Iklan pelantikan 45 Anggota DPRD Rohul
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 20:39:43
Hukum

Kasus Sengketa Tanah, Jhony Charles Minta Hakim Objektif dan Adil

Laporan: Jonathan Surbakti

Sebarkan:
(foto: Istimewa)
Ahli waris H. Syamsul alias Cupak atasnama Jhony Charles BA MBA ( pakai kacamata ) bersama Team kuasa hukum, Kamis (15/8/2019) di Ujungtanjung.
UJUNG TANJUNG-Terkait adanya surat disampaikan oleh Pengadilan Negeri ( PN ) Rohil, Nomor W4.U12/2919/HK.02/8/2019, kepada Selamat Sempurna Sitorus SH, selaku kuasa hukum dari H. Syamsul alias Cupak, untuk menyaksikan pelaksanaa eksekusi atas perkara tanah di Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rohil, yang akan dilaksanakan pada Selasa (20/8/2019) sekira pukul 10.00 Wib mendatang.
 
Ahli waris dari H. Syamsul alias Cupak atas nama Jhony Charles,  BA,  MBA miinta  kepada Hakim memberikan Vonis secara objektif dan adil. Dengan  muka datar, bang JC  begitu panggilan akrabnya ini  akan  tetap menghadapinya demi tegaknya sebuah kebenaran dan keadilan, ucapnya Kamis (15/08) di Ujung Tanjung. 

Perlu diketahui, bahwa dalam surat itu berdasarkan keputusan Ketua PN Rohil No.06/Pen.Pdt/Eks-Pengosongan-Pts/2019/PN.Rhl Jo Nomor 08/PDT.G/2007/PN .Rhl Jo Nomor 110/Pdt/2008/PTR Jo 2296K/Pdt/2009, tertanggal 12 Agustus 2019, bersama ini dengan hormat menyampaikan kepada kuasa hukum untuk menyaksikan eksekusi terhadap perkara :

Menyatakan menurut hukum bahwa Kirno SE penggugat materil 1 adalah pemegang hak atas tanah yang sah berdasarkan sertifikat hak milik atas tanah Nomor 365 seluas 18.166 M2, dengan batas-batas tanah sebagai berikut :

1. Sebelah Utara berbatasan dengan Jalan Lintas Sumatera.

2. Sebelah Timur berbatasan dengan tanah Kim Sun ( penggugat materil 2 ).

3. Sebelah Selatan berbatasan dengan tanah dikuasai tergugat.

4. Sebelah Barat berbatasan dengan bangunan dikuasai oleh H. Mustamam.

- Kim Sun penggugat materil 2 adalah pemegang hak atas tanah Nomor 364, seluas 18.262 M2, dengan batas-batas tanah sebagai berikut.

1. Sebelah Utara berbatasan dengan jalan lintas Sumatera.

2. Sebelah Timur berbatasan dengan tanah Gino.

3. Sebelah Selatan berbatasan dengan tanah yang dikuasai tergugat.

4. Sebelah Barat berbatasan dengan tanah Kirno SE ( penggugat materil 1 ).

Yang masing-masing berlokasi di Cempedak Rahuk, dahulu RT.06, RW.03 sekarang RT.09, RW.04, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, dahulu daerah Tk II Kabupaten Bengkalis, sekarang Kabupaten Rokan Hilir.

Terkait hal diatas, Jhony Charles angkat mengatakan,  pihak PN Rohil tidak mempertimbangkan atas penolakan eksekusi yang telah diajukan oleh kuasa hukum ayahnda nya itu kepada PN Rohik.

"Selain itu, pihak PN Rohil juga tidak mempertimbangkan Peninjauan Kembali ( PK ) seperti yang telah diterima PN Rohil untuk dipelajari oleh Makamah Agung ( MA )," tambah  Jhony Charles.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, Pengadilan Negeri ( PN ) Rokan Hilir ( Rohil ), pada Rabu (7/8/2019) sekira pukul 11.30 Wib, kembali menggelar sidang Peninjauan Kembali ( PK ) yang diajukan oleh H. Syamsul alias Cupak melalui Kuasa Hukumnya Selamat Sempurna Sitorus, SH Rahmat Al Amin, SH., dan M. Jefri Saragih, SH, 

Sidang itu dipimpin oleh Hakim Tunggal, Hanafi Insya SH MH, dibantu Panitera Pengganti ( PP ) Esra Rahmawati SH MH. Sementara H. Syamsul alias Cupak terlihat berada di ruang sidang bersama anak cucunya.

