Iklan Sosial
 
Kamis, 14 September 2017 | 11:12:51
Ekbis

Menko Luhut bantah impor gas Singapura: Kami tidak bodoh, tidak ingin melacurkan diri

Sebarkan:
Merdeka.com
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan membantah keras isu yang berkembang di masyarakat terkait wacana impor gas alam cair (LNG) dari Singapura. Dia menegaskan bahwa tidak ada jual beli, melainkan cuma swap (pertukaran).

"Menyangkut LNG, kontraknya itu bukan kontrak jual beli gas. Nggak ada urusan jual beli gas," kata Luhut, di kantornya, Rabu (13/9).

Luhut menjelaskan, Singapura saat ini mempunyai infrastruktur mini yang bisa membawa LNG ke powerplan kecil di Indonesia seperti di Medan. Setidaknya, ada sembilan infrastruktur, namun Luhut baru melihat tiga infrastruktur.

"Sedangkan gasnya, gas kita sendiri. Kalau dalam enam bulan cost nya tidak masuk, ya nggak jadi. Jadi ini masih kajian. Perjanjian itu ada dan tidak ada yang kita langgar. Kami juga enggak bodoh-bodoh amat. Kami tidak ingin melacurkan diri untuk hal seperti itu," tegasnya.

Luhut mengatakan, wacana tersebut telah ada sejak beberapa bulan lalu. Menimbang ongkos pengangkutan dari Indonesia Timur tentunya akan lebih mahal.

"Sebenarnya pikiran sudah datang beberapa bulan lalu untuk gas di Medan. Kalau kita ngambil gas dari Indonesia Timur, cost transportation akan bertambah. Saya berpikir kenapa kita nggak beli dari Timteng kalau lebih murah. Dalam konteks ini PLN coba kajian. Kenapa dilakukan di Singapura, kita dalam rangka 50 tahun Singapura ya kita ingin ada bisnis yang dilakukan. Tapi kalau tidak efisien ya kita tidak jadi," pungkasnya.

Sebelumnya, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Pavilion-Keppel telah menandatangani Head of Agreement (HoA) terkait kerja sama studi logistik dan penyiapan infrastruktur LNG skala kecil. Penandatanganan dilakukan di The Istana Singapura pada pertemuan bilateral pemimpin negara dalam rangka memperingati kerja sama Indonesia Singapura yang ke-50 tahun.

Studi kelayakan dilakukan melalui HoA antara PLN dengan Keppel-Pavilion dengan penawaran agar dapat memanfaatkan lokasi terminal Singapore LNG sebagai lokasi LNG hub. Hal ini mengingat lokasi Singapura yang berdekatan dengan beberapa lokasi pembangkit berbahan bakar gas yang akan dibangun di wilayah Sumatera.

Direktur PLN, Amir Rosidin mengatakan, dalam perjanjian ini sama sekali tidak ada transaksi jual beli LNG dengan Singapura. HoA hanya untuk melakukan studi penyiapan infrastruktur mini LNG dengan tujuan mendapatkan solusi logistik yang paling handal dan efisien.

"Jika nantinya dari hasil studi diperoleh biaya lebih tinggi maka studi akan berakhir tanpa tindak lanjut implementasi," ucap Amir Rosidin dalam keterangannya kepada merdeka.com di Jakarta, Selasa (12/9).

Kesepakatan ini setidaknya berisi tiga kegiatan dan diskusi intensif. Pertama adalah penyusunan studi kelayakan yang lebih mendalam terkait distribusi LNG untuk wilayah Tanjung Pinang dan Natuna. Kedua yaitu pembuatan konsep kerangka kerja untuk mendistribusikan LNG milik PLN dari kontrak eksisting PLN dengan sumber domestik Indonesia ke pembangkit listrik skala kecil di Tanjung Pinang dan Natuna. Selanjutnya yang ketiga yaitu pengembangan infrastruktur LNG skala kecil untuk wilayah Tanjung Pinang dan Natuna yang letaknya berdekatan dengan Singapura

Maka dalam rangka mendukung penurunan BPP yang sedang gencar dilakukan oleh PLN, PLN tertarik untuk melihat apakah pemanfaatan terminal singapura LNG yang akan diajukan oleh Pavilion-Keppel yang memanfaatkan kedekatan lokasi Singapura dengan Sumatera dapat menurunkan BPP di wilayah Sumatera.

