Iklan Sosial
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 10:37:54
Internasional

Kembali Dijatuhi Sanksi, Iran Seret AS ke Pengadilan Internasional

Sebarkan:
Dok: Reuters

AMSTERDAM Iran telah mengajukan tuntutan terhadap Amerika Serikat (AS) di Pengadilan Internasional (ICJ) terkait sanksi yang dijatuhkan Washington terhadap Teheran. Iran menuduh keputusan AS untuk menjatuhkan sanksi setelah menarik diri dari perjanjian program nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) telah melanggar perjanjian 1955 antara kedua negara.

"Iran berkomitmen pada aturan hukum dalam menghadapi penghinaan AS terhadap diplomasi dan kewajiban hukum. Sangat penting untuk melawan kebiasaannya melanggar hukum internasional," demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif melalui Twitter pada Senin.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan, tuntutan itu tidak memiliki dasar dan pihaknya akan melawan di pengadilan.

"Meskipun kami tidak dapat berkomentar mengenai detailnya, tuntutan Iran tidak berdasar dan kami bermaksud untuk membela AS dengan sekuat tenaga di hadapan ICJ," kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS yang tidak disebutkan namanya kepada Reuters, Rabu (18/7/2018).

Sebagaimana diketahui, Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari JCPOA, perjanjian program nuklir antara Iran dan enam kekuatan dunia yang disepakati pada 2015, dan kembali menjatuhkan sanksi berat terhadap Teheran yang sebelumnya telah dicabut. Berdasarkan JCPOA Iran membatasi program nuklirnya di bawah pengawasan PBB dan mendapatkan pencabutan sanksi internasional sebagai imbalannya.

Dalam tuntutannya, Iran menyatakan bahwa tindakan Trump tersebut "telah melanggar dan terus melanggar beberapa ketentuan" dari Perjanjian Persahabatan, Hubungan Ekonomi dan Hak Konsuler yang ditandatangani oleh kedua negara sebelum Revolusi Islam 1979 yang menggulingkan shah Iran dan memicu permusuhan dengan Washington. Pada tuntutan Iran terhadap AS sebelumnya, yang juga didasarkan pada perjanjian 1955 itu, Washington menyatakan bahwa ICJ tidak memiliki yurisdiksi.

Pengadilan telah menjadwalkan untuk menggelar pemeriksaan kasus tuntutan ini pada Oktober.

ICJ, yang berbasis di Den Haag dan dikenal sebagai Pengadilan Dunia, adalah pengadilan PBB untuk menyelesaikan perselisihan internasional. Pengajuan Iran meminta ICJ untuk memerintahkan Amerika Serikat untuk sementara mencabut sanksi sebelum argumen yang lebih rinci.

Namun, meski ICJ adalah pengadilan tertinggi PBB dan keputusannya mengikat, pengadilan itu tidak memiliki kekuatan untuk menegakkannya. Beberapa negara , termasuk AS, terkadang memilih untuk mengabaikannya.

(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 16 Agustus 2018 | 20:04:14

PD.BPR Gemilang Indragiri Hilir Mendapatkan penghargaan "BPR AWARDS 2018"dari Info Bank

YOGYAKARTA - Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Daerah (BPR) Gemilang mendapatkan penghargaan dengan predikat "sangat bagus" atas kinerja keuangan selama tahun 2017. Penghargaan yang diberikan bertempat
Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:54:25

Camat Keritang Kukuhkan 25 Anggota Paskibra 2018

KERITANG - Camat Keritang Hady Rahman, S. Sos, M. Si didampingi oleh Kapolsek Keritang AKP. Lasarus Sinaga dan Danposramil Keritang Serda Busri mengukuhkan 25 orang pelajar SMA/sederajat menjadi anggota Pasukan
Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:43:43

Tidak Terima Pemberitaan Di Salah Satu Media, Kamarudin Pilih Jalur Hukum

SIAK- Terkait salah satu Media di Riau yang diduga memberitakan hoax tentang Penghulu Kampung Sabak Permai, yang bermain anggaran. Tampaknya akan berbuntut panjang. Pasalnya,  Kamarudin Penghulu Sabak Perm
Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:13:33

Bakar Lahan, Dua Pemuda Satu Kakek Tua Dibekuk Polres Rohil

ROKANHILIR-Jajaran Polres Rohil Kamis 16 Agustus 2018 sekitar pukul 10.00 Wib menggelar pers rilis dua perkara kasus kebakaran lahan dan hutan (karlahut) di wilayah hukum Kabupaten Rokan Hilir yang terjadi sela
 
Berita Lainnya
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:38:39

8 Tahun Ditahan Israel, Paket Kiriman untuk Warga Palestina Akhirnya Disalurkan

PALESTINA - Paket kiriman, surat dan bahkan sebuah kursi roda untuk warga Palestina tiba di daerah pendudukan Tepi Barat setelah Israel menyerahkan pos yang sudah bertahun-tahun tidak dikirimkan. Surat
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:52:49

Pemilu Sela Amerika Serikat: Waria pertama, Muslim Pertama, Muslimat Pertama

WASHINGTON - Seorang mantan eksekutif bidang energi tinggal selangkah lagi untuk menjadi waria atau perempuan transgender pertama yang menjabat sebagai gubernur sebuah negara bagian di Amerika Serikat. C
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:31:23

