Terverifikasi Dewan Pers
 
Senin, 20 Mei 2019 | 09:10:59
HUKUM

Kasus Pemotongan Upah Buruh: Kuasa Hukum TKBM Sebut Kejari Dumai Tidak Objektif

Laporan : Jonathan surbakti

Sebarkan:
PEKANBARU - Kuasa Hukum Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Dumai, Roland L Pangaribuan SH mempertanyakan  proses hukum dalam perkara dugaan penggelapan yang dilakukan oleh dua orang pria sebagai terlapor, masing-masing  Makotar Siahaan dan Sudirman Ss.

Dimana, keduanya yang berasal dari 2 perusahaan berbeda yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Dumai, diduga melakukan penggelapan atas upah, kesejahteraan, asuransi dan administrasi (WHKI) yang menjadi hak para buruh bongkar muat.

 Sehingga buruh yang tergabung dalam Koperasi TKBM, mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 400 juta. Bahkan sudah lebih dari angka itu karena sampai saat ini pemotongan masih berlangsung.

Namun dalam perjalanannya, kasus yang sudah dilaporkan dan diproses oleh penyidik Polres Dumai ini, berdasarkan dari Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), tertanggal 13 Mei 2019, dinyatakan P-18 dan P-19 oleh Kejaksaan Negeri Dumai.

Sehingga kedua terlapor yang sudah menjadi tersangka oleh Polres Dumai, kini ditangguhkan penahanannya.

"Jaksa mengatakan jika unsur dengan sengaja melawan hukum atas perbuatan tersangka yang melanggar pasal 372 KUHP, tidak terpenuhi dan bukanlah merupakan suatu tindak pidana. Namun masuk dalam ruang lingkup perdata," kata Roland, dalam jumpa pers di Pekanbaru, Minggu (19/5/2019).

Roland mengatakan, dugaan penggelapan ini, bermula dari dimulainya kerjasama antar kedua belah pihak, yakni Koperasi TKBM dan APBMI Dumai. 

Dalam perjanjian kerjasama yang ditandatangani pada 3 Januari 2019 disebutkan, tagihan kepada pengguna jasa, besarannya dibagi ke dalam WHKI sebesar 71 persen untuk buruh, dan APBM sebesar 29 persen.

Namun terhitung sejak 16 Juli 2018, kedua terlapor yakni Makotar Siahaan dan Sudirman Ss yang berasal dari dua perusahaan berbeda, melakukan pemotongan lagi dari angka WHKI sebesar 29 persen.

 "Klien kami dari Koperasi TKBM mengaku, tidak ada pemberitahuan sebelumnya, jika ada potongan lagi yang dilakukan 2 terlapor dari 2 perusahaan berbeda ini. Tidak ada juga pembaruan perjanjian kerjasama. Tentu saja klien kami merasa dirugikan," ungkap Ronald.

Roland melanjutkan, upaya mediasi sudah pernah beberapa kali dilakukan. Namun tetap saja kedua terlapor melakukan pemotongan yang besarannya tidak sesuai dengan yang tertuang dalam perjanjian kerjasama.

"Padahal sudah berjalan sekitar 5 tahun dan aman-aman saja. Tapi kenapa kok sejak Juli 2018, besaran nilai yang menjadi hak klien kami kembali dipotong. Ini yang kami pertanyakan," ucapnya.

Dia juga menyayangkan, Jaksa dari Kejari Dumai yang mengatakan, jika perkara ini masuk ranah perdata, bukan pidana. "Ini aneh. Mereka [Kasi Pidum] beropini sendiri dan sepertinya sengaja mengaburkan fakta hukum," ujar Ronald.

"Untuk itu kami akan melakukan sejumlah upaya hukum lainnya. Kami akan mengadu besok [Senin 20 Mei]  ke Kejati Riau," tegasnya.

Ditambahkan Roland, anggota TKBM yang anggotanya berjumlah seribuan lebih, juga berencana akan menggelar aksi demo, sampai tuntutan atas hak mereka dipenuhi.

Tuntutan Ronald sejalan dengan kesaksian ahli.

Pendapat Ahli Pidana Erdiansyah SH MH dari UNRI yang diambil keterangan nya oleh penyidik Polres Dumai menyatakan kasus pemotongan upah buruh adalah merupakan tindak pidana. Dia dilengkapi dengan surat tugas dari UNRI nomor: 441/UN 19.5.1.9/TU/2019 tanggal 31 Januari 2019.

Selain saksi ahli dari UNRI, polisi juga meminta keterangan saksi Ahli dari PNS Departemen Perhubungan RD. Yogie Nugraha ST MT yang menyatakan perusahaan bongkar muat tidak boleh mengambil atau memotong unsur biaya bagian (WHIK) TKBM karena unsur biaya bagian perusahaan bongkar muat sudah ditentukan.

