Iklan Sosial
 
Rabu, 15 November 2017 | 10:57:19
Internasional

Dokumen Rencana Proyek Tembok Perbatasan AS-Meksiko Bocor, Ini Isinya

Sumber : Okezone.com

Sebarkan:
Reuters
WASHINGTON - Sejumlah dokumen yang baru dirilis ke publik mengungkap detail rencana pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) terkait pembangunan tembok perbatasan di Lembah Rio Grande, Texas. Sebuah peta yang dibuat oleh Korps Insinyur Angkatan Bersenjata AS pada Mei 2017 menunjukkan bagaimana tembok tersebut akan berdampak pada pemilik tanah dan suaka margasatwa.

Dokumen-dokumen yang didapat di bawah Undang-undang Kebebasan Informasi (Freedom of Information Act/FOIA) dan dipublikasikan oleh Texas Observer menunjukkan rencana pembangunan tembok sepanjang sekira 53 kilometer yang terbagi dalam 15 segmen. Banyak di antara dokumen tersebut ditandai dengan tulisan "jangan diterbitkan di bawah FOIA."

Tembok tersebut direncanakan akan melintasi setidaknya tiga suaka margasatwa, termasuk Taman Margasatwa Bentsen-Grande Valley State, Suaka Margasatwa Nasional Santa Ana dan Pusat Kupu-kupu Nasional. Salah satu bagian tembok sepanjang 3,6 kilometer akan berdampak pada gereja, pemakaman serta sejumlah rumah. Sedangkan bagian lainnya akan membagi sebuah taman rumah trailer (RV) dan mempengaruhi lebih dari 100 pemilik RV.

Salah satu dokumen menunjukkan sistem pemeringkatan yang digunakan oleh Korps Insinyur Angkatan Darat untuk menentukan tingkat kesulitan membangun setiap segmen. Kriteria didasarkan pada topografi dan hambatan hukum untuk mendapatkan kontrol atas tanah. Kawasan pelestarian dan pemukiman satwa liar ditandai sebagai "yang paling menantang."   

Namun, bagian tembok yang melintasi Suaka Margasatwa Santa Ana dimasukkan dalam kategori "mudah" karena wilayah itu adalah tanah yang dimiliki oleh Pemerintah Federal. Tempat perlindungan tersebut adalah rumah bagi setidaknya 400 spesies burung dan 450 spesies tanaman, termasuk palem Texas Sabal dan ocelot yang terancam punah.

"Dengan tipe konstruksi seperti ini, akan sulit bagi Suaka Margasatwa Santa Ana untuk tetap buka," kata Pimpinan Tim Daerah Perbatasan Organisasi non-profit, Sierra Club, Scott Nicol sebagaimana dilansir RT, Selasa (14/11/2017). 

Selain wilayah-wilayah yang akan dilalui, dokumen-dokumen tersebut juga menunjukkan desain dari tembok yang akan dibangun dengan fondasi beton dan pagar setinggi 5,5 meter. Bagian tembok di Santa Ana diperkirakan akan menghabiskan biaya sebesar USD45 juta dan akan dibangun pada Juli 2019.

Bagian tembok Santa Ana juga akan mencakup zona penegakan yang akan mengarah ke selatan dinding tanggul. Zona penegakan ini mencakup jalan segala cuaca yang dilengkapi dengan sensor gerak optik bawah tanah.(Okezone.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 22 Juli 2018 | 15:33:56

IPK Riau Gelar Acara Silaturahmi di Kabupaten Siak, Siap Kawal dan Dukung Pembangunan Se-Riau

SIAK - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Kabupaten Siak, Ikatan Pemuda Karya (IPK) Se-Provisnsi Riau menggelar acara silaturahmi di Kabupaten Siak ahad (22/7/2018) dengan tema "IPK berkarya nyata untuk membangun P
Minggu, 22 Juli 2018 | 13:58:40

Akhirnya si Penghina Etnis Batak di Facebook, Faisal Abdi Berhasil Ditangkap Polda Sumut

MEDAN - Subdit II Cybercrime Ditreskrimsus Polda Sumut dikabarkan telah menangkap Faisal Abdi alias Bombay alias Memet.Ia ditangkap dari rumah mertunya di komplek PTPN 2 Tanjung Morawa Desa Buntu Bedimbar, Tanj
Minggu, 22 Juli 2018 | 13:47:54

Melihat dari Dekat Kecanggihan Helikopter Apache AH-64 Milik TNI AD

SEMARANG - Puluhan orang tidak ingin ketinggalan untuk mengabadikan moment saat melihat dari dekat deretan Helikopter Apache AH-64 milik TNI Angkatan Darat (TNI-AD) yang terparkir di hanggar Skadron-11/Serbu, P
Minggu, 22 Juli 2018 | 13:40:03

Bupati H. Syamsuar Lepas Pawai Takruf MTQ Kabupaten Siak ke XVIII

SIAK - Bupati Siak H. Syamsuar yang di dampingi oleh Wakil Bupati Siak H. Alfedri beserta istri secara resmi melepas pawai takruf, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Siak ke XVIII di desa Tualang
 
