Selasa, 18 September 2018 | 16:40:09
Hukrim

WN Ukraina Sudah Diingatkan RI Ketat, Tapi Nekat Impor Ganja

Sebarkan:
Detik.com
WN Ukraina didakwa impor ganja
Denpasar - Bule Ukraina Kutsenko Andri didakwa mengimpor 16 biji ganja dari Spanyol ke Bali. Usai sidang dakwaan, Andri terlihat asyik video call lewat ponsel yang dibawa kakaknya.

Pantauan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Jalan Pangeran Sudirman, Denpasar Barat, Bali, Selasa (18/9/2018), sidang dakwaan itu berakhir sekitar pukul 16.00 WITA. Andri terlihat ditunggui kakaknya selama menjalani sidang.

Keduanya kemudian duduk di sofa yang terletak di depan pintu ruang sidang Cakra. Kedua kakak beradik itu terlihat berbagi headset dan berbincang dengan sosok yang berada di ponselnya.

Raut wajah Andri yang semula murung saat menjalani sidang pun berubah semringah. Saat ditinggalkan kakaknya, dia melepas headsetnya dan terdengar suara wanita berbahasa Ukraina. Tak lama dia dijemput petugas untuk kembali ke Rutan.

Ditemui terpisah penasihat hukum terdakwa, Baginda menampik dakwaan yang dituduhkan ke kliennya. Baginda menyebut kliennya dijebak.

"Ya (tidak mengakui dakwaan), sudah sempat dikasih tahu kakaknya, hati-hati kalau di Indonesia tidak boleh narkotika karena ketat," kata Baginda.

Dia menambahkan kliennya Andri memang berteman baik dengan Bogdan. Baginda menyebut kliennya tak mengetahui jika ternyata isi paket itu berupa biji ganja.

"Jadi klien kami adalah berteman baik dengan Bogdan, mereka sering pakai ganja ini di Ukraina. Kemudian setelah perang saudara di Rusia, klien kami ke Bali tinggal bersama kakaknya yang sudah lebih dulu di Bali. Singkat cerita Bogdan ini akan memberikan kejutan surprise yang tidak boleh diketahui klien kami, dia memberi baju dan barang ini yang rahasia, diambil di kantor pos. Ternyata isinya biji ganja itu," terangnya.

Meski begitu, Baginda tak menampik kliennya memang pemakai ganja. Dia menyebut kliennya kerap membeli ganja di kawasan Gili Trawangan, Lombok.

"Iya memang pakai ganja, biasa dia beli di Gili Trawangan seharga Rp 700 ribu," ujar Baginda.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 22 Oktober 2018 | 21:27:31

Sebelum Ditemukan Tewas Tergantung, Keluarga Beberkan Ada 6 Polisi Mencari Korban ke Rumah

GAS ? Keluarga korban Erizun alias Al Gunggut, membeberkan adanya ancaman terhadap korban oleh pihak kepolisian dari Polsek Gaung Anak Serka (GAS).Yanto, abang kandung korban menuturkan, 6 orang polisi sempat d
Senin, 22 Oktober 2018 | 21:22:51

Polres Inhil Segera Selidiki Kejanggalan Kematian Ayi Pemuda Parit 6 Teluk Pinang

GAS ? Wakapolres Inhil Kompol Afrizal Asri, S.IK langsung mendatangi Polsek Gaung Anak Serka (GAS) untuk menenangkan masyarakat yang telah berkumpul di depan Polsek GAS, Minggu (21/10/2018) petang.Sebelumnya, s
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:58:12

Indonesia Minta Arab Saudi Transparan Usut Kematian Jamal Khashoggi

BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyoroti kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Ia meminta agar investigasi kasus pembunuhan tersebut dilakukan secara transparan karena perkaranya m
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:55:17

Ketika Anak Betawi Bicara Bahasa Indonesia di Parlemen Inggris

Jakarta -Seorang politikus Inggris, Richard Graham menyelipkan kalimat dalam bahasa Indonesia saat berbicara di depan sidang parlemen Inggris, 10 Oktober 2018 lalu. Dalam pidatonya, Graham meminta kepada
 
Berita Lainnya
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:40:24

Otak pembunuhan satu keluarga di Deli Serdang ditembak mati

MEDAN - Otak pembunuhan terhadap satu keluarga di Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut, ditembak mati polisi. Seorang rekannya dilumpuhkan dengan tembakan pada bagian kaki. Tersangka yang ditembak mati ya
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 10:41:26

Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai 1 Milyar

DUMAI -  Lanal Dumai kembali berhasil menggagalkan aksi mafia penyelundupan. Kali ini Lanal Dumai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan lima box benih Lobster (baby Lobster).  Setidaknya ada
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 10:14:24

