Senin, 5 November 2018 | 14:37:33
Hukrim

Polres Dumai Amankan Tersangka Penyebar Hoax Penculikan Anak

Laporan : Vivi Mulfita Sari

Sebarkan:
Vivi Mulfita Sari
Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan saat menjelaskan kronologi pengungkapan kasus penyebar berita informasi atau hoax
DUMAI - Jajaran Polres Dumai melalui Polsek Bukit Kapur berhasil mengamankan satu orang tersangka penyebar informasi bohong atau Hoax tentang penculikan anak di Kota Dumai melalui sebuah akun Facebook, yang sempat viral beberapa waktu belakangan ini.

Pengungkapan kasus yang sempat meresahkan warga Dumai ini berawal dari beredarnya postingan sebuah akun yang bernama Venthy Bunda Dhiwam pada tanggal 1 November 2019 lalu berisi "Bagi warga dumai dan skitarnya diharapkan lebih waspada lgi terhadap pengawasan anak2nya.. Penculikan anak dah sampai ke kota kita... siang ne dibagan besar dah 3 anak yg diculik.. Dumai 1 org.. yang didumai kebetulan anak teman suami.. jadi berita penculikan itu bukan hoak ya.. mdh2n qt dijauhi dr hal2 yg tdk qt inginkan.. makin galau awak dbuatny..".

Tulisan inilah yang akhirnya membuat jajaran Polsek Bukit Kapur lantas menelusuri kebenaran informasi tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan ternyata informasi tersebut bohong, serta Polsek maupun Polres Dumai tidak pernah menerima laporan penculikan anak. 

Usai melakukan penyelidikan, Tim Opsnal Polsek Bukit Kapur berhasil mengamankan pemilik akun Facebook penyebar Hoax tersebut, berinisial FA (31) warga Bukit Kapur pada Sabtu (3/10) lalu di kediaman salah seorang kerabatnya di Jalan Paus Kecamatan Dumai Barat.

Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan menjelaskan bahwa tersangka terbukti melanggar Undang Undang ITE dengan menyebarkan informasi palsu atau Hoax tanpa mampu membuktikan kebenaran tulisannya yang sudah dibagikan banyak orang. 

"Hal ini sudah sangat meresahkan masyarakat Kota Dumai beberapa waktu terakhir, sementara kami pihak kepolisian sama sekali tidak menerima laporan penculikan atau kehilangan anak," jelas Kapolres pada Senin (5/11).

Polisi menyatakan tersangka bersalah dan melanggar Undang Undang ITE Pasal 14 Ayat (1) UU RI No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 (sepuluh) Tahun. Serta Pasal 45A Ayat (1) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan Ancaman Hukuman maksimal 6 (enam) Tahun dan/atau denda Rp. 1.000.000.000 (Satu Miliyar).

"Selain itu kita telah menyita satu unit Handphone yang tersangka gunakan bermain Facebook dan menyebarkan berita bohong tersebut, serta bukti salinan percakapan dalam postingan informasi bohong tersebut," imbuhnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka hanya berniat memberikan himbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengawasi anak-ank nya.

"Sebenarnya niat tersangka baik, hanya saja caranya salah, serta sudah membuat keresahan luar biasa di tengah masyarakat, " tambahnya.

AKBP Restika P Nainggolan juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan mengawasi anak-ank nya. Serta bijak dalam menggunakan telepon genggamnya, terutama dalam pemakaian jejaring sosial. 

"Pergunakanlah jejaring sosial itu untuk berbagi hal-hal yang positif, bukan untuk hal yang meresahkan, berbau provokatif, dan merugikan banyak orang," tutupnya. (vie)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 16 November 2018 | 18:51:24

Bejat, Pergoki Orang Lagi Pacaran, Pemuda ini di Inhil ini Malah Minta "Anunya" Dihisapkan

KATEMAN - Bunga nama samaran (15) seorang pelajar di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi korban tindak pidana cabul yang dilakukan oleh RL (26) yang merupakan warga Desa Air Tawar, Keca
Jumat, 16 November 2018 | 16:48:01

Australia dan Malaysia Saling Serang Terkait Pemindahan Kedutaan di Israel

SYDNEY - Australia dan Malaysia terlibat saling serang kata-kata terkait kemungkinan pemindahan kedutaan besar Negeri Kanguru di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Pernyataan Perdana Menteri Australia, Sc
Jumat, 16 November 2018 | 16:45:17

Myanmar Tahan 106 Warga Rohingya yang Hendak Kabur dengan Kapal

Naypyitaw - Otoritas Imigrasi Myanmar menahan lebih dari 100 orang diduga warga etnis minoritas muslim Rohingya yang hendak melarikan diri. Orang-orang yang diduga Rohingya itu ditangkap dari sebuah kapal
Jumat, 16 November 2018 | 16:38:57

Sosialisasi Bakamla Menyentuh Hingga Jayapura

JAYAPURA - Sosialisasi keamanan dan keselamatan laut juga menyentuh hingga ke Jayapura.  Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Jayapura mengundang masyarakat Pantai Base'G ke
 
Berita Lainnya
Jumat, 16 November 2018 | 18:51:24

Bejat, Pergoki Orang Lagi Pacaran, Pemuda ini di Inhil ini Malah Minta "Anunya" Dihisapkan

KATEMAN - Bunga nama samaran (15) seorang pelajar di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi korban tindak pidana cabul yang dilakukan oleh RL (26) yang merupakan warga Desa Air Tawar, Keca
 
