Iklan Sosial
 
Rabu, 3 Januari 2018 | 13:38:49
Internasional

California izinkan ganja buat rekreasi

Sebarkan:
apotek ganja di california.
Pemerintah Negara Bagian California, Amerika Serikat, saat ini menyetujui penggunaan ganja buat bersenang-senang (rekreasi). Maka dari itu gerai-gerai khusus menjual mariyuana mulai berjamur di sana.

Dilansir dari laman Sky News, Selasa (2/1), Undang-Undang Penggunaan Mariyuana khusus Dewasa (AUMA) itu disetujui lebih dari dua dekade setelah pemerintah California melegalkan penggunaan ganja buat kepentingan pengobatan. Walau demikian, aturan itu tetap bertentangan dengan kebijakan pemerintah federal yang melarang segala jenis narkoba, zat adiktif, dan psikotropika.

Meski penggunaan ganja buat rekreasi di California dibolehkan, pemerintah setempat memberlakukan pembatasan usia pengguna minimal 21 tahun. Mereka juga diizinkan menanam paling banyak enam pohon ganja, atau menyimpan lebih dari seratus gram mariyuana kering. Negara bagian itu mengikuti jejak Alaska, Colorado, Oregon, Nevada, dan Washington yang sudah lebih dulu melegalkan ganja.

Menurut hasil hitung-hitungan, pembebasan penggunaan ganja buat rekreasi bakal menambah pemasukan bagi pemerintah California sebesar USD 1 miliar (Rp 13,55 triliun) saban tahun. Bahkan, mereka mengklaim hal itu juga menekan biaya buat rehabilitasi dan lainnya hingga Rp 135 miliar.

Meski begitu, kalangan oposisi di California tetap menentang aturan melegalkan penggunaan ganja buat rekreasi. Mereka berpendapat hal itu bisa meningkatkan risiko penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, sekaligus dikhawatirkan bertambahnya pelanggaran lalu lintas karena mengemudi di bawah pengaruh narkoba.

Argumen lain dilontarkan buat menentang legalisasi ganja buat rekreasi adalah dengan kebijakan itu pemerintah California belum tentu bisa memerangi pasar gelap. Sebab, pengenaan cukai buat mariyuana yang diizinkan buat bersenang-senang bisa melejitkan harga jualnya hingga 70 persen. Dengan kebijakan itu, belum tentu semua kalangan bisa memperoleh ganja legal buat rekreasi.

(merdeka.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 20 Juli 2018 | 15:45:59

Malaysia Akan Ungkap Laporan Hilangnya MH370 Pada 30 Juli

KUALA LUMPUR Malaysia akan merilis laporan mengenai hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 pada 30 Juli. Insiden yang terjadi lebih dari empat tahun lalu itu masih menjadi salah satu misteri terbesar
Jumat, 20 Juli 2018 | 15:28:52

Gugur saat jalankan misi perdamaian, Kopda Mar Ajat diberi penghargaan dari Libanon

Tentara Angkatan Bersenjata UNIFIL asal Indonesia, Ajat Wahyudin (35), meninggal dunia saat tengah menjalani misi perdamaian dunia. Kopda Mar Ajat dilaporkan meninggal karena sakit pada Senin (16/7). U
Jumat, 20 Juli 2018 | 13:42:40

Putin Klaim Pertemuan dengan Trump di Helsinki Sukses

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menggambarkan KTT hari Senin (16/7/2018) di Helsinki dengan Presiden Amerika Donald Trump sukses, tapi mengatakan para penentang Trump berusaha meremehkan hasil-hasil tersebu
Jumat, 20 Juli 2018 | 10:35:48

Peti Mati dari Zaman Firaun Akhirnya Dibuka, Isinya Tak Ada yang Menduga

DUA pekan lalu arkeolog di Mesir menemukan peti mati besar berbahan granit berwarna hitam di Iskandariyah. Selama 2.000 tahun peti ini tak tersentuh. Bisa dipahami jika penemuan peti mati kuno atau sarkofagu
 
Berita Lainnya
Jumat, 20 Juli 2018 | 15:45:59

Malaysia Akan Ungkap Laporan Hilangnya MH370 Pada 30 Juli

KUALA LUMPUR Malaysia akan merilis laporan mengenai hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 pada 30 Juli. Insiden yang terjadi lebih dari empat tahun lalu itu masih menjadi salah satu misteri terbesar
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 15:28:52

Gugur saat jalankan misi perdamaian, Kopda Mar Ajat diberi penghargaan dari Libanon