Pantauan dilapangan, terlihat hadir juga dua orang saksi sepadan tanah milik H. Syamsul alias Cupak seluas 4 Hektar lebih kurang yang terletak di Jalan Lintas Riau-Sumut, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rohil. 

Dua saksi itu yakni Khailani dan Gino. Setelah menerima Bukti Baru (Novum) berupa SKGR dan Sertifikat serta surat pernyataan. Ketua Majlis Hakim Hanafi Insya SH MH sempat mengambil sumpah dan meminta keterangan dari dua saksi kapan melihat kembali SKGR dan Sertifikat tanah milik mereka.

"Saya melihat SKGR milik saya pada Minggu (5/5/2019) kemarin, dan pernyataan yang saya buat tidak ada paksaan atau bujuk rayu dari siapapun, dan pada sidang beberapa tahun lalu saya selaku sepadan tidak pernah dipanggil atau silibatkan menjadi saksi," kata saksi Khailani, pria yang berusia sekitar 51 tahun ini.

Senada diungkapkan saksi Gino. Menurutnya, ia sepadan dengan H. Syamsul alias Cupak. "Saya tidak pernah sempadan tanah dengan yang namanya Kimsun, dan saya juga tidak dipanggil dalam perkara sebelumnya untuk diminta keterangan dari pihak manapun," ungkap Gino yang berusia sekitar 68 tahun ini.

Setelah mendengarkan keterangan saksi, dan meneliti surat-surat diajukan. Hanafi Insya SH MH mengatakan, bahwa pihaknya menerima surat-surat untuk acuan PK tersebut. "Selanjutnya, surat-surat ini akan kami kirimkan ke Makamah Agung ( MA ), dan MA akan menilai surat-surat ini nanti," kata Hanafi sambil mengetuk palu tanda ditutupnya sidang itu.

Diluar sidang, Ahli Waris yang hadir pada saat itu Jhonny Charles, BBA MBA didampingi oleh Kuasa Hukumnya menyampaikan, bahwa dahulu pada tahun 2007 setelah di gugat oleh penggugat dalam perkara No. : 8/Pdt.G/2007/PN.Rhl ada kejanggalan seperti objek tanah seluas 4 Hekatare yang terletak di Jalan Lintas Riau-Sumut, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rohil.

Hebatnya, yang di persengketakan menurut Jhony Charles tidak tepat atau salah objek dan dapat dibuktikan melalui surat pernyataan Syafril Tambusai yang merupakan penjual tanah milik Penggugat, Terbanding, Terkasasi, dan sekarang termohon Peninjauan Kembali. Dimana  dalam surat pernyataan Syafril Tambusai sebagai penjual kepada Zulmiati, lalu di jual kembali kepada Kirno dan Kimsun. 

"Sehingga surat pernyataan tersebut membuktikan bahwa objek yang di jual oleh Syafril kepada Zulmiyati dan sekarang milik Kirno dan Kimsun beralamat di jalan menuju ke Sedinginan yang tepatnya berada di belakang rumah makan H. Sholah," beber Jhony Charles.

Selanjutnya, lanjut lanjut Jhony Charles bahwa dahulu tanah tersebut dibeli oleh H. Syamsul alias Cupak dari Almarhum Godo. Akan tetapi pada saat penggugat mengajukan gugatan nya pada tahun 2007 Almarhum Godo tidak dilibatkan (turut tergugat) dan masih banyak lagi.

"Pada saat itu juga ada kejanggalan yang tidak masuk akal lagi tanah di persengketakan tersebut telah terbit Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama Kirno dan Kimsun serta tidak jelas titik koordinat yang bersempadan dengan H. Khailani yang telah di terbitkan terlebih dahulu sebelum terbitnya Sertifikat Hak Milik (SHM) Kirno dan Kimsun," terang Jhony Charles.

