Iklan Sosial
 
Selasa, 14 November 2017 | 11:18:34
Internasional

Spanyol Tuduh Rusia Bantu Sebarkan Propaganda Separatisme Catalunya

Sumber : Okezone.com

Sebarkan:
Reuters
Menteri Pertahanan Spanyol Maria Dolores de Cospedal
BRUSSELS – Entah perbuatan salah apa yang dilakukan Rusia kepada negara-negara di dunia. Setelah dituduh ikut campur dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) dan pemilihan presiden Prancis, Rusia kembali dituduh menjadi penyebab krisis politik di Catalunya

Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Spanyol mengklaim sudah memiliki bukti bahwa kelompok yang disponsori pihak swasta dan pemerintah dari Rusia menggunakan media sosial untuk mempublikasikan konten separatisme. Propaganda tersebut berhasil memecah belah opini publik.

"Apa yang kita ketahui saat ini adalah sebagian besar konten berasal dari teritori Rusia. Kelompok tersebut, baik dari swasta maupun pemerintah, berusaha memengaruhi situasi dan menciptakan ketidakstabilan di Eropa," tukas Menteri Pertahanan Spanyol, Maria Dolores de Cospedal, melansir dari Reuters, Selasa (14/11/2017).

Pernyataan itu dibuat Dolores dalam pertemuan antara menteri-menteri pertahanan dan luar negeri negara-negara Uni Eropa di Brussels, Belgia. Ungkapan senada dilontarkan Menteri Luar Negeri Alfonso Dastis. Ketika ditanya wartawan, Dastis mengaku sudah memegang bukti kuat keterlibatan Rusia.

Ia menerangkan, Spanyol sudah berhasil melacak akun-akun palsu di sosial media. Setelah dilacak, setengah dari akun-akun palsu itu berasal dari wilayah di Rusia dan sisanya dari Venezuela. Akun-akun itu sengaja mempublikasikan konten-konten berbau separatisme di wilayah regional Catalunya.

Alfonso Dastis mengaku sudah melaporkan isu tersebut kepada Istana Kepresidenan Rusia, Kremlin. Namun, tentu saja Moskow membantah tuduhan tersebut. Negeri Beruang Merah mengklaim tuduhan semacam itu adalah propaganda negara-negara Barat untuk mendiskreditkan Rusia.

Bantahan serupa dilontarkan anggota parlemen UE dari Partai PDeCat pimpinan mantan Presiden Catalunya Carles Puigdemont, Ramon Tremosa. Ia menegaskan bahwa Rusia sama sekali tidak mengambil peran dalam referendum kemerdekaan Catalunya pada 1 Oktober.

"Mereka yang mengatakan Rusia membantu Catalunya adalah mereka yang sudah menolong armada kapal Rusia selama beberapa tahun terakhir meski sudah diboikot UE," cuit Ramon Tremosa lewat akun Twitter. Ia merujuk pada laporan beberapa media Spanyol bahwa Negeri Matador mengizinkan kapal-kapal perang Rusia mengisi ulang bahan bakar di sejumlah pelabuhan. (Okezone.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 19 Juni 2018 | 17:56:40

Rata-rata Korban KM Sinar Bangun Komunitas Vespa, 49 Orang Belum Ditemukan

MEDAN - Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menegaskan bahwa hingga saat ini, pengaduan korban kehilangan telah mencapai 49 orang dan bisa saja nama-nama korban pengaduan bertambah, seiring semak
Selasa, 19 Juni 2018 | 12:31:18

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Hingga ke Tanjung Unta

MEDAN-Tim gabungan terus berupaya mencari lebih dari 50 penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Pencarian menyisir hingga perairan Tanjung Unta, sekitar tiga mil laut (se
Senin, 18 Juni 2018 | 22:13:48

Sekda Inhil Hadiri Halal Bihalal Bersama Masyarakat GAS

GAUNGANAKSERKA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir  (Inhil), H Said Syarifuddin menghadiri Halal Bihalal bersama masyarakat Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) yang digelar di Lapangan Terat
Senin, 18 Juni 2018 | 21:39:13

Puluhan Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

JAKARTA - Puluhan penumpang Kapal Motor (KM) Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6) belum ditemukan.Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purw
 
Berita Lainnya
Rabu, 13 Juni 2018 | 13:58:48

Palestina kutuk & sesalkan kunjungan Wantimpres RI Yahya Cholil Staquf ke Israel

Palestina memberi tanggapan sehubungan dengan kunjungan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Yahya Cholil Staquf ke Israel. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Yahya Cholil Staquf ke Israel beberapa hari l
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:57:57

Kim Jong-un terima undangan Trump ke AS usai KTT

Korea Utara menyambut baik KTT yang berlangsung kemarin di Singapura antara pemimpinnya Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Negara tersebut menyebut bahwa pertemuan bersejarah itu adala
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:18:50

