Iklan Sosial
 
Rabu, 14 Februari 2018 | 15:57:06

Butuh Rp 1.203 Triliun untuk Bangun Kembali Irak usai Perang Lawan ISIS

Sebarkan:
Mosul - Menteri Perencanaan Irak, Salman Al-Jameeli mengungkap bahwa negaranya membutuhkan US$ 88,2 miliar atau sekitar Rp 1.203 triliun untuk membangun kembali sejumlah wilayah yang luluh lantak akibat perang melawan ISIS.

"US$ 22,9 miliar dibutuhkan Irak dalam jangka pendek dan US$ 65,4 miliar untuk jangka menengah," ujar Salman dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa, 13 Februari 2018, dalam konferensi mengenai donor Irak di Kuwait.

Dikutip dari CNN, Rabu (14/2/2018), dana rekonstruksi akan dialokasikan ke wilayah yang sempat diduduki ISIS, termasuk Mosul.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson yang juga bergabung dalam konferensi itu, menyerukan negara-negara koalisi yang berperang terhadap ISIS untuk membangun kembali Irak.

"Jika masyarakat di Irak dan Suriah tak dapat kembali menjalani kehidupan normal, kita mengambil risiko kemungkinan ISIS untuk menguasai wilayah yang lebih luas," ujar Tillerson.

Ia pun mengumumkan tambahan dana sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp 2,72 triliun.

Menurut Salman, tujuh wilayah di utara dan timur Irak mengalami kerugian US$ 46 miliar. Selain itu, Irak juga membutuhkan dana untuk keamanan sebesar US$ 14 miliar dan sektor perbankan yang kehilangan US$ 10 miliar asetnya.

18.000 Orang Tewas dalam Perang Irak Vs ISIS

Irak mengumumkan kemenangannya atas ISIS pada Desember 2017, tiga tahun setelah kelompok militan itu merebut sebagian besar wilayah Irak dan Suriah.

Sulit untuk mengetahui secara pasti berapa banyak orang yang tewas dalam operasi militer untuk mengusir ISIS. Menteri Luar Negeri Irak Ibrahim al-Jaafari memperkirakan bahwa sekitar 18.000 orang tewas dan 36.000 lainnya terluka dalam perang tersebut.

Diperkirakan, 10.000 orang sendiri tewas dalam kurun waktu sembilan bulan saat operasi perebutan kembali Mosul dilancarkan.

Seorang penasihat wilayah Nineveh, Sukaina Mohammed Ali, mengatakan bahwa ratusan wanita turut tewas di tangan militan ISIS atau dalam operasi militer untuk membebaskan kota tersebut.

Ribuan wanita menjadi janda dan banyak dari mereka yang diculik oleh anggota ISIS.

Masih Ditemukan Jasad Korban Perang

Di Mosul sendiri, hampir 900.000 orang kabur dari rumah.

Selama pertempuran intensif yang berlangsung selama delapan bulan dan berakhir pada Juli 2017, lebih dari 500 bangunan rata dengan tanah dan ribuan lainnya rusak.

Hal tersebut, terungkap melalui citra satelit PBB.

Ketika CNN mengunjungi Mosul bulan lalu, petugas penyelamat masih menemukan jasad para korban di balik reruntuhan bangunan.


(liputan6.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 16:25:23

Pasukan Israel Usir Jamaah yang Hendak Salat di Masjid Al-Aqsa

YERUSALEM - Pasukan Israel menutup kompleks Masjid Al-Aqsa dan mengusir para jamaah muslim yang hendak salat pada Jumat 17 Agustus 2018 sebagai buntut insiden seorang warga Palestina yang mencoba menikam
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:52:34

Polisi Israel Tutup Seluruh Gerbang Masjid Al-Aqsa

Yerusalem - Kepolisian Israel menutup seluruh gerbang masuk kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Penutupan dilakukan setelah terjadi upaya serangan pisau di salah satu gerbang. Seperti dilansir kantor berita
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:00:38

Perayaan HUT Ke-73 RI di Vatikan Diwarnai Suasana Keberagaman

LONDON - Wajah keragaman terpancar dalam upacara memperingatan HUT Ke-73 RI yang diadakan KBRI Vatikan dan KBRI Roma di halaman Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan, Jumat 17 Agustu
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 10:51:30

Peringati HUT Ke-73 RI, 3 Pendaki Indonesia Capai Puncak Elbrus

LONDON - Tiga pendaki Indonesia Faldi Riswandi, Riza Husin dan Riki Andriansyah berhasil menaklukan puncak Gunung Elbrus, Rusia, pada 14 Agustus 2018. Mereka mengenakan songket Sriwijaya di puncak gunung
 
Berita Lainnya
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 16:25:23

Pasukan Israel Usir Jamaah yang Hendak Salat di Masjid Al-Aqsa

YERUSALEM - Pasukan Israel menutup kompleks Masjid Al-Aqsa dan mengusir para jamaah muslim yang hendak salat pada Jumat 17 Agustus 2018 sebagai buntut insiden seorang warga Palestina yang mencoba menikam
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:52:34