Jhony Charles berharap, hakim di MA nanti dapat memberikan putusan yang adil terhadap ayahnya yang terzolimi beberapa tahun lalu. "Tentunya dengan putusan adil diberikan, maka akan menjadi pelajaran bagi yang lain nanti untuk tidak menzolimi masyarakat lainnya, dan perlu saya sampaikan secara tegas akan memperjuangkan keadilan sampai kesemua titik instansi pemerintah yang terkait," tutup Jhony Charles. (jon ).

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 20 September 2019 | 19:05:18

Polresta Barelang Polda Kepri Berhasil Amankan 47 WNA di Duga Melakukan Penipuan dan Perasan.

BATAM – Sebanyak 47 orang Warga Negara Asing asal Tiongkok dan Taiwan diamankan oleh Polresta Barelang, pelaku diduga telah melakukan praktek Penipuan dan Pemerasan terhadap Warga Negara Tiongkok yang berada di
Jumat, 20 September 2019 | 17:02:59

PDIP Jadi Partai Idola Dalam Pendaftaran Cabup Dan Cawabup Rohul 2020

ROKAN HULU - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pertama jadi idola para bakal calon Bupati Rokan Hulu yang sudah menyampaikan maju pada pesta Demokrasi secara serentak pada tahun 2020 termasuk Kabu
Jumat, 20 September 2019 | 16:53:18

Polantas Ke 64, Polres Rohul Menggelar Syukuran

ROKAN HULU  – Dalam rangka memperingati hari jadi Hari Ulang Tahun  (HUT) Polisi Lalulintas ke-64, Polres Rohul menggelar syukuran secara sederhana dilingkungan Kantor Polres Rohul yang berada di J
Jumat, 20 September 2019 | 16:46:53

Terkait Karhutla di Riau, Kabid HAM dan LH HMI Rohul Angkat Bicara

ROKAN HULU - Paska Aksi Ratusan  mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (UPP), melakukan demontrasi di Kantor Bupati dan DPRD Rokan Hulu terkait karhutla di riau dengan 4 Tuntutannya. Pertama membuka
 
Berita Lainnya
Jumat, 20 September 2019 | 19:05:18

Polresta Barelang Polda Kepri Berhasil Amankan 47 WNA di Duga Melakukan Penipuan dan Perasan.

BATAM – Sebanyak 47 orang Warga Negara Asing asal Tiongkok dan Taiwan diamankan oleh Polresta Barelang, pelaku diduga telah melakukan praktek Penipuan dan Pemerasan terhadap Warga Negara Tiongkok yang berada di
 
Jumat, 20 September 2019 | 16:53:18

Polantas Ke 64, Polres Rohul Menggelar Syukuran

ROKAN HULU  – Dalam rangka memperingati hari jadi Hari Ulang Tahun  (HUT) Polisi Lalulintas ke-64, Polres Rohul menggelar syukuran secara sederhana dilingkungan Kantor Polres Rohul yang berada di J
 
Jumat, 20 September 2019 | 12:00:56

Hasil Konferensi Pers, Pelaku Pembawa Shabu 12 Kg diupah 10 juta Perkilo

SIAK - Hasil dari Konferensi Pers di Mapolres Siak, Pelaku berinisial AM seorang kurir pembawa 12 kilogram sabu dengan menggunakan sepeda motor ternyata berasal dari Kabupaten Bengkalis. Selain shabu, petu
 
Jumat, 20 September 2019 | 11:56:21

Adegan Sadis Pembunuhan Pengantin Baru di Pemalang Direkonstruksi

Pemalang - Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan seorang pria pengantin baru di Pemalang. Sebanyak 10 adegan diperagakan oleh pelaku yang bernama Arifin (25)."Rekonstruksi ada 10 adegan," ujar Kas
 
