Produk
 
Selasa, 13 Februari 2018 | 13:46:50

Kisah Pemberontakan di Atas Kapal Batavia Menuju Hindia Belanda

Sebarkan:

MUSUH dalam selimut. Istilah tersebut cukup tepat untuk menggambarkan situasi yang terjadi di atas Kapal Batavia pada 27 Oktober 1628. Kisah pemberontakan yang terjadi di perairan Australia itu mungkin yang paling terkenal di dunia.

Kapal Batavia ditugaskan untuk berlayar dari Pelabuhan Texel, Belanda, dengan tujuan Hinda Belanda (sekarang Indonesia). Kapal yang dikomandoi oleh Fransisco Pelsaert itu mengangkut emas dan perak dalam jumlah besar yang akan digunakan sebagai alat tukar dengan rempah-rempah.

Sejak awal perjalanan, beberapa hal buruk sudah terjadi. Banyak karakter-karakter pemberontak di antara 341 orang (kru dan penumpang) yang menumpang kapal Batavia. Salah satunya adalah kapten kapal, Ariaen Jacobz. Ia dan Pelsaert diyakini sebelumnya bertemu di Surat, India. Namun, hubungan kedua orang ini tidak terlalu baik sebagai rekan satu tim.

Orang ketiga yang patut dicurigai adalah Jeronimus Cornelisz, seorang apoteker dari Haarlem. Ia dinyatakan bangkrut dan coba melarikan diri dari Belanda. Cornelisz dituduh menyebarkan aliran sesat karena memiliki hubungan dekat dengan Johannes van der Beeck, seorang pelukis yang percaya pada ide-ide setan.

Melansir dari The Vintage News, Selasa (13/2/2018), tidak lama setelah berlayar, Jacobsz dan Cornelisz yang saling bertemu di atas kapal, menyusun rencana untuk mengambil alih armada tersebut. Ide dasarnya adalah mencuri emas dan perak serta memulai hidup baru di sebuah pulau terpencil.

Dari Belanda, Batavia singgah di Cape Town. Sesaat setelah melepas sauh, Jacobsz berhasil mengambil alih kemudi dan membelokkan Batavia dari jalur utama. Jacobsz dan Cornelisz bekerja keras meyakinkan sejumlah orang agar mau bergabung dalam rencana jahat tersebut.

Perlahan-lahan Batavia mulai meninggalkan rombongan armada menuju Hindia Belanda. Di saat yang sama, Jacobsz dan Cornelisz mulai menyusun insiden yang memicu pemberontakan. Keduanya berencana untuk melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan penumpang yang kaya raya.

Keduanya berharap insiden itu akan memotivasi Pelsaert untuk memberi hukuman kepada kru kapal. Dengan demikian, mereka akan semakin mudah diprovokasi. Target pun ditentukan seorang perempuan bernama Lucretia Jans. Namun, upaya tersebut gagal karena korban sudah tahu identitas para penyerangnya.

Jacobsz dan Cornelisz memutuskan untuk menunggu Pesaert menangkap terlebih dahulu para pelaut sebelum menjalankan aksinya. Sayangnya, peristiwa yang diharap-harapkan itu tidak pernah terjadi.

Pada 4 Juni 1629, Batavia menabrak gugus karang di dekat Pulau Beacon, Kepulauan Abrolhos. Sebagian besar orang mampu berenang hingga Pulau Beacon. Namun, sebanyak 40 orang tidak cukup beruntung dan meninggal akibat tenggelam di laut. Peristiwa itu hanya awal dari sebuah insiden yang lebih besar.

Ketiadaan air dan makanan membuat para penyintas menyadari terjebak dalam situasi yang sangat buruk. Kelompok yang dipimpin Fransisco Pelsaert dan kelompok pimpinan Jacobsz memutuskan untuk berlayar menuju pulau utama dengan kapal sepanjang 10 meter (m).

Perjalanan itu juga tidak berhasil. Tidak ada air atau makanan yang dapat ditemukan di pulau itu. Pelsaert lantas memutuskan untuk pergi ke Batavia (Jakarta) untuk membawa kapal penyelamat. Perjalanan selama 33 hari itu berubah menjadi pelayaran yang luar biasa.

Kapal itu mencapai Batavia dengan selamat. Ketika sampai di Batavia, Jacobsz ditangkap karena dinilai lalai, sementara Gubernur Jenderal Batavia Jan Pieterszoon Coen memerintahkan Pelsaert memandu kapal bernama Sardem ke lokasi kecelakaan untuk membawa para penyintas. Fransisco mampu kembali dalam waktu dua bulan sambil membawa bangkai kapal Batavia.

Tanpa sepengetahuan Pelsaert, Jeronimus Cornelisz menunjuk dirinya sendiri sebagai penanggung jawab bagi para penyintas yang ada di Batavia. Takut Pelsaert akan kembali dan menuduhnya sebagai pemberontak, Cornelisz menyusun rencana untuk membajak kapal dan kabur.

Demi memuluskan rencananya, ia butuh menyingkirkan semua orang yang dinilai sebagai ancaman. Jeronimus membentuk pasukan guna mengamankan persediaan makanan serta senjata di bawah komando prajurit bernama Wiebbe Hayes.

