Terverifikasi Dewan Pers
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 10:41:26
Hukrim

Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai 1 Milyar

Laporan : Vivi Mulfita Sari

Sebarkan:
Vivi Mulfita Sari
Palaksa Lanal Dumai Letkol Laut (KH) Saiful Simanjuntak saat melaksanakan Pers Release serta penyerahan benih lobster ke Stasiun Karantina Pekanbaru
DUMAI -  Lanal Dumai kembali berhasil menggagalkan aksi mafia penyelundupan. Kali ini Lanal Dumai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan lima box benih Lobster (baby Lobster).  Setidaknya ada sekitar 10.000 benih Lobster yang berhasil diselamatkan.  

Tidak tanggung-tanggung diperkirakan, seekor benih di pasar gelap mencapai Rp150.000 perekor. Jika ditotalkan nilai benih yang di selamatkan tersebut senilai Rp1,5 Milyar. Dari hasil tersebut pihak Lanal melaksanakan rilis dan penyerahan benih ke  Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Pekanbaru, Ahad (21/10) kemarin di Pekanbaru.

Informasi yang berhasil dihimpun,  penggagalan penyelundupan baby lobster tersebut pada, Sabtu (21/10) kemarin di dermaga Raykat Kabupaten Inhil. 

Digagalkannya penyelundupan baby lobster tersebut berawal informasi yang diterima tim Lanal Dumai, pada Jumat (19/10) akan ada dua mobil yakni kijang GLX Silver dan Avanza dari Jambi masuk ke Sungai Luar dan Sungai Piring Tembilahan yang membawa baby lobster.   Mereka akan memuat ke spead boat dengan mesin berkuatan 300 PK dan diduga bakal diselundupkan ke Singapura.

Dari informasi tersebut dilaksanakan operasi dari darat dan laut. Tim darat melakukan penyeketan di simpang Getek, sedangkan tim laut melakukan patroli dan penyeketan di Sungai Luar dan Sungai Piring serta di Simpang Kuala Gaung.

Baru pada, Sabtu (20/10) sekitar pukul 05.30 WIB tim darat melihat mobil dengan ciri-ciri yang sama melintas di simpang Gatek dan menginfokan kepada tim laut untuk siaga. Namun pada pukul 06.30 tim darat melihat dua mobil itu berbalik arah dan tim darat melakukan pemeriksaan terhadap mobil tersebut ternyata setelah diperiksa tidak ditemukan apa-apa. 

Melihat kondisi tersebut, tim darat kemudian menginfokan ke tim laut untuk melakukan penyisiran di Sungai Piring. Tidak lama kemudian tim laut berhasil menemukan lima box yang berisikan baby lobster di pinggir dermaga Raykat Sungai Piring. Namun tidak ada orang disana. Dari temuan itu tim laut menginfokan ke tim laut lainnya untuk melakukan penyisiran, ditemukan satu spead boat berkecepatan tinggi sedang melintas, namun saat dilakukan pengejaran, tim laut kelihangan jejak dan memutuskan untuk kembali.

Kemudian barang bukti dibawa ke Posal Tembilahan dan akhirnya di serahkan ke Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Pekanbaru.

Danlanal Dumai Kolonel Laut (e) Yose Aldino melalui Perwira Pelaksana Lanal Dumai Letkol Laut (KH) Saiful  Simanjuntak mengatakan diduga Riau hanya menjadi tempat transit sebelum di selundupkan ke Singapura kemudian ke Vietnam. "Dalam lima box tersebut ada sekitar 54 plastik, satu plastik di perkirakan ada sekitar 200 benih Lobster, jika ditotalkan lebih kurang 10.000 bibit, dengan usia baru dua pekan" ujarnya.

Ia mengatakan dalam upaya penyelundupan baby lobster selalu  di titik-titik lokasi yang berbeda. Modus ini dilakukan para pelaku untuk menghindari ditangkap para petugas. "Sesuai dengan peraturan yang ada pelaku penyelundupan di pidana dengan  lima tahun penjara," sebutnya.

