Iklan Sosial
 
Rabu, 11 Juli 2018 | 14:54:40
Internasional

Bom Bunuh Diri di Pos Keamanan Afghanistan, 10 Tewas

Sebarkan:
Petugas pemadam kebakaran membersihkan sisa-sisa ledakan di lokasi serangan bunuh diri di Jalalabad, ibukota provinsi Nangarhar, Afghanistan, Selasa, 10 Juli 2018.

Kabul - Sedikitnya 10 orang tewas dan empat lainnya cedera dalam serangan bom bunuh diri di Afghanistan Timur, Selasa (10/7/2018). Seperti dikutip dari VOA Indonesia, pelaku meledakkan bom yang diikat ke tubuhnya di sebuah pos keamanan di Jalalabad, ibu kota Provinsi Nangarhar yang berbatasan dengan Pakistan.

Seorang juru bicara pemerintah provinsi tersebut, Attaullah Khogyani mengatakan kepada VOA bahwa delapan warga sipil dan dua anggota dinas rahasia Afghanistan termasuk di antara korban tewas.

Para saksi mata menyebut, aparat keamanan sedang menggeledah kendaraan-kendaraan di pos itu sewaktu pelaku berjalan ke arah petugas dan meledakkan diri.

Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas kekerasan di provinsi Afghanistan itu, di mana pemberontak Taliban dan militan terkait ISIS mempertahankan basis mereka dan merencanakan serangan bom terhadap pasukan pemerintah.

Secara terpisah, serangan Taliban Senin malam menewaskan seorang komandan polisi distrik di provinsi Ghazni, Afghanistan Tenggara.

Seorang juru bicara pemerintah provinsi memberitahu bahwa serangan di distrik Khogyani juga menewaskan empat polisi. Taliban mencapai kemajuan teritorial yang signifikan di Ghazni dalam beberapa hari ini dan telah menyebabkan jatuhnya banyak korban banyak di pihak pasukan Afghanistan.

Bom Bunuh Diri Tewaskan 19 Orang yang Hendak Bertemu Presiden Afghanistan

Sebelumnya, sebuah serangan bom bunuh diri terjadi di Kota Jalalabad, timur Afghanistanpada Minggu, 1 Juli 2018 waktu setempat. Menewaskan setidaknya 19 orang, yang sebagian besar penganut Sikh -- agama minoritas di negara itu.

Menurut polisi, seluruh korban tewas diketahui melakukan perjalanan untuk menemui Presiden Ashraf Ghani, yang saat itu tengah mengunjungi Provinsi Nangarhar, ketika serangan bom bunuh diri terjadi.

Dikutip dari BBC pada Senin 2 Juli 2018, salah seorang dari korban tewas merupakan satu-satunya kandidat Sikh yang akan berpartisipasi dalam pemilu parlemen Afghanistan pada Oktober mendatang.

Hal ini menegaskan bahwa Awtar Singh Khalsa, satu-satunya kandidat Sikh yang ikut dalam pemilu pada 20 Oktober, termasuk di antara yang tewas.

Kelompok militan ISIS mengatakan bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan maut di Afghanistan itu.

Beberapa jam sebelum serangan bom bunuh diri, Presiden Ghani baru saja meresmikan sebuah rumah sakit di Jalalabad, yang merupakan bagian dari kunjungan dua hari ke Provinsi Nangarhar.

Para pejabat setempat mengatakan bahwa sang presiden tidak berada di lokasi kejadian, ketika bom meledak.

Kepala Departemen Kesehatan provinsi Nangarhar, Najibullah Kamawal, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa 17 dari mereka yang tewas merupakan penganut Sikh dan Hindu. Sementara, 20 orang lainnya yang dilaporkan selamat, mengalami luka-luka, namun tidak sampai kondisi parah.