Trump Frustasi Turki Tak Juga Bebaskan Pastor AS

WASHINGTON Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan merasa frustrasi karena Turki tidak juga melepaskan pastor Andrew Brunson meski Washington telah menjatuhkan sanksi terhadap Ankara. AS t
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:27:54

Politisi Australia Dituduh Pidato Rasis, Serukan Pelarangan terhadap Migran Muslim

CANBERRA - Dalam pidato pertamanya sejak diangkat menjadi senator di Majelis Tinggi Parlemen Australia, Senator asal Queensland Fraser Anning menyerukan agar Australia kembali menggunakan sistem penerimaan
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:10:18

Jembatan Layang Ambruk di Italia, Pencarian Korban Terus Dilakukan

ROMA - Upaya pencarian korban dalam insiden ambruknya jembatan layang di Genoa, Italia masih berlangsung. Para petugas pemadam kebakaran terus berjuang mencari korban selamat dan menyisir jenazah korban t
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 16:43:39

PM Netanyahu Diam-diam Kunjungi Mesir untuk Bahas Gaza

Tel Aviv - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu melakukan kunjungan rahasia dan langka ke Mesir. Dalam kunjungan itu, Netanyahu berbicara langsung dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi untuk me
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 10:43:05

Pemimpin Tertinggi Iran Tolak Tawaran Trump untuk Adakan Pembicaraan

ANKARA Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Senin 13 Agustus menolak tawaran Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengadakan pembicaraan tanpa syarat guna memperbaiki hubungan bila
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 10:16:08

Remaja Penyembah Setan Bakar Gereja Kayu Unik di Rusia

KONDOPOGA - Sebuah gereja kayu bersejarah era abad 18 di Karelia, Rusia, ludes dibakar seorang remaja 15 tahun. Penduduk setempat menyebut remaja itu merupakan penyembah setan. Gereja The Assumption of Our
 
Senin, 13 Agustus 2018 | 15:11:54

Presiden Mesir: Selamat Merayakan Hari Kemerdekaan Ke-73 Indonesia

JAKARTA - Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengucapkan selamat hari kemerdekaan ke 73 Republik Indonesia yang secara khusus disampaikan oleh Kepala Rumah Tangga dan Protokol Kepresidenan Mesir Mohamed
 
Senin, 13 Agustus 2018 | 15:04:40

Pria Indiana Bunuh dan Makan Mayat Mantan Kekasih

Indiana - Seorang pria di Indiana, Amerika Serikat, membunuh dan memakan bagian dari potongan mayat mantan kekasihnya. Pria bernama Joseph Oberhansley (36) diduga mengalami gangguan mental. Dikutip
 
Senin, 13 Agustus 2018 | 11:22:38

39 Orang Meninggal Akibat Ledakan Gudang Senjata di Suriah

BEIRUT Ledakan terjadi pada hari Minggu 12 Agustus 2018 di sebuah bangunan tempat tinggal yang diperkirakan menjadi tempat penyimpanan senjata dan amunisi di Idlib, Suriah. Peristiwa ini menewaskan sedi
 
Senin, 13 Agustus 2018 | 11:00:02

Dituding sebagai Ulama Garis Keras, Arab Saudi Tangkap Nassar al-Omar

BERBAGAI laporan menyebut, aparat Arab Saudi telah menangkap dan menahan seorang sheikh garis keras terkenal negeri itu, Nassar al-Omar. Sebuah kelompok pemantau hak asasi manusia (HAM) Arab Saudi menyebut, ul
 
Sabtu, 11 Agustus 2018 | 16:53:23

Gelar Dialog Kebangsaan, KBRI Teheran Serukan Semangat Persatuan RI

TEHERAN - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran dan Himpunan Pelajar Indonesia menggelar dialog kebangsaan di kota Qom, Iran."Dialog kebangsaan ini penting untuk mengingatkan kembali sema
 
Sabtu, 11 Agustus 2018 | 11:31:03

Perang hampir berakhir, Suriah serukan militan pemberontak di Idlib menyerah

SURIAH -Pemerintah Suriah meminta para militan kelompok ISIS dan pemberontak lainnya menyerah seiring akan segera berakhirnya perang. Pasukan Suriah melancarkan serangan ke posisi pemberontak di Provinsi I
 
Sabtu, 11 Agustus 2018 | 11:22:48

Polisi Rumania Bentrok dengan Puluhan Ribu Demonstran Antipemerintah

Bucharest -Polisi Rumania bentrok dengan puluhan ribu demonstran anti-pemerintah di seluruh Rumania.Sekitar 30.000 hingga 50.000 orang, termasuk ekspatriat, turun ke jalan untuk melakukan demonstrasi, laporan m
 
 
 
Terpopuler

1

11 Agu 2018 16:53 | 299 views
Internasional
Gelar Dialog Kebangsaan, KBRI Teheran Serukan Semangat Persatuan RI

2

15 Agu 2018 11:31 | 161 views
Internasional
Trump Frustasi Turki Tak Juga Bebaskan Pastor AS

4

13 Agu 2018 15:11 | 139 views
Internasional
Presiden Mesir: Selamat Merayakan Hari Kemerdekaan Ke-73 Indonesia
 
 
 
 
 
 
Top