Terverifikasi Dewan Pers
 
Selasa, 25 Juni 2019 | 21:12:23

Dumai Jalur Penyelundupan Satwa Dilindungi, Diduga Dibackup Oknum Berseragam

Sebarkan:
Vivi Mulfita Sari
Petugas menunjukkan satwa dilindungi yang berhasil diselamatkan dari pelaku penyelundupan.
Dumai - Kota Dumai, Provinsi Riau menjadi primadona bagi para pelaku penyelundupan. Tidak terkecuali bagi pelaku penyelundupan satwa yang dilindungi.

Pasalnya, pada Maret yang lalu petugas juga berhasil mengamankan penyeludupan satwa yang dilindung senilai 3 Milyar Rupiah yang akan dikirim ke Malaysia. sejumlah satwa dilindungi seperti, dua ekor primata jenis Owa Ungko (Hylobates Agilis) daj 38 ekor Burung Cenderawasih, Kaka Tua Raja Hitam dan Rangkong.

Kali ini penyelundupan satwa yang dilindungi kembali terjadi, namun berkat kesigapan petugas gabungan yang terdiri dari Kantor Pengawas dan Penindakan Bea Cukai (KPPBC) Dumai bersama Pom AL dan Pom AD, hal ini dapat ditegah.

Kepala Kantor Pengawas dan Penindakan Bea Cukai (KPPBC) Dumai, Fuad Fauzi mengatakan, penangkapan ini berawal adanya informasi penyeludupan satwa lindungi dari Pekanbaru yang akan dikirim ke Malaysia melalui pelabuhan rakyat di Kota Dumai pada Senin (24/6/19) kemarin.

"Atas informasi tersebut kita bersama Pom AL dan AD melakukan penyelidikan diwilayah yang diinformasikan. Akhirnya, sekitar pukul 23.30 WIB petugas menemukan 1 unit mobil Toyota Kijang dengan nopol BM 1578 ZK yang terlihat mencurigakan," ujar Fuad Fauzi, Selasa (24/6).

Ia mengatakan sempat terjadi kejar-kejar dengan mobil yang dicurigai petugas, akhirnya mobil Toyota Kijang warna hitam itu berhasil diamankan di Jalan Cut Nyak Dien, Purnama. Petugas langsung melakukan pemeriksaan.

"Dalam mobil tersebut kita temukan dua orang pelaku berinisial SP (40) dan JD (27) dengan muatan 6 karton yang berisikan satwa yang dilindungi tanoa dilengkapi dokumen, yaitu 3 ekor anakkan orang utan, 2 ekor monyet albino, dan 1 ekor musang luwak," jelasnya.

Kasus ini hanya satu diantara yang berhasil di gagalkan, diduga banyak lagi kasus yang sama namun lolos dari jangkauan petugas. Apalagi mengingat luasnya jalur pantai Dumai yang mencapai 136 KM. Parahnya lagi kasus kali ini melindungi oknum aparat TNI, namun sayangnya petugas enggan menjelaskan lebih rinci terkait dengan oknum aparat yang terlibat tersebut.

Salah satu pelaku berinisial JD diduga aparat TNI, namun Fuad enggan menjelaskan secara rinci terkait aparat tersebut. "Sudah kami serahkan ke POM AD Pekanbaru," tuturnya.

Selain itu, petugas juga sempat melakukan pemeriksaan di Pelabuhan Rakyat di Purnama guna mengamankan unit kendaraan yang akan digunakan untuk mengirim satwa lindung tersebut ke Malaysia. Namun, petugas tidak menemukan kendaraan tersebut.

"Untuk nilai satwa dilindungi ini diperkirakan mencapai 1,5 Milyar Rupiah. Pelaku bersama barang bukti telah kita amankan di KPPBC Dumai. Pelaku akan kita serahkan ke pihak Polres Dumai, sementara satwa dilindungi ini akan kita serahkan ke BKSDA Riau," jelasnya.

