Iklan Sosial
 
Senin, 16 April 2018 | 12:08:02
Internasional

Liga Arab Serukan Penyelidikan Atas Serangan Kimia di Suriah

Sebarkan:
(Foto: detik.com)
Anak-anak yang menjadi korban serangan kimia di Douma, Suriah pada 7 April lalu. Serangan kimia ini mendasari AS dan sekutunya membombardir Suriah pada Sabtu (14/4) lalu. (Anadolu Agency)
Riyadh - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Liga Arab menyerukan dilakukannya penyelidikan internasional terhadap dugaan penggunaan senjata kimia di Suriah. KTT Liga Arab juga mengecam Iran yang dianggap melakukan intervensi terhadap urusan dalam negeri negara lain, seperti dalam konflik Suriah.

"Kami menekankan kecaman mutlak kami terhadap penggunaan senjata kimia terhadap rakyat Suriah dan kami meminta dilakukannya penyelidikan internasional independen untuk menjamin penerapan hukum internasional terhadap siapa saja yang terbukti menggunakan senjata kimia," demikian pernyataan gabungan dari negara-negara anggota Liga Arab yang menghadiri KTT ini, seperti dilansir Reuters, Senin (16/4/2018).

Pernyataan KTT Liga Arab itu juga menekankan perlunya solusi politik untuk konflik Suriah yang telah melibatkan banyak pihak.

Pekan lalu, sejumlah organisasi kemanusiaan seperti organisasi White Helmets dan Syrian American Medical Society melaporkan serangan gas kimia beracun telah terjadi di Douma, Suriah, pada 7 April lalu. Dilaporkan dua organisasi itu bahwa lebih dari 500 orang dibawa ke pusat-pusat medis 'dengan gejala-gejala yang mengindikasikan paparan ke zat kimia'. Puluhan orang termasuk anak-anak dilaporkan tewas akibat serangan kima itu.

Negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat (AS), menyatakan telah memiliki bukti bahwa serangan kimia itu didalangi rezim Suriah. Pada Sabtu (14/4) dini hari waktu setempat, AS bersama Inggris dan Prancis melancarkan serangan rudal ke sejumlah fasilitas senjata kimia Suriah.

Saudi dan sekutunya menyatakan dukungan bagi serangan rudal yang dilancarkan AS, Inggris dan Prancis itu.

Rezim Suriah telah menyangkal menggunakan atau memiliki senjata kimia. Rezim Presiden Bashar al-Assad juga mengecam serangan AS bersama Inggris dan Prancis itu sebagai 'aksi agresi'.

Selama tiga tahun terakhir, rezim Assad mendapat bantuan militer dari Rusia dan Iran. Bantuan ini dinilai banyak membantu rezim Assad untuk memerangi pemberontak yang ingin melengserkannya. Komunike atau pernyataan gabungan dari KTT Liga Arab ini menyerukan sanksi internasional lebih banyak terhadap Iran. Komunike itu juga meminta Iran untuk menarik milisinya dari Suriah dan Yaman.

"KTT mengecam intervensi Iran terhadap urusan dalam negeri negara-negara Arab, baik dengan mengobarkan perselisihan sektarian atau mengerahkan milisi ke negara-negara Arab seperti Lebanon, Irak dan Yaman, dan diam-diam melindungi teroris Al-Qaeda," sebut Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir, dalam konferensi pers.

Iran telah menyangkal tudingan itu dan menolak kecaman yang diarahkan kepadanya dengan menyebutnya dipicu oleh tekanan Saudi. "Bayang-bayang kebijakan Saudi yang menghancurkan terlihat jelas dalam pernyataan akhir KTT itu," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi, seperti dikutip media nasional Iran.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 17 Juli 2018 | 10:38:51

Bela Putin, Trump Heran Rusia Dituduh Intervensi Pilpres AS

PRESIDEN Amerika Serikat, Donald Trump, berlawanan sikap dengan badan intelijen AS dan justru membela Vladimir Putin soal tuduhan intervensi Rusia dalam Pemilihan Presiden 2016. Sikap Trump mengemuka seusa
Selasa, 17 Juli 2018 | 10:34:13

KPK Temukan Dokumen Skema Kerja Sama Kasus Suap PLTU Riau-1

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah tiga tempat dalam semalam terkait dugaan suap PLTU Riau-1. Hasilnya, KPK menemukan dokumen skema kerja sama proyek pembangunan tersebut. "Cukup banyak d
Selasa, 17 Juli 2018 | 10:28:35

KPK Blokir Rekening Gubernur Irwandi Yusuf dan Tersangka Suap Dana Otsus Aceh

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memblokir rekening para tersangka kasus dugaan suap pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018, termasuk Gubernur non-akt
Selasa, 17 Juli 2018 | 10:27:36

Nasdem: Gerakan Separatis Sama Buruknya dengan Teroris

Jakarta - Ketua DPP Nasdem Syahrul Yasin Limpo memandang upaya gerakan separatis dinilainya sama dengan perilaku teroris. Sebab, dia menilai tindakan separatis mengganggu upaya bangsa Indonesia terus beke
 
Berita Lainnya
Selasa, 17 Juli 2018 | 10:38:51

Bela Putin, Trump Heran Rusia Dituduh Intervensi Pilpres AS

PRESIDEN Amerika Serikat, Donald Trump, berlawanan sikap dengan badan intelijen AS dan justru membela Vladimir Putin soal tuduhan intervensi Rusia dalam Pemilihan Presiden 2016. Sikap Trump mengemuka seusa
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 10:19:45

