Iklan pelantikan 45 Anggota DPRD Rohul
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 01:14:37

Kasus Suap Proyek MY Duri-Pakning , Setelah Amril Mukminin, Siapa Tersangka Berikutnya ?

Laporan: Afriyanto

Sebarkan:
Pemerhati pembangunan di Kabupaten Bengkalis, Zulhan Juni Nurdin.
PEKANBARU - Pasca penetapan Bupati Bengkalis Amril Mukhminin sebagai tersangka kasus suap (gratifikasi) pada pekerjaan proyek multiyears (My) Duri kecamatan Mandau-Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiga hari lalu. Siapa yang akan menjadi tersangka berikutnya, masih menjadi tanda tanya dikalangan masyarakat Negeri Junjungan. Rabu (22/5/2019).

Tidak tertutup kemungkinan, tersangka berikutnya adalah pihak manajemen perusahaan PT. Citra Gading Asritama (CGA), serta pejabat terkait dengan proyek tersebut, di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkalis. Kasus suap tersebut diyakini tidak hanya melibatkan seorang Amril Mukhminin.  Karena  diduga kuat pekerjaan dilapangan juga menyimpang, serta tidak sesuai dengan progres.  Karena proyek My Duri-Pakning pihak perusahaan PT. CGA sudah dipanjar uang muka 15 persen dari total nilai proyek Rp 498 miliar atau sebesar Rp 74,8 miliar dari anggaran yang disahkan DPRD Bengkalis Rp 75 miliar pada APBD Bengkalis tahun 2017.

Pemerhati pembangunan di Bengkalis, Zulhan Juni Nurdin, berpendapat,  bahwa semestinya ada tersangka lain.  Selain Amril Mukhminin karena kegiatan tersebut tidak berdiri sendiri. Dalam pekerjaan di lapangan ada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),  Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta dari manajemen PT.CGA sendiri selaku pemberi suap. 

"KPK didesak untuk terus melakukan pengembangan kasus ini secepatnya, termasuk menetapkan tersangka baru yang diduga terlibat dalam kasus gratifikasi tersebut. Apalagi mengingat proyek My Duri-Sungai Pakning tersebut merupakan kegiatan yang tertunda sejak era bupati Syamsurizal sampai pada pemerintahan Herlian Saleh yang baru terealisasi pada masa bupati Amril Mukhminin, "ungkap Zulhan Juni.

Pria yang juga pegiat LSM Bengkalis ini menyoroti berbagai keganjilan dalam  mega proyek tersebut, mulai dari proses penganggaran di APBD Bengkalis tahun 2017, sampai dengan tahapan pencairan uang muka atau termin awal pada pertengahan bulan Juni tahun 2017 hanya beberapa hari jelang lebaran Idul Fitri.  

Sedangkan kondisi di lapangan rekanan baru. Mulai bekerja pada akhir Juli 2017 yang sempat ditinjau kalangan DPRD Bengkalis perihal progres di lapangan yang belum dimulai. Namun, pada tanggal 28 November 2018 pihak Dinas PUPR Bengkalis tiba-tiba melakukan penghentian pekerjaan atau pemutusan kontrak dengan PT. CGA. 

"Harapan kita KPK mengusut tuntas kasus ini sampai tuntas,  termasuk gratifikasi kepada siapa saja selain bupati Bengkalis. Semoga dalam waktu dekat ada tersangka baru apakah dari pejabat Dinas PUPR Bengkalis,  pimpinan PT. CGA ataupun pihak lain yang diduga juga menerima suap dalam proyek tersebut, "kata Zulhan Juni,  pria asal Sungai Pakning tersebut. 

Seperti diketahui, Amril Mukhminin didugakan menerima suap sebesar Rp 5,6 miliar dari pihak PT. CGA yang diberikan sebanyak dua kali, yaitu Februari tahun 2016 sebesar Rp 2,5 miliar jelang Amril dilantik menjadi bupati Bengkalis periode 2016-2021 untuk memuluskan penganggaran pada RAPBD tahun 2017.  

