Iklan Sosial
 
Senin, 16 Juli 2018 | 14:53:01
Internasional

Prancis menang Piala Dunia, suporter ricuh hingga bentrok dengan polisi

Sebarkan:
Bentrok Suporter di Prancis.

Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 dengan skor 4-2 melawan Kroasia. Gelar juara ini diperoleh Prancis untuk pertama kalinya sejak memenangkan Piala Dunia pada 1998.

Kemenangan ini mendatangkan kebahagiaan tersendiri bagi pendukung Timnas Prancis. Mereka mengekspresikan kebahagiaan dengan cara turun memadati jalan. Namun sayang, ada beberapa oknum yang mengacaukan pesta kemenangan ini.

Sebanyak belasan pemuda berkumpul di Champs Elysees melakukan pengerusakan terhadap jendela toko. Mereka melempar botol hingga kursi sebagai tanda perayaan.

"Itu bukan cara kalian merayakan sebuah kemenangan," sesal pendukung lain, dikutip dari AFP, Senin (16/7).

Aksi anarkis ini pun memicu tindakan dari polisi anti huru-hara. Petugas menyemprotkan meriam air kepada para suporter yang membuat onar.

Di tempat lain, tepatnya di kota Lyon, polisi dan para pendukung juga terlibat bentrokan. Para pendukung yang kebanyakan pemuda menaiki kendaraan polisi sehingga polisi pun harus menyemprotkan gas air mata kepada mereka.

Dalam bentrokan di Marseille, polisi menangkap sepuluh orang diduga provokator karena aksi anarkisnya telah menyebabkan dua anggota polisi terluka.

Sementara itu, di kota Nancy, bocah laki-laki tiga tahun dan bocah perempuan enam tahun harus mengalami luka-luka lantaran disambar sepeda motor. Pengendara motor langsung kabur dari tempat kejadian.

Di malam sama, perayaan kemenangan pun terasa di Menara Eiffel, Paris, di mana para pendukung menonton pertandingan Piala Dunia bersama. Ironisnya, mereka bersikap tak peduli terhadap lingkungan dan malah meninggalkan gunungan sampah di salah satu tempat paling romantis di dunia tersebut.

Ada 4.000 pasukan keamanan yang dikerahkan untuk menjaga wilayah-wilayah di Prancis selama perayaan Piala Dunia. Namun tampaknya jumlah tersebut tidak bisa menghentikan aksi anarkis dilakukan oleh para suporter.

Prancis sendiri telah memberlakukan keadaan waspada menyusul serangan teror sejak 2015. Pemerintah mendorong untuk memperkuat pasukan keamanan di bawah undang-undang anti-teror yang baru.


(Merdeka.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:51:07

Ketum Dharma Pertiwi : Generasi Muda Penerus Estafet Pembangunan Bangsa

JAKARTA - Generasi muda sebagai penerus estafet pembangunan bangsa harus memiliki dan memperkuat karakter diri, keterampilan kerja dan dilengkapi dengan daya inovasi dan kreatifitas yang baik, sehingga memili
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:43:18

Jemaah Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah rayakan Idul Adha hari ini

JAMAAH Tarekat Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah merayakan Idul Adha 1439 H pada hari ini, Senin (20/8). Salat Id telah dilaksanakan dan dipusatkan di tiga lokasi di Indonesia. "Ya benar, Tarekat Naq
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:34:02

Polisi amankan satu dari enam pelaku pembacok tukang sate di Bekasi

JAKARTA - Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota meringkus satu dari enam pelaku begal terhadap tukang sate di Jalan Bintara 17, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Selasa (7/8) lalu. Peristiwa ini viral k
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:31:12

Kembali Dapat Emas, Jokowi Optimistis RI Masuk 8 Besar Asian Games

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) senang atlet Indonesia bisa kembali menyumbang medali emas di ajang Asian Games ke-18. Emas kali ini didapat dari cabang olahraga Wushu yang dipertandingkan oleh
 
Berita Lainnya
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:23:00

Hadiah HUT RI ke-73, siswa Indonesia raih emas olimpiade di Thailand

JAKARTA - Lima siswa Indonesia berhasil memboyong tiga medali emas, dua perak, dan tiga perunggu dalam kompetisi '12nd International Earth Science Olympiad (IESO)' berlangsung
 
Senin, 20 Agustus 2018 | 11:15:33

Hadapi Ancaman Israel dan AS, Iran Umumkan Jet Tempur Terbaru

Teheran - Militer Iran akan mengumumkan jet tempur terbaru milik mereka dan meng-upgrade sistem pertahanan rudal. Hal ini dilakukan dalam menghadapi ancaman dari Israel dan Amerika Serikat (AS) te
 
