Selasa, 18 September 2018 | 15:07:35
Hukrim

Beli Sabu 5,1 Gram, Oknum Anggota Polresta Depok Divonis 6 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Sebarkan:
Okezone.com

DEPOK - Instansi Kepolisian Republik Indonesia kembali tercoreng oleh ulah oknum anggota Polresta Depok berpangkat Aiptu yang tertangkap dan terbukti membeli narkoba untuk dikonsumsi secara pribadi.

Oknum anggota Polresta Depok tersebut bernama Aiptu Dadang Sumantri alias Babe yang sudah dijatuhkan vonis selama 6 tahun dan denda Rp1 miliar oleh Pengadilan Negeri (PN) Depok, pada Selasa (18/9/2018).

Perwira menengah kepolisian tersebut dihukum karena terbukti membeli 2 paket narkoba jenis sabu dalam plastik klip bening dengan berat 5,1 gram. Sidang digelar di ruang Sidang II dipimpin oleh Hakim Ketua Sri Rejeki Marsinta dengan anggota Nanang Herjunanto dan Darmo Wibowo Mohammad.

"Menimbang dari perbuatan terdakwa dan benar apa yang dimaksud dalam berkas dakwaan majelis hakim memvonis terdakwa selama enam tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp1 miliar dengan ketentuan jika tidak dibayar digantikan pidana penjara selama tiga bulan," ucap hakim ketua Sri di PN Depok.

Dalam amar putusan majelis, menyatakan terdakwa Dadang Sumantri alias Babe terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak menjadi pembeli narkotika golongan I sebagaimana diatur dan diancam Pasal 114 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Vonis yang dijatuhi terhadap Aiptu Dadang Sumantri sama seperti dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Siswatiningsih yakni, selama 6 tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp1 miliar apabila tidak dibayarkan diganti pidana penjara selama tiga bulan," jelasnya.

Dari tangan terdakwa didapati satu bungkus plastik sedang berisi sabu-sabu dengan berat netto 4,8081 gram dan satu bungkus plastik kecil bening berisi sabu-sabu dengan berat netto 0,3091 gram serta satu unit handphone merk Samsung warna putih berikut sim cardnya dirampas untuk dimusnahkan.

Sebelum vonis, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siswatiningsih dalam amar tuntutannya, menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk di jual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 gram.

Pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar.

Kejadian tersebut berawal pada Rabu 28 Maret 2018 sekira pukul 09.00 WIB. Saat itu, terdakwa menghubungi saksi Alfi Rizky (berkas terpisah) memesan sabu-sabu. Sekira pukul 21.00 WIB, terdakwa kembali menghubungi saksi Alfi Rizky untuk menanyakan keberadaannya dan mengatakan sudah mendapatkan sabu-sabu dan sedang dalam perjalanan pulang. Setibanya terdakwa di rumahnya, sudah ada saksi Alfi Rizky.

Selanjutnya, terdakwa bersama-sama saksi Alfi Rizky pergi ke kamar belakang, setibanya di kamar belakang, saksi Alfi Rizky langsung mengeluarkan dan menyerahkan satu plastik bening berisi sabu-sabu dari saku celana depan sebelah kanan.

Kemudian saksi Alfi Rizky membagi sabu-sabu tersebut ke dalam dua plastik bening, satu plastik berisi sabu-sabu diserahkan kepada terdakwa. Setelah itu terdakwa memasukkan sabu-sabu tersebut ke dalam enam plastik bening.

Lalu terdakwa menyerahkan lima bungkus plastik bening berisi sabu-sabu kepada saksi Alfi Rizky sementara terdakwa menyimpan satu bungkus sabu-sabu kedalam saku celana depan sebelah kanan. Terdakwa membeli sabu-sabu dari saksi Alfi Rizky seharga Rp1.100.000,- per gramnya dan di jual kembali seharga Rp700.000,- per setengah gramnya dan seharga Rp1.300.000,- per gramnya. Terdakwa mendapatkan keuntungan sekitar Rp200.000 sampai Rp 300.000,-.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 22 Oktober 2018 | 21:27:31

Sebelum Ditemukan Tewas Tergantung, Keluarga Beberkan Ada 6 Polisi Mencari Korban ke Rumah

GAS ? Keluarga korban Erizun alias Al Gunggut, membeberkan adanya ancaman terhadap korban oleh pihak kepolisian dari Polsek Gaung Anak Serka (GAS).Yanto, abang kandung korban menuturkan, 6 orang polisi sempat d
Senin, 22 Oktober 2018 | 21:22:51

Polres Inhil Segera Selidiki Kejanggalan Kematian Ayi Pemuda Parit 6 Teluk Pinang

GAS ? Wakapolres Inhil Kompol Afrizal Asri, S.IK langsung mendatangi Polsek Gaung Anak Serka (GAS) untuk menenangkan masyarakat yang telah berkumpul di depan Polsek GAS, Minggu (21/10/2018) petang.Sebelumnya, s
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:58:12

Indonesia Minta Arab Saudi Transparan Usut Kematian Jamal Khashoggi

BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyoroti kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Ia meminta agar investigasi kasus pembunuhan tersebut dilakukan secara transparan karena perkaranya m
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:55:17

Ketika Anak Betawi Bicara Bahasa Indonesia di Parlemen Inggris

Jakarta -Seorang politikus Inggris, Richard Graham menyelipkan kalimat dalam bahasa Indonesia saat berbicara di depan sidang parlemen Inggris, 10 Oktober 2018 lalu. Dalam pidatonya, Graham meminta kepada
 
