutu dan Tutsi, atau antara Sunni atau Syiah," katanya merujuk pada dua suku di Afrika Tengah yang sempat bertikai dan dua sekte besar dalam Islam. "Sayangnya, mereka bisa. Mungkin di suatu tempat di dalam gen kita, kita ingin memiliki "kelompok tertentu" di mana kita diterima," katanya.

(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:51:07

Ketum Dharma Pertiwi : Generasi Muda Penerus Estafet Pembangunan Bangsa

JAKARTA - Generasi muda sebagai penerus estafet pembangunan bangsa harus memiliki dan memperkuat karakter diri, keterampilan kerja dan dilengkapi dengan daya inovasi dan kreatifitas yang baik, sehingga memili
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:43:18

Jemaah Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah rayakan Idul Adha hari ini

JAMAAH Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah merayakan Idul Adha 1439 H pada hari ini, Senin (20/8). Salat Id telah dilaksanakan dan dipusatkan di tiga lokasi di Indonesia. "Ya benar, Tarekat Naq
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:34:02

Polisi amankan satu dari enam pelaku pembacok tukang sate di Bekasi

JAKARTA - Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota meringkus satu dari enam pelaku begal terhadap tukang sate di Jalan Bintara 17, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Selasa (7/8) lalu. Peristiwa ini viral k
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:31:12

Kembali Dapat Emas, Jokowi Optimistis RI Masuk 8 Besar Asian Games

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) senang atlet Indonesia bisa kembali menyumbang medali emas di ajang Asian Games ke-18. Emas kali ini didapat dari cabang olahraga Wushu yang dipertandingkan oleh
 
Berita Lainnya
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:23:00

Hadiah HUT RI ke-73, siswa Indonesia raih emas olimpiade di Thailand

JAKARTA - Lima siswa Indonesia berhasil memboyong tiga medali emas, dua perak, dan tiga perunggu dalam kompetisi '12nd International Earth Science Olympiad (IESO)' berlangsung
 
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:15:33

Hadapi Ancaman Israel dan AS, Iran Umumkan Jet Tempur Terbaru

Teheran - Militer Iran akan mengumumkan jet tempur terbaru milik mereka dan meng-upgrade sistem pertahanan rudal. Hal ini dilakukan dalam menghadapi ancaman dari Israel dan Amerika Serikat (AS) te
 
Senin, 20 Agustus 2018 | 10:41:26

350 Orang Lebih Tewas Akibat Banjir di Kerala India Selatan

INDIA - Jumla korban tewas di negara bagian Kerala di India Selatan telah melewati 350 orang, sementara ribuan penyelamat melanjutkan pencarian korban, Minggu 19 Agustus 2018. Sejak awal musim hujan pada 2
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 16:25:23

Pasukan Israel Usir Jamaah yang Hendak Salat di Masjid Al-Aqsa

YERUSALEM - Pasukan Israel menutup kompleks Masjid Al-Aqsa dan mengusir para jamaah muslim yang hendak salat pada Jumat 17 Agustus 2018 sebagai buntut insiden seorang warga Palestina yang mencoba menikam
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:52:34

Polisi Israel Tutup Seluruh Gerbang Masjid Al-Aqsa

Yerusalem - Kepolisian Israel menutup seluruh gerbang masuk kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Penutupan dilakukan setelah terjadi upaya serangan pisau di salah satu gerbang. Seperti dilansir kantor berita
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:00:38

Perayaan HUT Ke-73 RI di Vatikan Diwarnai Suasana Keberagaman

LONDON - Wajah keragaman terpancar dalam upacara memperingatan HUT Ke-73 RI yang diadakan KBRI Vatikan dan KBRI Roma di halaman Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan, Jumat 17 Agustu
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 10:51:30

Peringati HUT Ke-73 RI, 3 Pendaki Indonesia Capai Puncak Elbrus

LONDON - Tiga pendaki Indonesia Faldi Riswandi, Riza Husin dan Riki Andriansyah berhasil menaklukan puncak Gunung Elbrus, Rusia, pada 14 Agustus 2018. Mereka mengenakan songket Sriwijaya di puncak gunung
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 10:35:54

Militer China Berlatih untuk Menyerang AS di Pasifik

PENTAGON - Kementerian Pertahanan Pentagon melaporkan, kemungkinan militer China sedang berlatih melakukan penyerangan terhadap Amerika Serikat dan sasaran-sasaran sekutu di Pasifik. Laporan tahunan ke
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:38:39

8 Tahun Ditahan Israel, Paket Kiriman untuk Warga Palestina Akhirnya Disalurkan

PALESTINA - Paket kiriman, surat dan bahkan sebuah kursi roda untuk warga Palestina tiba di daerah pendudukan Tepi Barat setelah Israel menyerahkan pos yang sudah bertahun-tahun tidak dikirimkan. Surat
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:52:49

Pemilu Sela Amerika Serikat: Waria pertama, Muslim Pertama, Muslimat Pertama

WASHINGTON - Seorang mantan eksekutif bidang energi tinggal selangkah lagi untuk menjadi waria atau perempuan transgender pertama yang menjabat sebagai gubernur sebuah negara bagian di Amerika Serikat. C
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:31:23

Trump Frustasi Turki Tak Juga Bebaskan Pastor AS

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan merasa frustrasi karena Turki tidak juga melepaskan pastor Andrew Brunson meski Washington telah menjatuhkan sanksi terhadap Ankara. AS t
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:27:54

Politisi Australia Dituduh Pidato Rasis, Serukan Pelarangan terhadap Migran Muslim

CANBERRA - Dalam pidato pertamanya sejak diangkat menjadi senator di Majelis Tinggi Parlemen Australia, Senator asal Queensland Fraser Anning menyerukan agar Australia kembali menggunakan sistem penerimaan
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:10:18

Jembatan Layang Ambruk di Italia, Pencarian Korban Terus Dilakukan

ROMA - Upaya pencarian korban dalam insiden ambruknya jembatan layang di Genoa, Italia masih berlangsung. Para petugas pemadam kebakaran terus berjuang mencari korban selamat dan menyisir jenazah korban t
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 16:43:39

PM Netanyahu Diam-diam Kunjungi Mesir untuk Bahas Gaza

Tel Aviv - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu melakukan kunjungan rahasia dan langka ke Mesir. Dalam kunjungan itu, Netanyahu berbicara langsung dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi untuk me
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 10:43:05

Pemimpin Tertinggi Iran Tolak Tawaran Trump untuk Adakan Pembicaraan

ANKARA – Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Senin 13 Agustus menolak tawaran Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengadakan pembicaraan tanpa syarat guna memperbaiki hubungan bila
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top