Produk
 
Senin, 12 Februari 2018 | 16:10:47

Tak Sengaja Duduki Ular Mematikan, Taring Menancap di Betis Pria Australia Ini

Sebarkan:
Outback - Seorang pria Australia berhasil selamat usai digigit oleh ular cokelat yang memiliki panjang lebih dari dua meter. Reptil jenis tersebut merupakan salah satu yang paling mematikan.

Kejadian tersebut berawal saat pria tersebut naik ke sebuah sepeda motor. Namun tanpa disadari, ia justru duduk di atas seekor ular berwarna cokelat sepanjang 2,1 meter.

Ular yang memiliki kadar bisa sangat tinggi itu pun langsung merespons dengan menggigit kaki sebelah kanannya, menembus kulit meski terhalang oleh celana.

Dikutip dari News.com.au, Senin (12/2/2018), seorang juru bicara RACQ CQ Rescue mengatakan bahwa pria tersebut mengaku bahwa ketika ia jatuh dari sepeda motor usai digigit ular, taring reptil itu masih menempel di betisnya.

Pria tersebut kemudian menarik ular tersebut dari kakinya dan membuangnya.

Dengan segera, ia langsung memberi tahu rekan kerja di dekatnya yang kemudian menghubungi nomor telepon darurat.

Ketika helikopter mendarat kurang dari dua jam setelah insiden terjadi, pria tersebut menderita sakit dada yang parah. Namun, saat ini pria tersebut telah berada dalam kondisi stabil.

Itu merupakan kali ketiga layanan penyelamatan helikopter merespon gigitan ular sepanjang awal 2018.

Ajaib, Bocah 6 Tahun Ini Lolos dari Maut Usai Digigit Ular Kobra

Seorang bocah perempuan berusia enam tahun berhasil lolos dari maut setelah seekor ular kobra nan mematikan merayap ke bantalnya dan menggigitnya saat ia tengah tidur.

Hal itu berawal saat bocah bernama Mikayla Grove itu sedang tidur. Lalu, seekor ular kobra dengan nama latin Naja mossambica menggigit pipinya -- salah satu ular paling mematikan di Afrika.

Mikayla pun terbangun dan menjerit sehingga membuat kedua orangtuanya bangun dan panik.

Ibunya, Inge Grove, awalnya mengira bahwa anak perempuannya mengalami mimpi buruk. Ia pun pergi ke kamar anaknya tanpa menyalakan lampu dan tak menyadari bahwa ular kobra sepanjang 1,2 meter berada di kasur.

Inge lalu mendengar desisan ular kobra tersebut yang kemudian menyemprotkan bisa ke matanya. Namun, ia berhasil membawa anaknya keluar kamar.

Ayahnya yang menyadari bahwa anaknya digigit oleh seekor ular, kemudian menelepon salah satu rekan dekatnya yang merupakan seorang perawat di Netcare Alberlito hospital di Ballito dan meminta agar petugas penanganan darurat disiapkan.

Ketika keluarga tersebut tiba di rumah sakit, regu petugas penanganan darurat telah siap dan menunggu Mikayla serta ibunya. Ahli anti-bisa juga segera meluncur ke rumah sakit.

"Dalam perjalanan, aku menelepon untuk memberikan instruksi kepada dokter untuk menyiapkan segala hal yang dibutuhkan, karena kobra jenis itu selalu membuat korbannya dalam keadaan kritis," ujar dokter anti-bisa yang menanganinya seperti dimuat dalam The Sun.

Mikayla pun harus menerima 17 botol anti-racun untuk menyelamatkan hidupnya.

(liputan6.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 21 Mei 2018 | 14:23:52

Sembilan Orang Meninggal Akibat Wabah Virus Nipah di India Selatan

NEW DELHI - Tak kurang dari sembilan orang meninggal akibat wabah virus Nipah di Negara Bagian Kerala di India Selatan, kata beberapa pejabat kesehatan pada Senin. "Sembilan orang telah menyerah pada virus
Senin, 21 Mei 2018 | 10:05:30

Alami Komplikasi Usai Operasi, Presiden Palestina Dilarikan ke RS

Ramallah - Presiden Palestina Mahmud Abbas kembali masuk ke rumah sakit di Tepi Barat, Palestina. Namun terdapat perbedaan keterangan mengenai penyebab mengapa Abbas kembali dirawat.Dilaporkan kanto
Senin, 21 Mei 2018 | 10:02:26

Serangan Bom di Thailand, 3 Orang Terluka

Bangkok - Beberapa serangan bom terjadi di bagian paling selatan Thailand pada Minggu (20/5). Serangan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok separatis, akibatnya 3 orang terluka dalam peristiwa it
Sabtu, 19 Mei 2018 | 13:41:55

Tewas Ditembak di Texas, Remaja Pakistan Ini Harusnya Pulang Juni

Texas - Sabika Sheikh termasuk di antara 10 korban tewas dalam teror penembakan di sebuah sekolah di Santa Fe, Texas, Amerika Serikat. Remaja putri asal Pakistan itu tengah mengikuti program pertukaran pe
 
Berita Lainnya
Senin, 21 Mei 2018 | 14:23:52

Sembilan Orang Meninggal Akibat Wabah Virus Nipah di India Selatan

NEW DELHI - Tak kurang dari sembilan orang meninggal akibat wabah virus Nipah di Negara Bagian Kerala di India Selatan, kata beberapa pejabat kesehatan pada Senin. "Sembilan orang telah menyerah pada virus
 
Senin, 21 Mei 2018 | 10:05:30

Alami Komplikasi Usai Operasi, Presiden Palestina Dilarikan ke RS

Ramallah - Presiden Palestina Mahmud Abbas kembali masuk ke rumah sakit di Tepi Barat, Palestina. Namun terdapat perbedaan keterangan mengenai penyebab mengapa Abbas kembali dirawat.Dilaporkan kanto
 
