Iklan Sosial
 
Minggu, 15 April 2018 | 11:57:05
Hukum

Selain Proyek My Rupat, Apa Yang Dicari KPK di Bengkalis ?

Laporan : Afdal Aulia

Sebarkan:
(Foto: Internet)
Ilustrasi
BENGKALIS-Heboh penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pertengahan Maret lalu di kantor DPRD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkalis, masih menyisakan misteri. Beragam opini berkembang ditengah masyarakat, kalau KPK diduga membidik kasus lain yang juga proyek Multiyears (My), selain Proyek My Pulau Rupat.

Benarkah, KPK menggeledah kantor wakil rakyat selama 12 jam hanya untuk mengumpulkan data proyek Multiyears (My) Pulau Rupat, demikian juga sebaliknya penggeledahan di kantor Dinas PUPR hanya ruangan salah satu kepala bidang yang tidak ada korelasinya dengan proyek My Pulau
Rupat turut digeledah penyidik KPK.

"KPK pertama kali melakukan penggeledahan dan memeriksa sejumlah pejabat di Dinas PUPR Bengkalis pada tahun 2016 untuk kasus proyek My Pulau Rupat. Kemudian untuk kedua kalinya lembaga antirasuah itu menggeledah lagi kantor Dinas PUPR dan ruangan Bagian Umum Setdakab Bengkalis pada Agustus tahun 2017, juga dengan judul proyek My Pulau Rupat,"kata Zulhan Juni Nurdin, pegiat anti korupsi Bengkalis, Minggu
(15/04/2018).

Lantas dipertanyakan Zulhan Juni, penggeledahan pertengahan Maret 2018, apakah KPK masih mengusut proyek My Pulau Rupat, karena dari dua penggeledahan sebelumnya diyakini KPK sudah fulldata. Apalagi penyidik KPK saat penggeledahan membawa alat sedot data super canggih, sehingga muncul opini ditengah masyarakat mustahil KPK tiga kali datang menggeledah ke kota Bengkalis hanya untuk kasus My Pulau Rupat yang sudah ada dua tersangkanya, jelas itu pekerjaan mubazir.

Menurutnya, bisa saja KPK membidik kasus baru, misalnya proyek My Kota Duri-Sungai Pakning yang baru mulai berjalan bulan Agustus tahun 2017 lalu. Proyek My Duri-Pakning adalah proyek yang sempat batal dikerjakan, namun Mahkamah Agung (MA) akhir tahun 2015 memenangkan kasasi PT.Citra Gading Asritama (CGA) rekanan yang memenangkan lelang pada tahun 2013.

"Informasinya, lewat APBD Bengkalis tahun 2017 dianggarkan dana Rp 75 miliar atau 15 persen PT.CGA tanpa proses lelang, merujuk amar putusan MA. Pemkab Bengkalis melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) diduga pada pertengahan bulan Juni tahun 2017 telah mencairkan dana sekitar Rp 75 miliar yang sudah disahkan DPRD kepada PT.CGA,"sambung Zulhan Juni, dari LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) tersebut.

 Zulhan Juni, menyebut proyek My Duri-Sungai Pakning yang sudah digadang-gadangkan sejak era bupati Syamsurizal tahun 2002 lalu, dan sempat dikerjakan tahun 2008 dengan anggaran Rp 25 miliar, tapi sia-sia. Lalu pada masa bupati Herliyan Saleh batal dikerjakan, dikarenakan Pengguna Anggaran (PA) kala itu H.Muhammad Nasir yang juga menjabat kepala Dinas PUPR Bengkalis tidak menandatangani kontrak kerja dengan PT.CGA.

"Uang muka proyek My Duri-Sungai Pakning yang dibayarkan pertengahan Juni 2017, tepatnya sebelum Lebaran Idul Fitri, diduga ada motivasi lain. Sebab, saat pencairan uang muka, rekanan PT.CGA belum mulai bekerja sama sekali,"papar Zulhan Juni lagi.

Informasi yang dirangkum media ini dari berbagai sumber diduga kuat sampai akhir tahun anggaran 2017 (per 31 Desember,red), realisasi proyek jalan poros Duri-Sungai Pakning itu volumenya tidak sampai 15 persen, hanya pada kisaran 5-7 persen dari total uang muka yang sudah dibayarkan 15 persen.

Asriyalmi dari kalangan masyarakat Bengkalis juga mempertanyakan, kenapa pencairan uang muka proyek My Duri-Sungai Pakning dilakukan sangat tergesa-gesa, menjelang Lebaran Idul Fitri. Untuk proyek My seharusnya rekanan bekerja dahulu, karena kontraktor proyek bernilai ratusan miliar pasti perusahaan bonafide, punya modal kuat tidak perlu merengek modal kerja awal ke pemerintah.