Berita Lainnya
Sabtu, 21 Juli 2018 | 14:46:55

Kapal Terbalik di Branson Missouri, Sedikitnya 13 Tewas

SEDIKITNYA 13 orang, termasuk anak-anak, tewas sewaktu sebuah perahu wisata terbalik dan tenggelam, Kamis malam (19/7/2018) di sebuah danau, sewaktu terjadi badai di negara bagian Missouri. Kantor Sherif
 
Sabtu, 21 Juli 2018 | 14:39:22

Selain 1,5 Juta Data Pasien di Singapura, Peretas Juga Curi Resep Obat PM Lee Hsien Loong

SINGAPURA- Selain mencuri data dari sekira 1,5 juta orang pasien di Singapura, peretas juga mencuri informasi mengenai resep obat PM Lee Hsien Loong. Kepastian itu diumumkan oleh pemerintah Singapura dala
 
Sabtu, 21 Juli 2018 | 13:55:56

Warga muslim Hui di China takut Islam lenyap dari kehidupan mereka

Pemerintahan Partai Komunis China melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun belajar dan menjalankan agama di Linxia, kawasan mayoritas muslim di sebelah barat China. Warga setempat menyebut upaya itu seng
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 15:45:59

Malaysia Akan Ungkap Laporan Hilangnya MH370 Pada 30 Juli

KUALA LUMPUR Malaysia akan merilis laporan mengenai hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 pada 30 Juli. Insiden yang terjadi lebih dari empat tahun lalu itu masih menjadi salah satu misteri terbesar
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 15:28:52

Gugur saat jalankan misi perdamaian, Kopda Mar Ajat diberi penghargaan dari Libanon

Tentara Angkatan Bersenjata UNIFIL asal Indonesia, Ajat Wahyudin (35), meninggal dunia saat tengah menjalani misi perdamaian dunia. Kopda Mar Ajat dilaporkan meninggal karena sakit pada Senin (16/7). U
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 13:42:40

Putin Klaim Pertemuan dengan Trump di Helsinki Sukses

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menggambarkan KTT hari Senin (16/7/2018) di Helsinki dengan Presiden Amerika Donald Trump sukses, tapi mengatakan para penentang Trump berusaha meremehkan hasil-hasil tersebu
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 10:35:48

Peti Mati dari Zaman Firaun Akhirnya Dibuka, Isinya Tak Ada yang Menduga

DUA pekan lalu arkeolog di Mesir menemukan peti mati besar berbahan granit berwarna hitam di Iskandariyah. Selama 2.000 tahun peti ini tak tersentuh. Bisa dipahami jika penemuan peti mati kuno atau sarkofagu
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 15:17:14

Bangkai Kapal Perang Rusia Ditemukan, Bawa Emas Rp 1.604 T

Seoul - Bangkai kapal perang Rusia ditemukan di dasar lautan dekat pulau Ulleungdo, Korea Selatan (Korsel). Diyakini kapal itu membawa emas yang saat ini ditaksir nilainya mencapai US$ 113 miliar atau setara
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 14:48:55

Dubes RI di Lima Serahkan Surat Kepercayaan pada Presiden Peru

Lima - Duta Besar (Dubes) RI untuk Peru, Marina Estella Anwar Bey menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Presiden Peru Martin Vizcarra. Penyerahan berlangsung di Istana Presiden, Palacio de Gobierno d
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 14:20:01

Pengadilan Perintahkan Pemerintah Beri Ganti Rugi untuk Korban Kapal Feri Sewol

SEOUL Pengadilan Korea Selatan (Korsel) memerintahkan pemerintah dan operator kapal feri Sewol yang tenggelam pada 2014 dan menewaskan 300 penumpangnya,sebagian besar anak-anak, untuk membayar kompensas
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 11:44:09

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Teror, Termasuk 3 WNI

Kuala Lumpur - Kepolisian Malaysia menangkap tujuh tersangka teror, yang salah satunya mengancam akan membunuh Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V dan Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad. Te
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 11:34:06

Sebut Suriname Negara Multietnis yang Gagal, Menlu Belanda Dikecam

AMSTERDAM Menteri Luar Negeri Belanda, Stef Blok mendapat kecaman terkait pernyataannya yang menyebut Suriname sebagai "negara gagal" karena memiliki berbagai etnis yang berbeda. Kecaman itu muncul sete
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 10:42:24

Turki Akhiri Status Darurat Negara

ANKARA - Pemerintah Turki secara resmi mengakhiri status negara dalam keadaan darurat yang diberlakukan dua tahun lalu setelah upaya kudeta yang gagal. Keputusan itu diumumkan pemerintah Turki, selang bebe
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 10:40:31

Stadion Piala Dunia Rusia di Volgograd Alami Longsor

Moskow -Belum seminggu setelah Piala Dunia 2018 berakhir di Rusia, salah satu stadion yang baru dibangun untuk pertandingan mengalami longsor di bagian luar disebabkan hujan lebat.Rekaman yang muncul dari k
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 10:14:34

Kehadiran RS Apung China di Pasifik Tuai Tudingan Negatif

Beijing -Rumah sakit apung China, yang dikenal sebagai Peace Ark, telah meninggalkan Pelabuhan Port Moresby dan berlayar menuju Vanuatu, Fiji dan Tonga sebelum pindah ke Amerika Selatan dan Tengah.Poin utam
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top