Kerjasama dalam HoA ini didasarkan atas asas kesetaraan dan saling menguntungkan kedua belah pihak serta dilakukan selama 6 bulan sejak ditandatangani. Bila hasil studi yang dibuat tidak memberikan manfaat bagi kedua belah pihak untuk proyek ini selama 6 bulan, maka HoA ini tidak dilanjutkan ke tahap-tahap menuju perjanjian sebagaimana diatur oleh regulasi yang berlaku di Indonesia dan khususnya peraturan pengadaan di PT PLN (Persero).
(merdeka.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 22 Juli 2018 | 15:33:56

IPK Riau Gelar Acara Silaturahmi di Kabupaten Siak, Siap Kawal dan Dukung Pembangunan Se-Riau

SIAK - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Kabupaten Siak, Ikatan Pemuda Karya (IPK) Se-Provisnsi Riau menggelar acara silaturahmi di Kabupaten Siak ahad (22/7/2018) dengan tema "IPK berkarya nyata untuk membangun P
Minggu, 22 Juli 2018 | 13:58:40

Akhirnya si Penghina Etnis Batak di Facebook, Faisal Abdi Berhasil Ditangkap Polda Sumut

MEDAN - Subdit II Cybercrime Ditreskrimsus Polda Sumut dikabarkan telah menangkap Faisal Abdi alias Bombay alias Memet.Ia ditangkap dari rumah mertunya di komplek PTPN 2 Tanjung Morawa Desa Buntu Bedimbar, Tanj
Minggu, 22 Juli 2018 | 13:47:54

Melihat dari Dekat Kecanggihan Helikopter Apache AH-64 Milik TNI AD

SEMARANG - Puluhan orang tidak ingin ketinggalan untuk mengabadikan moment saat melihat dari dekat deretan Helikopter Apache AH-64 milik TNI Angkatan Darat (TNI-AD) yang terparkir di hanggar Skadron-11/Serbu, P
Minggu, 22 Juli 2018 | 13:40:03

Bupati H. Syamsuar Lepas Pawai Takruf MTQ Kabupaten Siak ke XVIII

SIAK - Bupati Siak H. Syamsuar yang di dampingi oleh Wakil Bupati Siak H. Alfedri beserta istri secara resmi melepas pawai takruf, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Siak ke XVIII di desa Tualang
 
Berita Lainnya
Sabtu, 21 Juli 2018 | 15:02:31

Pemerintah Diminta Keluarkan Jurus Fiskal Jaga Rupiah

JAKARTA - Pemerintah diminta untuk meningkatkan upaya dari sisi fiskal untuk menjaga pergerakan Rupiah yang turun drastis pada beberapa hari terakhir. Upaya fiskal diperlukan untuk mengimbangi upaya monet
 
Sabtu, 21 Juli 2018 | 13:42:38

Rupiah terjatuh hingga 14.500 per USD, BI pastikan Indonesia tak sendiri

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) melemah hingga menyentuh level Rp 14.500 per USD. Angka ini menyusul adanya pernyataan Gubernur Bank Sentral AS The Federal Reserve (The Fed) Jerome
 
Sabtu, 21 Juli 2018 | 13:37:38

Penjelasan lengkap Menteri Jonan soal subsidi Solar Rp 2.500 per liter

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyampaikan penjelasan terkait penyesuaian subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis Gasoil 48 (Solar). Dia mengatakan, saat ini harga jual ecera
 
Sabtu, 21 Juli 2018 | 11:44:48

Modal Pas-pasan? Begini Cara agar Bisnis Sukses

Jakarta - Saat ini, anak muda zaman now banyak yang lebih tertarik menjadi wiraswasta ketimbang bekerja kantoran. Terutama, anak-anak muda yang memiliki jiwa berani ambil risiko, tak suka rutinitas, dan s
 