Menurut juru bicara gubernur Provinsi Nangarhar, Attaullah Khogyani, pelaku pengeboman menyasar kendaraan terkait ketika melewati alun-alun Mukhaberat di pusat Jalalabad. Ledakan itu merusak toko-toko dan gedung-gedung di sekitarnya, dan menjadi salah satu yang terburuk di Afghanistan dalam tiga tahun terakhir.

(Liputan6.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 18 September 2018 | 20:22:44

Sawir Achmadi Sebut Banyak Pekerja di Bawah Kontraktor di Rohul tidak didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

ROKANHULU - Kepala Kantor Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Sawir Achmadi, mengaku masih banyak kontraktor yang belum mendaftarkan pekerjanya  s
Selasa, 18 September 2018 | 20:18:05

Kekosongan Wakil Bupati Rohul, Mahasiswa Ini Sebut Ada Upaya Pembiaran

ROKANHULU - Akhir-akhir ini mulai hangat kembali pembahasan tentang kekosongan salah satu jabatan strategis di pemerintahan yaitu kekosongan wakil Bupati Rokan Hulu yang membuat salah satu putra daerah Rokan Hu
Selasa, 18 September 2018 | 20:05:35

Disperindag Rohul : Penyaluran Gas LPG 3 Kg tidak Sesuai Aturan, Bisa Sanksi Admistrasi Hingga Pidana

ROKANHULU - Terkait beberapa bulan belakangan ini, Gas Elpiji (LPG) 3 Kilogram yang Pemerintah perutunkan kepada masyarakat tidak mampu (miskin) di wilayah Kecamatan Tandun dikeluhkan masyarakat karena terjadi
Selasa, 18 September 2018 | 20:01:25

KNPI Bukit Batu Ajak Masyarakat Berpartisipasi Sukseskan MTQ ke 43

SUNGAIPAKNING - Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK - KNPI) Bukit Batu mengajak masyarakat Negeri Laksamana untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil
 
Berita Lainnya
Selasa, 18 September 2018 | 16:22:05

Trailer Berisi 100 Mayat Membusuk Bikin Marah Publik Meksiko

Mexico City - Sebuah truk trailer berisi lebih dari 100 mayat tak teridentifikasi memicu kemarahan publik di Guadalajara, Meksiko. Bau busuk yang dikeluarkan mayat-mayat itu membuat warga ramai-ramai memp
 
Selasa, 18 September 2018 | 15:23:21

Pembelaan Najib Soal Bukti Sumbangan Saudi Rp 1,4 T yang Diragukan

Kuala Lumpur - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak menegaskan bahwa surat yang menjadi 'bukti sumbangan' dari Arab Saudi untuknya adalah dokumen autentik. Hal ini disampaikan Na
 
Selasa, 18 September 2018 | 11:36:04

Mahasiswi Sebuah Universitas di Arab Saudi Boleh Pergi Sendiri Tanpa Didampingi Mahram

RIYADH - Perguruan tinggi khusus perempuan di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, Universitas Princess Nourah bint Abdulrahman, membolehkan semua mahasiswi untuk datang dan pergi tanpa didampingi mahram. Keputu
 
Selasa, 18 September 2018 | 10:32:14

Pesawat Militer Rusia Hilang Kontak Saat Empat Jet tempur Israel Serang Suriah

DAMASKUS - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, sebuah pesawat Il-20 militer Rusia yang membawa 14 tentara hilang dari pantauan radar di saat sebuah serangan yang dilakukan empat jet tempur Israel ber
 
Senin, 17 September 2018 | 10:24:23

Militer Filipina Bebaskan 3 WNI yang Disandera Kelompok Bersenjata

Manila - Militer Filipina dipastikan telah membebaskan tiga warga negara Indonesia yang disandera pada Januari 2017 lalu.Kepastian ini diungkapkan Letnan Kolonel Gerry Besana, juru bicara Komando Mindanao
 
