Iklan Sosial
 
Senin, 12 Maret 2018 | 09:50:21

Jepang Peringati 7 Tahun Gempa dan Tsunami

Sebarkan:
Tokyo - Warga Jepang di Tokyo dan sepanjang pesisir timur laut menandai peringatan tujuh tahun gempa dan tsunami yang menewaskan lebih dari 18.000 jiwa. Bencana yang terjadi tepat pada 11 Maret 2011 tersebut juga memicu kehancuran pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima.

Seperti dilansir Associated Press yang dikutip pada Minggu, (11/3/2018), beberapa orang menghadap ke arah laut lepas, menundukkan kepala, dan menyatukan telapak tangan mereka. Di Tokyo, sebagian lainnya memilih menyalakan lilin.

Sirene meraung pada pukul 14.46, tepat saat gempa berkekuatan 9 skala Richter mengguncang kawasan Tohoku di lepas pantai Samudra Pasifik, tepatnya di wilayah timur Sendai, Honshu, hingga memicu terjadinya tsunami.

Dalam sebuah kesempatan saat tampil di acara resmi di Tokyo, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan bahwa rekonstruksi membuat kemajuan yang pesat, tapi lebih dari 70.000 orang masih mengungsi. Dan banyak di antara mereka yang tidak akan pernah bisa kembali ke kediaman semula.

Pembersihan kontaminasi di pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima tetap merupakan tantangan menakutkan yang diduga akan memakan waktu puluhan tahun.

Pangeran Akishino, putra kedua Kaisar Akihito, menyatakan harapannya pada peringatan tujuh tahun gempa dan tsunami ini. Ia ingin agar ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan membantu mencegah atau mengurangi kerusakan akibat bencana alam di masa depan.

"Saya sungguh berharap ... dapat memercayakan pengetahuan ke generasi mendatang untuk melindungi banyak orang dari bahaya bencana," tutur Pangeran Akishino dari Jepang.

Sudah Diprediksi

Bencana dahsyat gempa dan tsunami di Jepang tersebut sebelumnya telah diprediksi oleh astrolog Richard Nolle.

Dalam sebuah wawancara dengan ABC Radio pada Rabu 9 Maret 2011, Nolle mengatakan bahwa supermoon "ekstrem" yang akan terjadi pada 10 hari kemudian --yang membuat jarak Bumi-Bulan hanya 221.567 mil atau 356.578 kilometer-- bakal memicu malapetaka.

"Supermoon ini memiliki kaitan historis dengan badai yang kuat, tsunami, pasang ekstrem, juga gempa bumi," ujar Richard Nole, seperti dilansir CNN pada 2015.

"Supermoon merupakan bulan purnama atau bulan baru yang terjadi saat Bulan sedang atau akan berada (dalam rentang 90%) pada jarak terdekatnya dari Bumi (perigee)," imbuh dia. Atau dengan kata lain Matahari, Bumi, dan Bulan sedang berada pada satu garis. Dengan Bulan berada pada jarak terdekat dengan planet manusia.

Fenomena astronomi itu bisa terjadi 4-6 kali dalam setahun. Menurut Nolle, adalah tarikan gravitasi yang diakibatkan supermoon yang akan membawa kekacauan pada Bumi. Dan 2 hari kemudian, 11 Maret 2011, bumi Jepang berguncang dan tsunami itu terjadi.

(Liputan6.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 19 September 2018 | 16:18:40

Hari ini Korut dan Korsel sepakat memasuki era tanpa perang

PRESIDEN Korea Selatan Moon Jae-in dalam jumpa pers hari ini di Pyongyang mengatakan Korea Utara akan menutup fasilitas uji coba nuklirnya di hadapan para ahli internasional dan bersedia menghancurkan kaw
Rabu, 19 September 2018 | 15:03:21

Pembangunan RS RI di Tepi Barat diharapkan mengobati trauma rakyat Palestina

JAKARTA - Usai bertemu dengan Ketua Bidang Hubung Luar Negeri MUI, Muhyiddin Junaidi di kantor MUI, Wali Kota Hebron, Palestina, Tayseer Abu Sneineh, mendatangi kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pus
Rabu, 19 September 2018 | 14:21:29

Terbebas dari Penyanderaan Abu Sayyaf, Kemenlu Serahkan 3 Nelayan Indonesia ke Keluarga

JAKARTA ? Tiga warga negara Indonesia yang disandera selama 20 bulan oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina akhirnya dapat menghirup udara bebas. Ketiga WNI yang disandera itu adalah Hamdan bin Saleng dan
Rabu, 19 September 2018 | 11:25:45

Misi Pencari Fakta PBB Serukan Para Pemimpin Myanmar Diadili atas Tuduhan Genosida

MISI pencari fakta internasional PBB di Myanmar menyerukan agar para pemimpin militer tertinggi Myanmar diadili atas tuduhan genosida terhadap warga Rohingya di negara bagian Rakhine. Laporan dari misi pen
 
Berita Lainnya
Rabu, 19 September 2018 | 16:18:40

Hari ini Korut dan Korsel sepakat memasuki era tanpa perang

PRESIDEN Korea Selatan Moon Jae-in dalam jumpa pers hari ini di Pyongyang mengatakan Korea Utara akan menutup fasilitas uji coba nuklirnya di hadapan para ahli internasional dan bersedia menghancurkan kaw
 
Rabu, 19 September 2018 | 15:03:21

Pembangunan RS RI di Tepi Barat diharapkan mengobati trauma rakyat Palestina

JAKARTA - Usai bertemu dengan Ketua Bidang Hubung Luar Negeri MUI, Muhyiddin Junaidi di kantor MUI, Wali Kota Hebron, Palestina, Tayseer Abu Sneineh, mendatangi kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pus
 
