Iklan Sosial
 
Selasa, 11 September 2018 | 10:37:25

Resmi Jadi Tersangka Korupsi Dana PJU, Mantan Kadishub Rohul Masih Bebas Melenggang

Laporan : Fahrin Waruwu

Sebarkan:
Internet
Ilustrasi lampu jalan
ROKANHULU - Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan beberapa lama, akhirnya Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul) menetapkan mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Rohul inisial RR sebagai tersangka pada kasus dugaan penyelewengan pembiayaan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).

Namun pasca RR ditetapkan sebagai tersangka pada dana APBD Rohul tahun 2017 itu. RR ini tidak langsung ditahan. 

Untuk diketahui RR yang juga mantan camat di beberapa kecamatan dan Kasatpol PP Rohul itu ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penyelewengan uang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Rohul tahun 2017 yang diperuntukan bagi pembiyaan PJU di empat kecamatan di Rohul.

Tak tanggung-tanggung nilai uang dari APBD Rohul tahun 2017 yang diperuntukan pembayaran PJU yang berada di Kecamatan Rambah, Rambah Hilir, Ujung Batu dan Kecamatan Tandun ini mencapai Rp 600 juta lebih.

Usai ditetapkan tersangka, RR langsung menjalani pemeriksaan di Unit Tipikor Polres Rohul, Senin (10/9). Dengan menggunakan mobil pribadinya, dia tampak hadir memenuhi panggilan penyidik ditemani Penasehat Hukumnya bernama Efesus Dewan Marlan Sinaga, SH.

Saat akan memasuki ruang Sat Reskrim Polres Rohul, RR tampak mengenakan baju kaos warna hitam. Selain ditemani Penasehat Hukumnya, ia juga dikabarkan didampingi istri tercinta.

Tersangka RR dan Penasehat Hukumnya datang memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 09.00 WIB pagi. RR menjalani proses pemeriksaan sekitar 3 jam lebih.

Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, SIK, M. Si melalui Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto, SIK membenarkan bahwa mantan kepala Dishub Rohul inisial RR sudah resmi ditetapkan tersangka pasca gelar perkara di Mapolda Riau beberapa waktu lalu.

"Yang bersangkutan (RR) sudah ditetapkan tersangka, dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik,"kata AKP Harry.

"Yang bersangkutan kan sudah kooperatif. Jadi kita tidak lakukan penahanan," terangnya.

Ketika disinggung tentang kemungkinan muncul tersangka baru, AKP Harry tak menampikkannya. "Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain. Yang jelas kita sedang melakukan proses,"ungkap AKP Harry

Semantara itu, Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, SIK, M. Si yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp Selasa, (11/9) tentang kapan dilakukan penahanan terhadap RR. Kapolres berjanji akan segera menginformasikannnya.

"Ok ntar kita infokan lagi yah," janji AKBP M. Hasyim.

Berdasarkan catatan Kepolisian, dalam perkara ini sekitar Rp 600 juta lebih uang negara yang dialokasikan dari APBD Rohul tahun 2017 lalu yang hilang.

Uang negara sekitar Rp 600 juta lebih seharusnya dibayarkan kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pasir Pengaraian pada tahun 2017 lalu. Namun, hingga kini tagihan ini belum dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten Rohul melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Rohul.

Dalam pengadaan anggaran PJU tahun 2017 di empat kecamatan dengan anggaran sekitar 1,4 miliar ini, sekitar Rp 700 juta lebih sudah dibayarkan oleh Pemkab Rohul melalui Dishub Rohul. Sedangkan kekurangannya sekitar Rp 600 juta lebih hilang.

Dugaan penyelewengan anggaran biaya PJU di empat kecamatan di Rohul yang nilainya mencapai Rp 600 juta lebih ini, berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan, hingga penghujung tahun 2017 lalu, senilai Rp 600 juta lebih tunggakan biaya PJU belum dibayarkan ke PLN Pasir Pengaraian. Padahal, uang ini sudah dianggarkan pada APBD Rohul 2017 lalu.