Cornelisz memimpin pasukannya menuju Pulau Wallabi Barat. Ia berjanji untuk mengirimkan orang-orang guna membebaskan para prajurit jika berhasil menemukan air serta makanan. Faktanya, ia membiarkan orang-orang itu mati kelaparan.

Ketika semua yang dinilai sebagai pengancam itu mati, Cornelisz mulai memerintah para penyintas dengan tangan besi. Ia mulai membunuh siapa saja yang dianggapnya sebagai ancaman.

Tidak hanya itu, Cornelisz menaruh para perempuan di dalam 'tenda pemerkosaan'. Ia berencana mengurangi populasi di pulau itu menjadi hanya 45 orang. Cornelisz dan pasukannya membunuh 110 orang, termasuk wanita dan anak-anak.

Sementara itu, para prajurit di West Wallabi berhasil menemukan air dan makanan. Mereka mengirim sinyal asap tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di seberang. Ketika mengetahui insiden sebenarnya, para tentara di West Wallaby menghimpun kekuatan untuk mempertahankan diri dari para pemberontak.

Kapal penyelamat yang dibawa Pelsaert sudah semakin dekat. Kelompok pimpinan Cornelisz dan kelompok pimpinan Wiebbe Hayes saling berebut mencapai Sardem. Hayes mampu mencapai Sardem terlebih dahulu dan menjelaskan semuanya kepada Fransisco Pelsaert.

Pertempuran kecil terjadi antara Hayes-Pelsaert melawan pasukan pimpinan Cornelisz. Pihak Hayes dan Pelsaert keluar sebagai pemenang dan menangkap semua pemberontak. Cornelisz dan pasukannya dijatuhi hukuman pemotongan tangan dan kemudian hukuman mati dengan cara digantung.

Bangkai kapal Batavia akhirnya berhasil ditemukan pada 1963. Ahli-ahli sejarah pun berhasil mengungkap fakta mengenai apa yang sebenarnya terjadi dengan meneliti tiap sudut kapal. Sebuah replika kapal Batavia dibangun di Lelystad, Belanda, dan diserahkan ke Australia pada 1999. Namun, sejak 2001 replika itu ditaruh di Bataviawerf di Lelystad.

(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 21 Mei 2018 | 14:23:52

Sembilan Orang Meninggal Akibat Wabah Virus Nipah di India Selatan

NEW DELHI - Tak kurang dari sembilan orang meninggal akibat wabah virus Nipah di Negara Bagian Kerala di India Selatan, kata beberapa pejabat kesehatan pada Senin. "Sembilan orang telah menyerah pada virus
Senin, 21 Mei 2018 | 10:05:30

Alami Komplikasi Usai Operasi, Presiden Palestina Dilarikan ke RS

Ramallah - Presiden Palestina Mahmud Abbas kembali masuk ke rumah sakit di Tepi Barat, Palestina. Namun terdapat perbedaan keterangan mengenai penyebab mengapa Abbas kembali dirawat.Dilaporkan kanto
Senin, 21 Mei 2018 | 10:02:26

Serangan Bom di Thailand, 3 Orang Terluka

Bangkok - Beberapa serangan bom terjadi di bagian paling selatan Thailand pada Minggu (20/5). Serangan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok separatis, akibatnya 3 orang terluka dalam peristiwa it
Sabtu, 19 Mei 2018 | 13:41:55

Tewas Ditembak di Texas, Remaja Pakistan Ini Harusnya Pulang Juni

Texas - Sabika Sheikh termasuk di antara 10 korban tewas dalam teror penembakan di sebuah sekolah di Santa Fe, Texas, Amerika Serikat. Remaja putri asal Pakistan itu tengah mengikuti program pertukaran pe
 
Berita Lainnya
Senin, 21 Mei 2018 | 14:23:52

Sembilan Orang Meninggal Akibat Wabah Virus Nipah di India Selatan

NEW DELHI - Tak kurang dari sembilan orang meninggal akibat wabah virus Nipah di Negara Bagian Kerala di India Selatan, kata beberapa pejabat kesehatan pada Senin. "Sembilan orang telah menyerah pada virus
 
Senin, 21 Mei 2018 | 10:05:30

Alami Komplikasi Usai Operasi, Presiden Palestina Dilarikan ke RS

Ramallah - Presiden Palestina Mahmud Abbas kembali masuk ke rumah sakit di Tepi Barat, Palestina. Namun terdapat perbedaan keterangan mengenai penyebab mengapa Abbas kembali dirawat.Dilaporkan kanto
 
Senin, 21 Mei 2018 | 10:02:26

Serangan Bom di Thailand, 3 Orang Terluka

Bangkok - Beberapa serangan bom terjadi di bagian paling selatan Thailand pada Minggu (20/5). Serangan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok separatis, akibatnya 3 orang terluka dalam peristiwa it
 
