Iklan Sosial
 
Rabu, 11 Juli 2018 | 15:04:38
Internasional

Polisi India Diperintahkan Kurangi Berat Badan Atau Kena Skorsing

Sebarkan:
Adalah suatu hal yang biasa melihat polisi India berjuang mengatasi berat badan.
New Delhi - Sebuah satuan polisi di India memerintahkan agar paraaparatnya mengurangi berat badan atau kena skorsing bahkan diberhentikan jika teledor dalam menjaga kesehatan.

Komandan Polisi Cadangan Negara Bagian Karnataka (KSRP) mengatakan kepada BBC bahwa dia khawatir dengan semakin banyaknya aparat yang kegemukan.

Bhaskar Rao menambahkan keputusan tersebut diambil setelah lebih dari 100 petugas meninggal dalam waktu 18 bulan terakhir karena penyakit terkait gaya hidup.

Para aparat 'yang menghadapi masalah berat badan itu' akan mendapat bantuan untuk mengubah gaya hidup dan makanannya.

KSRP yang memiliki 14.000 aparat sering diminta untuk memberikan pengamanan dalam acara-acara besar selain mengendalikan kerusuhan atau peristiwa yang mengandung kekerasan.

Kini perwira tinggi KSRP mendapat perintah mengidentifikasi para polisi yang tergolong gemuk dan membuat mereka agar berolah raga rutin guna membantu penurunan berat badan.

"Kami memulai proses pengawasan indeks gula dan hal-hal lainnya sejak enam bulan lalu. Pengumuman terbaru menyatakan ancaman skors dan pemberhentian bagi pihak-pihak yang teledor (dengan kesehatan mereka)," Rao mengatakan kepada wartawan BBC, Imran Qureshi.

Adalah suatu hal yang biasa melihat polisi India berjuang dalam mengatasi masalah berat badan.

"Dalam 18 bulan terakhir, 153 dari anggota kami meninggal. Dua puluh empat dari mereka meninggal karena kecelakaan di jalan dan sembilan lainnya bunuh diri. Sisanya meninggal karena penyakit terkait gaya hidup, seperti gagal jantung dan diabetes. Ini adalah peringatan terbesar bagi satuan," tambah Rao.

Dia mengatakan para perwira kebanyakan menyantap makanan yang mengandung nasi, merokok, minum alkohol dan tidak berolah raga.

"Komandan satuan diperintahkan untuk secara teratur mengawasi indeks massa tubuh (BMI) dari setiap polisi," kata Rao.

KSRP juga mulai memberikan kursus berenang, yoga dan olah raga lainnya kepada para perwira.

"Tentunya, latihan ini dilakukan setelah pemeriksaan kesehatan dan bentuknya diputuskan berdasarkan nasihat dokter," katanya.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 17 November 2018 | 10:10:29

Cara Mudah Berhenti Merokok sekaligus Hilangkan Jejak Racun di Dalam Tubuh

SECARA garis besar masyarakat Indonesia sendiri bisa dikatakan sudah menjadi perokok. Hal itu bisa dikategorikan dari jumlah perokok aktif yang kian menjamur. Bahkan di lingkunganmu pasti salah satunya pe
Sabtu, 17 November 2018 | 10:07:43

Pemuda Pengangguran di Samarinda Gasak 73 Tabung Gas Milik Tetangga

SAMARINDA - Fajrianur (23), pemuda pengangguran yang tinggal di Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, Kalimantan Timur, harus berurusan dengan Polisi lantaran mencuri 73 tabung gas elpiji 3 kg milik tetanggan
Sabtu, 17 November 2018 | 10:02:59

Kabel Telkom Seharga Rp 11 Juta Dijual Maling Cuma Rp 50.000

SAMARINDA - MRF (15), remaja yang tinggal di Jalan Jelawat, Samarinda, Kalimantan Timur, harus berurusan dengan polisi lantaran mencuri kabel Telkom. BUMN telekomunikasi itu melapor 440 meter kabelnya raib
Sabtu, 17 November 2018 | 09:58:10

Awas, Sering Haus Malam Hari Bisa Pertanda Penyakit

MEMANG rasa haus bisa datang kapan saja, termasuk di tengah malam. Ketika muncul rasa haus di malam hari, tentu saja Anda akan otomatis bangun dan mencari minum. Sekali atau dua kali mungkin hal yang normal
 
Berita Lainnya
Jumat, 16 November 2018 | 16:48:01

Australia dan Malaysia Saling Serang Terkait Pemindahan Kedutaan di Israel

SYDNEY - Australia dan Malaysia terlibat saling serang kata-kata terkait kemungkinan pemindahan kedutaan besar Negeri Kanguru di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Pernyataan Perdana Menteri Australia, Sc
 