Ia mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif dari mana hewan di lindungi ini di ambil. "Kami menduga hewan langka ini tidak dari Riau, berbeda dengan tegahan sebelumnya diketahui asal hewan," tuturnya

Untuk pelaku bakal dijerat dengan pasal 21 ayat (2) UU No 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem Jo Pasal 102A UU No 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan UU No 17 tahun 2006. "Ini harus menjadi tanggung jawab kita bersama terkait dengan penyelundupan ini, karena sangat merugikan negara, secara immaterial yakni berkurangnya satwa yang dilindungi," tuturnya

Sementara itu, Dokter Hewan dari Karantina Dumai memastikan jika kondisi hewan tersebut dalam keadaan sehat. "Tadi saya sudah periksa, masih dalam keadaan sehat, walaupun agak kurang aktif," tuturnya.

Perwakilan BKSDA Riau, Nurzaman mengatakan untuk hewan yang telah di amankan tersebut akan di bawa ke klinik satwa di Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Nanti di periksa kembali kesehatannya," tutupnya. (Vie)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 23 Juli 2019 | 07:47:35

Diikuti 49 Mahasiswa Baru, Akbid Husada Gemilang Mulai Kegiatan Moka

TEMBILAHAN - Akademi Kebidanan (Akbid) Husada gemilang membuka kegiatan Masa Orientasi Kampus (MOKA) di Kampus Akbid Jalan Pendidikan Tembilahan. Senin (22/07/2019). Dalam pembukaan kegiatan yang akan b
Senin, 22 Juli 2019 | 19:36:48

H. Alfedri Lantik 7 Pj Penghulu didua Kecamatan di Kab. Siak

SIAK - Bupati Siak Alfedri melantik 7 Pejabat (Pj) Penghulu Kampung di dua Kecamatan, yaitu kecamatan Kerinci Kanan dan Lubuk dalam. Pelantikan dilakukan di aula Kantor Camat Kerinci Kanan, Senin Siang (22/7/19
Senin, 22 Juli 2019 | 19:34:00

Lepas JCH Siak Menuju Embarkasi Haji Antara, Alfedri Doakan Semoga Menjadi Haji Mabrur

SIAK - Bupati Siak Alfedri melepas Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Siak, yang diberangkatkan menuju Embarkasi Haji Antara di Pekanbaru dari halaman Asrama Haji Kabupaten Siak, Senin pagi (22/7/19).Sebanyak 213
Senin, 22 Juli 2019 | 19:20:10

Raih Akreditasi Paripurna, Bupati Alfedri Minta RSUD Tengku Rafian Tingkatkan Kualitas Pelayanan

SIAK - Pasca diraihnya sertifikat akreditasi paripurna bintang lima, RSUD Tengku Rafian Siak saat ini dalam hal sertifikasi telah dinyatakan setara dengan sejumlah rumah sakit ternama lainnya di Indonesia seper
 
Berita Lainnya
Senin, 22 Juli 2019 | 16:45:44

Polres Jakbar Sita 25.516 Butir Ekstasi di Apartemen Mediterania

JAKARTA - Satuan Narkoba Polres Jakarta barat membongkar jaringan narkoba jenis ekstasi. Tersangka H alias BL (36) diketahui menyimpan ekstasi di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat.Kasat Narko
 
Senin, 22 Juli 2019 | 15:15:50

Nunung Buka-bukaan Ungkap Permintaan Suami soal Narkoba

JAKARTA - Komedian Nunung mengaku menyesal telah menggunakan sabu. Dia meminta maaf kepada semua pihak, termasuk kepada suaminya yang selalu mengingatkannya untuk berhenti memakai narkoba."Sebetulnya se
 
Senin, 22 Juli 2019 | 14:29:31

Polisi Tangkap 3 Orang Tersangka di Pekanbaru, Sita 14,5 Kg Sabu

PEKANBARU - Tim Polresta Pekanbaru menangkap 3 orang tersangka kasus narkotika. Polisi mengamankan sabu 14,5 kg selundupan dari Malaysia sebagai barang bukti."Pengungkapan ini ada dua kasus dengan lokasi
 
Senin, 22 Juli 2019 | 10:44:11

BNN Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu Dari Malaysia

BULUNGAN - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan penangkapan terhadap satu tersangka dengan barang bukti sabu 38 Kg, di Tanjung Selor, Bulungan, Sabtu (20/7). Ini merupakan tangkapan terbesar di Kaliman
 
