Iklan Sosial
 
Rabu, 7 November 2018 | 11:34:11
Hukrim

Kesal Dua Tahun Laporannya Tak Jelas, Kapolda Riau Diminta Copot Oknum Penyidik Subdit II Ditkrimum

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi

Sebarkan:
Titi Suharti saat menghadap penyidik Polda Riau belum lama ini.
ROKANHULU  - Terkait laporannya yang sudah ada tersangka dan bahkan P19 dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau belum ditindak lanjut penyidik Unit Subdit II Direktur Kriminal Umum (Ditkrimum) Polisi Daerah Riau, Pelapor minta Kapolda Riau Widodo Eko Prihastopo copot oknum penyidik unit Subdit II Direktur Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Riau.

Bahkan, pelapor  akan menyurati Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Polisi Tito Karnavian dan Kompolnas, hingga Presiden RI Joko Widodo.

Yang mana kekesalan pelapor yakni Titi Suharti Ibu Rumah Tangga (IRT) (45) warga Kota Tengah Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu, laporannya di Polisi Daerah Riau itu sudah 2 tahun lebih tentang dugaan pemalsuan surat tanah, ada tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan berkasnya sudah P19 dari Jaksa Penuntut Umum (JPU)  Kejaksaan Tinggi Riau.

"Saya meresa heran dan curiga, Senin, (29/10), Penyidik minta saya datang ke Polda Riau, meski tak ada surat panggilan, saya memenuhi untuk datang. Eh penyidik bukan melakukan BAP saya, hanya menanya, nanya gitu saja, dan penyidik mengatakan akan datang ke TKP untuk pengukuran luas lahan karena sudah ada putusan Mahkamah Agung RI, namun mereka tak datang, dan tidak ada kabar lagi," beber Titi Suharti kepada wartawan Selasa, (6/11).

Dirinya pun mengaku, akan melaporkan oknum penyidik siapapun mereka itu kepada Kapolri dan Kompolnas. Karena kalau mereka serius atau bekerja sesuai SOP dan Peraturan Kepolisian, jelas sekali dilaporan itu, namun selalu mereka berdalih dengan alasan yang penuh dengan tanda tanya.

Untuk diketahui, lanjutnya, pada kasus itu yang dilaporkannya itu, masing-masing tersangka itu bernisial Sy seorang Oknum Pegawai Negeri Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Rokan Hulu, satu orang mantan Lurah Kepenuhan Tengah, Sar dan satu orang warga lainnya Am

Penetapan ketiga orang ini sebagai tersangka, dari Laporan nomor: STPLlll/225/V/2015/SPKT/RIAU tentang dugaan tindak pidana menggunakan surat palsu, sebagai mana dimaksud dalam pasal 266 ayat2 KUHPidana yang terjadi akhir tahun 2014 lalu diterima oleh BAMIN SPKT SIAGA l Bripka Yudi Darmawan
pada tanggal 27 mei 2015.

Selanjutnya dasar Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) A1 Nomor B/217/VI/2015 tertanggal 09 juni 2015, SP2HP A1 Nomor B/217 a/XI/2015, SP2HP A1 nomor B/217 b/IV/2016 dan terakhir SP2HP A1 nomor B/217 c/VI/2016 dari Penyidik Polda Riau tertanggal 09 juni 2016.

Di salah satu SP2HP pada poin ke 2 menyebut, "bersama ini kami beritahukan bahwa proses penyidikan terhadap yang saudari laporkan, penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi dan tersangka Sy saat ini dalam proses pemberkasan dan pada tanggal 1 juni 2016 penyidik kembali melakukan gelar perkara dan direkomendasikan pada penyidik agar saudara Sar. mantan Lurah Kepenuhan Tengah dan saudara Am selaku Pemohon Renvoi ditingkatkan setatusnya menjadi Tersangka".

Sebelumnya, sementara, tentang surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) sudah diterima oleh Kejaksaan Tinggi Riau melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU), bagian Pidana Umum (Pidum) dan sudah ditindaklanjut.

"Setelah diteliti, berkasnya P19, sudah kita kembalikan kepada penyidik nya di Polda Riau, untuk dilengkapi apa kekurangan berkas tersebut, sehingga bisa P21," kata Syafril selaku JPU kasus ini Selasa, (28/8/2018) diruang kerjanya.

Bidang Pidana Umum Subdit II yang dikonfirmasi pengganti Mantan Kanit Subdit II Pidana Umum Polda Riau yang saat ini sudah dinas di SPN Polda Riau Kompol Sofyan dan Bripka Eddy Siswanto yang sedang sekolah, yakni Kanitnya Sianipar dan penyidik Dedi langsung bongkar berkas.

