Senin, 19 Maret 2018 | 13:43:06
internasional

Diplomasi Kopi ala Presiden Jokowi saat Bertemu Gubernur Jenderal Selandia Baru

Sebarkan:
okezone.com
Presiden RI, Joko Widodo, berpesan agar masyarakat Selandia Baru tidak lupa meminum kopi khas Indonesia (Foto: Laily Rachev/Biro Pers Setpres)

WELLINGTON - Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), terus mendorong komoditas milik Indonesia agar mampu bersaing di pasar dunia. Salah satunya adalah hasil pertanian kopi. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tak lupa mempromosikan kopi Indonesia saat berkunjung ke Selandia Baru.

Jokowi mempromosikan kopi Indonesia saat melakukan kunjungan kerja dengan Gubernur Jenderal Selandia Baru Dame Patsy Reddy di Government House, Wellington, Selandia Baru. Kala itu, mantan Wali Kota Solo itu mengatakan agar Dame Patsy Reddy tak lupa meminum kopi saat agenda santap siang bersama.

"Jangan lupa, jika minum kopi, minumlah kopi Indonesia," kata Jokowi yang membuat riuh tawa dan tepuk tangan dari semua yang hadir pun menyertai pernyataannya tersebut. 

Berdasarkan keterangan pers dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Senin (19/3/2018), Jokowi menuturkan, bahwa sebagai seorang mantan pebisnis, insting bisnisnya langsung muncul ketika ia mendengar bahwa masyarakat Selandia Baru senang minum kopi.

"Saya langsung berpikir Indonesia harus dapat mengekspor lebih banyak kopi ke Selandia Baru," ujarnya yang disambut tepuk tangan semua yang hadir di Norie State Dining Room.

Indonesia sendiri, lanjut dia, merupakan salah satu produsen kopi terbesar di dunia. Indonesia memiliki banyak jenis kopi, mulai dari kopi bali, kopi sumatra, kopi jawa, kopi toraja, hingga kopi luwak.

"Masing-masing kopi ini memiliki cita rasa keunikan yang berbeda. Saya mendengar kopi sumatra dan kopi jawa barat cukup populer di sini," lanjutnya.

Dalam penutup sambutannya, ia berharap diplomasi kopi ini akan menjadi perekat baru hubungan bilateral Indonesia dan Selandia Baru.

"Diplomasi kopi akan menjadi perekat baru hubungan bilateral kita. Hubungan bilateral yang baik yang sudah terjalin selama 60 tahun," katanya yang disertai tepuk tangan semua yang hadir.

Dalam jamuan santap siang kenegaraan ini Kepala Negara dan Ibu Iriana Joko Widodo didampingi juga antara lain oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala BKPM Thomas Lembong, Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya, dan Ketua Umum Kadin Rosan Perkasa Roeslani.


(Okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:52:24

Putin: Rusia Tidak Mau Rusak Hubungan dengan Saudi Karena Kasus Khashoggi

SOCHI ? Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan pada Kamis bahwa Moskow tidak memiliki informasi yang cukup mengenai kasus hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi untuk mengambil tindakan yang dapat merusak
Jumat, 19 Oktober 2018 | 10:41:55

Trump Yakin Khashoggi Tewas, Akan Ada Konsekuensi Berat Bagi Saudi

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan keyakinannya jika wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi telah tewas. Trump menjanjikan konsekuensi 'sangat berat' jika terbukti ot
Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:12:01

6 Anak Tewas Tersambar Petir di Sekolah, 25 Lainnya Luka-luka

Jakarta - Setidaknya enam anak-anak tewas akibat tersambar petir di sebuah Sekolah Dasar (SD) di Tanzania utara. Sebanyak 25 murid lainnya luka-luka.Serangan petir tersebut mengenai SD Emaco Vision yang berad
Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:04:41

Terkait ISIS, WNI Dinyatakan Bersalah oleh Pengadilan Malaysia

Kuala Lumpur Mohd Al-Arsyi bin Mus Budiono -- seorang warga Indonesia yang menjadi tenaga kerja di Malaysia -- dinyatakan bersalah oleh pengadilan terkait dakwaan teror, dan dijatuhi hukuman penjara selama
 
Berita Lainnya
Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:52:24

Putin: Rusia Tidak Mau Rusak Hubungan dengan Saudi Karena Kasus Khashoggi

SOCHI ? Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan pada Kamis bahwa Moskow tidak memiliki informasi yang cukup mengenai kasus hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi untuk mengambil tindakan yang dapat merusak
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 10:41:55

Trump Yakin Khashoggi Tewas, Akan Ada Konsekuensi Berat Bagi Saudi

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan keyakinannya jika wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi telah tewas. Trump menjanjikan konsekuensi 'sangat berat' jika terbukti ot
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:12:01