Senin, 22 Juli 2019 | 10:37:01

Pencurian Sarang Burung Walet di Pandeglang, 8 Orang Ditangkap

PANDEGLANG - Komplotan pencuri sarang burung walet ditangkap di Pandeglang, Banten. Delapan pelaku diamankan setelah menggali terowongan bawah tanah ke lokasi sarang burung walet milik warga. Ka
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 21:43:59

Jika Tidak Ingin ditilang, Ayo Lengkapi Surat Kendaraan Anda Saat Melintasi Kawasan TLL

SIAK - Giat Operasi Rutin Satlantas Polres Siak sudah dimulai beberapa hari ini. Bagi pengendara roda dua maupun  roda empat untuk dapat mematuhi peraturan di kawasan tertib lalu lintas (TLL) yang berada d
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:37:26

Coba Selundupkan Sabu ke Rutan Labuhan Deli, Istri Napi Diamankan

MEDAN - Petugas keamanan Rumah Tahanan (Rutan) Labuhan Deli menggagalkan upaya seorang pengunjung, Nurhayati, menyelundupkan narkoba ke dalam Rutan. Petugas menyita satu paket sabu.Kepala Rutan Labuhan Deli Nim
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 13:39:59

Satlantas Polres Siak Gelar Operasi Rutin dikawasan TLL

SIAK - Untuk menertibkan kendaraan roda dua dan roda empat yang berlalu lalang  dikawasan Tertib Lalu Lintas (TLL) di kabupaten Siak , Satlantas Polres Siak bersama  Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupat
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 13:38:44

Yuli Selundupkan Kondom Isi Sabu Dalam Kelamin ke Lapas Jelekong

BANDUNG - Petugas Lapas Narkoba Jelekong, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu yang dibungkus menggunakan kondom dan dimasukkan ke dalam kelamin seor
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 10:33:58

Tega Biarkan Pacarnya Digilir Teman, Pelaku Sebut demi Persahabatan

TANGSEL - Aksi bejat Jaya Permana (19) yang membiarkan kekasihnya, NMY (16), digilir lebih dulu oleh Syahbandi alias Dimas (22), rupanya dilatarbelakangi oleh rasa solidaritas pertemanan. Kapolres Tangeran
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 18:24:45

Rokok Ilegal Beredar Luas di Inhu, Doni: Saya Jaga Pelanggan yang Beli Rokok Tanpa Bandrol

INHU - Toko Doni milik Doni warga Jalan Angrek Kelurahan Kembang Harum, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau, diduga melakukan praktek ilegal jual beli rokok tanpa bandrol. Informasi
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 13:44:14

BNN Banten Tangkap Kurir yang Selundupkan Ganja 150 Kg dan Sabu 5,2 Kg

SERANG - BNN Banten menangkap 3 kurir pembawa sabu dan ganja yang disembunyikan di mobil mewah yang sudah dimodifikasi melalui jalur pelabuhan. Total ada 150 kg ganja dan 5,2 kg sabu diamankan.Tersangka FN (29)
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 13:36:04

Polisi Musnahkan Sabu 4,6 Kg Hasil Selundupan di Bandara Pekanbaru

PEKANBARU - Polresta Pekanbaru memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 4,6 Kilogram. Barang bukti ini diamankan dari hasil penangkapan kurir narkoba di Bandara Sultan Syarif Kasim (
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 11:21:39

Hakim Perintahkan PenyidikTangkap Otak Pelaku Penipuan 1 Milliar di Rohil

UJUNG TANJUNG -   Pengadilan Negeri (PN) Rohil kembali mengelar sidang terhadap empat orang terdakwa yang melakukan penipuan terhadap H. Wamardi Patoh pengusahan asal Kecamatan Pujud Kabupaten Rohil
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 08:45:49

Pura-pura ke Toilet untuk Maling di Mal dan Masjid, Imran Ditangkap

MAKASSAR - Imran Jamaluddin alias Imran (49) tak berdaya di depan polisi setelah berhasil ditangkap. Ia ditangkap lantaran terlibat aksi pencurian di Makassar. Pencurian pelaku terbilang nekat,
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top