Iklan Sosial
 
Senin, 9 Juli 2018 | 16:38:36
Internasional

Mahathir Ingin Amandemen UU Antikorupsi, PM Wajib Laporkan Aset

Sebarkan:
Mahathir Mohamad
Kuala Lumpur - Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad menyatakan pemerintahannya berencana mengamandemen undang-undang antikorupsi. Amandemen ini akan memasukkan PM dan Wakil PM sebagai pegawai negeri yang wajib melaporkan aset dan hadiah yang diterima selama menjabat.

Seperti dilansir Channel News Asia dan Malay Mail, Senin (9/7/2018), rencana amandemen Undang-undang (UU) Antikorupsi Malaysia ini disampaikan Mahathir usai memimpin rapat kabinet membahas isu antikorupsi pekan ini.

Rencana amandemen ini dilontarkan setelah uang tunai dan barang mewah senilai 1,1 miliar Ringgit (Rp 3,8 triliun) disita dari sejumlah properti terkait mantan PM Najib Razak, yang pekan lalu telah didakwa. Najib bersikeras bahwa barang-barang mewah yang disita merupakan hadiah, dengan beberapa berasal dari pemimpin asing.

Di bawah amandemen yang akan dilakukan, nantinya seluruh anggota parlemen dan anggota pemerintahan Malaysia wajib melaporkan setiap hadiah diterima yang bernilai lebih dari 500 Ringgit (Rp 1,7 juta) ke PM Malaysia. Salinan laporan akan diberikan kepada Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC).

Untuk PM Malaysia juga diwajibkan melaporkan setiap hadiah yang diterima langsung ke MACC. Aturan hukum yang kini berlaku juga akan dikaji agar setiap anggota pemerintahan bisa didakwa di bawah UU Antikorupsi, sama seperti pejabat publik atau pegawai negeri Malaysia.

Diketahui bahwa tahun 2017, Najib berhasil melawan gugatan hukum yang diajukan Mahathir dan dua pihak lainnya, atas tudingan penyalahgunaan wewenang terkait istilah jabatan publik. Saat itu, hakim Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur, Abu Bakar Jais, menetapkan Najib bukan pejabat publik, melainkan anggota pemerintahan. Hal itu, sebut Mahathir, akan diubah di bawah pemerintahannya.

"Mereka (PM dan Wakil PM) tidak akan lolos dari hukum jika memiliki aset yang tidak bisa dibenarkan. Mereka semua harus melaporkan aset dan pendapatan mereka," tegas Mahathir.

"Jika pengadilan membuat keputusan yang tidak sejalan dengan pemikiran saat ini, kita bisa mengamandemen undang-undang dan jika pengadilan menyatakan Perdana Menteri dan Wakil Perdana Menteri ada di atas hukum, kita bisa mengubahnya untuk memastikan semuanya di dalam hukum," imbuhnya dalam konferensi pers.

Dalam konferensi pers yang sama, Mahathir menegaskan bahwa setiap anggota pemerintahan dan politikus Malaysia hanya diperbolehkan menerima hadiah berupa bunga dan makanan. "Jika mereka diberi sebuah Mercedes atau bahkan Proton, mereka harus mengembalikannya," tegasnya.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 20 September 2018 | 21:19:20

Demi Pemilu Damai, Kapolsek Batu Hampar : Ke Pelosokpun Akan Kami Tempuh

ROKANHILIR-Demi untuk tercapainya pemilu yang damai, aman dan nyaman, jajaran Polsek Batu Hampar melalui Bhabinkamtibmas terus melaksanakan Deklarasi Pemilu Damai.Seperti pada hari ini Kamis, 20/9, Deklarasi Pe
Kamis, 20 September 2018 | 20:58:35

Dari Dana Bankeu Tahun 2018, Pemkab Rohul Bangun Jembatan dan Jalan, Ini Lokasinya

ROKANHULU - Pemerintah Kabupaten Rokan hulu (Rohul) bangun lima jembatan dari anggaran bantuan keuangan (Bankeu)  Provinsi Riau tahun 2018. Saat ini pembangunan lima jembatan tersebut masih dalam proses pe
Kamis, 20 September 2018 | 20:51:12

Dibuka Menkeu, Bupati Rohul Hadiri Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Negara Tahun 2018

JAKARTA - Pemerintah Pusat Republik Indonesia, melaksanakan Rapat Rerja Nasional (Rakernas) Akutansi dan Pelaporan Keuangan Negara tahun 2018 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan Jakarta Kamis, (20/9/2018)
Kamis, 20 September 2018 | 16:36:51

Pemkot Perbaiki JPO Karatan di Pekanbaru yang Telan Korban Jiwa

Pekanbaru - Jembatan Penyebaran Orang (JPO) di Pekanbaru kondisinya Karatan dan rusak sudah menelan korban jiwa. Pihak Pemkot Pekanbaru mengklaim tengah ada perbaikan saat ini."Soal JPO itu kita s
 
Berita Lainnya
Kamis, 20 September 2018 | 13:56:00

AS Siap Lanjutkan Pembicaraan dengan Korut, Tetapkan Denuklirisasi pada 2021

WASHINGTON ? Amerika Serikat (AS) mengatakan siap melanjutkan pembicaraan dengan Korea Utara setelah Pyongyang pada Rabu berjanji untuk membongkar fasilitas rudal pentingnya dan menutup kompleks rudal Yon
 
Kamis, 20 September 2018 | 11:23:07

Najib Razak Ditahan Terkait Aliran Dana Jutaan Dolar ke Rekening Pribadi

MANTAN Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak ditahan oleh Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM), lembaga setara dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Putrajaya Rabu 19 September 2018. Kep
 