Hal yang sama juga dikatakan Saksi ahli Mohd Arief Agustian, S.S.T,Pel., M.MTr dari  Direktorat Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut, yang mengatakan bahwa pemotongan WHIK sebesar 29% yang dilakukan oleh Sudirman Ss dan Makotar Siahaan tidak dibenarkan, karena WHIK merupakan upah dari TKBM sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM: 35 Tahun 2007 tentang pedoman perhitungan tarif pelayanan jasa bongkar muat barang dari dan ke kapal di Pelabuhan.

Dalam Peraturan tersebut telah di atur mekanisme unsur biaya bagian TKBM dan PBM serta mekanisme penetapan dan perhitungan.

Berdasarkan uraian tersebut, Ronald menyimpulkan: 

1. Perbuatan tersangka adalah merupakan tindak Pidana Penggelapan Pasal 372 KUHP.
2. Bahwa Kejaksaan Negeri Dumai tidak mempunyai dasar hukum untuk menyatakan perbuatan Tersangka adalah Perdata.
3. Bahwa Kejaksaan Negeri Dumai hanya berpendapat pada keterangan Tersangka, tidak melihat dan membaca keterangan Saksi-saksi, Saksi Ahli Pidana dan Saksi Ahli Kementerian yang  tegas mengatakan hak WHIK tidak dapat di ambil dan itu adalah hak pelapor.
4. Bahwa uraian Kejaksaan Negeri Dumai tentang hukum Perdata, bahwa Kejaksaan Negeri Dumai tidak melihat siapa-siapa yang membuat perjanjian-perjanjian disepakati dan dibuat antara pelapor dengan Ahmad Jony Marzainur. SH
5. Bahwa sharing tarif WHIK sebagaimana yang dinyatakan didalam pasal 19 Kesepakatan Aquo, sesuai alat bukti tertulis lampiran kesepakatan bersama antara APBMI dengan Koperasi TKBM dan keterangan saksi, mempunyai makna PBM dalam menentukan bagian tarifnya menambahkan 29% dari tarif bongkar muat dibayar oleh pengguna jasa, masing-masing pihak mendapat bagian masing-masing, bagian PBM 29% dan bagian TKBM 71% dari upah bongkar muat yang dibayar oleh pengguna jasa atau pemilik barang.(jon)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 19 Juni 2019 | 14:00:14

Selain Iran, Kontestan Semifinal Piala Asia Futsal U-20 Alami Peningkatan Prestasi

TABRIZ Semifinal Piala Asia Futsal U-20 2019 akan dilangungkan di Shahid Poursharifi Arena, Kamis 20 Juni 2019. Sebanyak empat tim yang mentas di babak tersebut adalah tuan rumah Iran, Afghanistan, Indo
Rabu, 19 Juni 2019 | 13:54:22

Sekcam Rimba Melintang Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke 73

ROKANHILIR - Sekretaris Camat (Sekcam) Rimba Melintang, H Abdurrahman SP.dum mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 73.Ia berharap, diusia yang ke 73 ini, Polri semakin jaya lagi. Kejayaan yang dih
Rabu, 19 Juni 2019 | 13:54:04

BPN Prabowo Tegaskan Ada Saksi untuk Sidang MK Diancam Lewat SMS

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan ada sejumlah saksinya yang mendapat ancaman berkaitan dengan perannya sebagai saksi dalam sidang gugatan Pilpres. Ancaman
Rabu, 19 Juni 2019 | 13:53:34

BPN Prabowo Tegaskan Ada Saksi untuk Sidang MK Diancam Lewat SMS

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan ada sejumlah saksinya yang mendapat ancaman berkaitan dengan perannya sebagai saksi dalam sidang gugatan Pilpres. Ancaman
 
Berita Lainnya
Rabu, 19 Juni 2019 | 08:51:20

Pasutri Pelaku Pembunuh Karyawan BSM di Tapteng Tertutup Dari Warga

Tapanuli Tengah - Pasangan suami istri dengan inisial DP dan NN pelaku pembunuhan karyawan BSM di Tapanuli Tengah dikenal tertutup dengan warga. Kedua pelaku juga tinggal satu kompleks dengan ru
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 16:15:30

Bantah Sebabkan Keonaran, Ratna Bandingkan dengan Peristiwa Mei 1998

JAKARTA - Ratna Sarumpaet membantah menyebarkan kebohongan dan menyebabkan keonaran. Dia membandingkan dengan kasus pada kerusuhan Mei 1998. "Saya tidak mengerti keonaran seperti apa yang dimaksud JPU (Jaks
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 14:22:50

