iklan Situs
 
Senin, 13 November 2017 | 15:29:00
Internasional

Meski Ditentang NATO, Turki Nekat Beli Sistem Pertahanan Rudal S-400 Rusia

Sumber : Okezone.com

Sebarkan:
Sputnik
Sistem pertahanan rudal S-400 Rusia.
ANKARA - Turki resmi memutuskan untuk membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia meski ditentang negara-negara sesama anggota NATO. Keputusan ini telah dikonfirmasi Menteri Pertahanan Nurettin Canikli.

Perdana Menteri (PM) Turki Binali Yildirim mengatakan, kewajiban Ankara sebagai anggota NATO tidak akan terganggu meski membeli sistem anti-rudal mutakhir Moskow tersebut. Dia mengeluh sulitnya mendapatkan sistem pertahanan canggih serupa dari negara-negara aliansi pimpinan Amerika Serikat (AS) tersebut.

"Kami sangat ingin mendapatkannya dari negara-negara anggota NATO, namun gagal mendapatkan dukungan yang diperlukan dari AS," kata Yildirim.

"Fakta bahwa kita telah memasuki kerja sama pertahanan dengan Rusia, tidak berarti kewajiban kita sebagai anggota NATO terganggu. Kerja sama semacam itu dengan Rusia hanya untuk menghilangkan ancaman terhadap Turki dalam jangka pendek," papar Yildirim saat berkunjung ke AS, seperti dikutip Anadolu.

Jenderal Petr Pavel, Ketua Komite Militer NATO, baru-baru ini memperingatkan Turki tentang konsekuensi dari kemungkinan pembelian S-400 Rusia.

"Kedaulatan jelas ada dalam akuisisi peralatan pertahanan, namun dengan cara yang sama seperti negara-negara berdaulat dalam membuat keputusan, mereka juga berdaulat dalam menghadapi konsekuensi dari keputusan tersebut," kata Pavel yang memberi sinyal penentangan NATO atas keputusan Ankara tersebut.

Pada Minggu, 12 September 2017, Moskow dan Ankara mencapai kesepakatan mengenai rencana pembelian sistem anti-rudal S-400 ke Turki. Pada tanggal 29 September 2017, ajudan presiden Rusia Vladimir Kozhin mengonfirmasi bahwa Turki telah melakukan pembayaran di muka untuk S-400, dan pengiriman dijadwalkan dimulai tahun 2019.

Triumph S-400—nama NATO-nya; SA-21 Growler—adalah sistem rudal air-to-air mobile mutakhir Rusia yang dilengkapi tiga jenis rudal. Sistem ini mampu menghancurkan target di udara pada jarak pendek hingga sangat jauh.

Kepala Delegasi Turki untuk Majelis Parlementer NATO, Ahmet Berat Conkar, mengatakan pembelian sistem pertahanan rudal canggih dari Rusia tidak ditujukan untuk mengirim pesan politik apapun. Namun, semata-mata didasarkan pada alasan teknis dan finansial.

"Turki memilih S-400 karena pilihan lain, karena sistem rudal ini memiliki fitur teknis lebih maju daripada pesaingnya, dengan harga yang lebih baik dan waktu pengiriman yang lebih singkat," Conkar, kepada Al Jazeera yang dilansir Senin (13/11/2017).

Menteri Pertahanan Turki Nurettin Canikli menegaskan, bahwa kesepakatan pembelian S-400 dengan Rusia sudah terjadi. "Rudal S-400 dibeli. Hanya detail kecil yang bisa ditangani saat ini," kata Canikli.(Okezone.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 18 Januari 2018 | 22:58:45

Meringis Saat Pipis, Ternyata Bocah Ini Baru Dicabuli Mbah Jenggot

ROKANHULU - Sud alias alias Mbah Jenggot (69) seorang petani warga Desa Rambah Muda DU SKPD, Rokan Hulu (Rohul) ini harus mendekam di sel tahanan Polres Rokan Hulu. Pasalnya Mbah Jenggot diduga telah mencabuli
Kamis, 18 Januari 2018 | 22:21:07

JPU Tak Dapat Buktikan Dakwaannya, Terdakwa Narkotika ini Bebas

ROKANHILIR-Keyakinan jaksa dan hakim tak selamanya sama. Begitu pula yang terjadi dalam sidang  kali ini, Jaksa tidak dapat menyakinkan hakim, sehingga terdakwa kasus narkotika ini bebas dari jeratan hukum
Kamis, 18 Januari 2018 | 21:49:53

Lidah Korban Gantung Diri ini Tak Menjulur : Ini Kata Iptu Boy

ROKANHILIR-Kamis 18/1/18 petang tadi, warga jalan Makarti RT/RW 003/001 Dusun Suka Maju Kepenghuluan Karya Mukti Kecamatan Rimba Melintang heboh, dengan sosok pria tua tergantung di gudang belakang rumahnya. I
Kamis, 18 Januari 2018 | 20:18:04

Museum Bahari Terbakar, ISLA Unhas Minta Anies Baswedan Turun Tangan

JAKARTA-Museum Bahari yang terletak di kawasan Kota Tua Jakarta terbakar, Selasa (16/01/2018). Kebakaran di gedung bersejarah ini diduga karena adanya konsleting listrik di bagian atap. Insiden ini pun mengunda
 
Berita Lainnya
Rabu, 17 Januari 2018 | 10:31:41

Wanita Korban Pemerkosaan di India Alami Kerusakan Paru dan Hati

NEW DELHI - Seorang korban pemerkosaan remaja meninggal setelah menderita luka hati dan paru-paru yang pecah saat sekelompok pria mengambilnya untuk memutilasinya. Gadis itu hilang pada hari Selasa pekan l
 
