Terverifikasi Dewan Pers
 
Selasa, 13 Agustus 2019 | 14:04:18
Hukrim

Merkuri Ilegal asal Sidoarjo Dijual Rp 1,5 Juta Per Kg

Sebarkan:
Detik.com
Merkuri yang sudah dikemas
SURABAYA - Polda Jatim mengungkap kasus pertambangan ilegal merkuri di Sidoarjo. Di sini, merkuri dipasarkan Rp 1,5 Juta untuk kemasan satu kilogram.

Kasubdit IV Tipidter AKBP Rofiq Ripto Himawan memaparkan, merkuri yang diproduksi di Sidoarjo kebanyakan dijual di luar Jawa. Merkuri ini digunakan untuk bahan baku pertambangan emas sebagai tambahan dalam proses penyulingan.

"Merkuri bahan baku pendukung pertambangan emas, karena yang paling butuh dengan merkuri adalah pertambangan emas," kata Rofiq saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (13/8/2019).

"Beda lagi kalau merkuri digunakan oleh kosmetik itu bahannya dengan bentuk berbeda. Dan pertambangan emas di Jatim ada beberapa titik, paling banyak di luar Jawa. Makanya proses pendistribusian di Jatim cuma 20 persen, 80 persen luar Jawa. Kalimantan, NTT, Papua, cuma produksinya yang dirasa paling secure oleh pelaku itu di tanah Jawa, karena tidak terlalu banyak pertambangan," imbuhnya.

Ia menyampaikan merkuri sangat berbahaya bagi masyarakat. Meskipun dampaknya tidak langsung dirasakan, namun bisa menyerang genetik manusia. Selain itu, Rofiq menambahkan merkuri telah dilarang di Indonesia sejak 2017.

"Karena merkuri tidak bisa dirasakan secara langsung dampaknya. Dia proses berdampak pada manusia berdasarkan siklus yang sangat panjang, tapi menyerang genetik," lanjutnya.

Sementara untuk pengirimannya, Rofiq mengatakan menggunakan kapal laut ke lokasi yang kebanyakan di luar Jawa. "Dari Sidoarjo langsung di kirimkan ke pelaku pertambangan, arahnya ke Kalimantan. Kirimnya pakai kapal laut," pungkasnya.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan lima tersangka, yakni Andri Wijaya (41) warga Surabaya, Ali Bandi (49) warga Waralohi, Ahmad Hidayat alias Agung Martin Hidayat (35) warga Sidoarjo, AS (50) warga Huku Sungai Selatan dan MR (35) warga Banjarmasin.

Mereka terjerat beberapa pasal. Mulai dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 tentang Penambangan Mineral dan Batubara Pasal 161 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37. Pasal 40 ayat (3). Pasal 43 ayat (2). Pasal 48. Pasal 67 ayat (1), Pasal 74 ayat (1) Pasal 81 ayat (2). Pasal 103 ayat (2). Pasal 104 ayat (3), atau Pasal 105 ayat (1) dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar.

Selain itu, pelaku juga dikenakan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan Pasal 106. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (1) dengan pidana penjara paling lama 4 tahun atau pidana denda paling banyak Rp 10 miliar.


(Detik.com)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 22 Agustus 2019 | 15:54:36

RSUD Siak Gelar Program Kesehatan Rutin Pasien

SIAK - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian Kabupaten Siak, menggelar program kesehatan rutin  terhadap para pasien dan keluarga saat berada di ruang tunggu rumah sakit. Kegiatan tersebut
Kamis, 22 Agustus 2019 | 15:53:59

Kodim 0315/Bintan Gelar Lomba Volley Bersama Warga Dalam Rangka Komsos Kreatif TA. 2019

TANJUNGPINANG-Untuk menjalin tali silaturahmi TNI dengan masyarakat, Komando Distrik Militer (Kodim) 0315/Bintan menggelar Lomba Volley antar Desa dan Kelurahan Se Tanjungpinang dan Bintan. Kegiatan tersebut da
Kamis, 22 Agustus 2019 | 14:58:14

Kebakaran Pasar Terapung Tembilahan, 478 dan 45 Ruko Jadi Puing

TEMBILAHAN - Kebakaran hebat terjadi di kios dan ruko di Jalan Yos Sudarso Tembilahan. Amukan api yang terjadi sejak pukul 02.00 Wib baru bisa dijinakkan pada pagi hari, kamis 22 Agustus 2019.Berdasarkan data y
Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:42:37

Dituduh Pelakor, Motif Pengeroyokan Siswi SMK oleh Seniornya di Bekasi

Siswi SMK di Bekasi Timur, Kota Bekasi berinisial GL (16) menjadi korban perundungan dan pengeroyokan oleh senior dan alumni sekolah. Motifnya diduga karena persoalan asmara. GL dituduh merusak rumah tangga sat
 
Berita Lainnya
Kamis, 22 Agustus 2019 | 12:53:30

Dua Diduga Pelaku Karlahut Ditangkap Tim Gabungan

ROKAN HULU - Tim gabungan satuan tugas (Satgas) Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) Kabupaten Rokan Hulu, Riau berhasil mengamankan Dua orang diduga pelaku pembakar lahan di Dusun Muara Musu Timur Desa Muar
 
