Iklan Sosial
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 10:18:00
Internasional

Pasukan Israel Tembak Mati 58 Warga Palestina, Inggris Prihatin

Sebarkan:
(Foto: Reuters)
tentara-tentara Israel di Jalur Gaza
London - Pemerintah Inggris prihatin atas bentrokan antara pasukan Israel dan para demonstran Palestina di perbatasan Gaza yang menewaskan lebih dari 50 warga Palestina. Inggris menyebut pembunuhan tersebut mengejutkan dan merusak upaya perdamaian.

"Hilangnya nyawa dan banyaknya jumlah warga Palestina yang terluka adalah tragis, dan ini sangat mengkhawatirkan karena jumlah mereka yang tewas terus bertambah," ujar Menteri Inggris untuk Timur Tengah Alistair Burt seperti dilansir media Anadolu Agency, Selasa (15/5/2018).

Burt mengatakan, kekerasan tersebut merusak upaya-upaya perdamaian.

Hari Senin (14/5) waktu setempat tercatat sebagai hari paling berdarah bagi warga Palestina. Kementerian Kesehatan Palestina menyebut sudah 58 demonstran tewas dan sekitar 2.700 orang lainnya luka-luka terkena peluru asli maupun gas air mata.

"Kami telah memperjelas bahwa Inggris mendukung hak-hak warga Palestina untuk berunjuk rasa, namun unjuk rasa ini harus damai. Sangat disayangkan bahwa elemen-elemen ekstremis mungkin berusaha mengeksploitasi protes-protes ini untuk tujuan kekerasan mereka sendiri," cetus Burt.

Namun Burt juga menekankan, Inggris tidak akan mundur dari dukungannya untuk hak Israel untuk mempertahankan perbatasannya. "Namun banyak jumlah tembakan peluru asli, sangatlah mengkhawatirkan. Kami terus meminta Israel untuk menunjukkan pengendalian diri yang lebih besar," imbuhnya.

Ribuan warga Palestina telah berkumpul di sepanjang perbatasan timur Jalur Gaza sejak Senin (14/5) pagi untuk ikut serta dalam aksi-aksi demo yang dimaksudkan untuk memprotes pemindahan Kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, juga untuk memperingati 'Nakba' atau "Malapetaka" ketika pada tahun 1948, ratusan ribu warga Palestina terusir dari rumah-rumah mereka. Sejak aksi-aksi demo tersebut dimulai pada 30 Maret lalu, lebih dari 90 demonstran Palestina telah tewas ditembak pasukan Israel.

(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 20 Januari 2019 | 17:07:00

KBRI Beirut Siap Mendukung Pelaksanaan Umroh Personel Konga XXIII-M

LEBANON-Kesempatan untuk melaksanakan Ibadah Umroh bagi personel yang sedang melaksanakan tugas misi perdamaian seakan terbuka lebar,  terlebih bagi personel TNI yang sedang melaksanakan tugas misi perdama
Minggu, 20 Januari 2019 | 10:06:52

Jelajah Vihara Tertua di Jakarta yang Ditemukan Pelaut Secara Tak Sengaja

Bak permata tersembunyi, begitu pula kehadiran Vihara Lalitavistara di Cilincing, Jakarta Utara. Vihara yang berlokasi di Jalan Krematorium Cilincing ini memiliki sejarah panjang karena dibangun sejak abad 11.A
Minggu, 20 Januari 2019 | 10:00:32

Di Balik 80 Juta Bisa Apa

Kalimat 80 juta bisa dapat apa seketiga me­nyebar bak se­rangan fajar. Semua din­ding-dinding akun media sosial apa­pun itu dibanjiri oleh kalimat tersebut. Kalimat ta­nya yang se­mua orang akhirnya tahu m
Minggu, 20 Januari 2019 | 09:44:00

Bandara Changi Singapura Segera Miliki Air Terjun Dalam Ruang Tertinggi di Dunia

Singapura mungkin satu-satunya kota di dunia di mana penduduk setempat bepergian ke bandara untuk menghabiskan akhir pekan mereka. Pada 2019 ini, bangunan yang menghubungkan Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Ch
 
Berita Lainnya
Minggu, 20 Januari 2019 | 17:07:00

KBRI Beirut Siap Mendukung Pelaksanaan Umroh Personel Konga XXIII-M

LEBANON-Kesempatan untuk melaksanakan Ibadah Umroh bagi personel yang sedang melaksanakan tugas misi perdamaian seakan terbuka lebar,  terlebih bagi personel TNI yang sedang melaksanakan tugas misi perdama
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 14:07:41

Jamilah Dibunuh di Malaysia, 4 Teman Serumah yang Ditahan Semuanya WNI

MALAYSIA - Empat orang yang ditahan terkait pembunuhan seorang wanita Indonesia bernama Jamilah Mat Shaari di Seri Kembangan, Malaysia, diketahui semuanya berkewarganegaraan Indonesia. Keempat WNI i
 
Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:47:37

Apa Kata Media Internasional tentang Debat Capres dan Cawapres?