Rabu, 17 Januari 2018 | 08:07:12

Bocah 10 Tahun Dipaksa Berhubungan Seks oleh Ibunya

SWANSEA - Entah apa yang ada di benak pikiran seorang ibu ini. Anak laki-lakinya yang berusia 10 tahun dipaksa melakukan tindakan seks terhadap ibunya dan berpose telanjang di hadapan pasangannya. Pengad
 
Sabtu, 13 Januari 2018 | 12:22:21

Hampir Mati Beku Demi Ikut Ujian, Bocah di China Dapat Sumbangan Rp35 M

BEIJING - Wang Fuman, seorang siswa sekolah dasar di China yang ke sekolah dalam kondisi pucat berlapis es kini bisa sedikit bernapas lega. Sumbangan uang tunai untuk dirinya dan sekolahnya sejauh ini men
 
Sabtu, 13 Januari 2018 | 07:04:02

Pria di Australia Tewas Dipatuk Ular Berbisa Karena Lindungi Anjing

TAMWORTH – Seorang pria berusia 24 tahun meninggal dunia akibat digigit seekor ular berbisa saat hendak melindungi anjing kesayangannya di Tamworth, Australia. Korban diketahui berupaya menyingkirkan ular terse
 
Jumat, 12 Januari 2018 | 15:26:16

Bakamla RI Jajaki Framework Kerjasama Bilateral Dengan India CG

INDIA-Delegasi Indonesia dipimpin Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto melakukan kunjungan kerja The First Indonesia-India Security Dialogue (IISD-1) dan diterima Penasehat Keamanan India Ajit K. Doval. Pa
 
Senin, 8 Januari 2018 | 18:04:48

PM Israel Ingin Badan PBB untuk Pengungsi Palestina Dihapus

TEL AVIV – Perdana Menteri (PM) Israel mendukung penuh keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump yang membekukan dana bantuan kepada Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). Bibi, sapa
 
Sabtu, 6 Januari 2018 | 19:54:11

Pasukan Garuda Misi PBB Doa Bersama Awal Tahun 2018 di Bumi Afrika

KONGA-Sabtu, 6 Januari 2018).  Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) yang sedang
 
Kamis, 4 Januari 2018 | 10:57:25

Deputy Force Commander Kunjungi Konga XXXV-C/Unamid di Darfur

SUDAN- Deputy Force Commander Mayor Jenderal Fida Malik Husain asal negara Pakistan mengunjungi Kompi D Masteri Time Site Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) untuk peng
 
Rabu, 3 Januari 2018 | 18:39:46

Dansektor Timur Unifil Tinjau Area Operasi Konga XXIII-L di Lebanon Selatan

KONGA-Komandan Sektor (Dansektor) Timur Unifil Brigadier General Fransisco Javier Romero beserta Delegasi meninjau AOR (Area Of Responbility) Satgas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda (Konga) XXIII-L/Unifil (Uni
 
Rabu, 3 Januari 2018 | 18:37:16

Kontingen Garuda XX-N/Monusco Bantu Perbaikan Sarana Ibadah di Kongo

KONGA-Menjelang berakhirnya misi perdamaian PBB, Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-N/Monusco (Mission de L'Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republ
 
Rabu, 3 Januari 2018 | 18:34:31

Satgas Yonkomposit TNI Gelar Doa Bersama Awal Tahun 2018

DARFUR-Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) dan seluruh Prajurit Garuda yang tergabung pada misi perdamaian dunia di wilayah Darfur Afrika beberapa waktu lalu menggelar
 
Rabu, 3 Januari 2018 | 13:38:49

California izinkan ganja buat rekreasi

Pemerintah Negara Bagian California, Amerika Serikat, saat ini menyetujui penggunaan ganja buat bersenang-senang (rekreasi). Maka dari itu gerai-gerai khusus menjual mariyuana mulai berjamur di sana. Dilan
 
Rabu, 3 Januari 2018 | 13:32:56

Ada Israel dan AS di balik demo Iran

Serangkaian unjuk rasa mengguncang Iran sejak Kamis lalu. Massa protes karena kenaikan harga-harga, meluasnya pengangguran dan ketimpangan ekonomi serta menyerukan slogan anti-kebijakan luar negeri. Merek
 
Sabtu, 30 Desember 2017 | 22:19:58

Silaturahmi Dansatgas Indobatt dengan Kepala Distrik Desa Tulin Lebanon Selatan

LEBANON-Komandan Satgas Indonesian Battalion (Dansatgas Indobatt) Batalyon Mekanis Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan, Letkol Inf Arfan Johan W
 
Senin, 25 Desember 2017 | 11:16:05

Dampak keputusan Trump soal Yerusalem, jelang Natal turis sepi di Betlehem

Kota Betlehem di Tepi Barat, Palestina, kini tengah bersiap menghadapi perayaan Natal tahun ini di tengah masih panasnya bentrokan antara warga Palestina melawan tentara Israel akibat keputusan Amerika Se
 
 
 
Terpopuler

1

12 Jan 2018 15:26 | 156 views
Internasional
Bakamla RI Jajaki Framework Kerjasama Bilateral Dengan India CG

2

17 Jan 2018 08:07 | 77 views
Internasional
Bocah 10 Tahun Dipaksa Berhubungan Seks oleh Ibunya

5

17 Jan 2018 10:31 | 48 views
Internasional
Wanita Korban Pemerkosaan di India Alami Kerusakan Paru dan Hati
 
 
 
 
 
 
Top