Wabah Ulat Bulu, Sekolah dan Taman di Jerman Terpaksa Tutup Sementara

Berlin - Sekolah-sekolah dan taman di beberapa wilayah Jerman terpaksa ditutup karena terkena wabah ngengat ek, yakni ulat bulu beracun dari pohon ek. Bulu ulat tersebut dapat menyebabkan ruam dan masalah
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 10:47:10

Pimpinan Masjid di London Tegaskan Bitcoin Boleh untuk Zakat

SETELAH menunggu sekira satu jam, pimpinan Masjid Ramadan yakni Erkin Ramadan Guney akhirnya muncul di kafe samping masjid yang dikenal juga dengan nama Shacklewell Lane di London Timur. Guney meminta ma
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 10:24:37

Ini Kata Pakar Bahasa Tubuh Mengenai Pertemuan Trump dan Kim

Singapura - Pertemuan bersejarah antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un tengah berlangsung di Singapura. Dalam pertemuan pertama mereka, Trump dan Kim sama-sama
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 10:16:30

Sambut Baik KTT Trump-Kim, PBB Tegaskan Siap Bantu Denuklirisasi Korea Utara

SEKRETARIS Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres menyambut baik pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un di Singapura. Ia
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 10:10:41

Gara-Gara Ini, Trump Kecam Mitra Perdagangan Amerika Serikat

SINGAPURA - Presiden Donald Trump kembali mengunggah kecaman terhadap mitra-mitra perdagangan Amerika melalui Twitter, Senin 11 Juni 2018, termasuk sekutu-sekutu di Eropa dan Kanada, dan menambahkan dekla
 
Senin, 11 Juni 2018 | 14:17:54

Perempuan Turki Protes Pemisahan Kawasan Pria-Perempuan di Masjid

Istanbul - Masjid umumnya memiliki area khusus bagi perempuan di belakang saf atau di lantai dua. Namun, kaum perempuan di Turki ingin beribadah bersama makmum pria dan bukan ditempatkan terpisah di
 
Senin, 11 Juni 2018 | 14:13:25

Sejumlah Masjid di Austria Ditutup, Kalangan Muslim Akan Tempuh Jalur Hukum

AUSTRIA - Pemimpin jamaah Muslim Austria, Ibrahim Olgun mengatakan, organisasinya IGGiOe, sedang menempuh jalur hukum melawan keputusan pemerintah untuk menutup sejumlah masjid dan mengusir setidaknya 40
 
Senin, 11 Juni 2018 | 14:09:42

Suami Ternyata Transgender, Wanita India Pingsan di Malam Pertama

New Delhi - Seorang pengantin perempuan di India pingsan setelah suaminya mengaku bahwa dirinya seorang transgender. Di malam pertama mereka usai pesta pernikahan, wanita ini baru menyadari sang suami ternyat
 
Senin, 11 Juni 2018 | 11:46:12

Pertemuan Kim Jong Un-Trump Bikin Adem Ekonomi Global

Jakarta - Pertemuan Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bakal menjadi sentimen positif bagi perekonomian dunia.Pertemuan yang berlangsung di Singapura itu dinilai
 
Senin, 11 Juni 2018 | 11:05:51

Mahathir: Banyak Orang Minta Najib Ditangkap, Itu Tak Mudah

Tokyo - Banyak orang meminta agar mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak segera ditangkap, namun PM Mahathir Mohamad menyebut hal itu tidak mudah. Diungkapkan Mahathir bahwa bukti-bukti masih terus
 
Sabtu, 9 Juni 2018 | 16:32:57

Majelis Umum PBB Akan Gelar Sidang Darurat Bahas Gaza 13 Juni

New York - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) akan menggelar sidang darurat Rabu (13/6) mendatang khusus membahas isu Gaza. Akan digelar voting bagi resolusi untuk Gaza yang didukung negara-negara
 
Sabtu, 9 Juni 2018 | 14:23:36

Taliban-Afghanistan Sepakat Gencatan Senjata Saat Idul Fitri

Kabul - Taliban mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari dengan militer Afghanistan saat perayaan Idul Fitri nanti. Hal ini disampaikan setelah pemerintah Afghanistan terlebih dulu mengumumkan gencat
 
Sabtu, 9 Juni 2018 | 13:47:37

Pria Asing Terjun dari Atap Masjidil Haram

Mekah - Seorang warga negara asing tewas usai terjun dari atap Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi. Kematian ini dikaitkan dengan aksi bunuh diri, namun situasi di balik insiden ini belum terungkap ke publik.
 
 
 
Terpopuler

2

13 Jun 2018 10:57 | 126 views
Internasional
Kim Jong-un terima undangan Trump ke AS usai KTT
 
 
 
 
 
 
Top