Iklan Sosial
 
Rabu, 14 November 2018 | 15:49:16
Hukrim

Kasus Perkara OTT, Eksepsi Kuasa Hukum : Dakwaan JPU Kabur dan Cacat Hukum

Laporan : Anggi Sinaga

Sebarkan:
Suasana sidang pembacaan nota pembelaan dari kuasa hukum terdakwa kasus OTT, di PN Rohil
ROKANHILIR - Kasus dugaan tindak pidana Pengancaman dan Pemerasan dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua Terdakwa FZ (56) alias Zega dan YZ (29) alias Andi, Majelis hakim Pengadilan Negeri Rokan Hilir, Selasa 13 November 2018 sekira pukul 16.10 wib  kembali menggelar sidang pembacaan Nota Pembelaan (eksepsi) dari kuasa hukum terdakwa atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

Kasus perkara Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Rohil ,di salah satu warung Mie Aceh, tepatnya disamping kantor BRI Ujung Tanjung, Rohil, pada Rabu (10/10/2018) lalu , sempat menjadi perhatian publik karena kedua terdakwa ini diketahui adalah Ayah beserta anak kandungnya .

Kedua terdakwa dalam berkas dakwan yang terpisah, diduga telah melawan hukum sesuai pasal 368 ayat (1) jo pasal 55 ayat (1) ke 1, tentang pengancaman dan pemerasan terhadap Hasfiandi selaku humas  PT.Jatim Jaya Perkasa(JJP) dalam hal sengketa penyelesaian hak hak buruh yang belum diselesaikan oleh PT. JJP. kepada karyawannya.

Dalam Nota pembelaan ( Eksepsi)  terdakwa FZ alias Zega yang dibacakan dalam sidang mengatakan bahwa terkait kronologis kejadian proses penangkapan terdakwa dan anaknya adalah suatu jebakan, bahwa hal yang dilakukan oleh penyidik  adalah pelanggaran hak azasi manusia dan jelas keliru dan cacat hukum. " Ujar Lewiaro Laia SH MH
selaku kuasa hukumnya .

Alasan kuasa hukum bahwa terdakwa selaku Ketua DPD Federasi Serikat Buruh Demokrasi Seluruh lndonesia (FSBDSI) Provinsi Riau diminta datang oleh Hasfiandi selaku humas PT. JJP datang ke Ujung Tanjung untuk bertemu untuk menyelesaikan pembayaran hak hak buruh yang belum dibayarkan,

karena ada niat baik  akhirnya terdakwa FZ dan YZ selaku kuasa hukum buruh datang ke Ujung Tanjung dan akhirnya seolah olah uang 10 juta yang di bungkus dalam amplop putih sebagai hak  biaya persalinan buruh yang diberikan Hasfiandi dijadikan sebagai barang bukti sebagai hasil pengancaman dan pemerasan, " ujar kuasa hukum dam eksepsinya.

Sedangkan dakwaan JPU yang menyatakan terdakwa melakukan pengancaman dan pemerasan menurut kuasa hukum tidak dapat memenuhi unsur. Sehingga dakwaan JPU kabur dan harus lah ditolak.

Sehingga kuasa hukum tedakwa dalam nota pembelaan pokok perkara meminta meminta kepada majelis hakim agar dakwaan JPU tidak dapat diterima dan haruslah di tolak karena tidak memenuhi unsur dan tidak beralasan.

Selanjutnya kuasa hukum Terdakwa YZ alias Andi dalam pembelaannya meminta kepada ketua majelis hakim Faisal SH MH dan dua anggotanya Boy jefri sembiring SH dan Sonra SH menyatakan dakwaan JPU tidak jelas ,tidak cermat dan tidak lengkap sehingga batal demi hukum. Karena terdakwa pada saat itu selaku kuasa hukum dari buruh PT.JJP yang memperjuangkan hak hak buruh yang belum diselesaikan.

Terkait alasan terdakwa YZ tidak mau memberikan keterangan pada penyidik karena keterangan yang diberikan tidak sesuai dengan isi dakwaan. " jelas Slamet Sampuna sitorus SH didampingi rekannya Karli Siregar SH dan Zabri Hasibuan SH.