Selanjutnya pada bulan Juni 2017 PT. CGA memberikan uang lagi kepada Amril Mukhminin senilai Rp 3,1 miliar,  yang mana diduga pemberian suap setelah dilakukan terminj awal Rp 74,8 miliar yang dibayarkan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bengkalis,  setelah kelengkapan administrasi diselesaikan Dinas PUPR Bengkalis. 

Pada tanggal 28 November 2018 Dinas PUPR Bengkalis tiba-tiba menghentikan pekerjaan secara tiba-tiba yang disampaikan langsung kepala Dinas PUPR Hadi Prasetyo melalui pesan WhatsApp kepada wartawan. Sedangkan  soal teknis pekerjaan dan permasalahan yang terjadi dilapangan, Hadi Prasetyo meminta dikonfirmasikan kepada PPTK Ardiansyah.  Akan tetapi Ardiansyah merupakan salah satu pejabat di Bengkalis yang paling susah dihubungi dan jarang berkantor, karena lebih sering berada diluar Bengkalis. 

PPK kegiatan proyek tahun jamak Duri-Sungai Pakning tahun 2017 sampai dengan pertengahan tahun 2018 adalah Tajul Mudariis yang merupakan Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR Bengkalis dengan PPTK Ardiansyah sejak awal sampai proytk dihentikan. Sedangkan dari pertengahan tahun 2018 sampai dengan proyek distop PPK dijabat Hadi Prasetyo yang merupakan plt Kadis PUPR Bengkalis menggantikan Tajul Mudaris. (aft/afa). 
 
 
Komentar
 
 
Berita Lainnya
Sabtu, 21 September 2019 | 18:04:25

Kali Kedua Tentara di Inhu Tangkap Tangan Pelaku Karlahut, Dandim Serahkan Hadiah

INHU - Setelah pelaku pembakar lahan di Kecamatan Rengat berhasil di tangkap oleh personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari tim Satgas Kodim 0302 Indragiri hulu (Inhu) Riau, kali ini tim 8 Subsatgas II Kod
 
Sabtu, 21 September 2019 | 15:57:22

2 Wanita Selundupkan Sabu Dalam Kelamin ke Lapas Banceuy

Bandung - Dua wanita diamankan sipir penjara saat berusaha menyelundupkan sabu ke dalam Lapas Banceuy. Keduanya menyembunyikan paketan sabu di dalam kelaminnya.Kedua wanita berinisial R (24) dan N (39) itu
 
Sabtu, 21 September 2019 | 14:11:58

Pelaku Pembakar Hutan Terancam Dipidana Maksimal 12 Tahun Penjara

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Yazid Fanani mengatakan seorang pelaku pembakaran hutan dan lahan dicokok Polres Hulu Sungai Selatan. Tersangka bernama Mulyadi (27) diketahui berasal dari desa setempat dan di
 
Sabtu, 21 September 2019 | 11:35:11

Kawanan Penjahat Gondol Ratusan Meter Kabel Udara di Sumedang

Sumedang - Polisi menangkap kawanan penjahat yang menggondol kabel udara di dua lokasi, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (20/9/2019) malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Ratusan m
 
Sabtu, 21 September 2019 | 10:29:29

Tepergok Mencuri Aksesoris Pintu di Karimunjawa, Dua WNA Prancis Dibekuk

Dua wisatawan asing asal Prancis tepergok oleh warga mencuri perabotan Nirwana Resort. Dua pelaku yakni sepasang kekasih Mathieu Daneil Augustine Casade (28) dan Lucir Souquet (26) diamankan oleh aparat Polres
 
Sabtu, 21 September 2019 | 09:03:09

Buron 5 Tahun, Eks Camat Galang Dibekuk Tim Gabungan Kejati Sumut

Medan - Pelarian mantan Camat Galang, Hadisyam Hamzah, berakhir. Terpidana kasus korupsi pengadaan lahan untuk Proyek Pembangunan Gardu Induk PT PLN Pikitring ini ditangkap tim gabungan Kejati Su
 
Jumat, 20 September 2019 | 19:05:18

Polresta Barelang Polda Kepri Berhasil Amankan 47 WNA di Duga Melakukan Penipuan dan Perasan.

