iklan Situs
 
Rabu, 15 November 2017 | 12:01:35
Internasional

PM Lebanon Wajib Pulang untuk Buktikan Dirinya Bebas dari Intervensi

Sumber : Okezone.com

Sebarkan:
Reuters
PM Lebanon Saad al Hariri harus pulang untuk membuktikan dirinya bebas
BEIRUT Pengunduran diri Perdana Menteri (PM) Lebanon, Saad al Hariri, begitu mengejutkan. Sebab, pria berusia 47 tahun itu mundur saat dirinya sedang berada di Arab Saudi hingga memunculkan berbagai macam spekulasi, termasuk intervensi Riyadh dalam masalah tersebut.

Presiden Lebanon, Michael Aoun, tidak mau mengabulkan pengunduran diri tersebut hingga Hariri pulang ke Beirut untuk secara formal mengajukan surat. Hariri lantas mengatakan akan kembali ke Lebanon dalam dua hari ke depan, terhitung sejak Selasa 14 November.

Rencana kepulangan Saad al Hariri itu disambut baik oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Lebanon, Gebran Bassil. Kepulangan sang perdana menteri diyakini dapat menyelesaikan krisis politik yang sedang terjadi sekaligus membuktikan Hariri bebas dari campur tangan siapa pun.

"Kami berharap dapat menyelesaikan krisis ini dengan kepulangan Perdana Menteri Hariri dalam waktu dekat. Satu-satunya cara membuktikan dia bebas adalah pulang ke rumah. Sekarang ini situasinya ambigu dan tidak normal. Kami ingin kembali ke situasi normal," ujar Gebran Bassil, melansir dari Reuters, Rabu (15/11/2017).

Perkataan itu dilontarkan Gebran usai berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Lebanon diketahui merupakan bekas koloni Prancis sekaligus anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Prancis bisa menjadi kunci menyelesaikan krisis tersebut mengingat Lebanon ingin membawa masalah ke PBB jika Saad Hariri tidak kembali dalam waktu sepekan terhitung sejak 4 November.

"Presiden waktu itu mengatakan tenggat waktu satu pekan dari kampanye diplomatik Hariri untuk mencoba mencari solusi atau kami akan memilih langkah sesuai hukum internasional," tegas Gebran Bassil.

Iran dan sekutunya di Lebanon, Hizbollah, menuduh Arab Saudi menangkap Hariri dan memaksanya untuk mundur. Sebab, Hariri mengatakan alasannya untuk mundur adalah karena merasa nyawanya sedang terancam. Ia juga menyampaikan kemarahan terhadap Iran dan Hizbullah yang menurutnya telah campur tangan dalam urusan negara-negara Arab.

Saad Hariri ditunjuk sebagai perdana menteri pada akhir 2016 dan memimpin kabinet persatuan nasional beranggotakan 30 orang, termasuk beberapa anggota Hizbullah. Pemerintahannya dianggap cukup berhasil melindungi Lebanon dari dampak perang saudara seperti halnya di negara tetangga, Suriah.

Namun, Lebanon terbelah menjadi dua kubu, satu pihak yang setia kepada Arab Saudi, dipimpin oleh Hariri yang seorang penganut Muslim Sunni dan blok yang setia pada Iran serta sekutunya Hizbullah yang beraliran Syiah. (Okezone.com)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 24 November 2017 | 20:26:43

Dua Guru Honor Asal Rohul Datangi Disdik Provinsi Riau

PEKANBARU- Terkait empat belas guru dan puluhan siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Kepenuhan, yang beralamat di Desa Kepenuhan Baru, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang melakukan a
Jumat, 24 November 2017 | 20:12:09

PT Capela Medan PHK Karyawannya, Begini Kata PK SBSI 1992

PEKANBARU-Pengurus Komisariat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (PK SBSI) 1992, menyayangkan sikap dari PT Capella Medan Cabang Pekanbaru. Pasalnya, perusahaan tersebut, menghalangi pekerjanya untuk menjadi pen
Jumat, 24 November 2017 | 19:24:24

Lantik Kades Perigi Raja dan Kades Tanjung Melayu, Ini Pesan Bupati Wardan

KUINDRA - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melantik Kepala Desa Perigi Raja dan Kepala Desa Tanjung Melayu kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) di Gedung Persatuan Pemuda Perigi Raja, Jumat (24/11/17).Se
Jumat, 24 November 2017 | 19:20:05

Tragis, Istrinya Selamat Suaminya Belum Ditemukan, Simak Kisah Nelayan di Inhil Ini

RETEH - Abdul Satar alias Utoh (50 tahun), warga Parit 1 Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir, dilaporkan hilang di Perairan Batang Gangsal Kelurahan Pulau Kijang, saat kembali dari
 
Berita Lainnya
Jumat, 24 November 2017 | 11:05:46

TNI Cium Pergerakan Kelompok Abu Sayyaf di Perbatasan RI-Malaysia

NUNUKAN - Kelompok Abu Sayyaf yang dibombardir pemerintah Filipina bulan lalu terdeteksi sedang berada di wilayah perbatasan Republik Indonesia (RI) dan Malaysia."Keberadannya itu ditengarai akan melakukan peny
 
Jumat, 24 November 2017 | 10:45:25

Uji Coba Perdana, India Sukses Tembakkan Rudal Supersonik Tercepat di Dunia

NEW DELHI - India untuk pertama kalinya menembakkan rudal jelajah supersonik BrahMos dari pesawat jet tempur Rusia, Sukhoi Su-30, dalam sebuah latihan militer. Rudal ini tercatat yang tercepat di dunia dalam ke
 