Sabtu, 19 Mei 2018 | 13:41:55

Tewas Ditembak di Texas, Remaja Pakistan Ini Harusnya Pulang Juni

Texas - Sabika Sheikh termasuk di antara 10 korban tewas dalam teror penembakan di sebuah sekolah di Santa Fe, Texas, Amerika Serikat. Remaja putri asal Pakistan itu tengah mengikuti program pertukaran pe
 
Sabtu, 19 Mei 2018 | 09:44:25

11 Orang Tewas dalam Ledakan Gudang Senjata di Suriah

DAMASKUS - Sebuah gudang senjata di Suriah Tengah meledak dan menewaskan 11 orang serta melukai puluhan lainnya. Kabar ini tersebar saat meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran. Observatorium Suri
 
Sabtu, 19 Mei 2018 | 08:44:15

Penembakan Sekolah di Texas, 10 Orang Tewas

TEXAS - Penembakan massal terjadi di Santa Fe High School, sebuah sekolah menengah di Texas, Amerika Serikat (AS), pada Jumat waktu setempat. Menurut polisi, sepuluh orang tewas. Pejabat Sheriff Harris C
 
Sabtu, 19 Mei 2018 | 08:39:44

3 Korban Selamat Pesawat Jatuh di Kuba Berjenis Kelamin Perempuan

HAVANA - Pesawat Boeing 737 dilaporkan jatuh jatuh dan meledak di dekat Bandara Internasional Jose Marti di Havana tak lama setelah pesawat lepas landas, pada Jumat 18 Mei 2018. Dari 104 penumpang, tiga d
 
Jumat, 18 Mei 2018 | 13:51:40

Presiden Iran Serukan Negara Islam Beri Respons Tegas ke Israel

Teheran - Presiden Iran Hassan Rouhani menyerukan negara-negara Islam untuk memberikan respons tegas atas kekerasan pasukan Israel di perbatasan Gaza, yang menewaskan 62 warga Palestina.Hal tersebut dis
 
Jumat, 18 Mei 2018 | 11:00:46

Ledakan Rokok Elektrik Menewaskan Pria Ini

Florida - Sebuah rokok elektrik meledak dan menewaskan seorang pria di Florida pada awal bulan ini. Kepolisian Amerika Serikat (AS) menyebut insiden itu sebagai kasus kematian pertama, yang dikaitkan
 
Jumat, 18 Mei 2018 | 10:10:21

284 Kotak Berisi Perhiasan Hingga Uang Disita dari Rumah Najib Razak

Kuala Lumpur - Polisi menggeledah rumah pribadi mantan Perdana Menteri Malaysia selama lebih dari 24 jam. Hasilnya 284 kotak berisi mulai dari uang hingga tas yang penuh perhiasan disita. Dilansir dari Th
 
Kamis, 17 Mei 2018 | 17:25:04

Kepolisian Malaysia Geledah Dan Sita Sejumlah Barang Dari Dua Rumah Mantan Perdana Menteri Najib

KUALA LUMPUR - Polisi mulai mengumpulkan barang bukti dalam penggeledahan di kediaman pribadi mantan Perdana Menteri Najib Tun Razak di Taman Duta, Malaysia, Rabu (16/5/2018) malam.Beberapa barang-barang pribad
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 19:09:16

Sambut Ramadhan 1439 H di Lebanon, Pasukan Garuda Indobatt Gelar Doa Bersama

KONGA-Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1439 H, Pasukan Garuda Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Forces In Lebanon) yang saat ini tengah melaksanakan tugas sebagai Peacekeepe
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 10:53:45

Kuwait Minta DK PBB Gelar Sidang Bahas Bentrokan Maut di Gaza

Kuwait City - Otoritas Kuwait meminta digelarnya sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk membahas kekerasan mematikan Israel dalam unjuk rasa di perbatasan Gaza. Kuwait mengecam ke
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 10:18:00

Pasukan Israel Tembak Mati 58 Warga Palestina, Inggris Prihatin

London - Pemerintah Inggris prihatin atas bentrokan antara pasukan Israel dan para demonstran Palestina di perbatasan Gaza yang menewaskan lebih dari 50 warga Palestina. Inggris menyebut pembunuhan terseb
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 09:29:12

Tentara Israel Bantai 59 Demonstran Palestina di Hari Pembukaan Kedubes AS di Yerusalem

GAZA Tentara Israel menewaskan 59 demonstran Palestina, termasuk tujuh anak-anak berusia di bawah 18 tahun dalam demonstrasi yang digelar di hari pembukaan Kedutaan Amerika Serikat di Yerusalem. Selain
 
 
 
Terpopuler

2

19 Mei 2018 08:44 | 132 views
Internasional
Penembakan Sekolah di Texas, 10 Orang Tewas

3

19 Mei 2018 13:41 | 113 views
Internasional
Tewas Ditembak di Texas, Remaja Pakistan Ini Harusnya Pulang Juni

4

19 Mei 2018 08:39 | 106 views
Internasional
3 Korban Selamat Pesawat Jatuh di Kuba Berjenis Kelamin Perempuan

5

19 Mei 2018 09:44 | 105 views
Internasional
11 Orang Tewas dalam Ledakan Gudang Senjata di Suriah
 
 
 
 
 
 
Top