Jumat, 16 November 2018 | 16:45:17

Myanmar Tahan 106 Warga Rohingya yang Hendak Kabur dengan Kapal

Naypyitaw - Otoritas Imigrasi Myanmar menahan lebih dari 100 orang diduga warga etnis minoritas muslim Rohingya yang hendak melarikan diri. Orang-orang yang diduga Rohingya itu ditangkap dari sebuah kapal
 
Jumat, 16 November 2018 | 16:18:41

Sepakati Gencatan Senjata di Gaza, Netanyahu Dituntut Mundur

TEL AVIV - Lebih dari seribu warga Israel turun ke jalan di Tel Aviv menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terkait kesepakatan gencatan senjata dengan kelompok bersenjata Palestina
 
Kamis, 15 November 2018 | 15:58:27

Hamas : Pengunduran Diri Menhan Israel Adalah Kemenangan Bagi Palestina

GAZA - Hamas menyambut gembira mundurnya Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Tel Aviv dengan kelompok bersejata di Gaza yang di mediasi ol
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:55:42

Jokowi Yakini Two State Solution Jadi Jalan Perdamaian Israel-Palestina

JAKARTA - Indonesia meyakini bahwa two state solution atau solusi dua negara menjadi satu-satunya cara untuk merealisasikan perdamaian sekaligus meredam konflik yang terjadi di Palestina dan Israel. Pres
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:39:47

Lewatkan Pertemuan KTT ASEAN Demi Tidur Siang, Duterte Membela Diri

Singapura - Presiden Filipina Rodrigo Duterte lebih memilih tidur siang dan melewatkan sejumlah pertemuan penting dalam KTT ASEAN di Singapura. Saat ditanya soal hal ini, Duterte membela diri."Apa
 
Kamis, 15 November 2018 | 09:56:41

Sindir Balik Trump, Macron: Sekutu Bukan Berarti Negara Pengikut

Paris - Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam sebuah pidato sempat menyinggung dibentuknya militer bersama Uni Eropa untuk salah satunya mengantisipasi serangan Amerika Serikat (AS). Presiden AS Donald T
 
Kamis, 15 November 2018 | 09:53:09

Cerita Lie Terbang dari China untuk Menolong Korban Gempa Donggala

Palu - Bencana di Sulawesi Tengah mengundang empati tak berhingga. Tak cuma dari Indonesia, bahkan mancanegara. Gempa, tsunami dan lukuifaksi yang menghantam Palu, Sigi dan Donggala pada 28 Sept
 
Rabu, 14 November 2018 | 15:56:49

Mesir Serukan Israel Hentikan Aksi Militer di Gaza

Kairo - Pemerintah Mesir menyerukan Israel untuk menghentikan aksi militernya di wilayah Jalur Gaza. Seruan ini disampaikan setelah para milisi Palestina di Gaza menyetujui gencatan senjata yang d
 
Rabu, 14 November 2018 | 15:14:06

China: Australia Tiupkan Mentalitas Perang Dingin Untuk Perkuat Pengaruh di Pasifik

Beijing -Beberapa hari menjelang penyelenggaraan KTT APEC, China telah memperingatkan "mentalitas perang dingin" sedang bertiup ke arah Pasifik sebagai respon dari janji Australia untuk meningkatkan penga
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:57:55

Bantah Tuduhan Penculikan, PM Ceko Sebut Putranya Sakit Jiwa

PRAHA - Perdana Menteri (PM) Ceko, Andrej Babis menghadapi ancaman krisis politik setelah putranya mengatakan telah diculik dan ditahan di Krimea agar berhenti memberikan bukti-bukti kasus penipuan yang m
 
Rabu, 14 November 2018 | 14:51:49

Indonesia Ajak Australia Berkontribusi dalam Perdamaian Palestina-Israel

JAKARTA - Pemerintah Indonesia berharap hubungan ASEAN-Australia akan semakin baik di bawah kepemimpinan PM Australia Scott Morrison. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Me
 
Rabu, 14 November 2018 | 10:48:48

Kesalahan Teknis, Buruh Pabrik Dapat Bonus Dadakan Rp 500 Juta

Brussels - Para buruh di sebuah pabrik baja di Belgia mendapat kejutan luar biasa saat rekening mereka mendadak bertambah 30 ribueuro atau setara Rp500 juta.Meskipun demikian, sebagian dari mere
 
Rabu, 14 November 2018 | 10:34:12

Komisi I Desak Kemlu Ajukan Resolusi ke PBB Setop Agresi Israel di Gaza

Jakarta - Israel kembali melakukan serangan udara di Jalur Gaza hingga menewaskan warga Palestina. Komisi I DPR RI mengutuk keras agresi Israel tersebut. "Kebiadaban dan apalagi kata yang tepat
 
Selasa, 13 November 2018 | 16:17:00

Konflik Israel-Palestina Memanas, Saling Ancam dan Saling Serang

Gaza - Serangan udara Israel ke Jalur Gaza menewaskan empat warga Palestina dan menghancurkan gedung TV Hamas. Rentetan tembakan roket dari Palestina menewaskan satu warga di Israel Selatan.Mili
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top