Rabu, 19 September 2018 | 14:21:29

Terbebas dari Penyanderaan Abu Sayyaf, Kemenlu Serahkan 3 Nelayan Indonesia ke Keluarga

JAKARTA ? Tiga warga negara Indonesia yang disandera selama 20 bulan oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina akhirnya dapat menghirup udara bebas. Ketiga WNI yang disandera itu adalah Hamdan bin Saleng dan
 
Rabu, 19 September 2018 | 11:25:45

Misi Pencari Fakta PBB Serukan Para Pemimpin Myanmar Diadili atas Tuduhan Genosida

MISI pencari fakta internasional PBB di Myanmar menyerukan agar para pemimpin militer tertinggi Myanmar diadili atas tuduhan genosida terhadap warga Rohingya di negara bagian Rakhine. Laporan dari misi pen
 
Rabu, 19 September 2018 | 10:38:10

Pesawat Rusia Ditembak Rudal Suriah, Kremlin Minta Penjelasan Israel

JURU bicara Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Kremlin "sangat prihatin" setelah pesawat militer Rusia ditembak jatuh oleh rudal Suriah. Pesawat pengintai Rusia itu ditembak jatuh oleh rudal pertahan
 
Selasa, 18 September 2018 | 16:22:05

Trailer Berisi 100 Mayat Membusuk Bikin Marah Publik Meksiko

Mexico City - Sebuah truk trailer berisi lebih dari 100 mayat tak teridentifikasi memicu kemarahan publik di Guadalajara, Meksiko. Bau busuk yang dikeluarkan mayat-mayat itu membuat warga ramai-ramai memp
 
Selasa, 18 September 2018 | 15:23:21

Pembelaan Najib Soal Bukti Sumbangan Saudi Rp 1,4 T yang Diragukan

Kuala Lumpur - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak menegaskan bahwa surat yang menjadi 'bukti sumbangan' dari Arab Saudi untuknya adalah dokumen autentik. Hal ini disampaikan Na
 
Selasa, 18 September 2018 | 11:36:04

Mahasiswi Sebuah Universitas di Arab Saudi Boleh Pergi Sendiri Tanpa Didampingi Mahram

RIYADH - Perguruan tinggi khusus perempuan di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, Universitas Princess Nourah bint Abdulrahman, membolehkan semua mahasiswi untuk datang dan pergi tanpa didampingi mahram. Keputu
 
Selasa, 18 September 2018 | 10:32:14

Pesawat Militer Rusia Hilang Kontak Saat Empat Jet tempur Israel Serang Suriah

DAMASKUS - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, sebuah pesawat Il-20 militer Rusia yang membawa 14 tentara hilang dari pantauan radar di saat sebuah serangan yang dilakukan empat jet tempur Israel ber
 
Senin, 17 September 2018 | 10:24:23

Militer Filipina Bebaskan 3 WNI yang Disandera Kelompok Bersenjata

Manila - Militer Filipina dipastikan telah membebaskan tiga warga negara Indonesia yang disandera pada Januari 2017 lalu.Kepastian ini diungkapkan Letnan Kolonel Gerry Besana, juru bicara Komando Mindanao
 
Senin, 17 September 2018 | 10:07:26

Korban Tewas Akibat Topan Mangkhut di Filipina Jadi 59 Orang

Manila - Korban tewas akibat topan Mangkhut di Filipina bertambah menjadi 59 orang. Otoritas Filipina memulai proses pemulihan dan penghitungan dampak kerusakan usai topan Mangkhut bergerak ke wilayah H
 
Sabtu, 15 September 2018 | 16:32:41

Pertama Kali! Bunga Bangkai Tertinggi di Dunia Mekar di Kanada

Toronto - Bunga bangkai Titan Arum untuk pertama kalinya mekar di Toronto, Kanada. Bunga itu menjadi pusat perhatian para warga setempat yang penasaran dengan karakteristik bunga yang memunculkan bau tak
 
Sabtu, 15 September 2018 | 15:36:07

Florence, Badai Mematikan yang Memporakporandakan Carolina

LIMA orang tewas saat badai Florence menghantam Pantai Timur AS, memutus listrik ratusan ribu rumah dan merontokkan pepohonan. Cuaca buruk itu telah diturunkan dari badai hurricane ke badai tropis, tetapi ba
 
Sabtu, 15 September 2018 | 15:19:28

Topan Mangkhut Terjang Filipina, Listrik dan Komunikasi Terputus

Manila - Topan super Mangkhut menerjang wilayah Filipina bagian utara dengan membawa angin berkecepatan 200 kilometer per jam. Topan ini memicu kerusakan pada sejumlah gedung, menerbangkan atap bangunan
 
Jumat, 14 September 2018 | 11:04:30

Sempat Ragu, Spanyol Akhirnya Kirim Senjata Pesanan Arab Saudi

MADRID - Spanyol akhirnya memutuskan untuk mengirimkan senjata yang dipesan Arab Saudi. Keputusan ini mengubah sikap Spanyol sebelumnya yang menunda pengiriman itu karena kekhawatiran bahwa senjata itu ke
 
 
 
Terpopuler

1

15 Sep 2018 15:36 | 192 views
Internasional
Florence, Badai Mematikan yang Memporakporandakan Carolina

2

15 Sep 2018 16:32 | 138 views
Internasional
Pertama Kali! Bunga Bangkai Tertinggi di Dunia Mekar di Kanada

3

19 Sep 2018 16:18 | 116 views
Internasional
Hari ini Korut dan Korsel sepakat memasuki era tanpa perang

4

15 Sep 2018 15:19 | 114 views
Internasional
Topan Mangkhut Terjang Filipina, Listrik dan Komunikasi Terputus
 
 
 
 
 
 
Top