6 Anak Tewas Tersambar Petir di Sekolah, 25 Lainnya Luka-luka

Jakarta - Setidaknya enam anak-anak tewas akibat tersambar petir di sebuah Sekolah Dasar (SD) di Tanzania utara. Sebanyak 25 murid lainnya luka-luka.Serangan petir tersebut mengenai SD Emaco Vision yang berad
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:04:41

Terkait ISIS, WNI Dinyatakan Bersalah oleh Pengadilan Malaysia

Kuala Lumpur Mohd Al-Arsyi bin Mus Budiono -- seorang warga Indonesia yang menjadi tenaga kerja di Malaysia -- dinyatakan bersalah oleh pengadilan terkait dakwaan teror, dan dijatuhi hukuman penjara selama
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:47:33

Krisis Venezuela: Warga Makan Daging Busuk untuk Bertahan

KRISIS berkepanjangan di Venezuela menyebabkan sejumlah penduduk makan daging busuk dan mengais makanan dari tempat sampah untuk bertahan. Kekurangan pangan dan kebutuhan pokok sehari-hari akibat resesi
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:12:50

Masyarakat Inggris Galang Dana Rp 300 M untuk Korban Gempa Palu

London -Foto bocah dengan perban di pipi yang sedang mendapat perawatan dari tim medis terpampang di berbagai tempat di Inggris sejak 4 Oktober lalu.Bocah laki-laki berusia tujuh tahun itu merupakan korban
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 09:13:55

Israel Ingin Buka Hubungan Diplomatik dengan Indonesia, Ini Saran DPR

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira angkat bicara terkait pernyataan Perdana Menteri (PM) Israel Benyamin Netanyahu yang berminat menjalin hubungan baik dengan Ind
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 15:23:52

Ancaman Sanksi AS Tak Halangi Negara-Negara Berbisnis dengan Rusia

JAKARTA ? Ancaman sanksi yang dilontarkan Amerika Serikat (AS) terhadap negara-negara yang berencana membeli perlengkapan militer dari Rusia tidak dapat diterima, demikian disampaikan Duta Besar Rusia unt
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:07:41

Iran Klaim Telah Tewaskan Dalang Serangan Parade Miiliter yang Tewaskan 25 Orang

TEHERAN ? Garda Revolusi Iran mengatakan pada Selasa bahwa mereka telah berhasil membunuh "dalang" di balik serangan pada parade militer di Kota Ahvaz bulan lalu yang menewaskan 25 korban, hampir setengah
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:01:28

Kediamannya Akan Digeledah, Konjen Arab Saudi Tinggalkan Turki

Istanbul - Konsul Jenderal (Konjen) Arab Saudi di Istanbul, Turki telah meninggalkan kota itu untuk menuju ke Riyadh, Arab Saudi. Ini dilakukan seiring otoritas Turki akan melakukan penggeledahan
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 10:02:13

2 WNI Diculik di Malaysia, Indonesia Tak Akan Bayar Uang Tebusan

Jakarta - Pemerintah Indonesia mengatakan tidak akan memenuhi permintaan uang tebusan sebesar empat juta ringgit atau sekitar Rp14,3 miliar yang dituntut kelompok penculik dua WNI di PerairanSemporna, Sab
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 09:15:40

Indonesia Kecam Australia yang Pertimbangkan Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

PEMERINTAH Indonesia menyatakan Australia akan mengganggu stabilitas keamanan, jika memindahkan kantor kedutaan mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pihaknya mend
 
Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:33:32

Israel Tutup Sekolah Palestina di Tepi Barat, Warga Marah

Tepi Barat - Bentrokan terjadi di wilayah Tepi Barat setelah pasukan Israel memerintahkan penutupan sebuah sekolah Palestina.Militer Israel menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (16/10/2018),
 
Selasa, 16 Oktober 2018 | 10:27:00

Kisah Jokowi: Bertemu Hangat dengan Menlu Palestina, Dirayu Israel

Jakarta - Indonesia memiliki posisi dan peran penting bagi negara lain. Dipuji karena dukungan untuk kemerdekaan Palestina, kini Indonesia digoda Israel agar bisa menjalin hubungan diplomatik. Peran penting I
 
Senin, 15 Oktober 2018 | 16:15:16

Anwar Ibrahim Resmi Dilantik Jadi Anggota Parlemen Malaysia

Kuala Lumpur - Anwar Ibrahim resmi dilantik sebagai anggota parlemen Malaysia mewakili wilayah Port Dickson, usai memenangkan pemilu wilayah pada Sabtu (13/10). Ditegaskan Anwar bahwa dirinya tak ingin te
 
 
 
Terpopuler

3

13 Okt 2018 15:01 | 155 views
Internasional
Pendeta AS yang Dituduh Kudeta di Turki Dibebaskan

4

13 Okt 2018 16:26 | 155 views
Internasional
7 Warga Palestina Tewas Ditembak Tentara Israel di Perbatasan Gaza

5

13 Okt 2018 14:36 | 134 views
Internasional
Badai Salju Tewaskan 8 Pendaki di Puncak Gunung Gurja Nepal
 
 
 
 
 
 
Top