Senin, 20 Agustus 2018 | 10:41:26

350 Orang Lebih Tewas Akibat Banjir di Kerala India Selatan

INDIA - Jumla korban tewas di negara bagian Kerala di India Selatan telah melewati 350 orang, sementara ribuan penyelamat melanjutkan pencarian korban, Minggu 19 Agustus 2018. Sejak awal musim hujan pada 2
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 16:25:23

Pasukan Israel Usir Jamaah yang Hendak Salat di Masjid Al-Aqsa

YERUSALEM - Pasukan Israel menutup kompleks Masjid Al-Aqsa dan mengusir para jamaah muslim yang hendak salat pada Jumat 17 Agustus 2018 sebagai buntut insiden seorang warga Palestina yang mencoba menikam
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:52:34

Polisi Israel Tutup Seluruh Gerbang Masjid Al-Aqsa

Yerusalem - Kepolisian Israel menutup seluruh gerbang masuk kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Penutupan dilakukan setelah terjadi upaya serangan pisau di salah satu gerbang. Seperti dilansir kantor berita
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:00:38

Perayaan HUT Ke-73 RI di Vatikan Diwarnai Suasana Keberagaman

LONDON - Wajah keragaman terpancar dalam upacara memperingatan HUT Ke-73 RI yang diadakan KBRI Vatikan dan KBRI Roma di halaman Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan, Jumat 17 Agustu
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 10:51:30

Peringati HUT Ke-73 RI, 3 Pendaki Indonesia Capai Puncak Elbrus

LONDON - Tiga pendaki Indonesia Faldi Riswandi, Riza Husin dan Riki Andriansyah berhasil menaklukan puncak Gunung Elbrus, Rusia, pada 14 Agustus 2018. Mereka mengenakan songket Sriwijaya di puncak gunung
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 10:35:54

Militer China Berlatih untuk Menyerang AS di Pasifik

PENTAGON - Kementerian Pertahanan Pentagon melaporkan, kemungkinan militer China sedang berlatih melakukan penyerangan terhadap Amerika Serikat dan sasaran-sasaran sekutu di Pasifik. Laporan tahunan ke
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:38:39

8 Tahun Ditahan Israel, Paket Kiriman untuk Warga Palestina Akhirnya Disalurkan

PALESTINA - Paket kiriman, surat dan bahkan sebuah kursi roda untuk warga Palestina tiba di daerah pendudukan Tepi Barat setelah Israel menyerahkan pos yang sudah bertahun-tahun tidak dikirimkan. Surat
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:52:49

Pemilu Sela Amerika Serikat: Waria pertama, Muslim Pertama, Muslimat Pertama

WASHINGTON - Seorang mantan eksekutif bidang energi tinggal selangkah lagi untuk menjadi waria atau perempuan transgender pertama yang menjabat sebagai gubernur sebuah negara bagian di Amerika Serikat. C
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:31:23

Trump Frustasi Turki Tak Juga Bebaskan Pastor AS

WASHINGTON Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan merasa frustrasi karena Turki tidak juga melepaskan pastor Andrew Brunson meski Washington telah menjatuhkan sanksi terhadap Ankara. AS t
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:27:54

Politisi Australia Dituduh Pidato Rasis, Serukan Pelarangan terhadap Migran Muslim

CANBERRA - Dalam pidato pertamanya sejak diangkat menjadi senator di Majelis Tinggi Parlemen Australia, Senator asal Queensland Fraser Anning menyerukan agar Australia kembali menggunakan sistem penerimaan
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:10:18

Jembatan Layang Ambruk di Italia, Pencarian Korban Terus Dilakukan

ROMA - Upaya pencarian korban dalam insiden ambruknya jembatan layang di Genoa, Italia masih berlangsung. Para petugas pemadam kebakaran terus berjuang mencari korban selamat dan menyisir jenazah korban t
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 16:43:39

PM Netanyahu Diam-diam Kunjungi Mesir untuk Bahas Gaza

Tel Aviv - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu melakukan kunjungan rahasia dan langka ke Mesir. Dalam kunjungan itu, Netanyahu berbicara langsung dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi untuk me
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 10:43:05

Pemimpin Tertinggi Iran Tolak Tawaran Trump untuk Adakan Pembicaraan

ANKARA Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Senin 13 Agustus menolak tawaran Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengadakan pembicaraan tanpa syarat guna memperbaiki hubungan bila
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top