Iklan Sosial
 
Selasa, 14 November 2017 | 11:01:38
Internasional

Latgab AS-Korsel Sertakan Senjata Nuklir, Korut Surati Sekjen PBB

Sumber : Okezone.com

Sebarkan:
Reuters
Duta Besar Korea Utara untuk PBB, Ja Song-nam (berkacamata), menyurati Sekjen Antonio Guterres karena menilai AS membahayakan dunia internasional (
NEW YORK – Tidak terima dengan latihan militer gabungan (latgab) antara Amerika Serikat (AS) dengan Korea Selatan (Korsel), Korea Utara (Korut) mengirimkan protes ke Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres. Protes tersebut dilakukan Duta Besar (Dubes) Korut, Ja Song-nam.

Korut menilai latgab tersebut sebagai situasi yang paling buruk. Penilaian tersebut diberikan karena AS menyertakan peralatan senjata nuklir mereka dalam latgab dalam posisi siap menyerang. Protes diajukan secara resmi oleh Ja Song-nam lewat surat kepada Sekjen PBB Antonio Guterrres.

Diwartakan Reuters, Selasa (14/11/2017), Ja Song-nam mengatakan AS sedang mengamuk dengan memperkenalkan peralatan perang nuklir di dan sekitar Semenanjung Korea dalam latgab tersebut. Ja kecewa karena Dewan Keamanan (DK) PBB mengabaikan fakta tersebut.

Sebagaimana diberitakan, tiga kapal induk AS sedang menggelar latgab di Pasifik Barat yang berbarengan dengan kunjungan Presiden Donald Trump ke Asia. Terakhir kali AS menerjunkan tiga kapal induknya itu adalah pada 2007, juga di Pasifik Barat. Latihan tersebut sedianya berakhir pada siang waktu setempat.

Ja Song-nam menuturkan, Washington harus disalahkan karena menyebabkan ketegangan. Ia juga menuduh DK PBB mengabaikan latihan perang nuklir AS yang akan membawa bencana mengerikan bagi umat manusia.

Korut berharap Guterres mampu mendesak 15 anggota Dewan Keamanan untuk melihat kembali Pasal 99 Piagam PBB yang jarang digunakan. Song-nam berharap DK PBB dapat melihat dengan jelas bahaya yang ditimbulkan oleh latihan perang nuklir AS yang jelas-jelas merupakan ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional.

Sebelum digelar, Korsel mengungkapkan bahwa alasan utama latgab adalah untuk merespons provokasi rudal dan nuklir Korut. Seoul juga ingin memamerkan bahwa setiap perkembangan yang dicapi oleh Pyongyang dapat diatasi dengan kekuatan yang besar. (Okezone.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 19 Juni 2018 | 17:56:40

Rata-rata Korban KM Sinar Bangun Komunitas Vespa, 49 Orang Belum Ditemukan

MEDAN - Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menegaskan bahwa hingga saat ini, pengaduan korban kehilangan telah mencapai 49 orang dan bisa saja nama-nama korban pengaduan bertambah, seiring semak
Selasa, 19 Juni 2018 | 12:31:18

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Hingga ke Tanjung Unta

MEDAN-Tim gabungan terus berupaya mencari lebih dari 50 penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Pencarian menyisir hingga perairan Tanjung Unta, sekitar tiga mil laut (se
Senin, 18 Juni 2018 | 22:13:48

Sekda Inhil Hadiri Halal Bihalal Bersama Masyarakat GAS

GAUNGANAKSERKA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir  (Inhil), H Said Syarifuddin menghadiri Halal Bihalal bersama masyarakat Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) yang digelar di Lapangan Terat
Senin, 18 Juni 2018 | 21:39:13

Puluhan Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

JAKARTA - Puluhan penumpang Kapal Motor (KM) Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6) belum ditemukan.Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purw
 
Berita Lainnya
Rabu, 13 Juni 2018 | 13:58:48

Palestina kutuk & sesalkan kunjungan Wantimpres RI Yahya Cholil Staquf ke Israel

Palestina memberi tanggapan sehubungan dengan kunjungan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Yahya Cholil Staquf ke Israel. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Yahya Cholil Staquf ke Israel beberapa hari l
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:57:57

Kim Jong-un terima undangan Trump ke AS usai KTT

Korea Utara menyambut baik KTT yang berlangsung kemarin di Singapura antara pemimpinnya Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Negara tersebut menyebut bahwa pertemuan bersejarah itu adala
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:18:50