Pinta Hasil Pisum, Keluarga Korban yang Diduga Gantung Diri di Parit 6 Teluk Pinang Datangi Polsek GAS

TELUKPINANG - Terkait dengan ditemukannya jenazah pemuda yang bernama Ayi di Parit 6 Kelurahan Teluk Pinang yang diduga tewas akibat gantung diri pada hari Sabtu (20/10/18), Keluarga Korban Datangi Polsek
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 21:16:07

Kematian Pemuda Parit 6 Teluk Pinang, Keterangan Keluarga Berbeda dengan Pihak Kepolisian

TELUKPINANG - Terkait dengan pemberitaan sebelumnya yang dilakukan oleh spiritriau.com tentang ditemukannya seorang pemuda yang gantung diri di pohon kelapa, Sabtu (15/10/18). Sekira pukul 14:30 wib di Parit 6
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 17:33:18

Geger...! Pemuda Parit 6 Kelurahan Teluk Pinang Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Kelapa

TELUKPINANG - Masyarakat Parit 6 Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) digegerkan dengan salah seorang pemuda yang gantung diri di pohon kelapa, Sabtu (15/1
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 16:18:01

Polisi Amankan Ibu yang Tega Buang Bayinya ke Tempat Sampah

Surabaya - Polisi mengamankan seorang ibu yang telah tega membuan bayinya sendiri. Bayi itu dibuang di tempat sampah hingga tewas.Ibu tersebut adalah Maria Ledatondu (24) warga asal Sumba Barat, NTT. Di S
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 16:07:35

Tak mau diajak mabuk, ABG di Sukoharjo dianiaya temannya di sawah hingga tewas

Seorang remaja asal rusunawa) Begalon, Kelurahan Panularan, Solo, Retno Ayu Wulandari (14) ditemukan tewas di sebuah penggilingan padi, Desa Trosemi, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 11:48:57

Diupah Rp 1 juta bawa ganja dari Sumut, Kasmin ditangkap di Tangerang

SUMUT - Pria asal Mandailing Natal, Sumatera Utara, ini tak berkutik, saat tim Buser Polsek Tangerang mengamankannya. Dia ditangkap berikut barang bukti daun kering ganja asal Sumatera Utara saat turun dari
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 19:07:28

Lanal Dumai Gilas Ribuan Botol Miras dan Rokok Ilegal

DUMAI - Pangkalan TNI AL Dumai memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merk dan ribuan bungkus rokok ilegal dari Malaysia yang terdiri dari 829 kotak miras dan 350 tim rokok ilegal dengan cara d
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:57:33

ABG Hamil 7 Bulan Nekat Mencuri HP di Warung

PINANG - Seorang anak baru gede (ABG) berinisial HHV (17), yang sedang hamil tua nekat mencuri handphone di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Tanjungpinang Timur. Diduga ABG sedang hamil tujuh bulan ini terdes
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 09:25:31

Baru 10 hari keluar penjara, Mebi begal pemotor buat ultah anak

Baru sepuluh hari keluar penjara kasus kepemilikan senjata tajam dan mencuri tabung gas elpiji, Mebi (25) kembali berbuat kejahatan. Pelaku melakukan aksi begal demi merayakan ulang tahun anaknya. Aksi b
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:36:17

Tempat Karaoke jadi Arena Judi Digerebek, 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Surabaya - Sebuah ruangan tempat karaoke di kawasan Surabaya barat digerebek polisi. Pasalnya, ruangan tersebut disalahgunakan sebagai ajang perjudian."Penggerebekan kami lakukan dinihari dan mengamankan
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:05:01

Sekeluarga Dibunuh dan Dibuang ke Sungai, 3 Orang Jadi Tersangka

Deli Serdang - Polisi menetapkan tiga tersangka, R, DN dan AG dalam kasus pembunuhan keji sekeluarga di Tanjung Morawa, Deli Serdang. Ketiganya membunuh manager PT Domas dan keluarganya. Korban dibuang ke
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:17:29

Satres Narkoba Polres Rohul Ringkus Bandar dan Pengedar Shabu

ROKANHULU - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polisi Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul)  menangkap dua laki-laki pelaku tindak pidana Narkotika jenis Shabu-shabu dan residivis diduga bandar di wilayah U
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:03:35

Miliki 2 Unit Senpi Bersama Peluru, Warga Siak Ini Ditangkap di Rohul

ROKANHULU - Jajaran Polisi Sektor (Polsek) Rambah Hilir Resor Rokan Hulu, berhasil membekuk pria berinisial DMS (37) karena diduga memiliki Senjata Api (Senpi) Rakitan ilegal atau tanpa izin Senin (15/10/
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top