"Ada bang. Ada P19 dari JPU Kejati Riau, Kasus ini kami pelajari dulu P19 nya. Maklum, karena yang menangani sebelumnya ada yang pindah di SPN dan ada yang sekolah," tuturnya.

Sebelumnya Mantan Kanit Subdit II Pidana Umum Polda Riau yang saat ini sudah dinas di SPN Polda Riau Kompol Sofyan membenarkan telah menangani kusus yang dilaporkan saudari Titi Suharti dan kasusnya menurutnya masih berjalan.

"Saat itu masih P. 19, Namun untuk sekarang, langsung saja datang ke Polda Riau bagian Direktur Kriminal Umum, saya sekarang dinas di SPN," jawab Kompol Sofyan melalui selulernya Jumat, (23/8/2018).

Untuk diketahui perjalanan kasus ini, berawal pada adanya sertifikat prona diterbitkan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Rokan Hulu, amelalui penyurusan di Kelurahan Kepenuhan Tengah Kecamatan Kepanuhan yang akhirnya diketahui pemilik tanah Titi Suharti yang miliki surat awal dari orang tuanya almarhum.

Singkat cerita pada tanah itu, mereka kedua belah pihak bersengketa sampai Titi Suharti melapor di Polda Riau, dugaan surat palsu palsu dan pihak terlapor menggugat perdata hingga ada putusan MARI dimenangkan oleh Titi Suharti, sementara laporannya sudah ada ditetapkan tersangka namun hingga kini kasusnya dinilai "tidur sama penyidik" tersangka juga masih berkeliaran tak bisa disentuh oleh penyidik unit subdit II Polda Riau".

Bahkan akibat diduga mandek serta penanngannnya pilih kasih dari penyidik, LSM TOPAN RI sudah menyurati, Kapolda Riau, Bidang Humas, Porpam, dan Ditkrimum  Polda Ria, namun juga tidak ada kejelasan. "Kami masyarakat kecil ini mempertanyakan kinerja Kapolda Riau, ada apa ?," kesal Titi yang saat ini suaminya mengalami sakit struk karena masalah tanah mereka itu. (fah).
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 16 November 2018 | 18:51:24

Bejat, Pergoki Orang Lagi Pacaran, Pemuda ini di Inhil ini Malah Minta "Anunya" Dihisapkan

KATEMAN - Bunga nama samaran (15) seorang pelajar di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi korban tindak pidana cabul yang dilakukan oleh RL (26) yang merupakan warga Desa Air Tawar, Keca
Jumat, 16 November 2018 | 16:48:01

Australia dan Malaysia Saling Serang Terkait Pemindahan Kedutaan di Israel

SYDNEY - Australia dan Malaysia terlibat saling serang kata-kata terkait kemungkinan pemindahan kedutaan besar Negeri Kanguru di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Pernyataan Perdana Menteri Australia, Sc
Jumat, 16 November 2018 | 16:45:17

Myanmar Tahan 106 Warga Rohingya yang Hendak Kabur dengan Kapal

Naypyitaw - Otoritas Imigrasi Myanmar menahan lebih dari 100 orang diduga warga etnis minoritas muslim Rohingya yang hendak melarikan diri. Orang-orang yang diduga Rohingya itu ditangkap dari sebuah kapal
Jumat, 16 November 2018 | 16:38:57

Sosialisasi Bakamla Menyentuh Hingga Jayapura

JAYAPURA - Sosialisasi keamanan dan keselamatan laut juga menyentuh hingga ke Jayapura.  Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Jayapura mengundang masyarakat Pantai Base'G ke
 
Berita Lainnya
Jumat, 16 November 2018 | 18:51:24

Bejat, Pergoki Orang Lagi Pacaran, Pemuda ini di Inhil ini Malah Minta "Anunya" Dihisapkan

KATEMAN - Bunga nama samaran (15) seorang pelajar di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi korban tindak pidana cabul yang dilakukan oleh RL (26) yang merupakan warga Desa Air Tawar, Keca
 
Jumat, 16 November 2018 | 15:51:08

Biadab! Pemuda Ini Cabuli dan Posting Foto Korban yang Tak Berdaya

Pekalongan - Seorang pemuda berinisial SW (17) tega mencabuli dan memposting foto korbannya yang tak berdaya ke media sosial. Kini SW sudah diciduk oleh anggota Polres Pekalongan."Kita mendapat
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:52:37

Sehari Ditahan, Pelaku Curanmor Meninggal di Polresta Depok

Depok - Yulius, tahanan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tewas di sel tahanan Polresta Depok. Polisi masih menyelidiki peristiwa ini. "Memang betul ada tahanan yang meninggal atas na
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:47:40