Dalam pokok perkara kuasa hukum YZ meminta agar menerima eksepsi terdakwa. Menyatakan dakwaan JPU batal demi hukum. Mengembalikan harkat dan martabat terdakwa selaku Advokat. Membebaskan terdakwa dari semua dakwaan JPU dan membebaskan terdakwa dari tahanan.

Ketua majelis hakim Faisal SH MH dan dua anggotanya Boy jefri Sembiring SH dan Sanro SH sebelum menutup sidang , Sahwir Abdillah SH selaku JPU akan mengajukan bantahan tertulis atas eksepsi yang diajukan oleh kuasa hukum, dalam kesempatan itu terdakwa FZ alias Zega dan YZ alias Andi juga mengajukan permohonan tertulis penangguhan penahanan kepada majelis hakim ." permohonan ini akan kami musyarahkan bersama majelis, dalam sidang minggu depan kami beritahukan kepada terdakwa " papar Faisal SH sambil mengetuk palunya menutup sidang.(asg)



 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 16 Januari 2019 | 22:30:30

Atong Pengusaha Galangan Kapal di Dakwa Dugaan Perambahan Hutan

UJUNGTANJUNG-Sidang perdana Tong alias Atong (48) Pengusaha galangan Kapal Bagansiapiapi digelar Rabu (16/01/2019) pukul 13.35 Wib. Atong warga Jalan SGB Bagansiapiapi  di dakwa dengan Kasus atas dugaan Pe
Rabu, 16 Januari 2019 | 20:27:47

Program Kerja Mabes TNI Prioritaskan Modernisasi Alutsista dan Kekuatan Integratif

JAKARTA-Program kerja Mabes TNI tahun 2018 disusun dengan diprioritaskan modernisasi alutsista dan penggunaan kekuatan integratif, sedangkan Mabes Angkatan memiliki program prioritas yaitu modernisasi Alutsista
Rabu, 16 Januari 2019 | 20:22:00

Bakamla RI Wujudkan Indonesian Coast Guard

BATAM-Guna menunjang tugas pokok Bakamla RI dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut di wilayah yurisdiksi nasional, Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Bakamla A. Taufiq R. bertekat mewujudkan sebuah cita-cit
Rabu, 16 Januari 2019 | 20:19:23

Menko Maritim RI Panen Raya di Kampung Bungaraya Siak

SIAK - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan melakukan kunjungan kerja dan panen raya di Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak, Rabu pagi (16/1/2019).
 
Berita Lainnya
Rabu, 16 Januari 2019 | 22:30:30

Atong Pengusaha Galangan Kapal di Dakwa Dugaan Perambahan Hutan

UJUNGTANJUNG-Sidang perdana Tong alias Atong (48) Pengusaha galangan Kapal Bagansiapiapi digelar Rabu (16/01/2019) pukul 13.35 Wib. Atong warga Jalan SGB Bagansiapiapi  di dakwa dengan Kasus atas dugaan Pe
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 16:13:30

Bejat! Bapak di Gianyar Perkosa Anak Kandung sejak SD hingga Hamil

GIANYAR - Seorang bapak di Gianyar, Bali tega memperkosa anak kandungnya hingga hamil. Anak gadisnya itu bahkan sudah diperkosa sejak kelas V SD.Ulah bejat Putra (54) itu akhirnya tercium karena
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 10:44:28

Aris Idol Ditangkap Saat Nyabu di Apartemen Bersama 4 Orang Temannya

JAKARTA - Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap Aris Idol atau Januarisma Runtuwene terkait kasus narkoba. Selain Aris, polisi juga menangkap empat orang lain yang turut mengkonsumsi narkoba.
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 15:55:08

Di Imingi Upah 350 Juta, 4 Terdakwa Pemilik 30 Kilogram Sabu Sabu Terancam Hukuman Mati

UJUNGTANJUNG - Pengadilan Negeri (PN) Rokan Hilir,   menggelar sidang pertama empat orang terdakwa dalam perkara dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu sabu yang ditangkap oleh tim BNN Pusat
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 15:11:59