Senin, 21 Mei 2018 | 10:02:26

Serangan Bom di Thailand, 3 Orang Terluka

Bangkok - Beberapa serangan bom terjadi di bagian paling selatan Thailand pada Minggu (20/5). Serangan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok separatis, akibatnya 3 orang terluka dalam peristiwa it
 
Sabtu, 19 Mei 2018 | 13:41:55

Tewas Ditembak di Texas, Remaja Pakistan Ini Harusnya Pulang Juni

Texas - Sabika Sheikh termasuk di antara 10 korban tewas dalam teror penembakan di sebuah sekolah di Santa Fe, Texas, Amerika Serikat. Remaja putri asal Pakistan itu tengah mengikuti program pertukaran pe
 
Sabtu, 19 Mei 2018 | 09:44:25

11 Orang Tewas dalam Ledakan Gudang Senjata di Suriah

DAMASKUS - Sebuah gudang senjata di Suriah Tengah meledak dan menewaskan 11 orang serta melukai puluhan lainnya. Kabar ini tersebar saat meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran. Observatorium Suri
 
Sabtu, 19 Mei 2018 | 08:44:15

Penembakan Sekolah di Texas, 10 Orang Tewas

TEXAS - Penembakan massal terjadi di Santa Fe High School, sebuah sekolah menengah di Texas, Amerika Serikat (AS), pada Jumat waktu setempat. Menurut polisi, sepuluh orang tewas. Pejabat Sheriff Harris C
 
Sabtu, 19 Mei 2018 | 08:39:44

3 Korban Selamat Pesawat Jatuh di Kuba Berjenis Kelamin Perempuan

HAVANA - Pesawat Boeing 737 dilaporkan jatuh jatuh dan meledak di dekat Bandara Internasional Jose Marti di Havana tak lama setelah pesawat lepas landas, pada Jumat 18 Mei 2018. Dari 104 penumpang, tiga d
 
Jumat, 18 Mei 2018 | 13:51:40

Presiden Iran Serukan Negara Islam Beri Respons Tegas ke Israel

Teheran - Presiden Iran Hassan Rouhani menyerukan negara-negara Islam untuk memberikan respons tegas atas kekerasan pasukan Israel di perbatasan Gaza, yang menewaskan 62 warga Palestina.Hal tersebut dis
 
Jumat, 18 Mei 2018 | 11:00:46

Ledakan Rokok Elektrik Menewaskan Pria Ini

Florida - Sebuah rokok elektrik meledak dan menewaskan seorang pria di Florida pada awal bulan ini. Kepolisian Amerika Serikat (AS) menyebut insiden itu sebagai kasus kematian pertama, yang dikaitkan
 
Jumat, 18 Mei 2018 | 10:10:21

284 Kotak Berisi Perhiasan Hingga Uang Disita dari Rumah Najib Razak

Kuala Lumpur - Polisi menggeledah rumah pribadi mantan Perdana Menteri Malaysia selama lebih dari 24 jam. Hasilnya 284 kotak berisi mulai dari uang hingga tas yang penuh perhiasan disita. Dilansir dari Th
 
Kamis, 17 Mei 2018 | 17:25:04

Kepolisian Malaysia Geledah Dan Sita Sejumlah Barang Dari Dua Rumah Mantan Perdana Menteri Najib

KUALA LUMPUR - Polisi mulai mengumpulkan barang bukti dalam penggeledahan di kediaman pribadi mantan Perdana Menteri Najib Tun Razak di Taman Duta, Malaysia, Rabu (16/5/2018) malam.Beberapa barang-barang pribad
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 19:09:16

Sambut Ramadhan 1439 H di Lebanon, Pasukan Garuda Indobatt Gelar Doa Bersama

KONGA-Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1439 H, Pasukan Garuda Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Forces In Lebanon) yang saat ini tengah melaksanakan tugas sebagai Peacekeepe
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 10:53:45

Kuwait Minta DK PBB Gelar Sidang Bahas Bentrokan Maut di Gaza

Kuwait City - Otoritas Kuwait meminta digelarnya sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk membahas kekerasan mematikan Israel dalam unjuk rasa di perbatasan Gaza. Kuwait mengecam ke
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 10:18:00

Pasukan Israel Tembak Mati 58 Warga Palestina, Inggris Prihatin

London - Pemerintah Inggris prihatin atas bentrokan antara pasukan Israel dan para demonstran Palestina di perbatasan Gaza yang menewaskan lebih dari 50 warga Palestina. Inggris menyebut pembunuhan terseb
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 09:29:12

Tentara Israel Bantai 59 Demonstran Palestina di Hari Pembukaan Kedubes AS di Yerusalem

GAZA Tentara Israel menewaskan 59 demonstran Palestina, termasuk tujuh anak-anak berusia di bawah 18 tahun dalam demonstrasi yang digelar di hari pembukaan Kedutaan Amerika Serikat di Yerusalem. Selain
 
 
 
Terpopuler

2

19 Mei 2018 08:44 | 132 views
Internasional
Penembakan Sekolah di Texas, 10 Orang Tewas

3

19 Mei 2018 13:41 | 113 views
Internasional
Tewas Ditembak di Texas, Remaja Pakistan Ini Harusnya Pulang Juni

4

19 Mei 2018 08:39 | 105 views
Internasional
3 Korban Selamat Pesawat Jatuh di Kuba Berjenis Kelamin Perempuan

5

19 Mei 2018 09:44 | 105 views
Internasional
11 Orang Tewas dalam Ledakan Gudang Senjata di Suriah
 
 
 
 
 
 
Top