Larangan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016 mengenai Larangan Penangkapan Dan/Atau Pengeluaran Lobster, Kepiting dan Rajungan dari Wilayah NKRI. "Kami akan terus meningkatkan patroli-patroli agar memperkecil ruang gerak para pelaku penyelundupan," tambahnya.

Wilayah kerja Lanal Dumai sangat luas, dan merupakan gerbang masuk berbagai barang barang terlarang. Makanya peran serta dari masyarakat dan berbagai pihak sangat penting dalam menyampaikan informasi agar pelanggaran di laut dapat di meminimalisir. "Kami akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak," tutupnya.(vie)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 23 April 2019 | 17:01:02

Banyak KPPS Meninggal, Menhan: Yang Menjelekkan KPU Tak Pakai Otak

SEMARANG - Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, mengecam pihak yang mengatakan KPU curang. Hal itu melihat banyaknya petugas pemilu yang meninggal akibat kelelahan saat bertugas. Menhan memilih menyebut
Selasa, 23 April 2019 | 16:58:58

Hampir Mirip, Kenali Beda Gejala Penyakit Jantung dan Maag

KELUHAN sesak napas, ulu hati perih, mual dan muntah, serta sakit yang menjalar ke punggung merupakan gejala umum yang dirasakan ketika sakit maag menyerang. Masalahnya, keluhan ini terkadang mirip dengan
Selasa, 23 April 2019 | 16:56:02

Bukan Mutilasi, Ini Fakta-Fakta Temuan Kerangka Manusia di Tangerang

TANGERANG - Polisi masih menyelidiki temuan kerangka manusia di Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Korban diduga tewas sejak 1,5 bulan yang lalu."Pertama, tampak mata ditemu
Selasa, 23 April 2019 | 16:36:10

Lokasi Petugas PPS Tewas Ditabrak Babi Sepi dan Masih Hutan

PALEMBANG - Seorang petugas PPS Desa Tajung Dalam, Keluang, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Yanto (30), tewas setelah ditabrak babi hutan. Lokasi tersebut pun dikenal sepi dan masih hutan."Lokasin
 
Berita Lainnya
Selasa, 23 April 2019 | 15:53:53

Bandar Sabu Eks Anggota DRPD Langkat Dituntut Hukuman Mati

Lhokseumawe - Ibrahim Hasan alias Hongkong, eks anggota DPRD Langkat, Sumatera Utara, dituntut hukuman mati terkait kasus sabu. Selain itu, 8 jaringan Ibrahim juga dituntut hukuman mati.Sebagaimana dikuti
 
Selasa, 23 April 2019 | 11:15:42

Ditantang Berkelahi, Bapak dan Anak Bunuh Petani di Musi Rawas Utara

SUMATRA SELATAN - Kesal ditantang berkelahi, membuat Jahiron (45) dan Torik (20), emosi hingga membunuh seorang petani, Maar (19). Bapak dan anak itu pun akhirnya menyerahkan diri ke polisi untuk mempertan
 
Senin, 22 April 2019 | 14:46:55

Jadi Kurir 590 Ekstasi, Sipir Lapas Kerobokan Bali Ditangkap

DENPASAR - BNN Provinsi Bali menangkap Made Teguh (27), seorang sipir di Lapas Kerobokan, Bali. Teguh ditangkap karena menjadi kurir ekstasi salah satu napi bernama Surya Adi. "Jaringan Lapas Ke
 
Senin, 22 April 2019 | 13:48:12

Seorang Kakek di Bondowoso Tega Memperkosa Cucunya Berusia 9 Tahun

BONDOWOSO - Kasus pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi di Bondowoso. Seorang kakek berusia 74 tahun diamankan karena mencabuli cucu keponakannya yang berusia 9 tahun. Kakek yang sudah memiliki 5
 
