Produk
 
Senin, 16 April 2018 | 11:05:15
Internasional

Tekan Kebisingan, Ghana Akan Minta Masjid dan Gereja Panggil Jemaat via WhatsApp

Sebarkan:
Okezone.com
Foto:AFB

ACCRA Pihak berwenang di Ibu Kota Ghana, Accra telah meminta masjid dan gereja untuk tidak menggunakan pengeras suara dalam menyampaikan panggilan untuk beribadah atau salat untuk mengurangi polusi suara di daerah perkotaan. Sebagai gantinya, mereka mengusulkan tempat-tempat ibadah menggunakan aplikasi chat seperti WhatsApp untuk memanggil jemaatnya untuk beribadah.

Pemerintah lokal di Accra berusaha menekan polusi suara, khususnya di tempat-tempat ibadah seperti gereja dan masjid, yang dapat menghasilkan banyak lalu lintas dan kebisingan pejalan kaki ketika kerumunan jemaat berkumpul di jalanan, dan polusi suara tambahan dari lonceng gereja dan panggilan untuk berdoa.

"Mengapa waktu untuk doa tidak dapat disampaikan dengan pesan teks atau WhatsApp? Jadi Imam akan mengirim pesan WhatsApp ke semua orang," kata Menteri Lingkungan Kwabena Frimpong-Boateng seperti dikutip dari RT, Senin (16/4/2018).

"Saya pikir itu akan membantu mengurangi kebisingan. Ini mungkin kontroversial tetapi itu adalah sesuatu yang bisa kita pikirkan. "

Pernyataan Kwabena itu segera mendapat keberatan dari komunitas masjid di Ghana yang menyatakan bahwa meski penggunaan pesan teks atau WhatsApp tidak menjadi persoalan, cara itu tidak diperlukan.

"Imam tidak dibayar setiap bulan. Di mana dia mendapatkan uang untuk melakukan itu? Kami mencoba untuk mempraktekkan apa yang mungkin. Jadi pesan teks atau pesan lainnya tidak menjadi masalah. Tetapi saya pikir itu tidak perlu, " kata Imam dari Masjid Komunitas Fadama, Sheik Usan Ahmed.

Upaya untuk mengatur kumandang panggilan beribadah dari masjid dan gereja telah menjadi perdebatan tidak hanya di Ghana, tetapi berbagai kota di negara-negara dunia. Mulai dari Cologne di Jerman, Michigan di Amerika Serikat, bahkan sampai negara mayoritas Muslim seperti Nigeria. Kota Lagos yang merupakan Ibu Kota Nigeria telah menutup 70 gereja dan 20 masjid pada 2016 sebagai upaya untuk membatasi polusi suara.

Pemerintah Ghana pada akhirnya berencana untuk menerapkan undang-undang yang lebih ketat di seluruh negeri untuk membuat daerah perkotaan menjadi lebih tenang, terutama di pagi hari. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa paparan yang terlalu lama terhadap kebisingan lingkungan, seperti pekerjaan jalan, lalu lintas dan keributan di jalan umum, dapat menyebabkan peningkatan penyakit kardiovaskular, masalah tidur dan sering kali gangguan kognitif dalam tingkat tertentu.

Dalam sebuah tes yang melibatkan 200 masjid di Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh, 74,8 persen masjid mencatat output suara lebih tinggi dari 85 dB, ambang di mana gangguan pendengaran yang disebabkan kebisingan (NIHL) terjadi dalam lingkungan pekerjaan. Sementara uji tingkat suara di sebuah masjid di Dubai, Uni Emirat Arab menunjukkan hasil mencapai 80 dB pada jarak 50 meter di daerah perkotaan.

Paparan terus menerus terhadap suara di atas sebisingan 86 dB dapat menyebabkan hilangnya pendengaran sedikit demi sedikit.