"Patut dicurigai sejalan dengan opini yang berkembang adalah adanya dugaan gratifikasi dalam proyek tersebut, apalagi mengingat pencairan dilakukan menjelang Lebaran Idul Fitri. Diduga ada saweran atau pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) ilegal (tak resmi,red) kepada pihak atau oknum tertentu di berbagai tempat,"ujar Asriyalmi, mantan Ketua KNPI kabupaten Bengkalis.

Lantas ungkapnya, penggeledahan yang dilakukan KPK pada Maret lalu,hanya diruangan salah satu kepala Bidang Dinas PUPR (inisial Ard,red) bisa saja mengarah kepada proyek My Duri-Pakning. Karena Ard adalah Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK) proyek tersebut. Mustahil KPK menggeledah ruangan Ard untuk mencari data proyek My Pulau Rupat, karena Ard bukan PPTK proyek My Rupat.

Seiring dengan penggeledahan KPK di Dinas PUPR dan kantor DPRD Bengkalis, ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Pemkab Bengkalis tahun 2017 (inisial AP,red) diduga juga diperiksa penyidik KPK di Mapolda Riau. Seminggu kemudian, ketua DPRD Bengkalis Abdul kadir dan kepala Bappeda Jondi Indra Bustian turut diperiksa di kantor KPK di Jakarta, tapi judulnya tetap sama yaitu pemeriksaan lanjutan proyek My Pulau Rupat.

"Mudah-mudahan, ada titik terang terbukanya jalan baru dari My Pulau Rupat ke jalan-jalan baru berikutnya. Apakah KPK memang hanya membidik proyek My Pulau Rupat, atau mega proyek lainnya. Hanya sang waktu yang akan menjawab dugaan-dugaan tersebut, sekaligus menyingkap tabir gelap korupsi di Negeri Junjungan ini,"tutup Asriyalmi.(afd)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 17 Juli 2018 | 08:42:40

Jalin Kemitraan, Polres Rohil Tanding Voli dengan PWI

UJUNGTANJUNG- Tim  Voli Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir  berhasil mengalahkan Tim Voli Polres Rokan Hilir  dengan skor 31, Senin (16/07/2017). Pertandingan persahabatan
Senin, 16 Juli 2018 | 21:23:46

Antisipasi Karhutla, Polisi dan TNI Patroli Daerah Rawan

ROKANHILIR-Untuk mengantisipasi terjadinya Kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Bagan Sinembah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa melakukan pengecekan titik api. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi t
Senin, 16 Juli 2018 | 19:20:25

Miliki Ratusan Gram Shabu, Warga Pungut 5 Ini Ditangkap Opsnal Polsek Pinggir

PINGGIR - Miliki ratusan gram Narkotika yang diduga jenis Shabu-shabu, seorang warga Pungut 5 Desa Tengganau Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, Senin 16 Juli 2018 sekira pukul.13.30 Wib, berhasil diamankan
Senin, 16 Juli 2018 | 16:08:53

Penyelundupan 5,2 Kg Sabu Digagalkan, Nakhoda Kabur

Medan - TNI AL menggagalkan penyelundupan sabu 5,2 kg di Tanjung Balai, Sumatera Utara. Sabu tersebut diangkut kapal nelayan dan sempat mencoba kabur saat dikejar petugas."Petugas mendapat informasi dari ma
 
Berita Lainnya
Senin, 16 Juli 2018 | 21:23:46

Antisipasi Karhutla, Polisi dan TNI Patroli Daerah Rawan

ROKANHILIR-Untuk mengantisipasi terjadinya Kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Bagan Sinembah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa melakukan pengecekan titik api. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi t
 
Senin, 16 Juli 2018 | 19:20:25

Miliki Ratusan Gram Shabu, Warga Pungut 5 Ini Ditangkap Opsnal Polsek Pinggir

PINGGIR - Miliki ratusan gram Narkotika yang diduga jenis Shabu-shabu, seorang warga Pungut 5 Desa Tengganau Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, Senin 16 Juli 2018 sekira pukul.13.30 Wib, berhasil diamankan
 
Senin, 16 Juli 2018 | 16:08:53

Penyelundupan 5,2 Kg Sabu Digagalkan, Nakhoda Kabur

Medan - TNI AL menggagalkan penyelundupan sabu 5,2 kg di Tanjung Balai, Sumatera Utara. Sabu tersebut diangkut kapal nelayan dan sempat mencoba kabur saat dikejar petugas."Petugas mendapat informasi dari ma
 