Belum dibayarkan tagihan PJU di Rohul ini juga dibenarkan oleh Menejer PLN Pasir Pengaraian, David Sibarani. Menurut David, masih ada sekitar Rp 600 juta lebih tagihan PJU di Rohul yang belum dibayarkan oleh Dinas Perhubungan Rohul.

"Tagihan itu betul. Kabar yang kami dapat akan dibayarkan setelah ada pencairan dana di tahun 2018 ini. Dan kita sifatnya menunggu saja,"kata David, beberapa waktu lalu.

Diakui David, terkait adanya dugaan penyelewengan uang negara yang seharusnya diperuntukkan pembayaran tagihan PJU di beberapa kecamatan di Rohul ini dalam penyelidikan Polres Rohul, ia tidak mau berkomentar banyak. Pasalnya hal itu di luar kapasitasnya.

"Kalau itu saya tidak tau. Yang jelas tagihan itu ada dan kabarnya akan dibayar tahun ini (2017 lalu),"ungkap David saat itu. (fah).
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 16 November 2018 | 10:28:56

Mencekamnya Mamasa Sulbar, 61 Kali Gempa dalam 10 Jam

Mamasa - Rentetan gempa bumi terus mengguncang Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Setidaknya, sepanjang hari ini, gempa bumi telah mengguncang Mamasa sebanyak 61 kali. BMKG dalam tabel Distribusi
Jumat, 16 November 2018 | 10:25:15

Mandi di Lokasi Banjir, Bocah 7 Tahun Tewas Diterkam Buaya

RokanHulu - Rahmad (7) warga Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau tewas diterkam buaya. Korban hanya mandi di depan teras rumahnya yang lagi banjir."Korban a
Jumat, 16 November 2018 | 10:23:17

Kalah dari Kroasia, Enrique: Sepakbola Tidak Adil bagi Spanyol

ZAGREB - Tim Nasional (Timnas) Spanyol kalah dramatis 2-3 dari Kroasia pada laga lanjutan Grup 4 UEFA Nations League (UNL) A, di Stadion Maksimir, Zagreb, Jumat (16/11/2018), dini hari WIB. Akibat kekalah
Jumat, 16 November 2018 | 10:13:38

SBY Kritik Sekjen Gerindra, Fadli Zon: Beda Pendapat Biasa

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bereaksi usai disinggung oleh Sekjen Gerindra Ahmad Muzani terkait janji untuk membantu kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
 
Berita Lainnya
Jumat, 16 November 2018 | 09:55:22

HS Bunuh Satu Keluarga di Bekasi dengan Linggis

JAKARTA - Haris Simamora (HS) mengaku menggunakan linggis dalam aksi pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat. Polisi pun masih mencari barang bukti tersebut. "Itu linggis, menurut pengakuan
 
Kamis, 15 November 2018 | 22:16:27

JPU Dakwa : Dua Pelaku Pembunuhan Di Bagan Batu Terancam Hukuman Mati

UJUNGTANJUNG-Pengadilan Negeri Rokan Hilir (PN Rohil) Kamis 15 November 2018 sekitar pukul 16.00 wib menggelar sidang pertama pembacaan dakwaan perkara kasus pembunuhan sadis Almarhum Mangandar Tua Haloho alias
 
Kamis, 15 November 2018 | 21:06:36

Lutut Istrinya Kenak Senggol, Seorang Suami di Inhil ini Nekat Tebas Leher Korban

PATAHPARANG ? Seorang warga Desa Kuala Patah Parang, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Iwan terpaksa harus mendapatkan perawatan medis akibat sejumlah luka bacok ditubuhnya. Rabu (14/11
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:27:46

Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

JAKARTA ? Polisi mengamankan seorang pria berinisial HS karena diduga sebagai pelaku pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di sebuah rumah di Jalan Bojong Nangka II, RT 02 RW 07, Kelurahan Jatirahayu, K
 
Kamis, 15 November 2018 | 11:21:36

TNI Tangkap 2 WN Malaysia Penyelundup Sabu di Perbatasan

PONTIANAK - Satuan tugas Pengamanan perbatasan Batalyon Infanteri 511/Dibyatara Yodha menangkap warga Malaysia berinisial AR dan MI karena membawa 13 gram sabu-sabu saat memasuki Indonesia di portal titik
 