Polisi Israel Tutup Seluruh Gerbang Masjid Al-Aqsa

Yerusalem - Kepolisian Israel menutup seluruh gerbang masuk kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Penutupan dilakukan setelah terjadi upaya serangan pisau di salah satu gerbang. Seperti dilansir kantor berita
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 11:00:38

Perayaan HUT Ke-73 RI di Vatikan Diwarnai Suasana Keberagaman

LONDON - Wajah keragaman terpancar dalam upacara memperingatan HUT Ke-73 RI yang diadakan KBRI Vatikan dan KBRI Roma di halaman Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan, Jumat 17 Agustu
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 10:51:30

Peringati HUT Ke-73 RI, 3 Pendaki Indonesia Capai Puncak Elbrus

LONDON - Tiga pendaki Indonesia Faldi Riswandi, Riza Husin dan Riki Andriansyah berhasil menaklukan puncak Gunung Elbrus, Rusia, pada 14 Agustus 2018. Mereka mengenakan songket Sriwijaya di puncak gunung
 
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 10:35:54

Militer China Berlatih untuk Menyerang AS di Pasifik

PENTAGON - Kementerian Pertahanan Pentagon melaporkan, kemungkinan militer China sedang berlatih melakukan penyerangan terhadap Amerika Serikat dan sasaran-sasaran sekutu di Pasifik. Laporan tahunan ke
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:38:39

8 Tahun Ditahan Israel, Paket Kiriman untuk Warga Palestina Akhirnya Disalurkan

PALESTINA - Paket kiriman, surat dan bahkan sebuah kursi roda untuk warga Palestina tiba di daerah pendudukan Tepi Barat setelah Israel menyerahkan pos yang sudah bertahun-tahun tidak dikirimkan. Surat
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 10:52:49

Pemilu Sela Amerika Serikat: Waria pertama, Muslim Pertama, Muslimat Pertama

WASHINGTON - Seorang mantan eksekutif bidang energi tinggal selangkah lagi untuk menjadi waria atau perempuan transgender pertama yang menjabat sebagai gubernur sebuah negara bagian di Amerika Serikat. C
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:31:23

Trump Frustasi Turki Tak Juga Bebaskan Pastor AS

WASHINGTON Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan merasa frustrasi karena Turki tidak juga melepaskan pastor Andrew Brunson meski Washington telah menjatuhkan sanksi terhadap Ankara. AS t
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:27:54

Politisi Australia Dituduh Pidato Rasis, Serukan Pelarangan terhadap Migran Muslim

CANBERRA - Dalam pidato pertamanya sejak diangkat menjadi senator di Majelis Tinggi Parlemen Australia, Senator asal Queensland Fraser Anning menyerukan agar Australia kembali menggunakan sistem penerimaan
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:10:18

Jembatan Layang Ambruk di Italia, Pencarian Korban Terus Dilakukan

ROMA - Upaya pencarian korban dalam insiden ambruknya jembatan layang di Genoa, Italia masih berlangsung. Para petugas pemadam kebakaran terus berjuang mencari korban selamat dan menyisir jenazah korban t
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 16:43:39

PM Netanyahu Diam-diam Kunjungi Mesir untuk Bahas Gaza

Tel Aviv - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu melakukan kunjungan rahasia dan langka ke Mesir. Dalam kunjungan itu, Netanyahu berbicara langsung dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi untuk me
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 10:43:05

Pemimpin Tertinggi Iran Tolak Tawaran Trump untuk Adakan Pembicaraan

ANKARA Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Senin 13 Agustus menolak tawaran Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengadakan pembicaraan tanpa syarat guna memperbaiki hubungan bila
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 10:16:08

Remaja Penyembah Setan Bakar Gereja Kayu Unik di Rusia

KONDOPOGA - Sebuah gereja kayu bersejarah era abad 18 di Karelia, Rusia, ludes dibakar seorang remaja 15 tahun. Penduduk setempat menyebut remaja itu merupakan penyembah setan. Gereja The Assumption of Our
 
Senin, 13 Agustus 2018 | 15:11:54

Presiden Mesir: Selamat Merayakan Hari Kemerdekaan Ke-73 Indonesia

JAKARTA - Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengucapkan selamat hari kemerdekaan ke 73 Republik Indonesia yang secara khusus disampaikan oleh Kepala Rumah Tangga dan Protokol Kepresidenan Mesir Mohamed
 
Senin, 13 Agustus 2018 | 15:04:40

Pria Indiana Bunuh dan Makan Mayat Mantan Kekasih

Indiana - Seorang pria di Indiana, Amerika Serikat, membunuh dan memakan bagian dari potongan mayat mantan kekasihnya. Pria bernama Joseph Oberhansley (36) diduga mengalami gangguan mental. Dikutip
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top