ASN Pemkot Malang Ditangkap Konsumsi Sabu Bersama Pengedarnya

MALANG - Seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang ditangkap. Pegawai berinisial YW (37), ini tertangkap tangan menyimpan narkotika jenis sabu di celananya. Tersangka menga
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 14:01:23

Edarkan Narkoba di Lingkungan Sekolah, Kakak Beradik Dibekuk Polisi

JAKARTA - Polisi menangkap kakak-beradik, DL dan CP di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Keduanya ditangkap atas dugaan mengedarkan narkoba kepada kalangan pelajar.Kapolsek Kembangan Kompol Joko
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 13:39:17

Kantongi 1 Gram Shabu, Heri Dibekuk Polsek Pujud

ROKANHILIR - S alias Heri (43) warga Simpang Buntal Kepenghuluan Tanjung Medan Kecamatan Tanjung Medan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dibekuk tim opsnal Polsek Pujud di sebuah warung, Senin (14/1) malam ke
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 11:58:59

BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkoba 72 Kg dari Malaysia

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea Cukai menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu dan ekstasi sebanyak 72 kilogram di Perairan Lhoksukon, Aceh Utara. Petugas gabungan yang mengeta
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 11:01:02

Tim Penasehat Hukum Mentahkan Dakwaan JPU, Agus Salim Harus Bebas Demi Hukum

PEKANBARU - Tim Kuasa Hukum, Agus Salim, ternyata sangat jeli melihat celah kelemahan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam mendakwa, Agus Salim, klien mereka. Tim Penasehat Hukum: Adi Murphi Malau, SH.,M.H., Ahm
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 10:52:54

Polres Rohul Tindak Lanjut Laporan Gempar, Ini Kata Owner PT Hutahaean.

ROKANHULU - Owner PT. Hutahaean Harangan Wilmar Hutahaean yang berkantor di Kota Pekanbaru jalan Cempaka 61 Harjosari, Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau berterimakasih atas ada perusahaannya sudah dilaporkan
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 09:45:08

Polisi Amankan Empat Pelaku Narkotika Jenis Shabu-shabu di Kandang Ayam Kepenuhan

ROKAN HULU - Polisi Sektor (Polsek) Kepenuhan Resor Rokan Hulu, Daerah Riau, berhasil menangkap diduga 4 orang laki-laki diduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis shabu-shabu. Para pelaku ditangkap Sabt
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 09:41:27

Rekap Judi Kim, Pekerja Kilang Ahok di Bonai Darussalam Ditangkap Polisi

ROKAN HULU - Tim Opsnal Polisi Resor Rokan Hulu (Rohul), berhasil menangkap seorang lelaki yang diduga sebagai perekap judi jenis Kim, di Jurong, Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam. Pelaku yang ditangk
 
Selasa, 15 Januari 2019 | 09:36:58

Polsek Tambusai Utara Tangkap Pelaku KDRT di Desa Payung Sekaki.

ROKAN HULU - Seorang laki-laki bernisial AW (51) pekerjaaan Wiraswasta alamat Payung Sekaki Rt 002 Rw 001 Desa Payung Sekaki Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu menginap di jeruji besi akibat me
 
Senin, 14 Januari 2019 | 15:56:09

Polres Rohul Tindak Lanjut Kasus Dugaaan Penggelapan Lahan PT. Hutahaean

ROKANHULU - Polisi Resor Rokan Hulu melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Reserse Kriminal, menindak lanjut laporan Aktivis yang tergabung dalam organisasi Gekan Peduli Masarakat Rokan Hulu (
 
Senin, 14 Januari 2019 | 14:48:16

Penyalahgunaan Pil Koplo di Blitar Naik, 3 Pelajar Jadi Pengedar

BLITAR - Tingkat penyalahgunaan obat keras berbahaya (okerbaya) dan narkoba di Kota Blitar meningkat. Bahkan, tiga pelajar setingkat SMA terlibat sebagai pengedar okerbaya tersebut. Data Kasat N
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top