Rabu, 13 Desember 2017 | 14:30:50

100 Hari Kerja Kapolda Riau, Jikalahari: Kapolda Riau `Cemen`

Laporan : Afriyanto S

Sebarkan:
Afriyanto S
Jikalahari saat brifieng media 100 Hari kinerja Kapolda Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru
PEKANBARU- Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang dianggap tak punya nyali (cemen) menangani permasalah di 100 Hari kerjanya. Hal ini disampaikan Wakil Kordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Mahde Ali saat melaksanakan media briefing di Hotel Pangeran. Rabu (13/12/2017).

Bertepatan 100 Hari kinerja Kapolda Riau Irjen Pol Nandang, belum ada perkembangan terkait kelanjutan penyelidikan terhadap 33 korporasi, "Penyelidikan dan penyidikkannya seperti dibiarkan stagnan begitu saja oleh Kapolda Riau. Ada apa ini, semestinya Kapolda Nandang secepat kilat menetapkan 33 Korporasi sebagai tersangka dan secepat kilat pula menyerahkan berkasnya ke kejaksaan. Sebab Nandang (Kapolda Riau, read) pernah menjabat Wakapolres di Inhil dan Bengkalis, Ditlantas Polda Riau dan Pabean Reda Polda Riau 17 tahun lalu. Apalagi di media, Nandang berkoar-koar sudah tidak asing lagi dengan kondisi Riau. Tapi kenapa Nandang takut menetapkan korporasi sebagai tersangka, " kesal wakil koordinator Jikalahari dalam rilisnya.

Padahal, sebelumnya, saat serah terima jabatan pada awal September 2017, Irjen Pol Zulkarnaen berpesan agar Irjen Pol Nandang meneruskan proses hukum atas pemeriksaan sejumlah perusahaan yang diduga melanggar UU lingkungan hidup dan kehutanan terkait 33 korporasi yang dilaporkan Koalisi Rakyat Riau (KKR) dan Jikalahari yang beroperasi dalam kawasan hutan tanpa memiliki izin.

"Sejauh ini baru dua yang naik ke penyidikkan, tetap diproses dan upayakan kenakan kepada Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU dan ahli PPATK, "kata Zulkarnaen.

Selain 33 korporasi sawit, Jikalahari bersama Koalisi EoF telah melaporkan 49 korporasi diduga pelaku kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2015. Laporan ini diserahkan kepada Kapolda Riau saat itu 18 November 2016. Saat menerima laporan tersebut, Zulkarnain didampingi Dir Intelkam, AKBP Ari Rahman Nafarin, Kabid Hukum, AKBP Denny Siahaan SH, Kabid Operasional Konbes Abdul Hafidh Yuhas. Maka dari itu Zulkarnaen berterimakasih atas informasi laporan kepada pelapor tersebut akan menjadi data untuk penyidik Polda Riau.

Dengan demikian, Di era Irjen Pol Zulkarnaen menjabat Kapolda Riau memerintahkan Wadireskrimsus, Ari Rahman guna memberikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikkan  (SP2HP) kepada pelapor (EOF, read). Kapolda Irjen Pol Zulkarnaen meminta kepada jajarannya, setidaknya satu perusahaan sawit dan HTI yang benar-benar kesalahan telak untuk bisa disidik sampai ke P21. Arif Rahman mengatakan bahwa dugaan kasus karhutla ini akan ditangani di divisi IV di Direskrimsus.

"Sampai detik ini, Jikalahari menerima SP2HP dan perkembangan status penyelidikan dan penyidikan 49 korporasi tersebut. Berani nggak Irjen Pol Nandang menetapkan 49 Korporasi tersebut sebagai tersangka, "kata Made Ali.

Hal inilah yang membuat Jikalahari meminta kepada Kapolri Tito Karnavian mendesak mengevaluasi kinerja Kapolda Riau Irjen Pol Nandang terkait penegakkan hukum lingkungan hidup dan kehutanan. Yang bertepatan 100 Hari Irjen Pol Nandang menjabat kapolda menggantikan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.

Untuk sementara waktu, dikatakan Mahde Ali, "Kita liat progres dan respon dari beliau. Apakah beliau masih punya nyali. Karena, minggu depan kita (Jikalahari) akan ke Mabes Polri. Sebab, untuk penanganan kasus seperti ini. Mabes Polri lebih cepat menanganinya, "bebernya. (aft)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 22 Januari 2018 | 04:52:14

Airlangga: Andi-Yatno Lebih Berpengalaman Mengurus Pemerintahan

PEKANBARU, - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto berkeyakinan Pasangan Calon Gubernur Riau Arsyadjuliandi Andi Rachman dengan Suyatno akan memenangkan Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 27 Juni 2018
Senin, 22 Januari 2018 | 04:44:25

TNI Kirim Tim Kesehatan ke Kampung Pedam Distrik Okbibab

JAKARTA-Tim Satgas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) diantaranya terdiri dari 7 (tujuh) orang dokter spesialis yaitu spesialis anak, penyakit dalam, penyakit kulit dan obsgyn, yang saat ini sedang melaksa
Senin, 22 Januari 2018 | 04:34:19

Andi Rachman : Lanjutkan Kepemimpinan Tanpa Asap

PEKANBARU-Pasangan incumbent Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno resmi dideklarasikan, Minggu (21/1/2018) pagi di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto memberikan tiga amanah
Senin, 22 Januari 2018 | 04:22:41

Airlangga Pesan Tiga Amanah Kepada Pasangan AYO

PEKANBARU-Pasangan incumbent Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno resmi dideklarasikan, Minggu (21/1/2018) pagi di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto memberikan tiga amanah
 