BATAM – Sebanyak 47 orang Warga Negara Asing asal Tiongkok dan Taiwan diamankan oleh Polresta Barelang, pelaku diduga telah melakukan praktek Penipuan dan Pemerasan terhadap Warga Negara Tiongkok yang berada di
 
Jumat, 20 September 2019 | 16:53:18

Polantas Ke 64, Polres Rohul Menggelar Syukuran

ROKAN HULU  – Dalam rangka memperingati hari jadi Hari Ulang Tahun  (HUT) Polisi Lalulintas ke-64, Polres Rohul menggelar syukuran secara sederhana dilingkungan Kantor Polres Rohul yang berada di J
 
Jumat, 20 September 2019 | 12:00:56

Hasil Konferensi Pers, Pelaku Pembawa Shabu 12 Kg diupah 10 juta Perkilo

SIAK - Hasil dari Konferensi Pers di Mapolres Siak, Pelaku berinisial AM seorang kurir pembawa 12 kilogram sabu dengan menggunakan sepeda motor ternyata berasal dari Kabupaten Bengkalis. Selain shabu, petu
 
Jumat, 20 September 2019 | 11:56:21

Adegan Sadis Pembunuhan Pengantin Baru di Pemalang Direkonstruksi

Pemalang - Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan seorang pria pengantin baru di Pemalang. Sebanyak 10 adegan diperagakan oleh pelaku yang bernama Arifin (25)."Rekonstruksi ada 10 adegan," ujar Kas
 
Jumat, 20 September 2019 | 11:00:44

Jambret Di Pinggir, Dua Warga Kandis Masuk Sel

Pinggir - Rabu tanggal 18 September 2019 sekira jam 23.30 Wib, Tim Polsek Pinggir mengamankan dua orang laki-laki yang diduga melakukan tindak pidana Curas atau Jambret) di seputaran jalan lintas Duri-Pekanbaru
 
Jumat, 20 September 2019 | 09:57:39

Dibakar Api Cemburu, Komang Tebas Dokter di Puskesmas Bali

Badung - Seorang dokter di Badung, Bali menjadi korban tebasan parang oleh I Komang Gede Brahmanta Putra (33). Penyebabnya, Komang mencurigai istrinya berselingkuh dengan dokter Made Oka (43) tersebut."Mas
 
Kamis, 19 September 2019 | 14:35:25

Bejat! Ayah di Karawang Jual dan Cabuli Anak Kandung Hingga Hamil

Karawang - Aksi bejat dilakukan seorang ayah di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Pria berinisial DS (47) ini tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri yang masih berusia 17 tahun.Lebih mirisnya, perbuatan it
 
Kamis, 19 September 2019 | 13:43:45

Babinsa Koramil 02/TP Hadiri Rapat Koordinasi Mengenai Tipiter

PEKANBARU– Berkedudukan sebagai koordinator aparat penegak hukum dalam hal penanggulangan terorisme, penanganan perkara tindak pidana terorisme menjadi salah satu perhatian khusus BNPT. Merangkul dan menyediaka
 
Kamis, 19 September 2019 | 11:17:46

Saiful Menjambret Buat Biaya Pembuatan SIM

Saiful Amin (41), seorang kuli angkut pelabuhan tertangkap tangan menjambret handphone di kawasan Jalan Raya Manyar Kertoarjo Surabaya. Pelaku menjambret gawai milik, Jaya Panca (37), warga Jalan Dharmawan
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Pelantikan DPRD
 
Top