Sabtu, 21 Juli 2018 | 11:35:43

Awas, 4 Kebiasaan Ini Bisa Buat Anda Dicap Karyawan Buruk

Jakarta - Setiap orang ingin memiliki karier yang cemerlang. Mungkin sebagian besar ada yang telah meraihnya, tapi sebagian besar lainnya masih berusaha mengejarnya. Namun tahukah Anda, untuk memiliki karier
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 16:30:06

Luhut Blak-blakan soal RI Digerogoti Investor China

Jakarta - Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan membantah investasi China yang semakin masif di Indonesia bisa membahayakan. Dia bilang, tak ada yang perlu dikhawatirkan mengenai inve
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 16:15:50

Tas Unik Buatan UMKM Asal Aceh Beromzet Rp400 Juta

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menggelar pameran kain dan kerajinan khas Indonesia. Dalam pameran ini sebanyak 70 dari 500 UMKM binaan BI yang menyuguhkan hasil kerajinannya. Salah satu booth yang memikat
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 14:22:56

Janji Menteri Rini ke Karyawan Pertamina yang Berdemo

Jakarta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menemui pekerja PT Pertamina (Persero) yang melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian BUMN, Jakarta. Rini tampak naik ke mobil
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 14:10:53

Rupiah Terendah dalam 3 Tahun Terakhir

Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kian perkasa. Kemarin, dolar AS menyentuh rekor baru di Rp 14.534, pagi tadi dolar AS masih terpantau tinggi.Demikian dikutip detikFinance dari data perdagangan
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 10:22:14

3 Langkah Tepat Memulai Bisnis agar Cepat Sukses

Jakarta - Jadi, Anda ingin memulai bisnis sendiri? Mungkin Anda benar-benar mengetahui dan bersemangat tentang sesuatu, atau Anda telah menemukan cara untuk mengisi celah di pasar. Perjalanan memulai bisni
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 10:14:49

Cek di Sini! Lowongan Kerja Terbaru PT KAI untuk Lulusan SMA

Jakarta - Tertarik berkarier di PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI? Yuk, segera persiapkan diri terbaik Anda karena KAI kembali membuka lowongan kerja terbaru hingga 23 Juli 2018. Kali ini, KAI mem
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 10:08:54

Mau Kerja di Bank? BTN Kembali Buka Lowongan Terbaru

Jakarta - Bagi Anda yang memiliki impian atau memang tertarik terjun ke bidang perbankan, yuk segera persiapkan diri terbaik Anda karena salah satu bank besar dan ternama di Indonesia, yakni Bank Tabungan
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 10:05:35

Bareng Gubernur BI, Ibu Negara Buka Pameran Karya Kreatif RI

Jakarta - Ibu Negara, Iriana Joko Widodo membuka pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) Hall A. Iriana hadir bersama dengan Istri Wakil Presiden RI, Mufidah Jusuf Ka
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 09:55:08

Indonesia Jadi Hub Ekonomi Digital ASEAN, Why Not?

Jakarta - Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut berbagai aspek kehidupan dikelola menggunakan media digital agar lebih efisien. Begitu pula dalam hal tata kelola ekono
 
Jumat, 20 Juli 2018 | 09:40:31

Ingin Jadi Hub Ekonomi Digital, RI Bikin Satelit Baru

Jakarta - Pemerintah ingin menjadikan Indonesia sebagai hub digital ekonomi. Untuk mencapai cita-cita tersebut, butuh ketersediaan layanan internet yang bisa diandalkan.Menteri Komunikasi dan Informatika (M
 
 
 
Terpopuler

1

20 Jul 2018 16:30 | 210 views
Ekonomi
Luhut Blak-blakan soal RI Digerogoti Investor China

2

20 Jul 2018 16:15 | 182 views
Ekonomi
Tas Unik Buatan UMKM Asal Aceh Beromzet Rp400 Juta

4

18 Jul 2018 11:51 | 103 views
Lowongan Kerja
Jelang Pembukaan CPNS 2018, 3 Jalur Bidang Ini Sangat Dibutuhkan

5

21 Jul 2018 11:44 | 79 views
Bisnis
Modal Pas-pasan? Begini Cara agar Bisnis Sukses
 
 
 
 
 
 
Top