Berita Lainnya
Minggu, 21 Januari 2018 | 15:50:26

Deklarasi AYO Diwarnai Asap dan Balon Tersangkut di Tiang Listrik

PEKANBARU- Deklarasi Pasangan Calon Gubernur Riau dan Wakil Gubernur, Arsyafjuliandi Rachman dengan Suyatno (AYO) diwarnai dengan asap dan pelepasan balon. Ahad (21/1/2017).Saat Arsyadjuliandi Rachman menyampai
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 11:14:20

Gerindra: Mahasiswa Tewas Tertembak Brimob Bukan Ajudan Prabowo

Bogor - Ketua Tim Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, Fernando Alan Joshua Wowor, mahasiswa yang tewas tertembak senjata milik anggota Brimob inisial AR adalah kader partainya. "Iya
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 10:32:30

Unggah video porno disosmed, pasangan gay diciduk polisi Depok

DEPOK - Dua pelaku penyebaran video porno sesama jenis diamankan jajaran Polresta Depok. Keduanya diamankan semalam di Jalan. Raya Sawangan, Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok. Mereka adalah Rudi Sap
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 08:11:09

Siap-Siap MA Buka Lowongan 1.000 Hakim Tahun Ini

Jakarta - Mahkamah Agung (MA) disebutkan masih membutuhkan hakim untuk mengisi sejumlah pos di lembaga kehakiman tersebut. Tak tanggung-tanggung, jumlah hakim yang masih dibutuhkan yakni 1.000 orang lagi
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 08:02:32

Siapa Mahasiswa yang Tewas Tertembak Brimob?

Bogor - Kepolisian masih menyelidiki insiden tertembaknya FAJW (26), seorang mahasiswa, hingga tewas oleh anggota Brimob Kelapa Dua di Lipps Club Bogor Jalan Sukasari 3, Bogor Timur, Kota Bogor, Sabtu (20/1/20
 
Sabtu, 20 Januari 2018 | 15:51:46

Drainase di Balai Jaya Asal Jadi, Diduga Turut Menikmati Pjs Penghulu Bungkam

ROKANHILIR-Pembangunan saluran air atau drainase di RT 07 RW 02, Dusun Kencana, Kepenghuluan Pasir Putih, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Riau ini dikerjakan asal jadi. Parahnya, Pjs Penghulu memil
 
Sabtu, 20 Januari 2018 | 11:14:56

Anggota Brimob berkelahi, warga sipil tewas ditembak

BOGOR - Kepolisian Resor Bogor Kota tengah menyelidiki kasus perkelahian yang melibatkan anggota Polisi dari Brimob Kelapa Dua, dengan warga sipil. Korban warga sipil tewas tertembak. "Sabtu dini hari seki
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 22:21:07

JPU Tak Dapat Buktikan Dakwaannya, Terdakwa Narkotika ini Bebas

ROKANHILIR-Keyakinan jaksa dan hakim tak selamanya sama. Begitu pula yang terjadi dalam sidang  kali ini, Jaksa tidak dapat menyakinkan hakim, sehingga terdakwa kasus narkotika ini bebas dari jeratan hukum
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 20:18:04

Museum Bahari Terbakar, ISLA Unhas Minta Anies Baswedan Turun Tangan

JAKARTA-Museum Bahari yang terletak di kawasan Kota Tua Jakarta terbakar, Selasa (16/01/2018). Kebakaran di gedung bersejarah ini diduga karena adanya konsleting listrik di bagian atap. Insiden ini pun mengunda
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 16:56:37

Owner PT. Hutahaean Sakit, Tahap II Kasus Dugaan Koorporasi Diundur

PEKANBARU - Tahap II kasus dugaaan Koorporasi dalam mengelola lahan diluar Hak Guna Usaha (HGU) dengan luas 835 Hektar PT Hatahaean Dalu-dalu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ditunda.Bagian Pidan
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:45:21

Sekwan Batasi Kerja Wartawan, Robert : Wartawan Bukan Teroris

PEKANBARU-Terkait penyataan Sekretaris Dewan (Sekwan) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau yang membatasi kerja wartawan mendapat kecaman keras dari salah satu aktifitas Riau.Ir Robert Hendrico selaku
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:24:21

Simpang Siur Berita Usulan Rumah Subsidi Bagi Wartawan, Ini Penjelasan Johansyah

BENGKALIS - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Staistik Kabupaten Bengkalis, Johansyah Syafri, meluruskan pemberitaan sebuah media online yang mengatakan Bupati Bengkalis Amril Mukminin ak
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:14:56

Jelang Tahap II Terkait Kasus PT Hutahaean, Ini Kata Anggota DPRD Rohul

ROKANHULU - Kasus dugaan koorporasi yang melibatkan PT Hatahaean Dalu-dalu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rohul yang saat ini ditangani Kepolisian Daerah Riau melalui penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) bidang
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 13:46:01

Jaksa Closing Kasus Saber Pungli Disdik Pelalawan

PANGKALANKERINCI- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan "menclosing" atau memberhentikan  rangkaian penyelidikan kasus Saber Pungli Proyek di lingkungan Dinas Pendidikan Tahun Anggaran (TA) 2017.Hal tersebut
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 11:40:42

Positif Narkoba, Dokter Mata di RS SMEC Pekanbaru Masih Beraktifitas

PEKANBARU - Fheryanto, seorang dokter mata di RS Sumatera Eye Centre (SMEC)  Pekanbaru ini dinyatakan positif narkoba saat terjaring razia beberapa hari lalu.Namun, Fheryanto masih terlihat bertugas sepert
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top