Jumat, 20 September 2019 | 11:00:44

Jambret Di Pinggir, Dua Warga Kandis Masuk Sel

Pinggir - Rabu tanggal 18 September 2019 sekira jam 23.30 Wib, Tim Polsek Pinggir mengamankan dua orang laki-laki yang diduga melakukan tindak pidana Curas atau Jambret) di seputaran jalan lintas Duri-Pekanbaru
 
Jumat, 20 September 2019 | 09:57:39

Dibakar Api Cemburu, Komang Tebas Dokter di Puskesmas Bali

Badung - Seorang dokter di Badung, Bali menjadi korban tebasan parang oleh I Komang Gede Brahmanta Putra (33). Penyebabnya, Komang mencurigai istrinya berselingkuh dengan dokter Made Oka (43) tersebut."Mas
 
Kamis, 19 September 2019 | 14:35:25

Bejat! Ayah di Karawang Jual dan Cabuli Anak Kandung Hingga Hamil

Karawang - Aksi bejat dilakukan seorang ayah di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Pria berinisial DS (47) ini tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri yang masih berusia 17 tahun.Lebih mirisnya, perbuatan it
 
Kamis, 19 September 2019 | 13:43:45

Babinsa Koramil 02/TP Hadiri Rapat Koordinasi Mengenai Tipiter

PEKANBARU– Berkedudukan sebagai koordinator aparat penegak hukum dalam hal penanggulangan terorisme, penanganan perkara tindak pidana terorisme menjadi salah satu perhatian khusus BNPT. Merangkul dan menyediaka
 
Kamis, 19 September 2019 | 11:17:46

Saiful Menjambret Buat Biaya Pembuatan SIM

Saiful Amin (41), seorang kuli angkut pelabuhan tertangkap tangan menjambret handphone di kawasan Jalan Raya Manyar Kertoarjo Surabaya. Pelaku menjambret gawai milik, Jaya Panca (37), warga Jalan Dharmawan
 
Rabu, 18 September 2019 | 16:26:38

Polisi Tangkap Wanita Pencuri Kotak Amal Masjid di Jagakarsa

Polres Metro Jakarta Selatan menangkap wanita asal Bogor, Jawa Barat, atas nama inisial AGN. Dia ditangkap karena aksinya mencuri kotak amal yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.Peris
 
Rabu, 18 September 2019 | 11:46:26

Sempat Buron, Pelaku Penggelapan 28 Ton CPO ini Akhirnya Dibekuk

ROKANHILIR - Pelarian BED (46) warga jalan Sisingamangaraja, Kepenghuluan Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir ini akhirnya kandas di tangan Opsnal Polsek Bagan Sinembah. Ia dibekuk atas dugaan peng
 
Rabu, 18 September 2019 | 09:02:17

Jalan Panjang Memvonis Mati Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Jakarta - Hakim agung Surya Jaya, Desnayeti dan Eddy Army memvonis mati empat WN China penyelundup sabu 1,6 ton. Bukan perkara mudah mengungkap hingga memvonis mati para pengedar kelas wahid itu.Berikut pe
 
Selasa, 17 September 2019 | 20:20:14

Nama Kajari dan Pidsus Kejaksaan Bengkalis Dicatut

BENGKALIS - Nama Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis, Riau serta beberapa kepala seksi dilembaga tersebut dicatut oleh oknum tidak bertanggungjawab.Ini diduga dengan kegiatan Kejaksaan Negeri Bengkalis yang sedan
 
Selasa, 17 September 2019 | 17:54:40

TNI dan BPBD Berhasil Menangkap Terduga Pelaku Karhutla

INHU - Sejak sebulan terakhir Komandan kodim (Dandim) 0302/Inhu, Letkol Arh Hendra Roza S.I.P, memerintahkan seluruh personil TNI di wilayah Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) dan Kuansing untuk memadamkan titik a
 
Selasa, 17 September 2019 | 14:53:10

Polres Bintan Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Seberat 114, 7kg

BATAM – Barang bukti Hasil Pengungkapan Narkotika jenis sabu oleh Polres Bintan pada (30/8) yang lalu dimusnahkan hari ini Selasa (17/9) dipimpin oleh Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang. S.IK, M.Si dalam kegia
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Pelantikan DPRD
 
Top