Wabah Ulat Bulu, Sekolah dan Taman di Jerman Terpaksa Tutup Sementara

Berlin - Sekolah-sekolah dan taman di beberapa wilayah Jerman terpaksa ditutup karena terkena wabah ngengat ek, yakni ulat bulu beracun dari pohon ek. Bulu ulat tersebut dapat menyebabkan ruam dan masalah
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 10:47:10

Pimpinan Masjid di London Tegaskan Bitcoin Boleh untuk Zakat

SETELAH menunggu sekira satu jam, pimpinan Masjid Ramadan yakni Erkin Ramadan Guney akhirnya muncul di kafe samping masjid yang dikenal juga dengan nama Shacklewell Lane di London Timur. Guney meminta ma
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 10:24:37

Ini Kata Pakar Bahasa Tubuh Mengenai Pertemuan Trump dan Kim

Singapura - Pertemuan bersejarah antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un tengah berlangsung di Singapura. Dalam pertemuan pertama mereka, Trump dan Kim sama-sama
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 10:16:30

Sambut Baik KTT Trump-Kim, PBB Tegaskan Siap Bantu Denuklirisasi Korea Utara

SEKRETARIS Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres menyambut baik pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un di Singapura. Ia
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 10:10:41

Gara-Gara Ini, Trump Kecam Mitra Perdagangan Amerika Serikat

SINGAPURA - Presiden Donald Trump kembali mengunggah kecaman terhadap mitra-mitra perdagangan Amerika melalui Twitter, Senin 11 Juni 2018, termasuk sekutu-sekutu di Eropa dan Kanada, dan menambahkan dekla
 
Senin, 11 Juni 2018 | 14:17:54

Perempuan Turki Protes Pemisahan Kawasan Pria-Perempuan di Masjid

Istanbul - Masjid umumnya memiliki area khusus bagi perempuan di belakang saf atau di lantai dua. Namun, kaum perempuan di Turki ingin beribadah bersama makmum pria dan bukan ditempatkan terpisah di
 
Senin, 11 Juni 2018 | 14:13:25

Sejumlah Masjid di Austria Ditutup, Kalangan Muslim Akan Tempuh Jalur Hukum

AUSTRIA - Pemimpin jamaah Muslim Austria, Ibrahim Olgun mengatakan, organisasinya IGGiOe, sedang menempuh jalur hukum melawan keputusan pemerintah untuk menutup sejumlah masjid dan mengusir setidaknya 40
 
Senin, 11 Juni 2018 | 14:09:42

Suami Ternyata Transgender, Wanita India Pingsan di Malam Pertama

New Delhi - Seorang pengantin perempuan di India pingsan setelah suaminya mengaku bahwa dirinya seorang transgender. Di malam pertama mereka usai pesta pernikahan, wanita ini baru menyadari sang suami ternyat
 
Senin, 11 Juni 2018 | 11:46:12

Pertemuan Kim Jong Un-Trump Bikin Adem Ekonomi Global

Jakarta - Pertemuan Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bakal menjadi sentimen positif bagi perekonomian dunia.Pertemuan yang berlangsung di Singapura itu dinilai
 
Senin, 11 Juni 2018 | 11:05:51

Mahathir: Banyak Orang Minta Najib Ditangkap, Itu Tak Mudah

Tokyo - Banyak orang meminta agar mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak segera ditangkap, namun PM Mahathir Mohamad menyebut hal itu tidak mudah. Diungkapkan Mahathir bahwa bukti-bukti masih terus
 
Sabtu, 9 Juni 2018 | 16:32:57

Majelis Umum PBB Akan Gelar Sidang Darurat Bahas Gaza 13 Juni

New York - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) akan menggelar sidang darurat Rabu (13/6) mendatang khusus membahas isu Gaza. Akan digelar voting bagi resolusi untuk Gaza yang didukung negara-negara
 
Sabtu, 9 Juni 2018 | 14:23:36

Taliban-Afghanistan Sepakat Gencatan Senjata Saat Idul Fitri

Kabul - Taliban mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari dengan militer Afghanistan saat perayaan Idul Fitri nanti. Hal ini disampaikan setelah pemerintah Afghanistan terlebih dulu mengumumkan gencat
 
Sabtu, 9 Juni 2018 | 13:47:37

Pria Asing Terjun dari Atap Masjidil Haram

Mekah - Seorang warga negara asing tewas usai terjun dari atap Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi. Kematian ini dikaitkan dengan aksi bunuh diri, namun situasi di balik insiden ini belum terungkap ke publik.
 
 
 
Terpopuler

2

13 Jun 2018 10:57 | 126 views
Internasional
Kim Jong-un terima undangan Trump ke AS usai KTT
 
 
 
 
 
 
Top