Selasa, 17 Juli 2018 | 12:51:32

Bodyguard Manager PKS PT.PCR Tikam Seorang Warga

Laporan : Erwin Fernando Nababan

Sebarkan:
Erwin Fernando Nababan
Warga yang ditusuk oleh Bodyguard Pjs Manager PKS PT.PCR Sebanga dengan menggunakan senjata tajan jenis Pisau. Senin (16 Juli 2018).
MANDAU - Sadis, Senin 16 Juli 2018 sekira pukul.18.00 Wib salah seorang Supplier Tandan Buah Sawit (TBS) ke perusahaan Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PT.PCR) yang berada di jalan Gajah Mada KM 3,5 Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau, yakni Alex Siregar, di kejar-kejar oleh seorang Bodyguard Pjs Manager PKS PT.PCR, (H), dengan senjata tajam berjenis Pedang Samurai.

Bahkan atas peristiwa itu, salah seorang rekan Supplier yang merupakan warga Sebanga, mengalami luka tusuk senjata tajam berjenis pisau di bagian tubuh dekat rusuk sebelah kanan.

Ria br.Nainggolan, salah seorang saksi yang melihat langsung peristiwa tersebut, ketika dikonfirmasi awak Media Spiritriau.com, Selasa 17 Juli 2018 membenarkan kejadian tersebut.

Ria yang merupakan kasir dari Supplier Alex Siregar itu juga menerangkan, bahwa kronologis kejadian awalnya pada hari Senin sekira pukul.14.30 Wib, dia dengan  Alex Siregar mendatangi pihak perusahan PKS PT.PCR untuk menanyakan penagihan buah sawit atas nama supplier Alex Siregar. 

"Kemudian kami adakan rapat yang dihadiri oleh pihak PKS PT.PCR. Yakni Pak Dedy dan Pak Jimmy. Di dalam rapat tersebut kami membahas tentang hasil TBS atas nama Supplier Alex Siregar. Namun pihak PKS PT.PCR mengatakan, tidak ada hasil tandan buah sawit (TBS) atas nama Supplier Alex Siregar. Saat itu juga Alex Siregar menyampaikan agar pihak Pimpinan PKS PT.PCR yakni pak H.Asril datang ke PKS PT.PCR untuk menjawab dan menyelesaikan masalah hasil TBS atas nama Alex Siregar. Selain itu saudara Alex juga menyampaikan bahwa akan memberhentikan kendaraan yang keluar dari PKS PT.PCR menunggu adanya penyelesaian TBS dari pihak PKS PT.PCR.

Masih terang Ria, sekira pukul.18.15 Wib (Senin), pihak Management PKS PT.PCR keluar dari lingkungan PKS PCR menggunakan kendaraan Mobil Avanza berNopol BM 1506 DE. Dan di dalam mobil Avanza ada Saudara SS. Ada juga satu unit Mobil Everest bernopol BM 1831 SH, yang keluar dari PKS PT.PCR yang di dalam unit Everst tersebut ada Pak Pjs Manager PKS PT.PCR (Marbun), supirnya, dan dua rekan Pjs Manager tersebut (H dan S). Yang satu diantaranya adalah saudara H yang merupakan Bodyguard Pjs Manager tersebut.

Lanjutnya, saat menuju keluar tepatnya di depan Pos Security Gerbang PKS PT.PCR, Supplier Alex Siregar CS menghentikan kedua kendaraan tersebut. 

"Dan saat diberhentikan, pak SS keluar dari mobil Avanza dan Bodyguard Pjs Manager H, juga keluar dari mobil everest. Terjadilah keributan mulut (cekcok). Dalam adu mulut tersebut Pak Pjs Manager, Marbun CS menyampaikan ingin pulang, sementara sudara Alex Siregar CS menyampaikan bahwa boleh pulang, namun unit kendaraan tidak boleh keluar. Dan Saat itu pulalah Bodyguard Pjs Manager PKS PT.PCR, H, mengambil senjata tajam berupa pedang Samurai dari dalam mobil Everest. Lalu saya halangi agar tidak terjadi keributan. Namun di saat saya menghalangi Bodyguardnya Pjs Manager tersebut, Pak S langsung merampas sajam samurai tersebut dan mengejar Pak Alex CS dengan samurai. Dan saya lihat pak Alex CS lari, "ujar Ria kemudian.