Kamis, 20 September 2018 | 10:23:42

India Larang Pria Muslim Ceraikan Istri Hanya dengan 1 Kata Talak

PEMERINTAH India pada Rabu 19 September 2018 menyetujui sebuah peraturan yang akan menerapkan putusan pengadilan yang membatalkan satu aturan dalam Islam, yang memperbolehkan laki-laki Muslim untuk mencer
 
Rabu, 19 September 2018 | 16:18:40

Hari ini Korut dan Korsel sepakat memasuki era tanpa perang

PRESIDEN Korea Selatan Moon Jae-in dalam jumpa pers hari ini di Pyongyang mengatakan Korea Utara akan menutup fasilitas uji coba nuklirnya di hadapan para ahli internasional dan bersedia menghancurkan kaw
 
Rabu, 19 September 2018 | 15:03:21

Pembangunan RS RI di Tepi Barat diharapkan mengobati trauma rakyat Palestina

JAKARTA - Usai bertemu dengan Ketua Bidang Hubung Luar Negeri MUI, Muhyiddin Junaidi di kantor MUI, Wali Kota Hebron, Palestina, Tayseer Abu Sneineh, mendatangi kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pus
 
Rabu, 19 September 2018 | 14:21:29

Terbebas dari Penyanderaan Abu Sayyaf, Kemenlu Serahkan 3 Nelayan Indonesia ke Keluarga

JAKARTA ? Tiga warga negara Indonesia yang disandera selama 20 bulan oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina akhirnya dapat menghirup udara bebas. Ketiga WNI yang disandera itu adalah Hamdan bin Saleng dan
 
Rabu, 19 September 2018 | 11:25:45

Misi Pencari Fakta PBB Serukan Para Pemimpin Myanmar Diadili atas Tuduhan Genosida

MISI pencari fakta internasional PBB di Myanmar menyerukan agar para pemimpin militer tertinggi Myanmar diadili atas tuduhan genosida terhadap warga Rohingya di negara bagian Rakhine. Laporan dari misi pen
 
Rabu, 19 September 2018 | 10:38:10

Pesawat Rusia Ditembak Rudal Suriah, Kremlin Minta Penjelasan Israel

JURU bicara Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Kremlin "sangat prihatin" setelah pesawat militer Rusia ditembak jatuh oleh rudal Suriah. Pesawat pengintai Rusia itu ditembak jatuh oleh rudal pertahan
 
Selasa, 18 September 2018 | 16:22:05

Trailer Berisi 100 Mayat Membusuk Bikin Marah Publik Meksiko

Mexico City - Sebuah truk trailer berisi lebih dari 100 mayat tak teridentifikasi memicu kemarahan publik di Guadalajara, Meksiko. Bau busuk yang dikeluarkan mayat-mayat itu membuat warga ramai-ramai memp
 
Selasa, 18 September 2018 | 15:23:21

Pembelaan Najib Soal Bukti Sumbangan Saudi Rp 1,4 T yang Diragukan

Kuala Lumpur - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak menegaskan bahwa surat yang menjadi 'bukti sumbangan' dari Arab Saudi untuknya adalah dokumen autentik. Hal ini disampaikan Na
 
Selasa, 18 September 2018 | 11:36:04

Mahasiswi Sebuah Universitas di Arab Saudi Boleh Pergi Sendiri Tanpa Didampingi Mahram

RIYADH - Perguruan tinggi khusus perempuan di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, Universitas Princess Nourah bint Abdulrahman, membolehkan semua mahasiswi untuk datang dan pergi tanpa didampingi mahram. Keputu
 
Selasa, 18 September 2018 | 10:32:14

Pesawat Militer Rusia Hilang Kontak Saat Empat Jet tempur Israel Serang Suriah

DAMASKUS - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, sebuah pesawat Il-20 militer Rusia yang membawa 14 tentara hilang dari pantauan radar di saat sebuah serangan yang dilakukan empat jet tempur Israel ber
 
Senin, 17 September 2018 | 10:24:23

Militer Filipina Bebaskan 3 WNI yang Disandera Kelompok Bersenjata

Manila - Militer Filipina dipastikan telah membebaskan tiga warga negara Indonesia yang disandera pada Januari 2017 lalu.Kepastian ini diungkapkan Letnan Kolonel Gerry Besana, juru bicara Komando Mindanao
 
Senin, 17 September 2018 | 10:07:26

Korban Tewas Akibat Topan Mangkhut di Filipina Jadi 59 Orang

Manila - Korban tewas akibat topan Mangkhut di Filipina bertambah menjadi 59 orang. Otoritas Filipina memulai proses pemulihan dan penghitungan dampak kerusakan usai topan Mangkhut bergerak ke wilayah H
 
Sabtu, 15 September 2018 | 16:32:41

Pertama Kali! Bunga Bangkai Tertinggi di Dunia Mekar di Kanada

Toronto - Bunga bangkai Titan Arum untuk pertama kalinya mekar di Toronto, Kanada. Bunga itu menjadi pusat perhatian para warga setempat yang penasaran dengan karakteristik bunga yang memunculkan bau tak
 
 
 
Terpopuler

1

15 Sep 2018 15:36 | 205 views
Internasional
Florence, Badai Mematikan yang Memporakporandakan Carolina

2

15 Sep 2018 16:32 | 152 views
Internasional
Pertama Kali! Bunga Bangkai Tertinggi di Dunia Mekar di Kanada

3

15 Sep 2018 15:19 | 126 views
Internasional
Topan Mangkhut Terjang Filipina, Listrik dan Komunikasi Terputus

4

19 Sep 2018 16:18 | 121 views
Internasional
Hari ini Korut dan Korsel sepakat memasuki era tanpa perang
 
 
 
 
 
 
Top