Berita Lainnya
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:40:24

Otak pembunuhan satu keluarga di Deli Serdang ditembak mati

MEDAN - Otak pembunuhan terhadap satu keluarga di Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut, ditembak mati polisi. Seorang rekannya dilumpuhkan dengan tembakan pada bagian kaki. Tersangka yang ditembak mati ya
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 10:41:26

Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai 1 Milyar

DUMAI -  Lanal Dumai kembali berhasil menggagalkan aksi mafia penyelundupan. Kali ini Lanal Dumai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan lima box benih Lobster (baby Lobster).  Setidaknya ada
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 10:14:24

Pinta Hasil Pisum, Keluarga Korban yang Diduga Gantung Diri di Parit 6 Teluk Pinang Datangi Polsek GAS

TELUKPINANG - Terkait dengan ditemukannya jenazah pemuda yang bernama Ayi di Parit 6 Kelurahan Teluk Pinang yang diduga tewas akibat gantung diri pada hari Sabtu (20/10/18), Keluarga Korban Datangi Polsek
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 21:16:07

Kematian Pemuda Parit 6 Teluk Pinang, Keterangan Keluarga Berbeda dengan Pihak Kepolisian

TELUKPINANG - Terkait dengan pemberitaan sebelumnya yang dilakukan oleh spiritriau.com tentang ditemukannya seorang pemuda yang gantung diri di pohon kelapa, Sabtu (15/10/18). Sekira pukul 14:30 wib di Parit 6
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 17:33:18

Geger...! Pemuda Parit 6 Kelurahan Teluk Pinang Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Kelapa

TELUKPINANG - Masyarakat Parit 6 Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) digegerkan dengan salah seorang pemuda yang gantung diri di pohon kelapa, Sabtu (15/1
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 16:18:01

Polisi Amankan Ibu yang Tega Buang Bayinya ke Tempat Sampah

Surabaya - Polisi mengamankan seorang ibu yang telah tega membuan bayinya sendiri. Bayi itu dibuang di tempat sampah hingga tewas.Ibu tersebut adalah Maria Ledatondu (24) warga asal Sumba Barat, NTT. Di S
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 16:07:35

Tak mau diajak mabuk, ABG di Sukoharjo dianiaya temannya di sawah hingga tewas

Seorang remaja asal rusunawa) Begalon, Kelurahan Panularan, Solo, Retno Ayu Wulandari (14) ditemukan tewas di sebuah penggilingan padi, Desa Trosemi, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 11:48:57

Diupah Rp 1 juta bawa ganja dari Sumut, Kasmin ditangkap di Tangerang

SUMUT - Pria asal Mandailing Natal, Sumatera Utara, ini tak berkutik, saat tim Buser Polsek Tangerang mengamankannya. Dia ditangkap berikut barang bukti daun kering ganja asal Sumatera Utara saat turun dari
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 19:07:28

Lanal Dumai Gilas Ribuan Botol Miras dan Rokok Ilegal

DUMAI - Pangkalan TNI AL Dumai memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merk dan ribuan bungkus rokok ilegal dari Malaysia yang terdiri dari 829 kotak miras dan 350 tim rokok ilegal dengan cara d
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:57:33

ABG Hamil 7 Bulan Nekat Mencuri HP di Warung

PINANG - Seorang anak baru gede (ABG) berinisial HHV (17), yang sedang hamil tua nekat mencuri handphone di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Tanjungpinang Timur. Diduga ABG sedang hamil tujuh bulan ini terdes
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 09:25:31

Baru 10 hari keluar penjara, Mebi begal pemotor buat ultah anak

Baru sepuluh hari keluar penjara kasus kepemilikan senjata tajam dan mencuri tabung gas elpiji, Mebi (25) kembali berbuat kejahatan. Pelaku melakukan aksi begal demi merayakan ulang tahun anaknya. Aksi b
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:36:17

Tempat Karaoke jadi Arena Judi Digerebek, 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Surabaya - Sebuah ruangan tempat karaoke di kawasan Surabaya barat digerebek polisi. Pasalnya, ruangan tersebut disalahgunakan sebagai ajang perjudian."Penggerebekan kami lakukan dinihari dan mengamankan
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:05:01

Sekeluarga Dibunuh dan Dibuang ke Sungai, 3 Orang Jadi Tersangka

Deli Serdang - Polisi menetapkan tiga tersangka, R, DN dan AG dalam kasus pembunuhan keji sekeluarga di Tanjung Morawa, Deli Serdang. Ketiganya membunuh manager PT Domas dan keluarganya. Korban dibuang ke
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:17:29

Satres Narkoba Polres Rohul Ringkus Bandar dan Pengedar Shabu

ROKANHULU - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polisi Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul)  menangkap dua laki-laki pelaku tindak pidana Narkotika jenis Shabu-shabu dan residivis diduga bandar di wilayah U
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:03:35

Miliki 2 Unit Senpi Bersama Peluru, Warga Siak Ini Ditangkap di Rohul

ROKANHULU - Jajaran Polisi Sektor (Polsek) Rambah Hilir Resor Rokan Hulu, berhasil membekuk pria berinisial DMS (37) karena diduga memiliki Senjata Api (Senpi) Rakitan ilegal atau tanpa izin Senin (15/10/
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top