Masih terang Ria, pada saat bersamaan, anggota Brimob Pekanbaru yang bertugas BKO di PKS PT.PCR tersebut ada melepaskan tembakan peringatan 1 kali ke atas dengan tujuan menghentikan keributan. 

"Saya sangat jelas mendengar suara letusan senjata apinya. Namun di saat itu pula Bodyguard Pjs Manager PKS PT.PCR tersebut, yakni H, mengambil pisau lipat yang sudah di simpan di badannya. Lalu kemudian menusuk dari belakang saudara Suparni yang pada saat itu sedang duduk. Korban mengalami luka pada bagian rusuk kanan. Dan saya lihat Pak Pjs Manager, pak Marbun CS langsung pergi meninggalkan lokasi. Dan alat sajam dimasukkan ke dalam mobil avanza. Sementara saudara Suparni pun kami bawa langsung ke Rumah Sakit Permata Hati di Jalan Jenderal Sudirman untuk mendapatkan pertolongan, "tutup Ria br Nainggolan.

Sementara sampai dengan diterbitkan berita ini, awak Media Spiritriau.com belum memperoleh informasi resmi dari pihak Kapolisian setempat. (win)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 16 Agustus 2018 | 20:04:14

PD.BPR Gemilang Indragiri Hilir Mendapatkan penghargaan "BPR AWARDS 2018"dari Info Bank

YOGYAKARTA - Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Daerah (BPR) Gemilang mendapatkan penghargaan dengan predikat "sangat bagus" atas kinerja keuangan selama tahun 2017. Penghargaan yang diberikan bertempat
Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:54:25

Camat Keritang Kukuhkan 25 Anggota Paskibra 2018

KERITANG - Camat Keritang Hady Rahman, S. Sos, M. Si didampingi oleh Kapolsek Keritang AKP. Lasarus Sinaga dan Danposramil Keritang Serda Busri mengukuhkan 25 orang pelajar SMA/sederajat menjadi anggota Pasukan
Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:43:43

Tidak Terima Pemberitaan Di Salah Satu Media, Kamarudin Pilih Jalur Hukum

SIAK- Terkait salah satu Media di Riau yang diduga memberitakan hoax tentang Penghulu Kampung Sabak Permai, yang bermain anggaran. Tampaknya akan berbuntut panjang. Pasalnya,  Kamarudin Penghulu Sabak Perm
Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:13:33

Bakar Lahan, Dua Pemuda Satu Kakek Tua Dibekuk Polres Rohil

ROKANHILIR-Jajaran Polres Rohil Kamis 16 Agustus 2018 sekitar pukul 10.00 Wib menggelar pers rilis dua perkara kasus kebakaran lahan dan hutan (karlahut) di wilayah hukum Kabupaten Rokan Hilir yang terjadi sela
 
Berita Lainnya
Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:43:43

Tidak Terima Pemberitaan Di Salah Satu Media, Kamarudin Pilih Jalur Hukum

SIAK- Terkait salah satu Media di Riau yang diduga memberitakan hoax tentang Penghulu Kampung Sabak Permai, yang bermain anggaran. Tampaknya akan berbuntut panjang. Pasalnya,  Kamarudin Penghulu Sabak Perm
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 16:22:02

KPK Periksa Plt Gubernur Aceh Terkait Suap Dana Otsus

Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, kembali akan diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh. Pemeriksaan
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 16:19:39

KMP Bandeng Tenggelam di Halmahera, 46 dari 51 Penumpang Selamat

Jakarta - Kapal Motor Penumpang (KMP) Bandeng milik PT Angkutan Sungai, Danau dan Perairan (ASDP) tenggelam di Perairan Loloda Halmahera Utara. Total 46 penumpang berhasil diselamatkan, 5 orang lain hilang."T
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 16:08:16

Respons Persis soal Evie Effendi Sebut Muhammad Sesat

Bandung - Pengurus Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis) ikut berpendapat terkait kasus ceramah ustaz Evie Effendi yang menyebut nabi Muhammad 'sesat'. Meski menilai ucapan Evie keliru, Persis ber
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 15:30:52