Sambil Menangis, Ratna Sarumpaet Baca Pleidoi

JAKARTA - Ratna Sarumpaet membacakan pleidoi sambil menangis saat menanggapi tuntutan jaksa penuntut umum dalam kasus hoax penganiayaan. Ratna menyinggung kasusnya dipolitisasi."Sulit dipungki
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 12:13:47

Sambut HUT Bhayangkara ke 73, Polres Dumai Gelar Baksos

Dumai - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 73 yang jatuh pada 1 Juli 2019 nanti, Polres Dumai gelar bakti sosial berupa pengecekan kesehatan gratis dan pembagian sembako, pada Selasa (
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 00:15:24

Tangkap Pengedar Narkotika, Polsek Sinaboi Amankan 11 Paket Shabu

ROKANHILIR - Tim Opsnal Polsek Sinaboi berhasil mengamankan satu pelaku penyalahgunaan narkoba. Dari penangkapan itu, Polisi juga mengamankan 11 Paket butiran kristal diduga Narkoba jenis Shabu siap edar. Kapo
 
Senin, 17 Juni 2019 | 20:58:25

Sikat Monli Gelar Unjuk Rasa di Depan Polres Inhu

INHU -Dalam rangka menyampaikan aspirasi masyarakat, Aliansi Masyarakat Anti Money Politik (Sikat Monli) Kabupaten Indragiri Hulu, adakan unjuk rasa di depan Polres Inhu dan Kejaksaan Indragiri Hulu,Senin (17/0
 
Senin, 17 Juni 2019 | 20:52:10

HUT Bhayangkara ke 73 , Poslek Gansal Gelar Kegiatan Bakti Sosial

INHU- Polsek Batang Gansal mengadakan Pelaksanaan kegiatan bakti Sosial dalam rangka HUT hari bhayangkara ke 73, Senin (17/06/2019).Pelaksanaan tersebut di pimpinan langsung oleh  kapolsek batang gansal Ip
 
Senin, 17 Juni 2019 | 20:49:01

Kepergok Nyabu Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi

INHU - Lokasi Belilas Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) yang kerap dijadikan tempat pesta Narkoba jenis sabu-sabu, akhirnya digerebek polisi. Dalam penyergapan Kamis
 
Senin, 17 Juni 2019 | 20:45:28

Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-73, Polres lnhu Anjangsana dengan Purnawirawan

IHNU- Kapolres Indragirihulu (inhu) melaksanakan persatuan Purnawirawan Polri Dan Istri Warakauri Tomas  kegiatan dalam Rangka RI Hut Bhayangkara Ke 73 Th 201  Senin (17/06/2019). Pelaksanaan keg
 
Senin, 17 Juni 2019 | 17:12:41

Hendak Transaksi di CFC Dumai, Pengedar Sabu Diciduk Polisi

Dumai - Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai berhasil mengamankan dua orang tersangka pengedar Narkotika jenis Sabu seberat 1 Kg, di sebuah gerai ayam goreng CFC Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Dumai pada Jum
 
Senin, 17 Juni 2019 | 13:19:59

Tembak Mati Subaidi karena Beda Pilpres, Idris Tetap Dihukum Seumur Hidup

SURABAYA - Hukuman Idris, penembak mati Subaidi yaitu penjara seumur hidup dikuatkan Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya. Idris melakukan pembunuhan berencana menggunakan senjata api yang menewaskan seorang a
 
Minggu, 16 Juni 2019 | 14:34:15

Giat K2YD, Team Polsek Mandau Amankan Sejumlah Kendaraan

Mandau - Sabtu 15 Juni 2019, sekira jam 23.00 Wib, jajaran personil Polsek Mandau gelar giat Operasi Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD).Dalam giat Operasi K2YD yang langsung di pimpin Kapolsek Mandau
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:39:23

Polisi Tangkap Pencuri Ratusan Tabung Gas 3 Kg di Sinjai Sulsel

MAKASSAR - Aparat kepolisian menangkap pelaku pencurian ratusan tabung gas 3 kg di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), Reza (23). Pelaku ditangkap saat sedang berada di sebuah puskesmas
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 13:38:54

Rangka HUT Bhayangkara ke 73, Polsek Mandau Gelar Giat Bhakti Riligi Goro

Mandau - Rangka HUT Bhayangkara ke 73 di Tahun 2019 mendatang, jajaran Polsek Mandau laksanakan giat Bhakti Riligi berupa kegiatan gotong-royong (Goro) di Rumah Ibadah yang berada di wilayah Hukum Polsek Mandau
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 13:18:20

Polda Metro Gerebek Kampung Bahari, Ribuan Butir Ekstasi Disita

JAKARTA - Subdit II Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menggerebek Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Di lokasi tersebut, polisi menyita ribuan butir pil ekstasi dan sejumlah barang
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top