(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 22 April 2018 | 15:19:19

Firdaus : Rp1,5 M per Desa itu Realistis

PEKANBARU - Calon Gubernur Riau DR Firdaus ST,MT mengungkapkan, alokasi anggaran Rp1,5 miliar per-desa di Riau merupakan angka yang realistis dan proporsional. Dana itu bersumber dari APBN sebesar Rp1 miliar da
Minggu, 22 April 2018 | 14:12:21

Perda PPLH Harus Melibatkan Partisipasi Semua Pihak

BENGKALIS-Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan dan Pengendalian Lingkungan Hidup (PPLH) diharapkan dapat menjadi pedoman dalam penataan masalah lingkungan hidup di kabupaten Bengkalis. Penataan Lingkungan Hidu
Minggu, 22 April 2018 | 14:06:17

Dewan Minta TPP ASN Tak Dipangkas Lagi

BENGKALIS-Wakil Ketua Komisi III DPRD Bengkalis yang membidangi keuangan daerah Firman mengharapkan kepada tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) bersama seluruh organisasi pemerintah daerah (OPD) supaya dalam p
Minggu, 22 April 2018 | 13:57:52

Besok Pagi, KONI Pekanbaru Dikukuhkan

PEKANBARU - Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru masa bakti 2018-2022 dibawah kepemimpinan Anis Murzil dikukuhkan hari ini, Senin (23/4/18) pukul 09.00 WIB di Hotel Pangeran Jal
 
Berita Lainnya
Sabtu, 21 April 2018 | 10:59:09

20 Orang Tewas Akibat Serangan Udara di Yaman

Sanaa - Sedikitnya 20 orang tewas dalam sebuah serangan udara di Yaman. Serangan tersebut berasal dari koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi.Dikutip dari Reuters, Sabtu (21/4/2018), serangan itu
 
Sabtu, 21 April 2018 | 10:41:32

Demi Susu buat Anak, Ibu di Malaysia Ini Hanya Minum Air Tiap Hari

Seremban - Demi sang anak, seorang ibu rela hidup seadanya. Asal buah hati tak kekurangan dan sehat selalu. Itulah yang dilakukan seorang ibu di Malaysia, Shafarina Nasir. Ketika cuaca sedang tak hujan, ia a
 
Sabtu, 21 April 2018 | 10:01:20

Sering Disangka Swiss, Raja Swaziland Ubah Nama Negaranya Jadi eSwatini

Mbabane - Raja Mswati III dari Swaziland -- sebuah negara monarki absolut terakhir dan satu-satunya di Afrika modern -- secara resmi mengumumkan mengubah nama negaranya menjadi Kerajaan eSwatini pada Kami
 
Jumat, 20 April 2018 | 13:52:30

AS: Suriah dan Rusia Berusaha Hilangkan Bukti Serangan Senjata Kimia

Washington, DC - Amerika Serikat mengklaim memiliki informasi yang dapat dipercaya bahwa Rusia dan Suriah tengah berusaha "membersihkan" lokasi dugaan terjadinya serangan senjata kimia. Hal terse
 
Jumat, 20 April 2018 | 10:17:08

Pemutaran Film Black Panther Tandai Pembukaan Bioskop Pertama di Arab Saudi

RIYADH  Arab Saudi secara resmi membuka bioskop pertama mereka dalam 35 tahun terakhir. Hari bersejarah tersebut ditandai dengan pemutaran film Hollywood, Black Panther. Meski demikian, pemutaran film per
 
Jumat, 20 April 2018 | 09:59:08

Ungkit Pembunuhan Rohingya, Jenderal Myanmar: Tentara Tidak Kebal Hukum!