Senin, 17 September 2018 | 10:07:26

Korban Tewas Akibat Topan Mangkhut di Filipina Jadi 59 Orang

Manila - Korban tewas akibat topan Mangkhut di Filipina bertambah menjadi 59 orang. Otoritas Filipina memulai proses pemulihan dan penghitungan dampak kerusakan usai topan Mangkhut bergerak ke wilayah H
 
Sabtu, 15 September 2018 | 16:32:41

Pertama Kali! Bunga Bangkai Tertinggi di Dunia Mekar di Kanada

Toronto - Bunga bangkai Titan Arum untuk pertama kalinya mekar di Toronto, Kanada. Bunga itu menjadi pusat perhatian para warga setempat yang penasaran dengan karakteristik bunga yang memunculkan bau tak
 
Sabtu, 15 September 2018 | 15:36:07

Florence, Badai Mematikan yang Memporakporandakan Carolina

LIMA orang tewas saat badai Florence menghantam Pantai Timur AS, memutus listrik ratusan ribu rumah dan merontokkan pepohonan. Cuaca buruk itu telah diturunkan dari badai hurricane ke badai tropis, tetapi ba
 
Sabtu, 15 September 2018 | 15:19:28

Topan Mangkhut Terjang Filipina, Listrik dan Komunikasi Terputus

Manila - Topan super Mangkhut menerjang wilayah Filipina bagian utara dengan membawa angin berkecepatan 200 kilometer per jam. Topan ini memicu kerusakan pada sejumlah gedung, menerbangkan atap bangunan
 
Jumat, 14 September 2018 | 11:04:30

Sempat Ragu, Spanyol Akhirnya Kirim Senjata Pesanan Arab Saudi

MADRID - Spanyol akhirnya memutuskan untuk mengirimkan senjata yang dipesan Arab Saudi. Keputusan ini mengubah sikap Spanyol sebelumnya yang menunda pengiriman itu karena kekhawatiran bahwa senjata itu ke
 
Jumat, 14 September 2018 | 10:19:00

PBB: Akibat Blokade Israel, Gaza Tak Layak Dihuni Manusia pada 2020

JENEWA - Laporan Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) mendapati blokade sepuluh tahun oleh Israel terhadap jalur Gaza membuat tidak mungkin bagi penduduk Palestina di sana membangun
 
Kamis, 13 September 2018 | 14:20:19

2 Nelayan RI Kapal Malaysia Diculik Kelompok Bersenjata di Sabah

Jakarta - Dua nelayan Warga Negara Indonesia (WNI) diculik oleh kelompok bersenjata di perairan Sabah, Malaysia. Dua nelayan itu bekerja di kapal berbendera Malaysia.Penculikan tersebut terjadi di Peraira
 
Kamis, 13 September 2018 | 13:48:48

9 Tewas 46 Luka-Luka Setelah Sebuah Mobil Tabrak Kerumunan Orang di China

HENGDONG- Sembilan tewas dan 46 lainnya luka-luka setelah sebuah mobil menabrak kerumunan orang yang berkumpul di alun-alun Hendong, Provinsi Hunan pada Rabu malam. Tiga korban luka-luka dilaporkan dalam
 
Kamis, 13 September 2018 | 10:45:53

Paus Panggil Uskup untuk Bahas Pelecehan Seksual di Gereja

JAKARTA - Paus Fransiskus memanggil sejumlah uskup senior dari berbagai belahan dunia untuk menghadiri rapat soal perlindungan terhadap anak-anak yang rentan menjadi korban pelecehan seksual di gereja. P
 
Kamis, 13 September 2018 | 09:47:27

Koalisi AS Lancarkan Serangan Penghabisan terhadap ISIS di Suriah

Damaskus - Sebuah aliansi milisi dukungan Amerika mulai melancarkan 'serangan penghabisan' yang dikatakan sebagai tahap akhir dari sebuah operasi untuk menumpas kelompok Negara Islam (ISIS
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top