Tak Hanya Infrastruktur, Tifatul PKS Minta Jokowi Juga Perhatikan Emak-Emak

Jakarta - Anggota Majelis Syuro Partai keadlian Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring mengkritik pidato Presiden Joko Widodo atau Jokowi soal infrastruktur. Menurut dia, pembangunan dilakukan Jokowi patut memperha
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:31:12

Cerita Polisi Hutan Blora yang Dikeroyok dan Mobilnya Dibakar

Blora - Selain mobil patroli milik Polisi Hutan (polhut) di Blora dibakar oleh sekelompok orang tidak dikenal. Para petugas polhut juga mengalami kekerasan. mereka dikeroyok sehingga ada 4 orang yang terl
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:06:43

Mengaku Komandan PETA Supriyadi yang Hilang, Yono Pamerkan Bukti

Jember -Waris Yono alias Suyono, mengaku sebagai Komandan PETA Blitar, Supriyadi. Sejumlah benda simbol perjuangan pun ditunjukkan oleh pendiri padepokan Songgo Wijoyo, Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan,
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:21:32

Lukai ayah karena tak dibelikan sepeda motor, pemuda ini masuk bui

MEDAN -Kedurhakaan ND (28) langsung diganjar dengan hukuman di dunia. Dia ditangkap karena melukai ayahnya yang tidak membelikannya sepeda motor. "Tersangka ND kita tangkap di warung kopi di Desa Namo Rube
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 18:56:11

Padamkan Karhutla di Pematang Sikek, Iptu Boy : Saat ini Tinggal Asap

ROKANHILIR-Seluas kurang lebih 3 Hektar Semak belukar dan lahan Gambut terbakar di wilayah Dusun Hidayah, Kepenghuluan Pematang Sikek, Kecamatan Rimba Melintang. Hingga Rabu 15/8 petang, api berhasil dipadamkan
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 16:33:39

Bambu di Bundaran HI, Anies: Instalasi Murah Dipasang di Tanah Termahal

Jakarta - Di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) terus dipercantik untuk menyambut Asian Games 2018. Kali ini, Pemprov DKI menempatkan instalasi bambu, sebuah karya seni karya Joko Avianto. "Bulan Oktober 20
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:54:39

Minyak Tanah Juga Tumpah di Pantai Ambon, Warga Bawa Jeriken

Jakarta - Pipa milik PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Wayame yang bocor kini mulai mencemari pesisir pantai Ambon. Warga pun berbondong-bondong berebutan minyak tanah di tepi Pantai Wayame."beta (saya) i
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:47:53

Cuaca Semakin Ekstrim, Kapolsek Batu Hampar : Jangan Bakar Lahan, Kasian Anak Cucu Kita

ROKANHILIR-Akhir-akhir ini, cuaca di wilayah Kabupaten Rokan Hilir cukup ekstrim, keadaan ini diduga dimanfaatkan orang-orang tak bertanggung jawab untuk membakar lahan.Kondisi saat ini sejumlah titik api telah
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 14:33:20

Karyawan perusahaan dan warga Rokan Hulu bentrok karena sengketa lahan, 1 tewas

ROKANHULU - Bentrokan berdarah terjadi antara warga Rokan Hulu dengan karyawan PT Mazuma Agro Indonesia (MAI) gara-gara sengketa lahan. Peristiwa yang terjadi Selasa (14/8) sore kemarin mengakibatkan satu o
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 14:03:58

Ditinggal Jokowi, Bibit Sawit Program PSR di Rohil Mengering

ROKANHILIR- Pada peresmian Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dihadiri langsung  Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 9 Mei lalu di Paket C, Kepenghuluan Pelita, Kecamatan Bagan Sinembah, K
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 13:56:54

Filosofi Penamaan Kerajaan Ubur-ubur Mulai Terungkap, Apa Itu?

Serang - Polres Serang Kota sudah memeriksa 12 orang dari Kerajaan Ubur-ubur. Pemeriksaan dilakukan paska kelompok ini diamankan oleh pihak keamanan untuk menghindari persekusi dan main hakim sendiri dari
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top