JAKARTA - Sejumlah media asing mengikuti jalannya debat televisi pertama antara pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga, dan memberikan tanggapan.Sejumlah media asing mengamati jalannya
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 16:33:31

Kolombia Berkabung 3 Hari Usai Ledakan Bom Tewaskan 21 Orang

BOGOTA - Pemerintah Kolombia mengumumkan masa berkabung nasional selama tiga hari menyusul serangan bom mobil di Bogota, ibu kota Kolombia. Ledakan bom mobil di akademi pelatihan kadet kepolisian te
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 10:34:33

Serangan Bom Mobil di Ibu Kota Kolombia Tewaskan 10 Orang, Luka Puluhan Lainnya

BOGOTA - Sebuah bom mobil meledak di akademi kepolisian di Ibu Kota Kolombia, Bogota pada Kamis, 18 Januari waktu setempat. Ledakan itu menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai 50 lainnya serta membangk
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 10:25:20

Forum Ekonomi Dunia Prihatin dengan Mundurnya Kerjasama Internasional

DEVOS - Laporan Forum Ekonomi Dunia (WEF) menyatakan, tidak pernah sebelumnya ada begitu banyak risiko serius. WEF khawatir, ketegangan geopolitik mengurangi kemampuan komunitas internasional me
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 14:19:30

Takut Dipulangkan, 1.300 Warga Rohingya di India Pergi ke Bangladesh

DHAKA - Setidaknya 1.300 warga Rohingya telah angkat kaki dari India ke Bangladesh sejak awal tahun ini. Ketakutan akan dideportasi ke Myanmar telah menyebabkan eksodus tersebut.Pemerintah India telah menua
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 14:10:08

Upaya Dramatis Penyelamatan Bocah Dua Tahun yang Jatuh ke Sumur Sedalam 107 Meter

MALAGA - Sebuah operasi penyelamatan besar-besaran digelar untuk menyelamatkan bocah berusia dua tahun yang jatuh ke dalam sumur sedalam 107 meter di Malaga, Spanyol. Operasi penyelamatan telah memasuki h
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 09:30:25

Drama Penyanderaan di Hotel Kenya Berakhir, 21 Orang Tewas

NAIROBI - Drama penyanderaan diNairobi sudah berakhir setelah seluruh penyerang dibunuh, sebut Presiden KenyaUhuruKenyatta.Insiden itu dimulai pada Selasa (15/1) sore waktu setempat, ketika sejumlah pria
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:39:59

Berulangkali Tertunda, Thailand Batal Gelar Pemilu pada Februari 2019

BANGKOK - Pemilihan umum untuk mengakhiri pemerintahan militer di Thailand yang telah lama tertunda akan kembali mundur dari jadwal pelaksanaan semula. Pejabat Komisi Pemilihan Umum Thailand mengatakan, p
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:18:43

Mantan Presiden Meksiko Disebut Terima Suap Rp1,4 Triliun dari Raja Narkoba El Chapo

MANTAN Presiden Meksiko, Enrique Peña Nieto, disebut telah menerima suap sebesar US$100 juta atau setara dengan Rp1,4 triliun dari gembong narkotika Joaquin 'El Chapo' Guzman. Klaim itu diungka
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 10:43:00

Hotel di Kenya Diserbu Pria-Pria Bersenjata, Sejumlah Orang Tewas

BEBERAPA pria yang diduga anggota kelompok milisi menyerang sebuah hotel mewah di Nairobi, Kenya, sehingga menewaskan sedikitnya enam orang. Suara tembakan dan letusan terdengar dari kompleks yang menampun
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 14:48:50

Pasangan di Argentina Terekam Indehoi di Atap Gedung di Siang Hari

BUENOS AIRES - Sepasang pasangan muda terekam melakukan hubungan seksual di atas atap sebuah bangunan di tengah kota Buenos Aires, Argentina pada siang hari bolong. Aktivitas tak senonoh itu mengejutkan p
 
Senin, 14 Januari 2019 | 14:20:00

Wali Kota Polandia Ditikam di Depan Ratusan Orang Saat Galang Dana

POLANDIA - Seorang pria bersenjata pisau tiba-tiba menikam seorang wali kota di Polandia di depan ratusan orang saat acara penggalangan dana. Wali kota tersebut saat ini dalam kondisi kritis usa
 
Senin, 14 Januari 2019 | 12:11:00

PM Israel Netanyahu Akui Lancarkan Serangan Udara di Suriah

PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan udara Israel baru-baru ini di Suriah menarget senjata-senjata Iran. Berbicara dalam rapat kabinet hari Minggu (13/1), Netanyahu mengatakan "dalam
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top