iklan Situs
 
Kamis, 9 November 2017 | 16:32:10
Internasional

Keren! Indonesia Terpilih Jadi Anggota Dewan Eksekutif UNESCO

Sumber : Okezone.com

Sebarkan:
dok. Kemlu RI
Sidang Majelis Umum ke-39 UNESCO
PARIS - Kiprah Indonesia di bidang pendidikan dan kebudayaan tingkat dunia tidak diragukan lagi. Bahkan, Indonesia baru saja terpilih sebagai Anggota Executive Board (EB) UNESCO periode 2017-2021.

Duta Besar LBBP/ Wakil Tetap RI untuk UNESCO, Dr. Hotmangaradja Pandjaitan menjelaskan, pencapaian ini sangat strategis bagi Indonesia untuk berkontribusi menentukan

standar yang dilakukan UNESCO. Hal ini juga sejalan dengan besarnya kepentingan Indonesia dalam bidang kerja UNESCO, utamanya di bidang pendidikan dan kebudayaan.

"Terpilihnya Indonesia di EB UNESCO sangat strategis bagi kepentingan nasional mengingat negara anggota EB mempunyai kesempatan untuk lebih menyuarakan kepentingannya dan ikut menentukan putusan-putusan UNESCO," kata Hotmangaradja dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Kamis (9/11/2017).

Kemenangan Indonesia dalam pemilihan yang dihelat pada Sesi ke-39 General Conference UNESCO di Paris, Prancis, Rabu 8 November ini turut didukung oleh capaian dan diplomasi Indonesia di UNESCO. Selain itu, upaya penggalangan dukungan yang intensif baik oleh seluruh unsur Pemerintah, terutama Perwakilan RI juga turut memperkuat posisi Indonesia.

Di antara kontribusi Indonesia tersebut adalah menyumbangkan beberapa Works of Art untuk UNESCO dan duduk sebagai anggota World Heritage Committee (WHC) periode 2015-2019. Komite ini memiliki mandat untuk pelestarian warisan budaya dunia. Tidak hanya itu, pada 2017, Indonesia juga dipercaya menjadi tuan rumah World Press Freedom Day.

Soal promosi dan pelestarian budaya, jangan ditanya. Indonesia telah diakui UNESCO sebagai negara besar dalam kedua hal itu. Bahkan, UNESCO mengakui cukup banyak warisan budaya Indonesia sebagai warisan budaya tak benda seperti wayang, keris, batik, angklung, noken, kawasan candi Borobudur dan Prambanan; juga Tari Saman dan Tari Bali.

EB UNESCO, bersama dengan General Conference UNESCO, merupakan badan pembuat berbagai keputusan penting UNESCO dalam penentuan standar bidang pendidikan, kebudayaan, sains, dan informasi komunikasi. Dewan ini juga mengatur hal-hal terkait manajemen UNESCO, utamanya dalam bidang anggaran dan administrasi.

Selain Indonesia, EB UNESCO periode 2017-2021 di Kelompok Asia Pasifik juga diisi oleh India, Jepang, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Filipina, dan Bangladesh. Indonesia mendapatkan peringkat ketiga dalam pemilihan yang berlangsung tertutup tersebut.

Dari tujuh negara kandidat pada Grup Asia Pasifik, urutan perolehan suara adalah sebagai berikut: Jepang (166), India (162), Indonesia (160), Filipina (157), RRT (155), dan Bangladesh (144). Cook Islands tidak berhasil terpilih karena mendapatkan perolehan suara terendah yaitu 91 suara, dan pada Grup Asia Pasifik hanya terdapat 6 kursi kosong.(Okezone.com)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 18 November 2017 | 09:08:03

Hati-Hati, Pria yang Hilang Ereksi Bisa Sebabkan Kondom Tertinggal di Dalam Miss V

KETIKA berhubungan seks, tak jarang pasangan menggunakan kondom. Alasan penggunaan alat kontrasepsi itu berbeda-beda. Namun yang perlu diperhatikan adalah penggunaan kondom dapat membawa masalah tertentu, salah
Sabtu, 18 November 2017 | 09:02:23

Liburan ke Pantai Banyu Anjlok, Malang Bisa Dapat Jackpot 3 Tempat Wisata Sekaligus!

MENGULIK keindahan wisata alam yang ada di Indonesia sepertinya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Terlebih beberapa tempat wisata memiliki keistimewaannya tersendiri. Pantai Banyu Anjlok di Desa Purwodadi,
Sabtu, 18 November 2017 | 08:59:36

Intip Pesona Pantai Kasap yang Sering Disebut "Raja Ampatnya" Pacitan

INDONESIA memiliki keindahan alam yang tak ada habisnya. Pesona alam Indonesia yang paling banyak menarik pengunjung adalah pantai. Namun, ada yang berbeda dengan Pantai Kasab di Kabupaten Pacitan ini.Pantai Ka
Sabtu, 18 November 2017 | 08:48:20

TIPS LARIS: Lihat Sisi Emosional Pelanggan Anda, Bisa Buat Sukses Penjualan!