Jumat, 16 November 2018 | 15:51:08

Biadab! Pemuda Ini Cabuli dan Posting Foto Korban yang Tak Berdaya

Pekalongan - Seorang pemuda berinisial SW (17) tega mencabuli dan memposting foto korbannya yang tak berdaya ke media sosial. Kini SW sudah diciduk oleh anggota Polres Pekalongan."Kita mendapat
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:52:37

Sehari Ditahan, Pelaku Curanmor Meninggal di Polresta Depok

Depok - Yulius, tahanan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tewas di sel tahanan Polresta Depok. Polisi masih menyelidiki peristiwa ini. "Memang betul ada tahanan yang meninggal atas na
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:47:40

Tidak Terbukti, Hakim Bebaskan Rianto Dari Tuntutan Pencabulan

UJUNGTANJUNG - Pengadilan Negeri Rokan Hilir ( PN Rohil) Selasa 13 November 2018 sekira pukul 19.00 wib membebaskan terdakwa Rianto alias Adi Bin Safari dari segala tuntutan Jaksa Penuntut Umum terkait ka
 
Jumat, 16 November 2018 | 09:55:22

HS Bunuh Satu Keluarga di Bekasi dengan Linggis

JAKARTA - Haris Simamora (HS) mengaku menggunakan linggis dalam aksi pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat. Polisi pun masih mencari barang bukti tersebut. "Itu linggis, menurut pengakuan
 
Kamis, 15 November 2018 | 22:16:27

JPU Dakwa : Dua Pelaku Pembunuhan Di Bagan Batu Terancam Hukuman Mati

UJUNGTANJUNG-Pengadilan Negeri Rokan Hilir (PN Rohil) Kamis 15 November 2018 sekitar pukul 16.00 wib menggelar sidang pertama pembacaan dakwaan perkara kasus pembunuhan sadis Almarhum Mangandar Tua Haloho alias
 
Kamis, 15 November 2018 | 21:06:36

Lutut Istrinya Kenak Senggol, Seorang Suami di Inhil ini Nekat Tebas Leher Korban

PATAHPARANG ? Seorang warga Desa Kuala Patah Parang, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Iwan terpaksa harus mendapatkan perawatan medis akibat sejumlah luka bacok ditubuhnya. Rabu (14/11
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:27:46

Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

JAKARTA ? Polisi mengamankan seorang pria berinisial HS karena diduga sebagai pelaku pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di sebuah rumah di Jalan Bojong Nangka II, RT 02 RW 07, Kelurahan Jatirahayu, K
 
Kamis, 15 November 2018 | 11:21:36

TNI Tangkap 2 WN Malaysia Penyelundup Sabu di Perbatasan

PONTIANAK - Satuan tugas Pengamanan perbatasan Batalyon Infanteri 511/Dibyatara Yodha menangkap warga Malaysia berinisial AR dan MI karena membawa 13 gram sabu-sabu saat memasuki Indonesia di portal titik
 
Kamis, 15 November 2018 | 10:37:07

3 Orang Ditangkap Saat Transaksi 1 Kg Sabu di Jaksel, Salah Satunya Mahasiswa

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang yang sedang melakukan transaksi narkoba jenis sabu di lampu merah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, tepatnya di depan lampu merah. Salah satu tersangka berstatus mahasi
 
Rabu, 14 November 2018 | 20:29:24

Curi Pakaian di Toko, Dua Warga Sumut Ini Ditangkap Polisi di Rohul

ROKANHULU - Diduga melakukan Pencurian Pakaian di Toko Bandung Fasion Pasirpengaraian Desa Babussalam Kecamatan Rambah, Jumat (26/10/2018) sekira pukul 15.13 wib belum lama ini, satu laki-laki bersama teman wan
 
Rabu, 14 November 2018 | 19:45:36

Akiong Jadi Tersangka, Kalna : Kita Percayakan Kepada Penyidik

ROKANHILIR-Pasca ditetapkannya Gustalim alias Akiong sebagai tersangka atas kasus Penipuan dan Pemerasan terhadap 12 pengusaha Dok Kapal di Bagan Siapiapi, Kalna Surya Siregar SH selaku tim Kuasa Hukum para pen
 
Rabu, 14 November 2018 | 18:39:40

Kutip Uang Jutaan Rupiah Atas Nama Polda, Akiong Dijadikan Tersangka

UJUNGTANJUNG-Berdasarkan laporan dari Andi dan belasan warga ke Mapolres Rohil, dengan Laporan Polisi Nomor : LP/202/X/Riau/Res Rohil, tertanggal 19 Oktober 2018. Maka, berdasarkan dari hasil pemeriksaan Sat Re
 
Rabu, 14 November 2018 | 16:04:31

Tawuran Pelajar di Bekasi Digagalkan, 16 Celurit dan Parang Disita

Bekasi - Belasan pelajar Kota Bekasi ditangkap polisi. Belakangan mereka diketahui hendak tawuran dengan pelajar lain di Bekasi Selatan.Awalnya polisi menerima laporan dari masyarakat tentang adan
 
Rabu, 14 November 2018 | 15:49:16

Kasus Perkara OTT, Eksepsi Kuasa Hukum : Dakwaan JPU Kabur dan Cacat Hukum

ROKANHILIR - Kasus dugaan tindak pidana Pengancaman dan Pemerasan dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua Terdakwa FZ (56) alias Zega dan YZ (29) alias Andi, Majelis hakim Pengadilan Negeri
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top