Tentara Angkatan Bersenjata UNIFIL asal Indonesia, Ajat Wahyudin (35), meninggal dunia saat tengah menjalani misi perdamaian dunia. Kopda Mar Ajat dilaporkan meninggal karena sakit pada Senin (16/7). U
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 13:42:40

Putin Klaim Pertemuan dengan Trump di Helsinki Sukses

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menggambarkan KTT hari Senin (16/7/2018) di Helsinki dengan Presiden Amerika Donald Trump sukses, tapi mengatakan para penentang Trump berusaha meremehkan hasil-hasil tersebu
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 10:35:48

Peti Mati dari Zaman Firaun Akhirnya Dibuka, Isinya Tak Ada yang Menduga

DUA pekan lalu arkeolog di Mesir menemukan peti mati besar berbahan granit berwarna hitam di Iskandariyah. Selama 2.000 tahun peti ini tak tersentuh. Bisa dipahami jika penemuan peti mati kuno atau sarkofagu
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 15:17:14

Bangkai Kapal Perang Rusia Ditemukan, Bawa Emas Rp 1.604 T

Seoul - Bangkai kapal perang Rusia ditemukan di dasar lautan dekat pulau Ulleungdo, Korea Selatan (Korsel). Diyakini kapal itu membawa emas yang saat ini ditaksir nilainya mencapai US$ 113 miliar atau setara
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 14:48:55

Dubes RI di Lima Serahkan Surat Kepercayaan pada Presiden Peru

Lima - Duta Besar (Dubes) RI untuk Peru, Marina Estella Anwar Bey menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Presiden Peru Martin Vizcarra. Penyerahan berlangsung di Istana Presiden, Palacio de Gobierno d
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 14:20:01

Pengadilan Perintahkan Pemerintah Beri Ganti Rugi untuk Korban Kapal Feri Sewol

SEOUL Pengadilan Korea Selatan (Korsel) memerintahkan pemerintah dan operator kapal feri Sewol yang tenggelam pada 2014 dan menewaskan 300 penumpangnya,sebagian besar anak-anak, untuk membayar kompensas
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 11:44:09

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Teror, Termasuk 3 WNI

Kuala Lumpur - Kepolisian Malaysia menangkap tujuh tersangka teror, yang salah satunya mengancam akan membunuh Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V dan Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad. Te
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 11:34:06

Sebut Suriname Negara Multietnis yang Gagal, Menlu Belanda Dikecam

AMSTERDAM Menteri Luar Negeri Belanda, Stef Blok mendapat kecaman terkait pernyataannya yang menyebut Suriname sebagai "negara gagal" karena memiliki berbagai etnis yang berbeda. Kecaman itu muncul sete
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 10:42:24

Turki Akhiri Status Darurat Negara

ANKARA - Pemerintah Turki secara resmi mengakhiri status negara dalam keadaan darurat yang diberlakukan dua tahun lalu setelah upaya kudeta yang gagal. Keputusan itu diumumkan pemerintah Turki, selang bebe
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 10:40:31

Stadion Piala Dunia Rusia di Volgograd Alami Longsor

Moskow -Belum seminggu setelah Piala Dunia 2018 berakhir di Rusia, salah satu stadion yang baru dibangun untuk pertandingan mengalami longsor di bagian luar disebabkan hujan lebat.Rekaman yang muncul dari k
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 10:14:34

Kehadiran RS Apung China di Pasifik Tuai Tudingan Negatif

Beijing -Rumah sakit apung China, yang dikenal sebagai Peace Ark, telah meninggalkan Pelabuhan Port Moresby dan berlayar menuju Vanuatu, Fiji dan Tonga sebelum pindah ke Amerika Selatan dan Tengah.Poin utam
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 14:46:29

Indonesia Tidak Berikan Fasilitas Bebas Visa Bagi Penonton Asian Games

JAKARTA - Indonesia tidak akan memberlakukan aturan bebas visa bagi para wisatawan yang berencana datang untuk menyaksikan perhelatan olah raga akbar, Asian Games di Jakarta dan Palembang pada Agustus men
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 11:38:29

Diduga Jual Bayi, Rumah Penampungan Anak Bunda Teresa Diselidiki

New Delhi - Pihak berwenang India menyelidiki lembaga sosialBundaTeresa,MissionariesofCharity, yang dituduh menjual bayi-bayi dari para perempuanyangditampungnya.Departemen Kesejahteraan Perempuan
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 10:37:54

Kembali Dijatuhi Sanksi, Iran Seret AS ke Pengadilan Internasional

AMSTERDAM Iran telah mengajukan tuntutan terhadap Amerika Serikat (AS) di Pengadilan Internasional (ICJ) terkait sanksi yang dijatuhkan Washington terhadap Teheran. Iran menuduh keputusan AS untuk menja
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top