Pasukan Suriah Rebut Bukit di Dekat Perbatasan Israel

AMMAN Pasukan Suriah dan sekutunya berhasil menguasai sebuah bukit strategis di dekat wilayah Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel dalam operasi militer untuk merebut wilayah-wilayah di barat daya
 
Senin, 16 Juli 2018 | 15:08:33

Pesawat Ryanair Mendarat Darurat, 30 Penumpang Dilarikan ke RS

Frankfurt - Sebuah pesawat maskapai Ryanair mendarat darurat di Frankfurt, Jerman setelah mengalami penurunan tekanan udara di kabin secara mendadak. Sebanyak 30 penumpang dilarikan ke rumah sakit
 
Senin, 16 Juli 2018 | 14:53:01

Prancis menang Piala Dunia, suporter ricuh hingga bentrok dengan polisi

Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 dengan skor 4-2 melawan Kroasia. Gelar juara ini diperoleh Prancis untuk pertama kalinya sejak memenangkan Piala Dunia pada 1998. Kemenangan ini mendatangkan kebahagiaa
 
Sabtu, 14 Juli 2018 | 16:54:45

Kunjungi Museum KAA, Menlu Retno ungkap alasan RI jadi anggota tidak tetap DK PBB

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjadi narasumber dalam acara Talk With #Menlu Retno di Museum Konferensi Asia Afrika di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu (14/7). Dalam kesempatan itu, ia mengun
 
Sabtu, 14 Juli 2018 | 13:47:28

Bom bunuh diri saat kampanye pemilu di Pakistan, 132 orang tewas

Seorang pengebom bunuh diri menewaskan sedikitnya 128 orang dalam sebuah kampanye pemilu di Kota Mastung, sebelah barat daya Provinsi Baluchistan, Pakistan kemarin. Pemilu Pakistan rencananya berlangsung
 
Kamis, 12 Juli 2018 | 16:22:21

Seorang Lagi Wakil Wali Kota Filipina Ditembak Mati, Korban Keempat dalam 9 Hari

MANILA Seorang pejabat lokal di Kota Sapa-Sapa di Provinsi Tawi-Tawi, selatan Filipina ditembak mati di Kota Zamboanga pada Rabu. Polisi mengatakan, korban yang diidentifikasi sebagai Wakil Wali Kota Sa
 
Kamis, 12 Juli 2018 | 15:56:15

Nyaris 200 Orang Tewas Akibat Banjir di Jepang, Puluhan Hilang

Tokyo - Korban jiwa akibat banjir dahsyat di Jepang terus bertambah. Sejauh ini, nyaris 200 orang dinyatakan tewas akibat banjir tersebut. Puluhan orang lainnya belum ditemukan.Juru bicara pemerintah Yoshih
 
Kamis, 12 Juli 2018 | 15:38:38

Seorang WNI Dibunuh di Malaysia, Polisi Tangkap 6 Orang

Kuala Lumpur - Kepolisian Malaysia menangkap enam orang terkait pembunuhan seorang pria asal Indonesia (WNI). Jenazah WNI itu dibuang ke sebuah hutan di wilayah Serdang, Malaysia.Seperti dilansir media Malays
 
Kamis, 12 Juli 2018 | 11:10:16

China Beri Rp140 Miliar untuk Warga Palestina dan Bantuan bagi Pengungsi Suriah Rp224 Miliar

JAKARTA - China menawarkan bantuan sebesar USD16 juta atau setara Rp224 miliar (kurs Rp14.000 per USD untuk pengungsi Suriah. Sebanyak USD10 juta atau setara Rp140 miliar dikhususkan untuk warga Palestina
 
Kamis, 12 Juli 2018 | 10:29:49

Korban Tewas Demonstrasi Anti-Pemerintah di Nikaragua Jadi 264 Orang

JUMLAH korban tewas akibat penumpasan selama empat bulan atas demonstran anti-pemerintah di Nikaragua, meningkat menjadi 264 orang, kata Komisi Inter-Amerika urusan Hak Asasi Manusia atau IACHR, hari Rabu
 
Rabu, 11 Juli 2018 | 16:13:59

AS berencana kembalikan 54 anak imigran yang dipisahkan dari orangtua

Pemerintah Amerika Serikat mengatakan berencana mempertemukan 54 anak-anak dan orangtua mereka, yang dipisahkan petugas imigrasi setelah melintasi Amerika Serikat dari Meksiko. Pemerintah menghadapi teng
 
Rabu, 11 Juli 2018 | 15:17:45

Aksi Penyelamatan Heroik Anak-Anak di Gua Thailand Bakal Difilmkan?

Bangkok - Beberapa hari ini, perhatian masyarakat dunia terfokus pada upaya penyelamatan heroik 12 anak dan satu orang dewasa yang terjebak di gua Tham Luang, Thailand. Para produser Hollywood langsung be
 
Rabu, 11 Juli 2018 | 15:04:38

Polisi India Diperintahkan Kurangi Berat Badan Atau Kena Skorsing

New Delhi - Sebuah satuan polisi di India memerintahkan agar paraaparatnya mengurangi berat badan atau kena skorsing bahkan diberhentikan jika teledor dalam menjaga kesehatan.Komandan Polisi Cadanga
 
Rabu, 11 Juli 2018 | 14:54:40

Bom Bunuh Diri di Pos Keamanan Afghanistan, 10 Tewas

Kabul - Sedikitnya 10 orang tewas dan empat lainnya cedera dalam serangan bom bunuh diri di Afghanistan Timur, Selasa (10/7/2018). Seperti dikutip dari VOA Indonesia, pelaku meledakkan bom yang diikat ke tubu
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top