JAKARTA - Banyak jenis gaya dan teknik penjualan yang anda ketahui. Namun, apakah anda tahu teknik tersebut berhasil?Hal Ini benar-benar penting pada apa yang sesuai untuk Anda dan produk Anda. Pikirkan apa yan
 
Berita Lainnya
Jumat, 17 November 2017 | 11:43:03

Diduga Berkaitan dengan Kudeta Tahun Lalu, Turki Tangkap 136 Orang

ISTANBUL Otoritas berwenang di Turki menahan 136 orang karena diduga memiliki hubungan dengan komplotan kudeta tahun lalu. Orang-orang yang ditahan itu merupakan mantan polisi, guru, dan tentara.Sebagaimana d
 
Jumat, 17 November 2017 | 11:39:30

Semangat Jalin Kerjasama dengan Indonesia, Belgia Fokus di Bidang Ini

JAKARTA Dalam rangka merayakan Belgiums Kings Day, Kedutaan Besar Belgia untuk Indonesia mengadakan perayaan di kediaman Duta Besar (Dubes) Belgia, Patrick Herman, tadi malam. Menteri Riset Teknologi dan Perg
 
Jumat, 17 November 2017 | 11:07:02

Situasi Timur Tengah Tak Menentu, China Tegaskan Dukungan ke Arab Saudi

BEIJING - China mendukung penuh upaya Arab Saudi untuk melindungi kedaulatan nasional dan mencapai pembangunan yang lebih besar. Hal itu dikatakan Presiden China Xi Jinping kepada Raja Arab Saudi, Salman bin Ab
 
Kamis, 16 November 2017 | 15:57:50

Trump: China Setuju Korut Harus Musnahkan Gudang Senjata Nuklirnya!

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dan China sepakat bahwa Korea Utara (Korut) tidak dapat hanya membekukan program senjata nuklirnya dengan imbalan konsesi dan harus menghilangkan gudang senjata nuklirnya. Hal
 
Kamis, 16 November 2017 | 11:39:10

Bahas Sengketa Laut China Selatan, Kedubes AS: Klaim Kemaritiman Harus Sesuai Hukum Internasional

JAKARTA - Wakil Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk ASEAN Daniel Shields mengatakan klaim kemaritiman di Laut China Selatan harus sesuai dengan hukum internasional."Amerika Serikat memiliki pesan yang
 
Kamis, 16 November 2017 | 11:25:09

Astaga! Diplomat PBB Tewas Terjatuh dari Lantai 7 Gedung di New York

NEW YORK - Seorang diplomat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) asal Australia tewas setelah jatuh dari lantai tujuh sebuah gedung di New York, Amerika Serikat (AS). Julian Simpson (30), sekretaris kedua PBB untuk
 
Rabu, 15 November 2017 | 12:01:35

PM Lebanon Wajib Pulang untuk Buktikan Dirinya Bebas dari Intervensi

BEIRUT Pengunduran diri Perdana Menteri (PM) Lebanon, Saad al Hariri, begitu mengejutkan. Sebab, pria berusia 47 tahun itu mundur saat dirinya sedang berada di Arab Saudi hingga memunculkan berbagai macam spe
 
Rabu, 15 November 2017 | 11:17:11

PM Jepang Yakin Korut Tetap Kembangkan Rudal meski Sedang Vakum

MANILA Sempat sering menguji coba peluru kendali (rudal) secara terus-menerus, Korea Utara tiba-tiba vakum selama dua bulan. Akan tetapi, Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe, yakin Korea Utara masih terus
 
Rabu, 15 November 2017 | 10:57:19

Dokumen Rencana Proyek Tembok Perbatasan AS-Meksiko Bocor, Ini Isinya

WASHINGTON - Sejumlah dokumen yang baru dirilis ke publik mengungkap detail rencana pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) terkait pembangunan tembok perbatasan di Lembah Rio Grande, Texas. Sebuah peta yang
 
Selasa, 14 November 2017 | 11:24:25

Coba Menyeberang ke Korut, Pria AS Ditangkap Tentara Perbatasan Korsel

UIJEONGBU Militer Korea Selatan (Korsel) menangkap seorang pria berkewarganegaraan Amerika Serikat (AS) yang mencoba menyeberang ke Korea Utara (Korut). Pria berinisial A itu ditangkap karena menyeberangi Gar
 
Selasa, 14 November 2017 | 11:18:34

Spanyol Tuduh Rusia Bantu Sebarkan Propaganda Separatisme Catalunya

BRUSSELS Entah perbuatan salah apa yang dilakukan Rusia kepada negara-negara di dunia. Setelah dituduh ikut campur dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) dan pemilihan presiden Prancis, Rusia k
 
Selasa, 14 November 2017 | 11:01:38

Latgab AS-Korsel Sertakan Senjata Nuklir, Korut Surati Sekjen PBB

NEW YORK Tidak terima dengan latihan militer gabungan (latgab) antara Amerika Serikat (AS) dengan Korea Selatan (Korsel), Korea Utara (Korut) mengirimkan protes ke Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Gut
 
Senin, 13 November 2017 | 15:29:00

Meski Ditentang NATO, Turki Nekat Beli Sistem Pertahanan Rudal S-400 Rusia

ANKARA - Turki resmi memutuskan untuk membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia meski ditentang negara-negara sesama anggota NATO. Keputusan ini telah dikonfirmasi Menteri Pertahanan Nurettin Canikli.Perdana
 
Senin, 13 November 2017 | 11:37:23

Iran Tolak Imbauan Presiden Prancis Terkait Renegosiasi Program Rudal

TEHERAN Takut Iran melanggar Kesepakatan Nuklir yang tercapai pada 2015, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengimbau Teheran agar mau menegosiasikan program pengembangan rudal mereka. Akan tetapi, Iran menolak
 
Senin, 13 November 2017 | 11:34:55

Indonesia-Malaysia-Filipina Sepakat Tingkatkan Rehabilitasi Marawi Usai Dihancurkan Teroris

MANILA Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno LP Marsudi, memuji keberhasilan pemerintah Filipina dalam membebaskan Kota Marawi dari cengkeraman kelompok teroris. Keberhasilan tersebut seakan mengirim pesan ku
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top