Senin, 22 April 2019 | 09:19:10

Bawaslu Mengingatkan, Mengutak-atik Perolehan Suara Peserta Pemilu Bisa Dipidana

PEKANBARU - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau, Rusidi Rusdan mengingatkan bahwa mengutak-atik perolehan suara peserta pemilu bisa dikenakan sanksi pidana. Oleh sebab itu Bawaslu R
 
Sabtu, 20 April 2019 | 16:30:15

Diduga Gila, Anak Bacoki Ayah Kandung hingga Tewas

KEBUMEN - Kasus pembunuhan dengan pelaku orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) kembali terjadi di Kabupaten Kebumen. Kali ini di Desa Pujodadi, Kecamatan Bonorowo, dengan korban Saeri Haryanto (75). Korban di
 
Sabtu, 20 April 2019 | 14:51:33

Tinjau Pleno di Tambusai, Kapolres Rohul, Pemilu Terlaksana Aman Kondusif

ROKANHULU - Secara umum situasi keamanan pelaksanaam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau berjalan aman, lancar dan kondusif Hal itu disampaikan Kapolres Rohul, AKBP M
 
Sabtu, 20 April 2019 | 09:24:09

Simpan Sabu dalam Dompet, Pengunjung Rutan Sialang Diamankan

PEKANBARU - Seorang pengunjung Rutan berinisial RH berupaya penyelundupan sabu ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Saat ini pelaku telah diserahkan ke Badan N
 
Jumat, 19 April 2019 | 09:02:38

Polisi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 37 Miliar

JAMBI - Polres Tajungjabung Timur, Jambi, menggagalkan penyelundupan benih lobster sebanyak 246.673 ekor. Benih lobster tersebut rencananya akan dikirim ke Singapura.Humas Badan Karantina Ikan, Pe
 
Kamis, 18 April 2019 | 16:38:50

3 Kg Sabu Asal Pontianak Gagal Masuk Surabaya, 2 Kurir Diamankan

SURABAYA - Dua pria yang membawa 3 kg sabu di tasnya dibekuk polisi. Keduanya baru saja menyeberang ke Surabaya menggunakan kapal dari Banjarmasin.Penangkapan ini terjadi pada Selasa (16/4/2019)
 
Kamis, 18 April 2019 | 16:11:26

Pembacok Petugas KPPS di Blitar Serahkan Diri, Motif Sakit Hati Dibentak

BLITAR - Pelaku pembacokan petugas KPPS di Blitar menyerahkan diri ke polisi pagi tadi. Motif pelaku melakukan karena sakit hati dibentak korban. Pelaku atas nama Yuhan Amin (29), warga Jalan Ma
 
Kamis, 18 April 2019 | 11:46:36

Jokowi Unggul di Quick Count, Bahar bin Smith Bungkam

BANDUNG - Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul sementara dari pasangan Prabowo-Sandiaga Uno dalam hasil quick count. Bahar bin Smith sebagai pendukung Prabowo bungkam saat ditanya terkait
 
Rabu, 17 April 2019 | 12:38:48

Pantau Pemilu Kapolres Rohil Berharap Lancar dan Aman

UJUNGTANJUNG- Kapolres Rokan HilirAKBP  Sigit Adiwuryanto  Sik MH menatau suasan Pemilu di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan Kamis (17/04/2019). Sigit Adiwuryanto yang didamping Waka Polres 
 
Selasa, 16 April 2019 | 16:42:41

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu dalam Sepatu Sneakers

MAKASSAR - Polisi membekuk 3 penyelundup sabu jaringan internasional asal Malaysia di Sulawesi Selatan. Ketiganya memasukkan sabu 2,5 Kg ke dalam sepatu sneakers dan speaker."Kita tangkap pada tanggal 11 April
 
Selasa, 16 April 2019 | 15:45:09

BNNK Sidoarjo Musnahkan Barang Bukti 2,2 Kg Sabu dari Malaysia

SIDOARJO - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidoarjo memusnahkan batang bukti narkotika jenis sabu seberat 2,2 kg. Barang terlarang itu dipasok dari Malaysia oleh seorang penumpang pe
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
Top