Kamis, 15 November 2018 | 10:37:07

3 Orang Ditangkap Saat Transaksi 1 Kg Sabu di Jaksel, Salah Satunya Mahasiswa

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang yang sedang melakukan transaksi narkoba jenis sabu di lampu merah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, tepatnya di depan lampu merah. Salah satu tersangka berstatus mahasi
 
Rabu, 14 November 2018 | 20:29:24

Curi Pakaian di Toko, Dua Warga Sumut Ini Ditangkap Polisi di Rohul

ROKANHULU - Diduga melakukan Pencurian Pakaian di Toko Bandung Fasion Pasirpengaraian Desa Babussalam Kecamatan Rambah, Jumat (26/10/2018) sekira pukul 15.13 wib belum lama ini, satu laki-laki bersama teman wan
 
Rabu, 14 November 2018 | 19:45:36

Akiong Jadi Tersangka, Kalna : Kita Percayakan Kepada Penyidik

ROKANHILIR-Pasca ditetapkannya Gustalim alias Akiong sebagai tersangka atas kasus Penipuan dan Pemerasan terhadap 12 pengusaha Dok Kapal di Bagan Siapiapi, Kalna Surya Siregar SH selaku tim Kuasa Hukum para pen
 
Rabu, 14 November 2018 | 18:39:40

Kutip Uang Jutaan Rupiah Atas Nama Polda, Akiong Dijadikan Tersangka

UJUNGTANJUNG-Berdasarkan laporan dari Andi dan belasan warga ke Mapolres Rohil, dengan Laporan Polisi Nomor : LP/202/X/Riau/Res Rohil, tertanggal 19 Oktober 2018. Maka, berdasarkan dari hasil pemeriksaan Sat Re
 
Rabu, 14 November 2018 | 16:04:31

Tawuran Pelajar di Bekasi Digagalkan, 16 Celurit dan Parang Disita

Bekasi - Belasan pelajar Kota Bekasi ditangkap polisi. Belakangan mereka diketahui hendak tawuran dengan pelajar lain di Bekasi Selatan.Awalnya polisi menerima laporan dari masyarakat tentang adan
 
Rabu, 14 November 2018 | 15:49:16

Kasus Perkara OTT, Eksepsi Kuasa Hukum : Dakwaan JPU Kabur dan Cacat Hukum

ROKANHILIR - Kasus dugaan tindak pidana Pengancaman dan Pemerasan dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua Terdakwa FZ (56) alias Zega dan YZ (29) alias Andi, Majelis hakim Pengadilan Negeri
 
Rabu, 14 November 2018 | 15:18:36

Bandar Sabu Jaringan Aceh Beromzet Rp 384 Juta/Minggu Diringkus

Mojokerto - Bandar besar narkotika jenis sabu yang beroperasi di Mojokerto, diringkus. Setiap pekannya, bandar sabu jaringan Aceh ini memiliki omzet penjualan hingga Rp 384 juta.Kelompok bandar
 
Rabu, 14 November 2018 | 15:02:10

Komplotan Curanmor Spesialis Motor Matic Dibekuk di Koja

Jakarta - Dua pelaku pencurian sepeda motor, RS dan APL, dibekuk polisi. Keduanya ketahuan mencuri 11 sepeda motor di wilayah Koja, Jakarta Utara. "Kami berhasil tangkap kedua pelaku, pada Mingg
 
Rabu, 14 November 2018 | 11:02:02

Ini Lokasi Penemuan Tulang Belulang Sopir GrabCar yang Dibunuh

Palembang - Tulang belulang sopir taksi online GrabCar, Sofyan asal Palembang, Sumatera Selatan telah ditemukan polisi. Saat ditemukan kondisinya sudah tidak utuh. "Ditemukam sudah tidak utuh, sudah ada y
 
Rabu, 14 November 2018 | 10:41:48

Polda DIY Mulai Selidiki Kasus Dugaan Perkosaan Mahasiswi UGM

Sleman - Polda DIY mulai melakukan proses penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan mahasiswi UGM. Penyelidikan dilakukan berdasarkan Laporan Informasi (LI) yang disusun oleh kepolisian."Polda DIY s
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top