Kamis, 22 Agustus 2019 | 10:05:05

Opsnal Mandau Tangkap Dua Orang Tersangka Pencuri Besi Milik PT.CPI

Mandau - Rabu 21 Agustus 2019 sekira jam 13.00 Wib, unit Reskrim Polsek Mandau melakukan penangkapan terhadap 2 (dua) orang yang diduga pelaku pencurian Besi Milik PT CPI.Terkait hal tersebut, Kapolres Bengkali
 
Kamis, 22 Agustus 2019 | 09:46:15

Kebakaran Pasar Terapung Tembilahan, Ratusan Kios Jadi Abu

TEMBILAHAN - Kebakaran hebat terjadi di pasar Terapung, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 02.00 WIB, Kamis (22/8/2019) dini hari. Tampak di lokasi ada
 
Rabu, 21 Agustus 2019 | 23:55:59

Nama nama Pejabat Pemprov kepri yang di Periksa KPK , Ada kadisnaker Provinsi Kepri

TANJUNGPINANG-Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terus mendalami dugaan suap atas nama tersangka Nurdin Basirun Gubkepri nonaktif. Dengan meminta keterangan dari para pejabat Pemprov Kepri.Sejumlah pe
 
Rabu, 21 Agustus 2019 | 08:41:57

AMRRB Desak Kapolda Untuk Usut Tuntas Dugaan Kasus Sari Antoni

ROKAN HULU  - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Rokan Hulu dan Rokan Hilir Bersatu (AMRRB), kembali menggelar aksi unjuk rasa didepan Markas  Kepolisian Daerah Riau jalan Sudirm
 
Rabu, 21 Agustus 2019 | 00:36:48

Ternyata Begini Kronologi Lengkap Peristiwa Penikaman Seorang Polisi di Inhil

KERITANG - Seorang perwira polisi yang merupakan Kanit Reskrim Polsek Kritang ditikam warga hingga masuk rumah sakit, pelaku akhirnya tewas. Penikaman tersebut dilakukan oleh seorang warga yang dik
 
Selasa, 20 Agustus 2019 | 20:38:03

Kajati Beri Sinyal Periksa Bupati Bintan Soal Kasus Tambang Bauksit

TANJUNGPINANG-Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kajati Kepri), Edy Birton mengatakan, pihaknya masih melakukan penyidikan perkara, dugaan tindak pidana korupsi pemberian izin usaha pertambangan (IUP) bauk
 
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 18:33:33

Diduga Gegara Hutang Pria Ini Aniaya Korban, Iptu Nur Rahim : Pelaku Kita Amankan Dari Rumahnya

ROKANHILIR - M alias Pak Edi (45) warga jalan Sei Buaya Rambongan Kelurahan Bagan Batu Kota Kecamatan Bagan Sinembah harus menikmati hari kemerdekaan di jeruji besi. Pasalnya ia ditangkap atas dugaan penganiaya
 
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 17:17:54

Bocah Begal Bocah, 5 Pelaku Diringkus Opsnal Polsek Bagan Sinembah

ROKANHILIR - Lima pria yang masih bocah berhasil diamankan Tim Opsnal Polsek Bagan Sinembah, kelima bocah ini diringkus atas dugaan tindak pidana Pencucian dengan Kekerasan atau Curas atau yang biasa disebut Be
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 20:39:43

Kasus Sengketa Tanah, Jhony Charles Minta Hakim Objektif dan Adil

UJUNG TANJUNG-Terkait adanya surat disampaikan oleh Pengadilan Negeri ( PN ) Rohil, Nomor W4.U12/2919/HK.02/8/2019, kepada Selamat Sempurna Sitorus SH, selaku kuasa hukum dari H. Syamsul alias Cupak, untuk meny
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 15:58:51

Prada Deri Mutilasi Fera Usai Bercinta karena Ngaku Hamil 2 Bulan

PALEMBANG - Sidang terdakwa Prada Deri Pramana yang mutilasi kekasihnya, Fera Oktaria masih berlanjut. Pada sidang kali ini, Deri pun membeberkan alasan dirinya nekat membunuh korban.Deri mengaku bertemu
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 15:04:01

Mayat ABG dalam Karung di Tegal, Berhubungan Intim Sebelum Dibunuh

TEGAL  - Iik, ABG asal Tegal, menjadi korban pembunuhan oleh 5 temannya sendiri. Bahkan salah satu pelaku mengaku saat dalam kondisi terpengaruh minuman keras, sempat melakukan hubungan intim dengan
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:45:14

Ditangkap Saat Nyabu, Umar Kei: Saya Minta Maaf ke Masyarakat Indonesia

JAKARTA - Polisi menggelar konferensi pers kasus narkotika dengan tersangka Tokoh Pemuda Maluku, Umar Kei. Umar Kei dalam kesempatan itu meminta maaf kepada masyarakat maupun kepada Polri atas perbu
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:34:36

Kangkangi Perda Bengkalis,HKI Pekdum 4B Terindikasi Penada Material Tanah Timbun

Pinggir - Perusahaan pengembang ruas jalan tol Pekanbaru-Dumai khususnya di wilayah Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, yakni Hutama Karya Infrastruktur (HKi) seksi 4 B, terindikasi sebagai penada material t
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 13:42:42

Ini Jeratan Hukum Untuk Ismanto Oknum ASN Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

INHU - Ismanto oknum ASN Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Balai Tanman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) yang tersangkut kasus Narkoba, dijerat pasal berlapis UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top