Jumat, 24 November 2017 | 10:40:13

AS-Korsel Kembali Gelar Latihan Gabungan pada Awal Desember

SEOUL Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) akan mengadakan latihan gabungan reguler. Latihan itu akan digelar pada awal Desember.Sebagaimana diwartakan Reuters, Jumat (24/11/2017), e
 
Kamis, 23 November 2017 | 11:37:00

Indonesia-Malaysia Sepakat Tingkatkan Kerjasama di Berbagai Bidang

JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Malaysia sepakat untuk meningkatkan kerjasama di berbagai bidang sehingga kerjasama antarkedua negara tetangga ini semakin kokoh. ‎Hal ini didukung oleh meningkatnya ang
 
Kamis, 23 November 2017 | 11:08:24

Sanksi Baru AS untuk Korut Turut Sasar Pedagang China

WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan penjatuhan sanksi baru terhadap Kore Utara (Korut). Sanksi tersebut diketahui berupa sanks-sanksi ekonomi yang menyasar perusahaan ekspedisi Korut. Selai
 
Kamis, 23 November 2017 | 11:06:03

Presiden Turki dan Iran Tiba di Rusia untuk Bahas Suriah Bersama Putin

SOCHI Pemimpin Iran Hassan Rouhani dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah tiba di Kota Sochi, Rusia. Kedua pemimpin negara itu akan menemui Presiden Rusia Vladimir Putin guna membahas penyelesaian poli
 
Rabu, 22 November 2017 | 11:54:16

Kapal Perang Rusia Muncul di Dekat Skotlandia, Militer Inggris Siaga Penuh

LONDON - Angkatan Laut Militer Kerajaan Inggris siaga tinggi setelah sebuah kapal perang Rusia terdeteksi berada di lepas pantai Skotlandia.Kapal Inggris menggunakan peralatan sonar mutakhir untuk mencari dan m
 
Rabu, 22 November 2017 | 11:34:32

Tentara Lebanon Bersiap Hadapi Ancaman Israel di Perbatasan

BEIRUT Panglima Angkatan Bersenjata Lebanon meminta pasukannya untuk siap sepenuhnya untuk menghadapi ancaman dari Israel di perbatasan selatan Lebanon. Jenderal Joseph Aoun juga menyerukan agar tentaranya te
 
Rabu, 22 November 2017 | 09:13:06

Korut Masuk Daftar Pendukung Terorisme, China Kembali Serukan Dialog

BEIJING Amerika Serikat (AS) resmi memasukkan Korea Utara (Korut) ke dalam daftar negara pendukung terorisme. China, sebagai sekutus sekaligus mitra utama Korut, menilai langkah AS belum tepat.Beijing menyara
 
Selasa, 21 November 2017 | 11:23:28

Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Rakhine Resmi Dimulai

NAYPYIDAW Pembangunan rumah sakit Indonesia di Myang Bwe, Rakhine State, Myanmar, resmi dimulai. Pembangunan ini ditandai dengan acara ground breaking atau peletakan batu pertama yang dilakukan pada Minggu 19
 
Selasa, 21 November 2017 | 11:14:15

Jepang Dukung Keputusan AS Masukkan Korut ke Daftar Sponsor Terorisme

TOKYO Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe, menyambut baik keputusan Amerika Serikat (AS) memasukkan Korea Utara (Korut) ke daftar sponsor terorisme. Ia mendukung keputusan tersebut karena akan meningkatka
 
Senin, 20 November 2017 | 15:15:04

Presiden Mugabe Setujui Desakan terhadap Dirinya untuk Mengundurkan Diri

HARARE Setelah mendapatkan kudeta militer, aksi demokrasi, serta pemecatan dari partai politik (parpol, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe akan mengundurkan diri sebagai presiden. Sebuah sumber mengatakan, milit
 
Senin, 20 November 2017 | 15:10:05

Palestina Ancam Putuskan Semua Komunikasi dengan AS, Kenapa Ya?

WASHINGTON Pemerintah Palestina mengancam akan memutus semua komunikasi dengan Amerika Serikat (AS) setelah Washington pernyataan Washington yang akan menutup kantor perwakilan Organisasi Pembebasan Palestina
 
Senin, 20 November 2017 | 09:30:53

Prajurit Indobatt-03 Tampil Kembali Pada Perjanjian Perdamaian di Umsebheika

Darfur Sudan-Tim marawis Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indobatt-03 di bawah pimpinan Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. sebagai Dansatgas mendapat kepercayaan unt
 
Jumat, 17 November 2017 | 11:43:03

Diduga Berkaitan dengan Kudeta Tahun Lalu, Turki Tangkap 136 Orang

ISTANBUL Otoritas berwenang di Turki menahan 136 orang karena diduga memiliki hubungan dengan komplotan kudeta tahun lalu. Orang-orang yang ditahan itu merupakan mantan polisi, guru, dan tentara.Sebagaimana d
 
 
 
Terpopuler

1

23 Nov 2017 11:37 | 226 views
Internasional
Indonesia-Malaysia Sepakat Tingkatkan Kerjasama di Berbagai Bidang

3

22 Nov 2017 11:34 | 185 views
Internasional
Tentara Lebanon Bersiap Hadapi Ancaman Israel di Perbatasan

4

24 Nov 2017 11:05 | 181 views
Internasional
TNI Cium Pergerakan Kelompok Abu Sayyaf di Perbatasan RI-Malaysia

5

21 Nov 2017 11:23 | 172 views
Internasional
Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Rakhine Resmi Dimulai
 
 
 
 
Top