Tidak Terbukti, Hakim Bebaskan Rianto Dari Tuntutan Pencabulan

UJUNGTANJUNG - Pengadilan Negeri Rokan Hilir ( PN Rohil) Selasa 13 November 2018 sekira pukul 19.00 wib membebaskan terdakwa Rianto alias Adi Bin Safari dari segala tuntutan Jaksa Penuntut Umum terkait ka
 
Jumat, 16 November 2018 | 09:55:22

HS Bunuh Satu Keluarga di Bekasi dengan Linggis

JAKARTA - Haris Simamora (HS) mengaku menggunakan linggis dalam aksi pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat. Polisi pun masih mencari barang bukti tersebut. "Itu linggis, menurut pengakuan
 
Kamis, 15 November 2018 | 22:16:27

JPU Dakwa : Dua Pelaku Pembunuhan Di Bagan Batu Terancam Hukuman Mati

UJUNGTANJUNG-Pengadilan Negeri Rokan Hilir (PN Rohil) Kamis 15 November 2018 sekitar pukul 16.00 wib menggelar sidang pertama pembacaan dakwaan perkara kasus pembunuhan sadis Almarhum Mangandar Tua Haloho alias
 
Kamis, 15 November 2018 | 21:06:36

Lutut Istrinya Kenak Senggol, Seorang Suami di Inhil ini Nekat Tebas Leher Korban

PATAHPARANG ? Seorang warga Desa Kuala Patah Parang, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Iwan terpaksa harus mendapatkan perawatan medis akibat sejumlah luka bacok ditubuhnya. Rabu (14/11
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:27:46

Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

JAKARTA ? Polisi mengamankan seorang pria berinisial HS karena diduga sebagai pelaku pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di sebuah rumah di Jalan Bojong Nangka II, RT 02 RW 07, Kelurahan Jatirahayu, K
 
Kamis, 15 November 2018 | 11:21:36

TNI Tangkap 2 WN Malaysia Penyelundup Sabu di Perbatasan

PONTIANAK - Satuan tugas Pengamanan perbatasan Batalyon Infanteri 511/Dibyatara Yodha menangkap warga Malaysia berinisial AR dan MI karena membawa 13 gram sabu-sabu saat memasuki Indonesia di portal titik
 
Kamis, 15 November 2018 | 10:37:07

3 Orang Ditangkap Saat Transaksi 1 Kg Sabu di Jaksel, Salah Satunya Mahasiswa

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang yang sedang melakukan transaksi narkoba jenis sabu di lampu merah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, tepatnya di depan lampu merah. Salah satu tersangka berstatus mahasi
 
Rabu, 14 November 2018 | 20:29:24

Curi Pakaian di Toko, Dua Warga Sumut Ini Ditangkap Polisi di Rohul

ROKANHULU - Diduga melakukan Pencurian Pakaian di Toko Bandung Fasion Pasirpengaraian Desa Babussalam Kecamatan Rambah, Jumat (26/10/2018) sekira pukul 15.13 wib belum lama ini, satu laki-laki bersama teman wan
 
Rabu, 14 November 2018 | 19:45:36

Akiong Jadi Tersangka, Kalna : Kita Percayakan Kepada Penyidik

ROKANHILIR-Pasca ditetapkannya Gustalim alias Akiong sebagai tersangka atas kasus Penipuan dan Pemerasan terhadap 12 pengusaha Dok Kapal di Bagan Siapiapi, Kalna Surya Siregar SH selaku tim Kuasa Hukum para pen
 
Rabu, 14 November 2018 | 18:39:40

Kutip Uang Jutaan Rupiah Atas Nama Polda, Akiong Dijadikan Tersangka

UJUNGTANJUNG-Berdasarkan laporan dari Andi dan belasan warga ke Mapolres Rohil, dengan Laporan Polisi Nomor : LP/202/X/Riau/Res Rohil, tertanggal 19 Oktober 2018. Maka, berdasarkan dari hasil pemeriksaan Sat Re
 
Rabu, 14 November 2018 | 16:04:31

Tawuran Pelajar di Bekasi Digagalkan, 16 Celurit dan Parang Disita

Bekasi - Belasan pelajar Kota Bekasi ditangkap polisi. Belakangan mereka diketahui hendak tawuran dengan pelajar lain di Bekasi Selatan.Awalnya polisi menerima laporan dari masyarakat tentang adan
 
Rabu, 14 November 2018 | 15:49:16

Kasus Perkara OTT, Eksepsi Kuasa Hukum : Dakwaan JPU Kabur dan Cacat Hukum

ROKANHILIR - Kasus dugaan tindak pidana Pengancaman dan Pemerasan dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua Terdakwa FZ (56) alias Zega dan YZ (29) alias Andi, Majelis hakim Pengadilan Negeri
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top