Senin, 16 Juli 2018 | 10:57:41

Sat Narkoba Polres Rohul Amankan Diduga Pelaku Narkoba di Bandar Selamat Km 24

ROKANHULU - SU warga Dusun Bandar Selamat Km 24 RT 002 RW 001 Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polisi Resor Rokan Hulu.Kapolres Rohul AKBP M.Hasyim Risahondua SIK
 
Sabtu, 14 Juli 2018 | 13:33:20

Pura-pura dirampok, PNS kecamatan bawa lari uang honor dan bansos Rp 92 juta

Satuan Reskrim Polres Kampar melakukan penangkapan terhadap seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kantor Camat Bangkinang inisial BB (34) dan dua temannya RW (20) dan IF (28). Mereka berpura-pura dirampok ke
 
Sabtu, 14 Juli 2018 | 11:17:48

Polisi tangkap penyuplai sabu ke Lapas Bangkinang

Personel Satres Narkoba Polres Kampar menangkap PJ (19) di Dusun Sepakat Desa Ganting Damai Kecamatan Salo Kabupaten Kampar, Riau. Pelaku selama ini menjadi buronan polisi karena menyuplai narkoba ke penj
 
Sabtu, 14 Juli 2018 | 00:58:06

Gagal Perk0sa Mertua, Andre Rupanya Pernah Cabuli Adik Iparnya

ROKANHILIR-MA alias Andre (26) warga Dusun Kencana Pekan Kepenghuluan Pasir Putih Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir ini harus mendekam di sel Tahanan Polsek Bagan Sinembah. Pasalnya ia berupaya memperk
 
Jumat, 13 Juli 2018 | 19:39:32

Dibekuk Opsnal Polsek Mandau, Pelaku Pegeroyokan ini Ternyata Pelaku Narkotika Jenis Shabu Juga

MANDAU - Akhirnya seorang pelaku pengeroyokan yang berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/104/VI/2018/RIAU/BKS/SEK-MDU, tertanggal 18 Juni 2018 lalu, Kamis 12 Juli 2018 sekira pukul.22.00 Wib berhasil ditangkap
 
Jumat, 13 Juli 2018 | 14:09:21

Edarkan sabu 75,15 gram & 150 butir ekstasi, Darius ditangkap polisi

Seorang pria bernama Darius (22) ditangkap petugas Reserse Narkoba Polres Badung, karena menjadi pengedar sabu dan ekstasi. Selain itu, polisi juga menangkap dua orang pengguna, Alan Tri Saldo (24) dan I
 
Jumat, 13 Juli 2018 | 10:51:31

Polisi Gagalkan Peredaran 8,6 Kg Sabu hingga 300 Pil Ekstasi di Medan

MEDAN Anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggagalkan peredaran sebanyak 8,6 kilogram narkoba jenis sabu, 15 kg ganja, dan 300 pil ekstasi yang akan dijual kepada masyarakat. Kapolrestabes
 
Kamis, 12 Juli 2018 | 16:36:34

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Musnahkan Narkoba Rp 11 Miliar

Jakarta - Polres Pelabuhan Tanjung Priok memusnahkan 18.000 pil ekstasi dan 5 kg narkotika jenis sabu senilai total Rp 11 miliar. Barang tersebut merupakan pengungkapan dari enam tersangka."6 orang tersan
 
Kamis, 12 Juli 2018 | 15:44:36

Bea Cukai Jambi Dibantu TNI Gagalkan Peredaran 6.774 Botol Miras

JAMBI Bea Cukai Jambi bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menggagalkan peredaran minuman keras (miras) ilegal eks impor di daerah Suak Kandis, Muaro Jambi. Selain mengamankan 6.774 botol m
 
Kamis, 12 Juli 2018 | 14:42:37

Sindikat 30 Kg Sabu Dibekuk di Pelabuhan Merak

Serang - Terduga kurir sabu Surya (34) diamankan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak, Banten. Pelaku diamankan bersama dua orang sopir terkait 30 Kg sabu.Polisi awalnya mendapat laporan dari
 
Kamis, 12 Juli 2018 | 10:55:19

Bobol Brankas Berisi Rp 1,7 M di Tangerang, 2 Pria Ditangkap Polisi

Tangerang - Dua orang pria ditangkap polisi atas pembobolan brankas senilai Rp 1,7 miliar di PT Joa Industri. Sementara lima pelaku lainnya masih diburu polisi."Mereka memang spesialis pembobol brankas, s
 
Kamis, 12 Juli 2018 | 10:09:51

2 Warga Sukoharjo ditangkap usai selundupkan sabu-sabu asal India lewat kantor pos

Aksi nekat melawan hukum dilakukan dua warga Mangkubumen, Kartasura Sukoharjo. Mereka menyelundupkan paket sabu seberat 3,16 ons dari India ke Indonesia, melalui Kantor Pos Besar Solo. Namun nahas, aksi
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top