YANGON  Jenderal Militer Myanmar, Min Aung Hlaing, mengimbau anak buahnya untuk taat kepada hukum. Pria berkacamata itu menyinggung kasus pembunuhan terhadap 10 orang etnis Rohingya yang dilakukan tujuh a
 
Kamis, 19 April 2018 | 14:43:45

Tragis, Jasad Wanita Hamil Ditemukan di Dalam Loker

Wiscounsin - Polisi menemukan jasad seorang perempuan hamil dalam koper di sebuah loker. Seorang pria berkebangsaan Amerika Serikat kemudian ditangkap terkait hal tersebut. "Tuduhan pembunuhan diajukan terhada
 
Kamis, 19 April 2018 | 14:00:38

Warga Rusia diimbau persiapkan diri hadapi Perang Dunia III

Apa yang ada di benak Anda tentang Perang Dunia III? Sebuah hal yang diprediksi bakal menjadi sebuah kehancuran dunia yang makin tak terkendali. Banyak sekali pihak yang memprediksikan kapan
 
Kamis, 19 April 2018 | 13:58:03

500 Pengungsi Suriah di Libanon kembali ke negaranya secara sukarela

Ratusan pengungsi Suriah, baik anak-anak maupun orang tua meninggalkan daerah Shebaa di Libanon tenggara untuk kembali ke rumah mereka di Beit Jinn, barat daya Damaskus. Mereka sebenarnya memutuskan untuk
 
Kamis, 19 April 2018 | 11:41:35

Akibat Penyakitnya, Pria Prancis Ini Punya Tiga Wajah Berbeda

Paris - Jerome Hamon, penderita penyakit mutasi genetik, mendapatkan wajah ketiganya. Ia merupakan orang pertama di dunia yang menjalani dua kali transplantasi wajah.Wajah asli Jerome Hamon rusak akibat p
 
Rabu, 18 April 2018 | 15:49:27

Empat Ekor Gajah Tewas Tersambar Kereta Api di India

NEW DELHI Empat ekor gajah tewas seketika tersambar kereta api di Negara Bagian Odisha, India. Mereka tertabrak saat kawanannya tengah menyeberang rel dan tertabrak kereta api barang yang melaju dengan
 
Rabu, 18 April 2018 | 14:58:19

Tragis! Ibu 2 Anak Tewas Usai Tersedot Keluar Pesawat Southwest

Philadelphia - Korban tewas dalam insiden mengerikan di pesawat maskapai Amerika Serikat, Southwest Airlines diidentifikasi sebagai Jennifer Riordan. Wanita tersebut adalah ibu dua anak yang merupakan eks
 
Rabu, 18 April 2018 | 10:18:01

Arkeolog Amatir Temukan Harta Peninggalan Raja Legendaris Denmark

SCHAPRODE - Sejumlah besar koin perak dari masa Viking ditemukan oleh beberapa arkeolog amatir di wilayah Laut Baltik. Perhiasan dan koin-koin tersebut diduga merupakan milik dari raja Denmark legendaris,
 
Selasa, 17 April 2018 | 13:04:21

Gara-Gara Penyakit Misterius, Kanada Pulangkan Keluarga Diplomatnya dari Kuba

OTTAWA Kanada akan menarik semua keluarga diplomatnya yang ditempatkan di kedutaan besar di Kuba. Pemerintah Kanada mengatakan, penarikan itu dikarenakan merebaknya gejala kesehatan misterius yang dikha
 
Selasa, 17 April 2018 | 12:04:19

Lavrov: Rusia Tidak Hilangkan Bukti di Lokasi Serangan Senjata Kimia Suriah

DAMASKUS - Pemerintah Rusia mengatakan bahwa tim pemeriksa senjata kimia akan diizinkan untuk mengunjungi lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya serangan senjata kimia pada Rabu. Tim dari badan pen
 
 
 
Terpopuler

1

19 Apr 2018 14:43 | 211 views
Internasional
Tragis, Jasad Wanita Hamil Ditemukan di Dalam Loker

2

19 Apr 2018 14:00 | 103 views
Internasional
Warga Rusia diimbau persiapkan diri hadapi Perang Dunia III

3

21 Apr 2018 10:41 | 99 views
Internasional
Demi Susu buat Anak, Ibu di Malaysia Ini Hanya Minum Air Tiap Hari

4

21 Apr 2018 10:59 | 99 views
Internasional
20 Orang Tewas Akibat Serangan Udara di Yaman
 
 
 
 
 
 
Top